Deep Heart

Deep Heart
230. Pelaku


__ADS_3

Edisi double up sista....


Kayaknya selama menulis novel yang satu ini baru kali ini onel double up 🤭🤭


Anggaplah ini hadiah atas kesabaran onel yang kemaren- kemaren jarang up. Jangan lupa hari ini time to vote, berikan selalu vote mingguan kalian untuk novel ini ya sista, feed back dari kalian sangat mempengaruhi mood seorang penulis


Love you all


❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥


Amara dan Saga saling pandang tanpa suara mendengar usulan dari Erden, sungguh hal itu adalah sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan akan terjadi. Namun hal itu tak bisa semerta-merta langsung bisa di setujui oleh keduanya walaupun itu bisa membuat mereka kembali ke kampung halaman


" Paman akan pikirkan tawaranmu Erden, sekarang beristirahatlah... kami juga akan kembali ke kamar kami, Isla tolong kau beritahu Erden apa yang tidak boleh di lakukannya pada istrinya yang sedang hamil muda itu " pinta Saga pada Isla


" Yang tidak boleh kulakukan pada Sarah?? apa maksudnya paman ??" tanya Erden....Saga keluar kamar hanya terkekeh tanpa ada niatan untuk menjawab


" paman !!"


" Begini Raja Erden ..."


" Panggil aku Erden saja bi... tidak usah terlalu formal, lagi pula ini bukan di istana " pinta Erden


" Baiklah.. begini, saat istrimu masih hamil muda begini kondisi kandungannya masih begitu lemah. Jadi bibi sarankan kau batasi kegiatan malam kalian...mengerti maksud bibi kan ??"


" Jadi aku tidak boleh...melakukannya ?? sampai kapan ?? sampai Sarah melahirkan ?? lama sekali bi ... itu namanya penyiksaan " protes Erden membuat Isla tertawa geli


" Bukan selama itu juga ha ha ha, kalian lelaki semua sama saja... boleh saja melakukannya tapi jangan setiap hari... ya sekali seminggu lah sampai usia kandungan istrimu nanti 4 bulan ya... jadi kau harus bisa mengontrol hasratmu " lanjut Isla , tiba-tiba saja kepala Saga nongol di depan pintu


" Jika kau tak bila menahannya... sebaiknya kau kembali saja tidur di rumah tamu seperti kemaren kan beres ha ha ha " gelak Saga membuat wajah Erden mendung seketika


" Tidak... aku tidak mau tidur lagi di rumah tamu, aku ingin tidur bersama pujaan hatiku... baiklah bi aku akan berusaha menjaga hasratku" sahut Erden kemudian


" Bagus... kau juga Sarah, larang suamimu jika ingin terlalu sering ya , jaga kandunganmu dulu " pesan Isla juga


" Baik bi..." sahut Sarah


" Baiklah bibi keluar dulu, bibi juga mau istrirahat..." pamit Isla

__ADS_1


" ee.... bibi aku ada pertanyaan " sambung Erden membuat langkah kaki Isla terhenti


" Ya Erden katakan !!apakah sangat penting, wajahmu sangat serius begitu "


" emmmm begini bi... apakah semua pria juga mendapat larangan seperti aku ini, saat istrinya hamil ?? apakah paman juga ??" tanya Erden dengan wajah yang begitu memelas


" What.... bha ha ha hi hi hi, ya ampun tuanku raja Erden ha ha ha " Isla ngakak so hard tak bisa lagi mengontrol bibirnya mendengar pertanyaan Erden tersebut


" Kakak.... ih malu-maluin deh, kirain mau nanya apa ??" omel Sarah


" Kan wajar kalau aku bertanya, hanya bertanya saja " kekeh Erden


" Bibi jawablah... jangan tertawa saja 🤬" pinta Erden


" Aduh perutku sampai sakit ini, sebentar aduh ...." Isla mengambil nafas sejenak sedangkan Erden tak beranjak dari tempatnya terus menunggu dengan harapan bisa mendapat celah dari jawaban Isla


" Jawabannya adalah iya ... sebaiknya semua pria melakukan itu jika ingin bayi kalian lahir selamat karena ini baru bayi pertama kalian... beberapa orang sih tidak mengindahkan hal ini namun jika memang kandungannya kuat tak masalah, takutnya... kandungan istrimu termasuk yang lemah nanti istrimu bisa keguguran jika kalian terlalu sering melakukannya saat usia kandungan masih muda begini... paham ??" jawab Isla menohok Erden yang kini hanya bisa mengaruk kepalanya


" Huffff nasip-nasip, padahal baru saja bisa bersama lagi malah tak bisa lembut 😥😥" ucap Erden sambil memandangi istrinya yang tersenyum geli


💕💕💕💕


Malam harinya.....


" Kakak... sini !!" panggil Sarah melihat Erden hanya duduk di depan jendela


" ada apa sayang ?? kau perlu sesuatu??"


" Berebah di sini... aku minta di temani tidur !!" pinta Sarah manja... dengan menghela nafas Erden pun mendatangi istrinya itu lalu berebah di samping Sarah sambil membuka lengannya agar Sarah bisa berebah di lengan kekarnya


Sarah mencoel wajah Erden yang sedang memejamkan matanya


" Kakak... kok matanya di tutup begitu ?? " protesnya


" jika aku membuka mataku dan melihat body sexymu itu.... aku takut akan menaikimu sayang, sudah biarkan aku menghayal saja !!" sahut Erden tetap menolak membuka matanya


" kakakkkkkk.....!!" panggil Sarah lagi namun Erden tetap tak mau membuka kedua matanya, Sarah segera bangun dan menaiki Erden

__ADS_1


" Buka matanya !!" titahnya manja


" Turunlah Sarah....!!" pinta Erden yang sudah panas dingin karena Sarah bergerak di atasnya seperti itu


" tidak... biar saja kakak keberatan, buka dulu matanya !!!!" pinta Sarah lagi lalu menempelkan dadanya di atas dada Erden karena tangannya memaksa Erden untuk membuka mata... Erden semakin cekot-cekot jadinya


Akhirnya Erdenpun membuka kedua matanya, ia melihat wajah cantik istrinya dan langsung turun melihat si kembar yang mengintip di depannya o...m....g.....🤤


" Sayangku... apa kau ingin ??" tanya Erden dengan keringat mulai bersusun di keningnya... hawa tubuhnya mulai memanas kini


Sarah mengangguk sambil tersenyum sensual


" Tapi kata bibi...."


" Berlahan saja kak....Sarah kepengen... yah !!" pinta Sarah sambil terus bergerak di atas Erden membuat Erden serasa meledak kini


" Oh Sarah... kau sungguh menyiksaku !!" cicit Erden , tangannya sudah tak bisa di rem lagi kini... tangan kekar itu mengelus punggung Sarah turun ke pinggang dan meremas pinggul Sarah dengan begitu gemas, Sarah segera melepaskan gaun tidurnya membuat mata Erden terbelalak melihat keindahan di depannya , apalagi jika bukan karena lingerie hitam yang di pakai Sarah yang begitu menggoda hasratnya


Tanpa suara tangan Erden menarik leher Sarah, ia mencium istrinya itu dengan penuh perasaan... apalagi Sarah juga membalasnya tak kalah hebat, dalam sekejap posisi berubah ... walau tubuhnya masih ada balutan luka bekas pertempuran tadi pagi namun Erden sungguh tak merasakan sakit atas luka-lukanya itu, ia hanya merasa ingin meledak saja


puas mencumbu Sarah, Erden pun memasuki istrinya itu dengan berlahan... namun hanya awalnya, selanjutnya hanya bunyi ******* dan erangan keduanya yang menghiasi malam sampai pagi menjelang keduanya tak bergerak dari ranjang mereka padahal adik Sarah sudah bolak balik mengetuk kamar untuk mengajak sarapan bersama.


" Ayah..... kakak tidak menjawab sama sekali, aku sudah 3 kali mengetuk kamar kakak !!" lapor anak Saga... Saga, Amara, Isla dan Aflan saling pandang dan tertawa bersamaan sambil menggelengkan kepala mereka


" sebaiknya jika lukanya sudah sembuh, Erden secepatnya mengantar suratnya ke Sobaria... jika tidak dia akan berkebun terus ha ha ha " usul Aflan


" ya kau benar Aflan, benar -benar Erden... padahal sudah di beritahu agar berhati-hati" jawab Saga


" Isss kau juga hanya bisa menasihati suamiku, sedangkan kau sendiri... bagaimana ??" potong Amara sambil merengut karena Saga juga mana bisa menahan hasratnya walau ia tengah hamil muda untung saja kandungannya kuat


" Itu karena kau jika hamil malah semakin sexy sayangku... salahmu sendiri ha ha ha " jawab Saga


" cih kau dengar itu Isla... menasihati menantunya padahal dia sendiri pelakunya " lanjut Amara membuat mereka kembali tertawa terbahak-bahak


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2