Deep Heart

Deep Heart
55. Bulan Bintang


__ADS_3

Saga terus bergerak... semakin lama semakin cepat, rasa nikmat yang terus ingin di rasakannya jika bisa ia tak ingin berhenti .


Malam ini Amara sedang ingin lebih dari biasanya, ia membalik keadaan dan menempatkan Saga di bawahnya sambil tersenyum mengoda


" Yakin ???" tanya Saga.... Amara hanya tersenyum dengan segera ia bergerak seolah sedang menaiki seekor kuda... Saga kembali merasakan nikmat yang tiada dua, Amara memang begitu pandai memuaskannya.... begitu pandai membuatnya melayang dan ia merasa Amara begitu pas untuknya.


Kedua tangan Saga membantu gerakan Amara yang sudah mulai melemah karena kelelahan di atasnya, tak lama Amara terlihat mengencang dan berhenti bergerak tanda ia sudah mencapai puncak....


" Kau sudah puas ??" tanya Saga yang di angguki Amara,


Namun Saga belum lagi selesai, ia segera merubah posisi bercinta mereka


" Sekarang giliran ku sayang .....ahhhh " ******* keduanya terdengar kembali menghiasi malam yang sepi , suara-suara goib tersebut baru berhenti setelah keduanya mengerang bersamaan begitu nikmat .


" Ahhhh Amara enak sekali hah hah hah....." bisik Saga terengah-engah, keduanya lalu berbaring dengan Amara yang berbantalkan lengan Saga. Mereka mengatur nafas sambil memandangi bintang dan bulan yang menghiasi langit malam itu.


" Jendral... lihatlah bulan itu !!" bisik Amara


" kenapa memangnya ??"


" Jendral ibarat bulan di hatiku, satu satunya di dunia yang mengisi hati Amara... selamanya " ucap Amara membuat Saga tertegun


" Baiklah .. jika begitu kau ibarat bintang bagiku " sambut Saga


" Bintang ,???"


" Ya... kecantinkanmu begitu memenuhi langit di hatiku, begitu indah dan berkelap-kelip membuat dadaku selalu berdetak begitu kencang " ucap Saga sambil menarik tangan Amara dan meletakkannya di dadanya


" Berjanjilah Amara... tunggulah aku apapun yang terjadi, bersabarlah karena hanya kau wanita yang kuinginkan berada di sisiku selamanya " pinta Saga


" Tentu Jendral... Amara ada hanya untukmu " sahut Amara sebelum keduanya tertidur karena kelelahan


Ketukan di pintu mengagetkan Saga yang asik melamun, rupanya ia sudah begitu lama di kamar mandi.


" Suamiku... apa kau baik-baik saja ??" terdengar suara Sofia dari balik pintu


" Hemmm !!" sahut Saga malas

__ADS_1


Sofia yang sudah menunggu di ranjang dengan posisi mengoda akhirnya merasa pegal dan kelelahan karena jendral Saga tak juga keluar dari kamar mandi


" Apa saja yang di lakukan Jendral di dalam ?? mengapa ia begitu lama mandinya..?? jangan katakan ia tertidur di dalam " keluh Sofia


Karena tak sabar akhirnya Sofia mengetuk pintu kamar mandi


" Suamiku apa kau baik-baik saja ??" tanyanya penasaran


" Hemmmmm...!!" terdengar balasan Saga, Sofia menarik nafas lega... ia pun kembali ke posisi awal berebah di atas ranjang dengan pose mengoda


Kletek.... terdengar pintu di buka, Saga keluar kamar mandi hanya mengunakan celana tidur, ia tak memakai baju membuat mata Sofia melotot kaget melihat tubuh Saga begitu berotot dan kekar


" Ya ampun... betapa kekar tubuh jendral Saga... ia pasti begitu kuat... ohhh 😱😱😱" Sofia begitu terpana hingga ia lupa pesan penyihir Maya agar segera membaca mantra pemikat begitu jendral Saga melihatnya.


Glek.....


Bunyi Sofia yang menelan air liurnya yang hampir menetes melihat tubuh yang bagai pahatan dewa Yunani itu 🤤🤤


Saga berjalan tanpa menoleh pada Sofia... ia lalu duduk di lantai dan bersila dengan posisi bertapa, Saga pun memejamkan kedua matanya dan bertapa membuat Sofia terjengkang kaget


" Apa-apaan ini ?? jendral.... ini malam pertama kita, apa yang kau lakukan ??" tanya Sofia tak percaya, namun Saga tak bergeming


Sofia menunggu hingga lelah namun Saga tak bergerak dari posisinya, akhirnya Sofia mengeluarkan bungkusan yang berisi dupa memikat dan membakarnya ....tak lupa Sofia membaca mantra pemikat yang sudah di ajarkan oleh tabib Maya padanya.


Sampai lelah Sofia membaca mantranya namun mengapa jendral Saga tak terpengaruh sama sekali, ia tetap saja duduk tenang .


Berlahan Sofia mendekati Saga ... tangannya menggapai bahu Saga dan memeluknya dari belakang namun ia langsung terpental oleh pukulan cahaya berwarna biru yang keluar dari tubuh Saga


" Ahhhhh..... " teriak Sofia kesakitan dan Sofia pun pingsan setelahnya.....


🌹🌹🌹🌹


Pagi menjelang....Saga pun berdiri setelah menyelesaikan semedinya, ia melihat Sofia terbaring di lantai....


" Apa yang di lakukan nya , mengapa ia tidur di lantai ??" tanya Saga dalam hati, karena kasihan Saga pun mengangkat tubuh Sofia dan membaringkannya di ranjang dan menyelimutinya, Saga lalu keluar dari kamar setelah berpakaian dan menuju lapangan dan berlatih pedang untuk menghilangkan rasa galau di hatinya.


Walau semalaman ia bersemedi namun pikirannya hanya teringat Amara... Amara ... dan Amara. Jika ia tak ingat baru saja menikahi putri Sofia ia kini sudah akan terbang mendatangi wanitanya itu.

__ADS_1


" Amara... aku begitu rindu padamu, kuharap kau baik-baik saja mendengar berita ini... bersabarlah !!" cicit Saga dalam hati


Saga terus berlatih pedang tanpa henti, tubuhnya harus di buat sibuk agar ia bisa berfikir bagaimana cara meloloskan diri dari keadaan ini.


Sementara di kamar Sofia...


Penyihir Maya yang mendapat laporan bahwa Jendral Saga baru keluar dari kamar putri Sofia setelah pagi tersenyum puas


" Mantraku pasti berhasil... putri Sofia pasti akan memberi hadiah besar untukku ha ha ha " gelaknya lalu melangkah lebar menuju kamar Sofia


" Selamat pagi ...tuan putri cantik, bagaimana semalam... apa kau bahagia ??" cerocos Maya begitu masuk ke kamar Sofia


Bruk.... sebuah bantal melayang mengenai wajah Maya membuatnya terduduk kaget


" Bahagia apanya hah... semalama Saga hanya duduk bertapa, sebanyak apapun aku membaca mantra dan membakar dupamu.... semua tak berguna brengsek 🤬🤬😡!!" caci Sofia begitu kesal


" Tapi bagaimana mungkin putri Sofia, mantraku itu adalah mantra terbaik tak mungkin gagal " sanggah Maya tak percaya


" Buktinya.... !! aku malah terpental hingga pingsan saat ingin menyentuhnya, sepertinya kau sudah tak sakti lagi !!" protes Sofia lagi


" Tuan putri terpental ??? tunggu sebentar !!" Maya lalu bersemedi dan merapalkan beberapa mantra ... mata Maya terbelalak begitu mengetahui kenyataannya


" Pantas saja mantraku tak mempan, ternyata jendral Saga memiliki batu mustika..." ucap Maya terbata


" Batu mustika ?? batu apa itu ??"


" Batu mustika adalah batu penolak sihir no satu, sihir apapun tak akan bisa masuk selama seseorang memakai batu mustika di tubuhnya, namun bagaimana caranya ia bisa memiliki batu itu ??"


" Apakah batu itu begitu sulit untuk di miliki ??" tanya Sofia


" Ya tuan putri... hanya seorang gadis yang masih suci dan murni yang bisa mengambil batu tersebut, tidak sembarangan orang bisa mengambilnya , jika sudah begini... kita hanya bisa memasukkan obat perangsang saja di minuman jendral... saya akan membuatkannya tuan putri, saya jamin kali ini kita pasti berhasil !!" ucap Maya lalu pamit untuk segera membuat obat tersebut


Sofia berdiri di jendela sambil memandangi Saga yang sedang berlatih pedang di kejauhan


" Jendral Saga.... aku pasti bisa menaklukkan mu, aku tak akan menyerah apapun yang terjadi " janji Sofia


see you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote selalu 🥰🥰🥰


__ADS_2