
" Dulu saat permaisuri ayah angkatku ( raja Mongun) meninggal, beliau di tunangkan dengan seorang putri tercantik dari kerajaan tetangga . Namun saat itu bukan hanya kerajaan Mongun yang melirik dan ingin mempersunting putri cantik tersebut untuk di jadikan menantu. Beberapa kerajaan besar saat itu juga menginginkan hal yang sama. keberuntungan berpihak pada kerajaan Mongun karena sang putri menerima lamaran dari kerajaan Mongun terlebih dahulu walaupun ia seorang duda dengan seorang anak yaitu Xoga " awal kisah Saga
" Ya aku ada mendengar kisah itu dari tetua perguruan ku dulu " sambut Isla
" Karena banyak yang menginginkan putri tersebut, orang tua sang putri mengasingkan sang putri ke suatu tempat yang jauh di tengah hutan sampai tiba waktu pertunangan dan pernikahan kelak baru sang putri akan di jemput dari tempat pengasingannya tersebut.Di sana sang putri hanya di temani beberapa dayang terpercaya dan konon....dayang yang di pilih juga semua sangat cantik dan lebih muda dari putri. Pemilihan para dayang yang cantik tersebut tak lain dan tak bukan untuk mengelabui jika ada pihak yang ingin mencelakai atau menculik sang putri maka mereka akan kebingungan untuk membedakan mana sang putri mana sang dayang karena semua selalu berpakaian yang sama sebagai penyamaran " Saga mengambil kopi di depannya lalu menghirupnya pelan
Ketiga pendengar hanya bisa menunggu dengan sabar kelanjutan kisah Saga itu.
" Seminggu sebelum pertunangan di adakan, tiba-tiba saja sekelompok pasukan bisa mendapatkan tempat persembunyian sang putri.....mereka datang pada saat malam hari saat semua tengah terlelap. Pasukan tersebut memasuki kamar sang putri dan menculik gadis muda yang dikiranya adalah sang putri dan membawanya pada tuannya.
Sang gadis di bawa ke sebuah vila yang jauh dari siapapun....seorang pria tampan yang merupakan seorang pangeran berumur belum lagi 18 tahun tengah menantinya. Malam itu juga sang gadis di perkosa oleh sang pangeran , gadis itu di kurung di situ dan harus melayani nafsu sang pangeran terkutuk itu .
" Jahat sekali ?? lalu apakah benar yang di culik adalah sang putri ??" tanya Amara dengan mata berkaca-kaca
" Tidak... putri aman, jadi tanpa di ketahui siapapun kecuali dayang.. jika malam tiba sang putri tidur di sebuah kamar tersembunyi dan dayang yang menemani sang putri harus bergantian tidur di kamar mengantikan sang putri. Orang tua sang putri segera menjemput setelah sang putri mengabarkan bahwa tempat persembunyiannya sudah tak aman. Sang putri langsung di bawa ke Mongun agar aman....lalu pertunangan dan pernikahan segera di laksanakan " Jabar Saga lagi
" Lalu bagaimana nasip sang dayang yang di culik tersebut ??" tanya Isla
" pangeran si penculik mendengar pernikahan yang di adakan oleh kerajaan Mongun sangat marah karena ternyata gadis yang di culiknya bukanlah gadis yang di maksud... ia pun memerintahkan prajuritnya mengikat gadis itu dan meninggalkannya di vila begitu saja padahal ia tau sang gadis sudah mengandung anaknya. Pangeran itu memerintahkan seorang prajurit menjaga gadis itu dan harus mengeksekusi gadis tersebut jika ia sudah meninggalkan vila tersebut untuk menghilangkan jejaknya. Namun sang prajurit jatuh cinta pada sang dayang hingga ia pun tidak membunuh gadis itu ... ia membawanya ke desanya dan menjaga gadis itu hingga gadis tersebut melahirkan anaknya namun sang gadis meninggal tak lama setelah ia melahirkan... sang gadis menulis surat dan meminta agar bayinya di serahkan pada putri yang sudah menjadi selir raja Mongun " wajah Saga terlihat begitu sedih saat menceritakan kematian sang dayang.
__ADS_1
" Jadi pengawal tersebut mengantar bayi tersebut ke Mongun ??" tanya Aflan
" ya... dan sebenarnya raja Mongun juga mencari dayang yang di culik tersebut atas permintaan sang putri karena merasa telah berhutang budi. kedatangan prajurit tersebut di sambut secara rahasia oleh raja Mongun dan sang putri yang sudah sah menjadi permaisuri Mongun. Dengan senang hati keduanya menerima bayi dari sang dayang dan berjanji akan membesarkannya seperti anak sendiri... dan mereka menepati janji mereka " ucap Saga
" Jadi bayi tersebut adalah kau jendral ??" sambung Isla....Saga mengangguk
" Ibu suri sangatlah baik, ia rela tak mempunyai anak dan membesarkan aku dan Xoga tanpa pilih kasih... itulah sebabnya aku sangat menghormati semua permintaan ibu suri untuk menjaga Xoga dan Mongun " Saga kembali menghirup kopinya sampai tandas
" Apakah akhirnya kau tau siapa ayahmu suamiku ??" kali ini Amara yang bertanya
" Cerita ini belum berakhir ... raja Mongun bertanya pada sang prajurit siapa tuannya yang telah menculik dan menghamili dayang itu... sang prajurit pun menceritakan semua yang diketahuinya. Betapa marah raja Mongun hingga ia memerintahkan pembunuh terbaik dari Mongun untuk membunuh sang pangeran dan akhirnya terdengar berita bahwa sang pangeran mati karena terjatuh dari jurang " Jabar Saga lagi
" Pangeran tersebut adalah putra mahkota kerajaan Sobaria "
" apaaaa??? jadi kau sebenarnya adalah putra mahkota Sobaria ??" jerit ketiganya
" Ya .... kini aku paham rentetan permasalahan ini, raja Sobaria dulu memiliki 2 anak... anak pertama adalah laki-laki namun kabarnya mati muda dan anak keduanya adalah seorang perempuan dan dia menikah dengan Max Malian dan memiliki putri yaitu putri Sofia.... ya dewa..... " Isla sampai bergetar begitu bisa menyatukan rangkaian kisah masa lalu....
" Itulah sebabnya kau tak mau menyentuh Sofia sama sekali jendral ?? karena sebenarnya Sofia adalah keponakanmu ??" tanya Isla lagi
__ADS_1
" Ya Isla... sungguh dulu saat aku harus menikahi Sofia , aku sudah sangat ingin memberitahu masalah ini dengan kak Xoga namun entah mengapa aku tak bisa memberitahu kenyataan yang sesungguhnya pada kak Xoga. "
" Apakah raja Sobaria dulu tau mengenai keberadaanmu Jendral ??" tanya Isla
" Ya beliau tau... karena pangeran itu sempat mengakui kelakuannya sebelum peristiwa pembunuhan diam-diam itu terjadi. Setelah sang pangeran mati... sang raja saat itu atau kakekku berusaha mencari keberadaan ibuku dan aku. sang prajurit yang menyelamatkan ibuku pun tertangkap oleh mereka. Namun sang prajurit tak mau memberitahu keberadaanku karena sudah berjanji pada raja Mongun, ia bahkan lebih memilih bunuh diri menyusul ibuku dari pada menyerahkan aku. Itulah sebabnya aku tak bisa membuka asal usul masa lalu ku dulu pada siapapun " ucap Saga... Amara memeluk suaminya sambil tersedu... siapa yang menyangka masa lalu seorang jendral Saga sangatlah menyedihkan
" Maafkan aku karena telah bertanya suamiku... lupakan semua yang telah kau ucapkan berhentilah bersedih, kini kau sudah punya aku... anak-anak, kami semua sangat mencintaimu suamiku hik hik hik " ucap Amara lagi....Saga tersenyum dan membalas pelukan istrinya dengan hangat
" Aku tau sayang... aku tau aku sangat beruntung karena telah bertemu denganmu " ucap Saga lalu mengangkat Amara dan membawanya ke kamar
" Hei jendral.... jangan bilang kau akan berkebun siang-siang begini ??" protes Aflan namun Saga menjawabnya dengan suara pintu yang di tutup dengan menggunakan sebelah kakinya....
Aflan memandangi Isla dengan mata nakalnya
" apa ?? jangan pernah berfikir untuk itu Aflan.... aku tak akan mengizinkanmu, aku masih shock mendengar masa lalu jend... awww turunkan aku botak !!" jerit Isla
" Setelah kita selesai kau tak akan shock lagi sayang, apa kau pernah mendengar bercinta adalah obat terbaik untuk shock??" ucap Aflan sambil terkekeh
Ya ya ya begitulah kelakuan si botak Aflan ya sista, sopo yang misuanya macam Aflan angkat kakinya 🤭🤣🤣🤣
__ADS_1