
Belum setengah hari perjalanan Putri Sophia minta beristirahat, biasanya ia selalu naik kereta kemana-mana kini ia harus menaiki kuda membuatnya merasa sangat lelah.
Sophia memijat pinggang dan lengannya yang terasa sakit...
" Jendral Saga mengapa kita tak memakai kereta, saya tak terbiasa naik kuda... saya merasa sangat lelah !!" pinta putri Sophia... Saga memperhatikan Sophia yang sepertinya memang sangat kelelahan, ia memutuskan memakai kuda agar perjalanan mereka lebih cepat sampai... jika memakai kereta perjalanan bisa mencapai 3 hari lebih.
" Roxana carilah sebuah kereta yang bagus kondisi nya dan jangan terlalu besar !!" titah Saga kemudian....Roxana pun segera pergi mencari sebuah kereta . Kesempatan ini di gunakan Sophia untuk mendekati Saga yang sedang duduk sambil meminum airnya
" Boleh saya minta airnya Jendral.. saya juga haus !!" pintanya sambil duduk di depan Saga, tanpa suara Saga menjentikkan jarinya.. dengan cepat seorang prajurit memberikan air pada Sophia. Sophia meminumnya dengan segera sambil memandangi Saga
" Berapa umur anda Jendral ??" tanya Sophia kemudian
" 30..." sahut Saga singkat
" Umurku 25....umur kita bersua sudah cukup untuk menikah bukankah begitu Jendral ??" tanya Sophia lagi membuat Saga tersenyum... namun ia bukan tersenyum karena Sophia tapi karena ia langsung teringat dengan Amara
" Jendral ... nanti sesampainya di kerajaan, anda jangan pulang dulu ... singgahlah sebentar untuk beristirahat, saya akan menjamu anda sebagai balas budi karena sudah memperlakukan saya dengan baik " pinta Sophia
" Tidak perlu putri, hubungan kita bukanlah hubungan yang berdasarkan kebaikan ... namun sebaliknya " tolak Saga
" Karena itulah Jendral, saya sangat berharap hubungan baik antara kedua kerajaan segera membaik... saya berjanji saya akan berbicara pada ayah agar tidak melakukan konfrontasi lagi dengan kerajaan Jendral " lanjut Sophia....Saga terdiam.
Sebenarnya ada benarnya perkataan putri Sophia, kerajaan Sobaria bukanlah kerajaan kecil namun kekuasaan Sobaria malah lebih besar dari kerajaannya karena anak tertua dari kerajaan Sobaria yakni kakak dari putri Sophia telah menikah putri dari 2 kerajaan di sekitarnya yang otomatis menambah besar daerah kekuasaan kerajaan Sobaria.
Jika bisa memilih... lebih baik berteman dengan kerajaan Sobaria dari pada berseteru.
" Baiklah putri... kita lihat nanti bagaimana tanggapan dari pihak kerajaan anda, baru saya bisa menentukan sikap " jawab Saga membuat Sophia begitu senang.
Akhirnya setelah beberapa hari mereka pun sampai di kerjaan Sobaria. Raja Sobaria yakni ayah Sophia menyambut anaknya langsung... ia hanya mempunyai seorang putri....Sophia adalah jantungnya, ia sangat mencintai dan menyayangi Sophia melebihi anaknya yang lain. Melihat anaknya keluar dari kereta... raja segera berlari mendekat dan memeluknya erat
__ADS_1
" Bagaimana keadaanmu putriku, apa kau baik-baik saja? apa mereka memperlakukanmu dengan layak ? mereka tidak menyentuh atau melukaimu kan ??" tanya raja bertubi-tubi setelah memeluk erat Sophia
" Ayah.... Sophia baik baik saja, lihatlah Sophia malah tambah gemuk... Jendral Saga memperlakukan Sophia dengan sangat baik !!" ucap sambil tersenyum manis
" Baiklah ... kami permisi, semoga kita tak bertemu lagi !!" ucap Saga dan bersiap berbalik
" Tunggu....Jendral...!!" panggil Sophia
" Ayah....setidaknya Jamulah mereka makan, kasihan mereka ayah,perjalanan kemari sangat melelahkan ... ya ayah....!!!" pinta Sophia dengan manja dan Raja paling tak bisa menolak keinginan putri cantiknya itu
" Jendral Saga ....terimakasih sudah mengantar putriku dengan selamat, tinggallah sejenak kami akan menghidangkan makanan yang enak untuk kalian !!" titah Raja kemudian
" Jendral....sebaiknya kita langsung kembali, mana tau makanannya diberi racun !!" bisik Roxana , Saga juga sebenarnya berfikir demikian... namun ia harus berani mengambil keputusan..Menolak undangan Raja sama dengan penghinaan, Saga mengangguk dengan percaya diri karena ia memiliki obat anti segala racun dari Isla
" Terimakasih atas kebaikan Raja, kami akan menerimanya dengan senang hati !!" jawab Saga dengan tenang dan penuh wibawa membuat Sophia makin klepek-klepek... sang Raja yang tak sengaja melihat ke arah putri nya akhirnya mamahami mengapa putri nya itu memaksanya menjamu sang Jendral yang sebenarnya telah membuatnya jengkel...
Ternyata putrinya tengah jatuh cinta... dan Sophia jatuh cinta pada seorang Jendral Saga....🤦🤦😱Raja pun menarik nafas panjang
Di kamar Sophia...
Sophia sedang berhias di temani oleh ibunya... tak lama ayahnya datang dan meminta ibunya untuk keluar sejenak ada yang ingin di bicarakan ya dengan putri tercintanya itu. Raja melihat wajah Sophia yang begitu bahagia.....
" ayah.....!!" sambutnya sambil memeluknya erat
" Katakan pada ayah... apakah kau begitu menyukainya ??" tanya raja membuat wajah Sophia langsung bersemu merah
" Ia ayah... Sophia sangat menyukainya !!"
" Memangnya apa kelebihannya....?? ayah lihat dia biasa saja !!" protes raja merasa tak iklas putrinya kini tengah menyukai pria lain selain dirinya
__ADS_1
" Ayah...Jendral Saga begitu hebat bertempur, bayangkan ia hanya membawa 100 prajurit melawan ribuan pasukan ayah, dan dengan mudah ia bisa mengalahkan Jendral kerajaan kita....ahhh dia begitu kuat, tampan dan keren ayah, baru kali Sophia bertemu pria yang selevel dengan kakak !!" ucapnya begitu bahagia
" Jadi maksudmu ??"
" Ya ayah... Sophia ingin menikah dengan jendral Saga, Sophia mencintainya !!" ucapnya sambil menunduk malu
" Tapi dia dari pihak musuh sayang !!"
" Ayah...kakak juga menikahi putri dari pihak musuh kita dan sekarang malah memperlebar wilayah kerajaan kita, jadi tak ada salahnya kita melebarkan sayap ke kerajaan Mongun, pernikahan kami akan membuat dua kerajaan besar ini berhenti berseteru ayah !!" ucap Sophia
" Kita lihat saja putriku, ayo kita temani Jendralmu makan dulu... ayah harus menelitinya selagi makan nanti, ayah tak mau salah memilih menantu " ucap raja sambil tersenyum
Saga dan rombongan pun di jamu makan oleh raja Sobaria. Sepanjang makan raja Sobaria berbincang dengan Saga....dan benar Saga memiliki kepribadian yang sangat bagus dan juga kewibawaan yang begitu tinggi, lantas saja putri nya bisa jatuh cinta pada pria ini.
Begitu pun Sophia sepanjang waktu matanya hanya memandangi Saga saja, membuat Roxana sangat illfill.
Sedangkan Saga malah tak menyadari jika dirinya di perhatikan oleh raja ..Sophia bahkan juga sang permaisuri, karena dadanya terasa begitu sesak saking merindunya ia dengan Amara
Setelah acara makan selesai Saga segera meninggalkan kerajaan Sobaria, ia harus kembali ke perbatasan terlebih dahulu dan menyelesaikan segala kekacauan akibat pertempuran baru ia bisa pulang.
" Jendral....apakah jendral tak merasa aneh, semua mata memandangi anda sepanjang kita makan tadi ??" tanya Roxana curiga
" Aku tak mau ambil pusing Roxana... yang penting misiku berhasil dan aku bisa segera pulang. Nanti sesampainya di perbatasan.. kau kawal Erden pulang lebih dulu ke ibukota, aku dan Aflan akan menyelesaikan semua permasalahan di perbatasan termasuk penataan ulang wilayah dan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat perang !!" titah Saga membuat Roxana sedih, ingin sekali ia protes... ia ingin menemani Jendral Saga saja namun ia tak berani membantah, ia sudah kapok membuat Jendralnya itu marah.
Setelah beristirahat selama satu hari di camp perbatasan, Roxana pun mengawal Erden kembali ke ibukota. Sedang kan sesuai rencana Saga dan Aflan menyelesaikan permasalah di perbatasan yang kacau balau akibat perang.
Saga begitu bersemangat untuk pulang.....setiap harinya semakin tak sabar ingin menemui Amara
" Amara tunggu aku... aku segera pulang !!" ucapnya sambil memandangi matahari yang sedang terbenam dengan indahnya.
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya