
Tok tok tok
" Permisi ....bibi membawakan sarapan !!" terdengar bunyi ketukan di pintu kamar pengantin, Juan yang terbiasa waspada langsung terbangun... ia bergerak mencari jubah mandinya hendak membukakan pintu
" Kemana ??" cicit Milea manja tak mau melepaskan pelukannya
" Aku membukakan bibi pintu sebentar saja , kembalilah tidur !!" jawab Juan
" Jangan lama-lama!!" pesan Milea membuat Juan tersenyum, senang rasanya ada yang bermanja lagi padanya setelah sekian bulan sendirian. Juan membukakan pintu lalu bergerak membuka tirai jendela agar sinar matahari masuk menerangi kamar, setelah meletakkan semua makanan di meja para pekerja langsung keluar tanpa boleh melihat ke arah ranjang atau melihat ke arah Juan... bibi sudah mewanti-wanti berulang kali di dapur, mereka harus menjaga pandangan dari tuan muda mereka
Mata tuanya saja yang boleh melihat seisi kamar, nampak nona Milea masih terbaring lemah di atas ranjang yang acak kadul, pakaian mereka kemarin bertaburan di mana-mana membuat bibi tersenyum bahagia
" Untuk makan siang nanti tak usah di antar ke kamar bibi, kami akan makan di ruang makan saja !!" ucap Juan mengagetkan bibi
" Tidak tuan muda... pesan dari nyonya dan tuan bahwa kalian tidak boleh keluar kamar selama 3 hari " sahut bibi
" Apa... 3 hari ? mengapa bi ?"
" Nyonya besar dan tuan besar ingin kalian bisa segera memberi cucu... makanya puas-puas lah kalian berbulan madu ya, baiklah bibi permisi....selamat menikmati sarapan nya tuan muda, jika ada yang masih kalian inginkan beritahu saja pengawal di depan " ucap bibi lalu bibi pun bergegas keluar dari kamar
" Bagaimana bi... kau melihat keadaan kamar pengantin ?? apa mereka melakukannya ??" tanya ibu Milea kepo
" Ya nyonya... entah berapa kali, nona Milea saja masih tak bergerak di atas ranjang sepertinya lelah sekali, dan nyonya tau pakaian mereka berhamburan di mana-mana, satu lagi yang penting..." papar bibi
" Apa bi.. cepat katakan !!" tanya nyonya penasaran
" Tuan muda terlihat bugar sekali, seolah tak ada capenya.....sungguh menantu nyonya sangat perkasa " lanjut bibi membuat ibu Milea sangat senang
" Aw aw senangnya hatiku bi, berarti tak lama lagi aku akan punya cucu ha ha ha " celoteh nya begitu senang... bibi dan sang nyonya tertawa bahagia bersama
Sementara itu di kamar....
Hati Juan langsung terasa berdetak kencang mendengar harapan mertuanya yang segera menginginkan kehadiran seorang cucu. Juan masih merasa takut melihat kehamilan dan kelahiran akibat dari meninggalnya istrinya setelah melahirkan berserta bayinya juga... sungguh itu adalah hari paling menyedihkan dalam hidupnya.
Juan duduk sambil memandangi wajah cantik Milea, bidadari yang di turunkan untuk dirinya itu...
" Aku tak mau kehilangan lagi Milea... aku sungguh tak tak mau " ucap Juan dalam hati lalu memeluk Milea dari belakang dengan erat, Milea tersenyum merasakan pelukan hangat dari suaminya itu
" Kau sudah kembali sayang ??" tanyanya tanpa membuka mata
" hemm... ayo kita mandi , aku sudah lapar !!" ajak Juan
__ADS_1
" Aku masih lemas Juan, kita makan saja dulu ya...mandinya nanti saja !!" tolak Milea
" Tidak Milea... kau harus mandi dulu baru boleh makan, ayo aku akan memandikanmu !!" ucap Juan lalu mengangkat tubuh polos Milea ke kamar mandi, kedua tangan Milea bergelayut manja di leher Juan... ia bahagiaaaaa sekali , sangat bahagia pagi ini
Keduanya masuk ke bak air panas yang sudah tersedia, dengan telaten Juan memandikan Milea... ia memandangi setiap titik di tubuh istrinya itu.... sungguh sangat mulus dari atas sampe bawah, tak ada sedikitpun bekas luka ataupun goresan, yang ada hanya bekas bibirnya semalam di sebagian besar dada Mileaπ, sungguh Milea di besarkan dengan sangat baik oleh orang tuanya... tak seperti tubuhnya yang penuh bekas luka di sana-sini
" Mengapa kau memperhatikan seluruh tubuhku Juan ??" tanya Milea merasa sedikit malu
" Tubuhmu sangat bersih dan mulus tak seperti tubuhku " sahut Juan merasa malu... namun Milea malah menyentuh bekas luka di punggung dan dada Juan berulang kali
" Apa kau tau Juan... apa yang membuatku jatuh cinta padamu ??" tanya Milea sambil tersenyum
" Tidak... sungguh aku bingung apa yang bisa membuatmu jatuh cinta pada ku ??" sahut Juan jujur
" karena saat pertama aku melihat dan menyentuh tubuhmu... bekas luka-luka ini yang membuatmu terlihat begitu perkasa di mataku, kau terlihat begitu sexy sebagai seorang pria dengan semua bekas luka ini..." ucap Milea , berlahan ia menciumi bekas luka itu dengan bibirnya membuat dada Juan berdetak begitu hebatnya
" Ow Milea....mengapa berani sekali kau mengodaku !!" cicit Juan saat merasakan bagaimana tornadonya langsung siaga, Milea tersenyum melihatnya memang itu tujuannya... karena ia ingin lagi
" Masuki aku sayang !!" pinta Milea dengan suara sensual nya sambil memasang posisi, siapa yang bisa menolak ini ???gemericik air terdengar membasahi lantai karena pergerakan keduanya di dalam bak mandi yang begitu intens
Acara permandian akhirnya selesai setelah sesi bercocok tanam selesai, Juan kembali mengangkat tubuh Milea yang bergetar karena lemas , lapar bercampur kedinginan karena kelamaan di dalam bak mandi
Juan langsung membawa Milea ke meja makan dan mendudukkannya di kursi
" Kan mintanya sekali saja mengapa kau malah minta tambah π€ kan jadinya kelamaan " omel Milea membuat Juan tambah terkekeh, siapa yang tak minta tambah melihat tubuh seseksi Milea
" Sudah minum dulu teh gingseng ini agar pulih tenagamu , aku akan menyuapi mu makan sebagai permintaan maafku " rayu Juan ,keduanya lalu makan dengan lahap... Juan bahkan sampai tambah 2 kali
Selesai makan keduany berjalan santai di taman khusus kamar Milea sambil menikmati matahari yang keluar malu-malu
" Ada apa Juan, mengapa kau seperti ada pikiran ??" tanya Milea melihat Juan termenung sedari tadi
" Milea... apakah kau ingin segera hamil ??" tanya Juan ragu
" Tentu sayang... kau tau aku adalah anak tunggal, kedua orang tuaku tak muda lagi....seringkali mereka berkata bahwa mereka berharap aku kelak punya banyak anak agar rumah menjadi ramai di masa tua mereka , memangnya kenapa ??" jawaban itu membuat Juan menarik nafas panjang
" Bagaimana jika kita menunda momongan dulu " pinta Juan
" menunda momongan? mengapa ... apakah kau tak mau punya anak dariku Juan? " tanya Milea bingung
Juan menarik nafas panjang, ia mengajak Milea duduk di bangku taman
__ADS_1
" Kemarilah... ada yang ingin ku ceritakan!!" ucapnya ... Milea menunggu dengan perasaan gundah
" Sebenarnya dua tahun lalu aku sudah menikah ...."
" Apa...?? kau sudah menikah , jadi itu sebabnya kau tak mau punya anak denganku hik hik kau jahat Juan ππ" potong Milea yang langsung saja menangis ... dadanya terasa begitu sesak mendengar jika Juan sudah menikah 2 tahun yang lalu , kedua tangan mungilnya memukuli dada Juan sambil menangis tak henti
" Milea dengarkan aku dulu, aku belum selesai bicara !!" ucap Juan sambil menahan kedua tangan Milea
" apa lagi yang ingin kau katakan... kau jahat Juan, apa kau tak tau betapa aku sangat jatuh cinta padamu hik hik hik " potong Milea lagi
" Please Milea... biarkan aku menyelesaikan ceritaku tadi... ya tolong dengarkan dulu !!" pinta Juan berulang kali, akhirnya Milea mau juga tenang
" aku menikah 2 tahun lalu dan itupun dipilihkan oleh raja Erden, istriku kemudian hamil ...."
" Hik hik Hua Hua Hua ...." mulai terdengar lagi tangisan Milea... jempol Juan menghapus air mata itu dengan lembut
" Jangan menangis Milea....saat itu kami sedang berperang, namun karena sudah saat Inya istriku melahirkan ... raja Erden memerintahkan aku agar pulang . Aku pun pulang ke desa istriku dan begitu sampai di sana yang kutemui adalah tubuh istriku yang sudah terbujur kaku beserta putra ku yang baru di lahirkan... keduanya meninggal tak lama berselang karena saat itu di desa istriku sedang terjangkit wabah penyakit " jelas Juan dengan mata berkaca-kaca
" a... apa ??" cicit Milea
" Apa kau tau... betapa sedih hatiku kehilangan anak dan istriku saat itu, aku bahkan nyaris hendak bunuh diri saja karena keduanya pergi meninggalkan aku karena aku sangat mendambakan memiliki keluarga sendiri. Untung raja Erden datang di saat yang tepat... ia membawaku kembali dan rekan-rekan ku terus menghiburku sampai akhirnya aku mulai bisa move on " lanjut Juan ... Milea sungguh tak bisa berkata lagi... ia hanya bisa ternganga mendengar kisah itu, namun hanya sebentar... Milea langsung memeluk Juan dengan erat
" maafkan aku Juan... maaf, aku sungguh tidak tau jika masa lalumu begitu sedih " ucapnya
" Itulah sebabnya aku tak ingin kau hamil atau melahirkan dulu... aku belum siap Milea, aku takut jika nanti hal serupa menimpamu. Aku sungguh menyukaimu... sangat menyukai mu, aku tak sanggup kehilanganmu Milea " ucap Juan sambil membalas pelukan Milea
Milea tersenyum di pelukan Juan, jadi Juan bukan tak mau punya anak dengannya namun ia seperti nya masih lah trauma dengan masa lalunya.
" Juan... jangan takut akan kehamilan dan kelahiranku kelak, aku berjanji jika aku hamil maka aku akan menjaga kesehatanku dan anak kita dengan sangat berhati-hati. Apa kau tidak bahagia jika nanti kau bisa mengendong dan memeluk anak dari hasil cinta kita ??" tanya Milea
" Tapi Milea.. aku takut !!"
" Jangan takut Juan... ada ibu dan ayahku yang akan merawatku dan bayi kita dengan sangat hati, percayakan padaku... kini kau tak sendirian, kau sudah punya aku... punya ayah dan ibu dan tak lama lagi kita akan punya anak-anak yang lucu-lucu, bukankah akan sangat membahagiakan ??" ucap Milea sungguh membuat hati Juan sangat lah plong saat ini
" Terimakasih Milea, aku sangat beruntung bertemu denganmu di dunia ini... jika nanti aku mati dan hidup kembali aku tetap ingin bertemu dan bersamamu di kehidupan manapun ... I love you Milea " ucap Juan dengan kesungguhan
" I love you more Juan....bagaimana jika kita membuat baby lagi ??" ajak Milea sambil tersenyum sensual....sungguh senyum yang tak akan bisa di tolak oleh Juan
" siapa takut !!"
Ini bonus satu eps buat yang masih ingin membaca kisah Juan dan Milea ya....
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu memberi like komen dan vote untuk kisah iniππ