Deep Heart

Deep Heart
163. Kembali


__ADS_3

Max dan Kenan menyaksikan api yang membakar tubuh Sofia membesar, sebesar dendam Kenan yang di tanamkan Sofia di dadanya.


Karena Sofia meninggal sebab penyakit seperti itu tak ada jalan lain bagi Max untuk menguburkan Sofia ke Sobaria kecuali dengan membawa abunya saja. Jika rakyat mengetahui penyebab kematian Sofia maka rakyat akan heboh dan nama Sofia akan jelek selamanya.


Wanita wanita yang mereka cintai telah mendahului mereka membuat Kenan sungguh sedih, terlebih lagi Max. Ibarat rumah kini tiang dan atapnya sudah hancur hanya menyisakan lantai yang akan basah jika hujan, kepanasan saat siang dan kedinginan saat malam


Setelah upacara kematian Sofia selama seminggu lamanya Max hanya mengurung diri di kamar dan memeluk guci yang berisi abu Sofia... ia tak ada keinginan untuk pulang ke Sobaria...untuk apa ia pulang kini ....siapa yang menantinya siapa yang di carinya?? semua sudah tiada


" Oe....oe...oe....!!!" terdengar tangisan bayi perempuan yang begitu keras membuat Max bangun dari peraduannya


" Tangis siapa itu... bayi siapa?? apakah anak Kenan ??" tanya Max sambil membuka pintu kamarnya, anehnya ia malah berjalan di sebuah taman nan begitu indah...


" Di mana ini ?? ini ....bukankah ini di vilaku ??" tanya Max sambil terus berjalan, tak lama nampak seorang wanita tengah mengendong bayinya dan berusaha menenangkan bayinya hingga sang bayi tertidur di pelukannya.


" Siapa kau...?? apa yang kau lakukan di tamanku ??" tanya Max sambil mendekat karena wanita itu sedari tadi membelakangi nya, wanita tersebut menoleh kearahnya sambil menangis....


" Sora.....???" ucap Max begitu kaget


" Max... jika kau tak menginginkan anak kita aku akan membuangnya ...." ucap Sora sedih sambil berjalan dan mengangkat bayi yang tengah tertidur itu dan hendak melemparnya ke laut...


" Bayi kita.... anak kita... tidak Sora jangan...jangan buang anak kita... Sora...Sora...soraaaaaaa.....!!" teriak Max terbangun dengan tubuh penuh keringat


" Apa..?? ternyata aku bermimpi ?? ya Sora...bagaimana mungkin aku sampai lupa pada Sora yang tengah mengandung anakku ... aku harus pulang !!" ucap Max lalu bangun dan mencari Kenan.


Rupanya Kenan tengah mengadakan pertemuan rahasia dengan beberapa bawahan terpercaya nya.


" Kenan... maaf ayah menganggu pertemuanmu, bisakah ayah bicara denganmu sebentar ?? " sela Max... Kenan segera meninggalkan ruangan dan mendatangi ayahnya


" Ada apa ayah ?? " tanya Kenan


" Kenan... ayah segera pulang ke Sobaria, ayah sudah begitu lama meninggalkan kerajaan ayah " pamit Max


" Apakah ayah ingin ku antar pulang ??"


" Tidak usah... banyak pengawal ayah yang akan menemani, kau baik-baik lah dengan kedua istrimu " pesan Max


" Baiklah ayah.. ayah juga hati-hati "'balas Kenan sambil memeluk ayahnya


Max segera berlalu namun tiba-tiba ia berbalik...

__ADS_1


" Eee .... Kenan, ayah hanya ingin memberitahumu.... bukan ayah sudah melupakan ibumu, namun ayah dulu melakukannya dengan izin ibumu dan karenanya...."


" Karenanya apa ayah ??" tanya Kenan penasaran


" Karenanya.... Sora kini tengah hamil " lapor Max


" Lalu ... apakah ayah akan menikahinya, bukannya dia adalah istri raja Xoga ??" tanya Kenan


" Entahlah Kenan ... namun Sora sudah berpisah dengan Xoga, tapi walau bagaimanapun anak itu adalah keturunan Sobaria "


" Anggaplah dia sebagai pengganti Sofia .... jaga adikku dengan baik ayah !!" ucap Kenan....


Mata Kenan memandangi punggung ayahnya sampai menghilang....


" Ayah mengapa kau begitu beruntung... di usiamu ini masih bisa menambah anak, sedangkan aku sampai sekarang belum memiliki satupun...dimanakah salahku ??" tanya Kenan dalam hatinya, berita mengejutkan itu sungguh membuat hati Kenan semakin kacau... Kenan pergi ke arena latihannya dan berlatih pedang sampai ia kelelahan....


Kedua istrinya hanya berani melihat dari kejauhan, nampak sekali suami mereka itu sedang begitu kacau. Keduanya tak pernah berani mendekati Kenan saat Kenan sedang kesal ataupun marah....karena Kenan bisa menghancurkan apa saja yang ada di dekatnya jika ia sedang seperti itu.


Setelah lelah Kenan kembali mendatangi bawahannya karena tadi pertemuan mereka terputus.


" Jadi.... ingat tugas kalian ini sangat rahasia, cari dan temukan Amara.... pisahkan dia dari Saga dan bawa ke mari dengan cara apapun !!" titahnya lagi


" Tidak.... adikku tak mau Saga dibunuh semudah itu... Sofia ingin Saga menderita seumur hidupnya !!" ucap Kenan lagi


" Kemana kami harus membawanya paduka ??"


" Bawa dia ke penjara budak !!( penjara budak adalah penjara di mana penghuninya di haruskan bekerja dari pagi hingga sore hari )" titahnya dengan senyum yang begitu mengerikan


" Baik yang mulia... kami segera berangkat !!" pamit pasukannya


" Sofia... kakak tak akan mengecewakanmu !!" ucapnya lalu kembali ke kamarnya. Kedua istrinya segera datang untuk melayani Kenan


" Pergi.... kalian sungguh mengecewakanku !! datanglah ke tabib dan berobat agar kalian segera hamil !!" usir Kenan kesal


Keduanya pun keluar dari kamar sambil tertunduk


🌿🌿🌿🌿


Kita tinggalkan dulu Kenan dengan kedongkolannya...🤭🤭, kita mendatangi Sora yang tengah bersedih karena sudah sebulan lebih dan Max sama sekali tak menghiraukan dirinya.

__ADS_1


" Nyonya Sora....ada berita sedih !!" salah seorang dayang nya berlari sambil berteriak


" Berita apa...?? apakah mengenai Darla ??" tanya Sora yang baru saja mau meminum obat peluntur kandungannya... ya Sora sudah memutuskan akan mengugurkan kandungannya dari pada anak itu lahir nantinya tersia-siakan, karena nampaknya Max tak menghiraukan kehamilannya sama sekali


" Bukan nyonya... apakah nyonya tau mengapa raja Max tak pernah kemari sama sekali ??" tanya sang dayang dengan suara mengebu... Sora hanya menggeleng pelan


" Raja Max sudah sebulan di kerajaan Malta ?? nyonya tau kenapa ??" lanjut sang dayang


" Mana kutahu... memangnya aku peramal ?? sudah katakan saja jangan mutar-mutar begitu !!" sahut Sora kesal... tangannya sudah mulai mengambil gelas di depannya dan berniat untuk segera meminumnya


" Raja Max ke Malta karena putri Sofia sakit keras dan Minggu lalu putri Sofia meninggal !!" bisiknya membuat gelas di tangan Sora sampai terjatuh dan pecah


" Apa ..?? Sofia meninggal, bagaimana mungkin ?? apakah dia sakit atau apa ??" tanya Sora


" Katanya putri Sofia sakit keras nyonya, entah sakitnya apa... dan menurut kabar , raja Max sangat sedih hingga mengurung diri saja di kamar " bisik dayang lagi... dada Sora langsung bergetar


" Pantas saja Max tak pernah kemari... rupanya Sofia sakit keras bahkan meninggal " cicit Sora sambil memandangi gelasnya yang pecah tadi. Sora mengelus perutnya yang sudah sedikit membuncit....


" Untung saja ibu belum meminumnya nak, sepertinya ini adalah pertanda bahwa ibu tak boleh membuangmu !!" ucap Sora dalam hati.


Sora kembali berdiri di balkon kamarnya yang menghadap lautan. Setiap menjelang Sore hingga matahari terbenam Sora selalu memandangi lautan di depannya, begitupun hari ini....


Hembusan angin yang begitu dingin Sore ini tak di rasa olehnya... mungkin itu di sebabkan oleh rasa khawatirnya terhadap Max.


Tiba-tiba saja seseorang menyelimutinya dari belakang


" Jagalah kesehatanmu Sora... kau sedang mengandung !!" terdengar suara serak yang begitu di kenalnya berbisik di belakang telinganya sambil memeluk perutnya....Sora tersentak dan segera berbalik, benarkah ?? cicitnya dalam hati ... matanya berbinar melihat pria yang begitu di rindukannya...


" Max... kau datang ??" sapanya senang... namun Max diam saja tak menyahut


Sudah like...?


Sudah komen...?


Sudah vote ...??


Kalau belum di tunggu Sista


Love you all ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2