
“Di dalam sudah berapa lama?”
“Sudah lama juga saya juga tidak tau, saya taunya diperintah menghancurkan orang ini, tapi saya kasihan dengan orang ini, dia kan orang benar, masak saya hancurkan.”
“Lalu kenapa sampean tak keluar saja dari tubuh orang ini?”
“Ya karena saya tak berdaya pada orang yang mengirim saya, saya kalah.”
“Kalau saya perintah keluar kamu mau?”
“Mau, tapi saya ndak bisa keluar, tolong saya dikeluarkan gus.”
“Ya saya keluarkan, kamu tempatnya di bagian mana?”
“Saya di punggung bagian bawah.” jawabnya, sambil menunjukkan tempat keberadannya.
Lalu ku arahkan tenaga ke tempat itu, lumayan susah mengeluarkannya, walau akhirnya keluar juga, setidaknya membuatku keringetan juga.
Selanjutnya jin yang lain pun memunculkan diri, ada berupa anjing atau ular, tapi aku sudah tak
tertarik mengorek keterangan dari mereka, yang membuatku heran adalah kenapa jin walau tak ku apa-apakan mereka lantas tak berdaya jika di rumah?
Sebab jika mengeluarkan jin di luar rumahku, ada sedikit melakukan perlawanan, walau akhirnya juga tak berdaya, yang jelas mereka tak berani memandang wajahku, dan merasa silau, tapi yang membuatku heran adalah kenapa jika dalam rumahku jin itu merasa kesakitan malah ada yang merasa dirantai ketika berhadapan denganku walau aku sendiri tak mengapa-apakannya, setelah sekian waktu ku pelajari, aku mengambil kesimpulan ini mungkin karena pagaran rumah yang ku tanam, sehingga membuat mereka tak berdaya.
Memang sering kali pengalaman itu terjadi tanpa kita merencanakannya sekalipun, setidaknya kemudian itu menjadi tambah keyakinan pada Allah karena mengalami pengalaman yang dijalani, dan banyak sekali pengalaman dari pengalaman itu didapat dari hal yang tak disangka-sangka sama sekali.
Dan sebenarnya aku sendiri juga tak tau ketika pengalaman itu terjadi dan ku alami, bagaimana kok bisa begitu, jadi bukan aku tau, tapi pengalaman itu terjadi begitu saja, kemudian ku ambil sebagai pelajaran. Misal pengalaman yang terjadi ketika orang yang chating denganku kemudian banyak yang muntah, ketika di tubuh orang itu ada jinnya.
Awalnya setengah taun yang silam, ada teman facebook yang ingin muntah ketika sedang chat ngobrol di facebook, aku heran, apa wajahku menjijikkan? atau ada hal lain, sampai orang itu bener-bener muntah, aku makin heran, bagaimana bisa begitu, karena tidak hanya satu, dua orang saja, kenapa yang interaktif denganku kok ingin muntah? Kenapa? Apa ada yang salah?Aku coba menyelidiki dengan bertanya pada yang mengajakku ngobrol itu.
“Iya ini kyai… saya muntah sampai banyak..”
“Apa kamu jijik melihatku?” tanyaku heran.
__ADS_1
“Ya ndak lah kyai, masak saya jijik, ya gak berani Kyai.”
“La kok muntah?"
“Gak tau ini kenapa, kenapa tiap chating sama
kyai saya muntah-muntah..”
“Apa chat sama orang lain gak muntah?”
“Tak pernah kyai, hanya chat sama kyai saja
saya muntah.”
“Kok aneh ya?” aku terheran heran, ya memang juga saya tak tau sama sekali kenapa kok bisa
seperti itu.
“Kepalaku pening, dada sakit, juga perut sakit
sekali.” jawab teman chatku itu.
“Aneh..” tulisku terheran-heran.
“Hm.. dulu pernah mengamalkan apa?” tanyaku menyelidik.
“Saya sendiri pengamal thoreqoh kyai, dari jalur Sur******.”
“Kalau jalurnya sama denganku ya gak akan lah muntah-muntah gitu, kalau pengamal thoreqoh masak ada jinnya?”
“Ya gak tau juga kyai, tapi di samping saya mengamalkan thoreqoh, saya juga banyak mengamalkan ilmu hikmah.”
“Wah kalau itu bisa jadi, mungkin di tubuhmu ada jinnya, setelah muntah bagaimana rasanya?”
__ADS_1
“Ya badan enteng kyai, sampai rasanya lega, tapi tubuh pada pegel semua.”
Maka ku ambil kesimpulan kalau orang yang di dalam tubuhnya ada jinnya jika chat denganku, dia akan muntah, karena berkali-kali terjadi, dan kejadian itu kemudian ku tes dan ku buat mengobati orang yang dalam tubuhnya ada jinnya, dan berulang-ulang ku pakai mengeluarkan jin dari tubuh orang lewat jarak jauh dengan lewat chating, dan ini sama sekali tak ku pelajari, Allah saja yang memberi anugerah dan secara jujur aku sendiri tak tau kenapa kok terjadi seperti itu, jadi itu hanya pengalaman saja, bukan mistik atau ada unsur magis, gaib, terus terang aku sendiri tak mempelajari ilmu jin atau ilmu soal cara mengeluarkan jin, apalagi ilmu perdukunan, bahkan yang terjadi kenapa kok terjadi seperti itu, saya sendiri tak tau.
Dan pengalaman itu berlanjut, ingat saya sendiri mengalami pengalaman ini sama sekali bukan tak ku rencanakan, dan saya sama sekali tak punya kelebihan apa-apa, tak ada yang bisa dibuat kebanggaan, dan pengalaman ini ku tulis juga bukan untuk menunjukkan kelebihan diri, yang kenyataannya sama sekali saya tak tau kok bisa terjadi seperti itu, jadi jika ada yang menganggap salah, ya silahkan, namanya juga pengalaman, bukan pegangan hidup, siapa saja boleh menulis pengalaman hidupnya, tak ada yang melarang, lebih baik menjelek-jelekkan diri sendiri daripada menjelek-jelekkan tetangga
atau orang lain.
Mungkin banyak teman facebook yang berteman denganku sudah banyak yang tau soal ini, yaitu kejadian SIAPA SAJA YANG MEMANDANG FOTO PROFIL FACEBOOKKU JIKA DI DALAM TUBUHNYA ADA JINNYA MAKA ORANG ITU AKAN MUNTAH KARENA JIN DALAM TUBUHNYA KEPANASAN DAN INGIN KELUAR.
Aneh? ya saya sendiri merasa aneh, apalagi orang lain, mungkin orang berprasangka kalau itu karena aku punya kelebihan, kelebihan apa? la aku sendiri gak tau kenapa kok terjadi seperti itu. Awal kejadian ada beberapa pesan masuk ke inbox ku, yang isinya, banyak laporan, banyak orang yang muntah-muntah karena memandang foto profil facebookku.
Terus terang aku sendiri heran, masak bisa begitu? aku sendiri yang punya foto gak tau kenapa bisa begitu, tapi makin hari makin banyak laporan yang masuk, bukan hanya laporan di facebook, tapi juga laporan dari tetanggaku yang menjadi muridku, padahal selama ini sudah 1 tahun tetanggaku itu juga tak merasakan apa-apa selama itu menjadi
muridku, ya anteng anteng saja, ee kok belakangan melihat foto profilku kok jadi pening kepalanya dan mau muntah. Heran juga aku dibuatnya.
Skip...
Setelah dzikir harian berjamaah, mbak Sun dan suaminya yang memang biasa mengikuti zikir harian, menghadap padaku, mas Slamet yang duduk di sampingku menjelaskan.
“Iya tadi ku suruh melihat foto mas, kok istriku ini jadi muntah-muntah dan kepala pening sekali.” jelas mas Slamet.
“Iya mas, saya sekarang kok jadi benci kalau melihat mas, ya salah mas apa kok saya jadi
benci?” tambah mbak Sun.
“Hm, aneh juga, coba ambilkan air zikir yang kemaren.” kataku menyuruh mas Slamet Kliwon.
Air kemudian ku tiup, dan ku suruh minum mbak Sun, lalu ku suruh melihat dan memegang foto profilku, yang ada di tablet. Selang sepuluh menit kemudian, mbak Sun tiba-tiba menangis, menangis sekerasnya seperti anak kecil, aneh juga, aku sendiri heran, bukan aku tau apa masalahnya, masalahnya aku sendiri tak tau kenapa kok jadi menangis.
“Ampun pak, ampuni aku,ampuni aku pak..” begitu kata-kata yang diucapkan berulang-ulang. Aku sendiri masih tak ngerti apa sebab dan minta ampun dari apa? Sampai akhirnya dia ingin muntah, lalu muntah-muntah di depan rumahku, dipegangi suaminya, sampai akhirnya jatuh pingsan. Bingung juga menghadapi hal....
Bersambung....
__ADS_1