Deep Heart

Deep Heart
54. Panas......


__ADS_3

Edisi super hot.....


Hati-hati membacanya, Thor sarankan malam aja ya bacanya... kalau siang Thor jamin deh bakalan ikutan kepanasan ๐Ÿคญ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


โšกโšกโšกโšก


Saga tercekat melihat pemandangan tersebut... putri Sofia memang cantik, tubuh Sexy putih bersihnya terlihat begitu menggoda apalagi di tambah mata biru indahnya membuatnya bak bidadari yang turun dari langit, namun apakah ia selera Saga dan membuat dada Saga bergetar...???


Tidak....!!!


Saga berjalan berlahan... masuk ke kamar mandi dan berendam di bak yang sudah tersedia, membuat Sofia tersenyum senang


" Aku akan membuatmu mendesah malam ini jendral !!!" ucapnya dalam hati


Sedangkan pikiran Saga sedang melanglang buana ketika ia dan Amara sedang berkemah di hutan bulan lalu. Ya Amara sangat suka jika di bawa berkemah, itulah sebabnya Saga rutin membawa Amara berkemah setiap 2 Minggu sekali


Mereka selalu berpindah lokasi... malam itu Saga membawa Amara ke sebuah bukit lapang hingga mereka bisa memandangi bintang bintang pada malam hari dengan lebih leluasa.


Kali ini Saga membawa alas tidur dari rumah hingga mereka tidak perlu tidur beralaskan jerami.


" Amara aku sudah menyalakan api... sebentar lagi malam, aku pergi dulu mencari binatang buruan untuk makan malam kita !!" ucap Saga sambil mengecup kening Amara


" Baiklah... hati-hati, jangan membawa ular ya, Amara tak suka " pinta Amara membuat Saga terkekeh


" Kau tak suka ?? tapi mengapa saat ularku masuk kau malah mendesah nikmat ??" ucap Saga membuat wajah Amara langsung memerah


" Jendral ๐Ÿ˜ฎโ€๐Ÿ’จ๐Ÿ˜ฎโ€๐Ÿ’จ!!" pekiknya malu


" Kau juga suka memakannya ha ha ha " olok Saga lagi tambah membuat wajah Amara merah semerah kepiting rebus


" Aku janji tak akan memakannya lagi huh ๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค" rajuk Amara tambah membuat Saga terkekeh geli


" Aku hanya bercanda sayang, hati-hati ya... jangan kemana-mana!!" ucap Saga sebelum menghilang


" Huh... awas kau jendral senang sekali mengolok-olok Amara... mengatakan aku suka memakan ularnya padahal dia yang memintanya ๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค, Amara akan memberi Jendral pelajaran nanti !!" omel Amara. .Amara diam sambil memandangi matahari yang sudah mulai menghilang kembali ke peraduannya... otaknya sedang berfikir keras bagaimana cara membalas seorang jendral Saga ๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿ™„

__ADS_1


" Aha....!!" seru Amara sambil tersenyum lebar, sebuah rencana jahat sudah tersusun di otaknya


Hari sudah gelap saat Saga kembali, karena Amara tak mau ular mau tak mau Saga mencari buruan lain dan akhirnya ia berhasil memburu seekor kijang berukuran sedang. Saga juga memetik banyak buah-buahan yang di temuinya di area hutan.


Setelah membersihkan kijang tersebut di sungai ....Saga lalu memacu kudanya kembali ke bukit, cahaya api dari kejauhan menjadi tanda di mana keberadaan Amara .


Sambil tersenyum Saga terus memacu kudanya... sudah tak sabar ia ingin segera bertemu kekasih hatinya itu... ia sudah membayangkan bagaimana panasnya pertempuran mereka di bawah bintang-bintang, ia akan membuat Amara terus mendesah sepanjang malam....sudah hampir seminggu mereka tidak melakukannya karena Amara sedang datang bulan..Begitu selesai datang bulannya Saga segera membawa Amara berkemah... ia ingin berkebun sepuasnya malam ini di alam bebas.


Bagi Saga bercinta di alam memiliki rasa yang berbeda dan kepuasan tersendiri.


" Amara.... lihat apa yang aku bawa !!" teriak Saga begitu sampai, Saga langsung turun dari kuda dan membawa semua bawaannya ke depan api unggun


Namun mengapa tak ada sahutan dari Amara sama sekali, mata elang itu melihat ke sana ke mari mencari keberadaan Amara namun tak juga terlihat


" Amara....Amara...!!!" panggilnya berulang


Deg......


Dada Saga seolah di hantam gada yang begitu besar membuatnya sulit bernafas mendapati Amara tak ada di manapun... wajah Saga langsung memucat


Saga melihat sederet tanaman tajam dan di situ terdapat sobekan baju Amara


" Apakah Amara pergi karena marah padaku... tapi tak mungkin kan dia tau aku hanya bercanda , atau apakah Amara di culik?? tapi siapa yang menculiknya ?? tak ada orang luar yang boleh masuk ke hutan milikku ini !!" otak Saga di penuhi beribu pertanyaan...Saga pun segera mengikuti arah di mana sobekan baju Amara


Cukup lama Saga berjalan mencari-cari Amara, tangannya yang memegang pedang terus menebas menghalau tanaman yang menghalanginya sepanjang jalan. Namun tiba-tiba Saga mencium aroma daging bakar dan aromanya seperti aroma daging kijang


Saga segera kembali ke kemah mereka...ia berharap itu adalah Amara yang sedang membakar daging kijang yang di bawanya tadi... banyak duri yang menggores tubuhnya tak lagi di perdulikannya, ia hanya ingin segera bertemu Amara.... Amaranya


" Amara... semoga itu kau !! aku akan menghukum mu karena telah membuatku sangat khawatir ๐Ÿ˜ก๐Ÿ˜ก" ucapnya dalam hati, betapa kagetnya Saga begitu sampai ... ia melihat Amara yang sedang berbaring begitu mengoda di atas selimut tebal alas tidur mereka..... Amara hanya memakai kain tipis panjang hingga menampakkan pakaian dalam mengoda yang di kenakan ya membuat Saga seolah lupa untuk bernafas kini


" Amara... kema..."


" Anda mencariku Jendral ???" tanya Amara dengan suara setengah mendesah membuat bulu roma Saga berdiri, gadis ini memang paling pandai membuatnya terpana...cicit Saga dalam hati, entah menguap kemana sudah rasa marahnya tadi


Saga mendekat... ia sudah tak sabar ingin menyentuh Amaranya itu dan menikmatinya ...., namun Amara langsung berdiri

__ADS_1


" Duduk..!! " titah Amara sambil menunjuk ke sebuah batu yang memang berbentuk seperti sebuah meja, Saga pun mengikuti perintah gadis cantik yang barusan sudah berhasil *******-***** dadanya itu.


Setelah Saga duduk... Amara langsung menari dengan begitu indahnya di bawah sinar rembulan. Tubuh Sexy moleknya bergerak dengan begitu gemulai dan mengoda membuat tubuh Saga semakin lama terasa semakin panas.


Berulang kali Saga menelan salifanya ... saat kedua pasang mata mereka saling beradu pandang..Saga sudah tak tahan lagi, ia berjalan mendekat dan dalam sekali tarikan tubuh Amara sudah menempel sempurna jatuh ke pelukannya


" Kau begitu mengoda Amara... kemana kau tadi, apa kau sengaja mengerjaiku ??" bisik Samudra sambil menciumi kuping Amara... nafas memburunya terasa begitu jelas di kuping Amara membuat Amara tersenyum lebar karena telah berhasil menggoda Saga


" Ya... Amara sengaja ... apakah Jendral marah ??" jawabnya santai, sebelah tangan kekar Saga meraih pinggang Amara sedangkan sebelahnya lagi berada di leher Amara


" Ya aku sangat marah.. kau akan menerima hukuman yang sangat panjang malam ini Amara hemmmmm " tak ada lagi kata-kata yang terdengar setelah Saga dan Amara tenggelam dalam ciuman panas mereka


Amara telah berhasil malam ini membuat amarah beserta hasrat Saga naik begitu tinggi, Saga membawa Amara ke alas tidur mereka, ia mencumbu Amara dengan intens dan bibir Saga berselancar bebas ke seluruh dada Amara yang seolah menantangnya... gunung kembar itu habis di lahapnya membuat Amara hanya bisa mengigit bibir menahan rasa geli campur nikmat yang di sebabkan Saga


" Ohhh Jendral... jangan menyiksaku ahh!!" cicit Amara kala bibir Saga kini beralih ke miliknya , membuat Amara begitu merasa nikmat


" Sudah... ah... Jen...ahhh " rucau Amara karena Saga tak mau berhenti bergerilya di miliknya yang sudah begitu basah....


" Katakan kau menginginkan aku Amara....!!" ucap Saga namun tak ada jawaban membuat Saga kembali melakukannya lagi dan lagi


" Su... su... ahhh aku menginginkanmu jendral...hentikan ahhh " akhirnya Amara menyerah dengan cumbuan maut itu


" Panggil namaku Amara !!" pinta Saga lagi


" Sekarang... Saga... cepat !!" pinta Amara sudah begitu tersiksa... Saga tersenyum sudah bisa mengerjai balik Amara, sebenarnya ia pun sudah tak tahan... dengan segera Saga memposisikan miliknya yang sudah mengeras sedari tadi ke pintu masuk milik Amara


Dalam sekali hentakan kuat... miliknya menerobos dan memenuhi ladang mini milik Amara membuat Amara mendesah nikmat


" Ohhh Saga.....!!!" erang Amara , kedua tangan lembutnya meremas lengan Saga dengan pandangan mata memohon ... meminta Saga segera bergerak


" Kau yang memintanya Amara... kau akan mendesah sepanjang malam !!" ucap Saga lalu mulai bergerak membuat Saga juga mendesah hebat karena miliknya terasa begitu terjepit dan di remas oleh ladang rapat milik Amara.....


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


sambung besok ya...๐Ÿคญ๐Ÿคญ๐Ÿคญ


__ADS_2