
Saga sampai ke ibukota dan langsung menuju istana. sepanjang jalan ia merasa banyak mata memandang padanya dan berbisik...
" Ada apa ini... mengapa para penduduk berbisik-bisik sambil melihat padaku, apakah ada sesuatu yang terjadi ??" tanya Saga dalam hati, Saga pun menghampiri salah seorang penduduk dan ingin bertanya, namun begitu berhenti
" Salam Jendral Saga... selamat atas pertunangan tuan dengan putri Sobaria, kami sangat senang !!!" ucap para penduduk sambil memberi hormat
" Apa...?? pertunangan ? apa maksud mereka ?? sepertinya ada yang tidak beres.. sebaiknya aku segera ke istana!!" ucap Saga dalam hati, ia langsung menarik tali kekang kudanya agar lebih cepat sampai ke istana
Sesampainya di istana....
Kakak iparnya nya, permaisuri Sora menyambutnya bersama para dayang
" Selamat datang Saga, masuk dan bersihkan dirimu dulu lalu temui Raja... Raja sudah menunggumu !!" sapa Sora
" Kakak ipar ada yang ingin ku..."
" Nanti saja... aku sangat sibuk, cepat mandi dan temui Raja di ruangannya !!" potong Sora yang memang terlihat begitu sibuk.. entah apa yang sedang di urus olehnya
Saga pun mandi dan berganti pakaian....rasa penasaran membuatnya bergegas berjalan menuju ruangan khusus sang raja yang juga kakaknya itu.
" Salam raja...Saga memberi hormat !!" salam Saga begitu memasuki ruangan
" Salam adikku... kemari, perkenalkan ini adalah raja Sobaria dan juga anaknya putri Sofia !! kakak rasa kau sudah mengenal mereka bukan " jawab raja mengagetkan Saga... Saga melihat raja Sobaria beserta istri dan juga putri Sofia sudah berada di ruangan , mau tak mau Saga pun memberi salam dan menyapa dengan hormat
Mata Sofia tak lepas selalu memandang ke arah Saga, ya ia sudah sangat jatuh cinta pada jendral Saga sejak pandangan pertama
" Baiklah karena Saga sudah datang... sebaiknya kita ke ruang makan untuk makan malam bersama... mari raja Sobaria...!!" ajak Xoga dengan ramah, Saga pun hanya bisa mengikuti dalam diam, Sofia dengan berani berjalan sejajar dengan Saga...
" Salam Jendral Saga... apa kabar ??" sapa Sofia begitu ramah
" Baik... " sahut Saga dingin
__ADS_1
Setibanya di ruang makan, nampak Sora menyambut mereka
" Selamat datang raja Sobaria dan putri Sofia... silahkan duduk dan menikmati makan malam yang sudah tersedia " sambut Sora ramah, semua duduk berhadapan... Raja Xoga dan Raja Sobaria, permaisuri Sobaria dengan permaisuri Sora dan tentunya Saga harus berhadapan dengan putri Sofia.
Semua makan sambil berbincang, hanya Saga saja yang lebih banyak diam... ia masih membaca situasi dan juga masih berusaha mencerna apa yang sebenarnya terjadi. Jika memang ada yang di rencanakan oleh kakaknya mengapa Aflan tidak mengabarinya sama sekali begitupun semua bawahannya yang lain... tanya Saga dalam hati.
" Jendral Saga ... kemana saja selama ini ??" tanya Raja Sobaria tiba-tiba
" Saya beristirahat di vila " sahut Saga
" Mengapa kau tidak memberi kabar jika sedang berada di vila Saga ??" tanya Sora
" Biasa saja kak... aku hanya ingin beristirahat tanpa di ganggu " sahut Saga lagi
" Jika boleh tau... apa yang kau lakukan selama beristirahat di sebuah vila yang kata kakakmu berada jauh di kaki bukit dan cukup terpencil ??" tanya Raja Sobaria lagi
" Saya menyukai kesunyian... setelah berbulan-bulan berada di keramaian dan kesibukan bahkan sekedar untuk tidur saja kadang tidak bisa... vila adalah tempat di mana saya bisa beristirahat dan tidur dengan nyenyak. Selama di vila saya bertani... saya bercita-cita untuk menghabiskan masa tua tinggal di sana dan bertani " sahut Saga mantap mengagetkan semua orang
" Tapi saya tidak tertarik dengan kehidupan itu, saya lebih suka hidup tenang di tempat terpencil... tentu dengan istri yang mau menemani saya di sana " sahut Saga sambil tersenyum mengingat Amara si penguasa hatinya.
Putri Sofia melirik ayahnya dengan pandangan memohon... sang ayah pun paham . Raja Sobaria batuk sambil melirik pada raja Xoga.
" Ya tentu itu bisa di atur Saga... kan masih lama juga, selama kerajaan masih memerlukannya Saga pasti akan tetap menjadi Jendral di kerajaan kami... bukan begitu Saga ??" ucap Xoga... Saga hanya diam saja, sebenarnya ia sudah mulai gerah berada di tempat dan berkumpul dengan orang-orang yang terlalu banyak basa-basi menurutnya.
" Kalau begitu saya permisi, ada yang harus saya kerjakan !!" ucap Saga hendak pamit
" Apa yang hendak kau kerjakan Saga, tinggallah di sini temani raja Sobaria dan kakakmu berbincang... tidak sopan meninggalkan tamubyangvdatang dari jauh khusus ingin bertemu denganmu " cegah Sora
" Khusus ingin bertemu denganku ?? apa maksudnya ??" tanya Saga kaget
" Maksudnya mereka datang kemari untuk bertemu denganmu Saga !!" timpal Sora
__ADS_1
" Ada perlu apa memangnya ??" tanya Saga
" Raja Sobaria telah melamarmu untuk menjadi suami dari putrinya ...putri Sofia dan kami sudah menerimanya !!" ucap Xoga
Jederrrrr.....🌩️⚡⚡
Serasa tersambar petir dan kilat Saga mendengar perkataan kakaknya
" Apa....?? ka...kakak menerima sebuah lamaran tanpa bertanya dulu padaku ??" protes Saga sambil berdiri... ia tak terima keadaan itu
" Saga.. kami melakukannya mengingat ramalan dari tabib Isla... bukankah tabib Isla sendiri yang mengatakan kau akan menikah saat berumur 30 tahun dengan seorang gadis bermata biru, semua sudah sesuai... makanya kami menerima lamaran dari raja Sobaria, acara pertunangan kalian akan di laksanakan beberapa hari lagu " sambung Sora
" Apaaaa...???" Saga tak bisa berkata-kata lagi mendengarnya
" Aku tidak setuju dengan lamaran tersebut, kalian tak bisa melakukan itu padaku !! permisi aku harus mencari Aflan !!" ucap Saga sudah hendak melangkah keluar
" Aflan tidak ada di sini, saat dia datang mengabarkan kedatanganmu.. aku langsung mengirimnya bersama seluruh bawahanmu ke perbatasan untuk mengantikan Erden . Berguru Erden datang... acara pertunangan segera di laksanakan !!" ucap Xoga....Saga sangatlah marah, ia sangat tak menyangka hal ini yang menyambutnya begitu ia sampai di kerajaan.
Pantasan saja tak ada kabar apapun dari bawahannya karena bawahannya pun tak mengetahui akan hal ini..
Saga keluar dari ruangan tanpa suara... itu adalah bentuk protes penolakannya.
" Saga.... Saga...!!!" teriak Sora kesal karena Saga bersikap tidak sopan dengan meninggalkan tamu begitu saja
" Ayahhhh...... hik..hik..hik..." Sofia pun mengeluarkan jurus pamungkasnya yaitu berupa tetesan air matanya...
" Sudah tenanglah Sora... raja ...permaisuri..putri Sofia maafkan atas ketidak sopanan adikku, ia hanya terkejut... aku akan berbicara dengannya dan aku jamin acara pertunangan akan tetap berjalan sesuai rencana kita " ucap Xoga penuh percaya diri membuat putri Sofia tersenyum seketika
See you next eps
Apakah pertunangan tetap terjadi ataukah tidak, tunggu lanjutannya esok hari sista
__ADS_1