
Edisi bulan madu sista... ingat ..!! kalau jomblo jangan baca episode ini, kasihan nanti habis tuh guling di gigitin 🤣🤣🤣
Sudah 3 hari Amara dan Saga berada di tempat bulan madu mereka. Saga membawa Amara ke sebuah daerah berbukit namun berada di pinggir pantai... pemandangan nya sangat indah dan cuacanya sejuk cenderung dingin sangat cocok dengan suasana bulan madu mereka.
Nama daerah ini adalah Hadon...sebuah daerah kecil namun begitu indah , daerah ini adalah kerajaan milik sahabat Saga. Raja Hadon dulu pernah di selamatkan oleh Saga dari pembunuhan hingga keduanya bersahabat sampai sekarang.
Saat mendengar Saga akan menghabiskan bulan madu di kerajaannya Raja Hadon senang sekali, ia langsung menyediakan sebuah vila liburan miliknya untuk di pakai oleh Saga dan istrinya. Vila itu terletak di bukit dekat pantai dan dekat dengan pusat kota... hingga mereka bisa menghabiskan waktu berjalan- jalan di kota tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Amara begitu bahagia saat ini, Saga begitu memanjakannya .... setiap hari Saga selalu membawanya berjalan-jalan dan membelikannya begitu banyak hadiah..Belum lagi perhatiannya yang begitu penuh , pasti banyak wanita yang cemburu melihat nya saat ini.
Cuaca cukup cerah hari ini. Saga masih betah memeluk istrinya sambil menikmati matahari pagi yang terlihat dari kamar mereka. Saga begitu bahagia bisa selalu bersama dengan Amara, wanita cantik yang telah memenuhi seluruh rongga dadanya bahkan masuk hingga ke hatinya yang terdalam. Begitu lama hatinya sunyi karena tak ada satupun wanita yang bisa mengetarkan hatinya dan kini setelah ia menemukan belahan jiwanya ia tak akan melepaskannya untuk apapun.
Keduanya masih betah bermalas-malasan di atas ranjang setelah aktifitas menyenangkan nan melelahkan semalam.
Amara berebah di dada Saga dan tangannya melingkar di perut Saga sambil memandangi matahari pagi yang nampak muncul malu-malu menerangi bumi, sedangkan Saga merangkul bahu Amara sambil sesekali mengecup kepala Amara
" Amara....."
" Ya sayang..." sahutnya sambil menengok melihat wajah Saga... ya panggilan nya sudah berubah, Amara sudah tak memanggil Jendral lagi namun sayang, panggilan yang di minta Saga untuknya...🥰🥰
" Apakah kau masih meminum pil penahan hamil itu ??" tanya Saga dan Amara pun mengangguk
" Bisakah kau berhenti meminumnya ??" pinta Saga membuat Amara kaget
" Mengapa sayang ??" tanyanya seketika....Saga tersenyum di cubitnya pipi chabby Amara dengan gemas
" Ya tentu agar kau segera hamil Amara... apa kau tak mau mengandung anakku ??" tanya Saga membuat mata Amara segera membulat
" Kau ingin aku hamil sayang...kau ingin aku melahirkan anak kita ?? sungguh 😱😱🥰?!" tanyanya tak percaya....Amara sampai bangun dan duduk di hadapan suaminya , ia sangat kaget mendengar keinginan Saga itu... wajahnya begitu sumringah kini
" Sungguh... aku ingin kita punya anak yang banyak Amara... anak perempuan yang cantik sepertimu dan..."
" Anak lelaki yang begitu tampan dan gagah sepertimu sayang !!" sambung Amara cepat.
__ADS_1
" Ya... anak-anak kita pasti begitu mengemaskan nanti" ucap Saga... keduanya bertatapan dengan penuh cinta dan bahagia, Amara menaiki suaminya yang sedang berebah santai dan bergerak pelan mengoda Saga
" Baiklah... aku tak akan meminumnya lagi mulai hari ini sayangku , aku akan melahirkan anak sebanyak yang kau inginkan... " janji Amara dan terus melanjutkan godaannya
" Jangan mengodaku Amara... ini masih pagi !!" ucap Saga namun bukannya berhenti, Amara malah melepaskan pakaian yang di kenakan ya berlahan..Lelaki mana yang tahan melihat hal yang di lihat Saga saat ini.
Amara terlihat begitu sexy saat ini karena ia tak mengenakan apapun lagi , dan ia pun bergerak begitu erotis di atas Saga.....membuatnya langsung terasa terbakar...
Segera Saga membalik keadaan...
" Kau sangat nakal Amara... aku akan menghukum mu !!" bisiknya di sela cumbuannya
" Ampuni aku jendralku sayang... jangan... jangan...jangan ragu-ragu awww" hilang sudah suara keduanya berganti ******* yang bersahutan
Saga dan Amara tak lagi menahan diri... mereka sudah sah dan kini mereka bisa melakukan apapun , kapanpun dan di manapun tanpa perlu takut karena mereka hanya berdua di vila itu sampai sebulan ke depan.....
" Ahhhh Amara... kau sungguh ahhh " terdengar rucauan Saga di sela-sela gerakan turun naiknya di atas Amara
Saga melayani Amara bagai seorang ratu... itu adalah penebusan yang di lakukannya karena tak bisa menjadikan Amara sebagai istri pertamanya . Amara tak pernah memusingkan masalah statusnya yang hanya seorang selir...yang penting ia mendapatkan cinta Saga dan selalu bersamanya.
" Kau suka sarapanmu ??" tanya Saga
" Ya sayang sangat enak, nanti siang biar aku yang memasak ya !!" pinta Amara merasa tak enak
" Tidak... ingat kau adalah ratuku sampai bulan madu kita berakhir....sekarang beristirahatlah, nanti sore kita akan berenang di pantai " ucap Saga
" Sungguh... oh senangnya akhirnya kita akan ke pantai, terimakasih sayang muah muah muah " ucap Amara begitu senang sampai ia menciumi seluruh wajah Saga
" Saat kau bilang kau belum pernah melihat pantai... aku sangat bersedih untukmu Amara, makanya aku berjanji di dalam hati bahwa aku akan membawamu ke pantai suatu saat nanti " ucap Saga membuat air mata Amara langsung menetas, di peluknya erat suaminya itu sambil terisak
" Terimakasih sayang... kurasa dewa memang mengirimmu untuk menjadi malaikat penolong ku , terimakasih jendral Saga sayangku... Amara sangat mencintaimu " bisiknya di sela isakannya....Saga tersenyum lebar...
" Taukah kau Amara... dewa bukan mengirimkan untukmu namun sebaliknya, dewa mengirimkan kau seorang bidadari untuk mengisi dan membasahi hatiku yang nyaris mengering dari rasa cinta, terimakasih karena sudah bersedia mencintai dan menyayangi ku. Kumohon jangan berhenti mencintaiku... sekarang....nanti dan selamanya, berjanjilah padaku Amara ....apapun yang nanti terjadi di antara kita jangan pernah meninggalkan aku... melupakan aku dan membenciku ....berjanjilah !!" pinta Saga sambil memeluk tubuh Amara
__ADS_1
" Aku berjanji Sayang, apapun yang akan terjadi aku tidak akan pernah melupakan mu...membencimu atau meninggalkanmu kecuali ragaku ini sudah tak bernyawa " sahut Amara ... keduanya berpelukan penuh rasa haru dan cinta sampai keduanya tertidur bersama.
❤️❤️❤️❤️
Sore harinya Saga mengajak Amara ke pantai. Rasa takjub begitu terasa saat kakinya menyentuh pasir pantai yang begitu lembut, begitu lembut sampai bentuk kakinya membekas di pasir lembut yang bewarna putih itu. Berlahan Saga mengajak Amara memasuki air... betapa senang Amara bisa merasakan sensasi air laut yang ternyata terasa begitu hangat . Saga menarik pinggang Amara ke pelukannya hingga keduanya menempel sempurna
" Kau tau mengapa aku membawamu ke tengah air laut ini ??" tanya Saga....Amara mengeleng kan kepalanya tanda tidak tau
" Karena aku ingin merasakan sensasi menciummu di tengah laut... apakah rasanya sama nikmatnya saat kita melakukannya di danau " bisik Saga membuat Amara segera mencubit perut Saga
" Sayang.... jangan membuatku malu, di sini bukan di tengah hutan... banyak orang di sini !!" protes Amara
" Lihatlah kemanapun Amara, tak ada seorangpun di sini ... karena pantai ini masuk kawasan vila kerajaan, kita bisa melakukan apapun di sini tanpa ada seorangpun yang melihat " sahut Saga....Saga pun mencium bibir Amara dengan begitu mesra....Amara pun menyambutnya dan membalas ciuman itu dengan tidak kalah mesra... keduanya hanyut dalam rasa nikmat yang berbeda dari sebelumnya. Puas dengan ciumannya... keduanya lalu berlarian di sepanjang pantai ..Setelah merasa lelah keduanya lalu berjalan di sepanjang pantai sambil bergenggaman tangan sambil melihat sunset yang begitu indah. Kenangan ini tak akan di lupakan oleh Amara seumur hidupnya
Hari sudah mulai gelap namun keduanya masih begitu betah di pantai.. Keduanya sedang duduk di atas pasir sambil berpelukan
" Sayang....!!"
" Hemm ... ya ada apa Amara ??apa kau ingin pulang " tanya Saga
" Tidak... tapi aku..." Amara terdiam sambil mengigit bibirnya membuat Saga menoleh padanya
" Tapi apa...??"
" Aku... ingin melakukannya di pantai, apakah kau mau ??" tanya Amara malu-malu, senyum lebar segera menghiasi wajah tampan Saga
" Apa kau tau Amara....sedari tadi aku juga sangat menginginkannya namun aku takut jika kau menolak, namun karena kau juga menginginkannya maka aku tak akan menundanya .... ahhhh " Saga segera menyerang Amara di atas pasir pantai yang masih terasa hangat....keduanya memadu kasih di pantai dengan begitu nikmat
weleh weleh weleh...
Misuakuuuu cepat pulang 🤭😂😂😂
See you next eps sista
__ADS_1