Diantara Beribu Perjalananan

Diantara Beribu Perjalananan
Serangan serentak


__ADS_3

“Silahkan jika kyai ingin memerintahkanku, silahkan memanggilku.”


“Ya nanti.”


“Baik kyai saya mohon diri.”


Raja segala jin pun segera berlalu. Mimpi kok ya aneh-aneh, panjang amat kalau diceritakan.

__ADS_1


______________________________


Mengislamkan bangsa jin, seperti sudah keseharian yang tak aneh, tapi kejadian- kejadian yang ku alami sendiri kadang juga membuatku menjadi takut terjerumus ke lembah kesesatan, yang nyata saja sering menipu, dan banyak tipuan di dalamnya, apalagi yang gaib, ketakutan yang ku alami sangat mendasar bagiku, yang memang terus terang tak pernah mengalami kegaiban yang di luar nalar dan logika warasku, ya… ya memang aku sadar sesadar sadarnya, aku ini sama sekali tak memiliki kelebihan apa-apa, tak ada kelebihan kesaktian sebagaimana orang-orang yang mengamalkan ilmu hikmah, jadi ketakutanku pada ketipu apa yang ada di dunia gaib, makin membuatku membutuhkan suatu jawaban setidaknya yang bisa membuatku sedikit tak khawatir lagi.


Dan aku memutuskan untuk menghadap guruku, kyai Guruku, bagiku beliaulah yang bisa dimintai solusi, maka ku ajak muridku satu rombongan mobil untuk menghadap guruku, agar permasalahan makin bisa diuraikan dengan jelas dimana pokok permasalahannya. Sebenarnya awalnya adalah, kejadian begitu banyaknya serangan santet dari segala penjuru, yang ditujukan padaku juga keluargaku, walau aku sendiri sebenarnya telah membaca kejadian yang terjadi, santet juga tak akan berlaku, dan mempan, kalau Allah sendiri tak mengijinkan terjadi, maka kemudian aku memberikan do’a rofitoh kepada muridku, ada beberapa tujuan yang terlintas di hatiku, mengapa memberikan doa rofitoh itu, awalnya karena tau pasti bahwa serangan dari dukun santet segala penjuru itu tak lain adalah maksud Allah untuk menaikkan derajad dan maqomku, rasanya tak afdhol kalau aku meningkat derajad sendiri, tanpa nantinya para muridku ikut naik derajad dan maqomnya, maka solusinya agar ikut terangkat derajadnya adalah dengan memberikan doa rofitoh, yang mana dengan doa itu para muridku akan merasakan akan apa yang ku rasakan, dengan sendirinya, juga akan menaikkan level para muridku, mengikuti levelku, sehingga jika aku nantinya ku ajak membahas masalah rumit, mereka akan tau dan mudah mencerna penjelasan yang ku berikan.


Dan dengan cara extrim pengajaran ini, juga ada efek buruk dan baiknya, namanya juga gaib, pasti banyak tipuan di dalamnya, di antara malaikat yang datang, pasti juga banyak jin yang mengambil kesempatan. Di sini juga berguna aku menggeluti dunia jin, dan berbagai persifatan mereka, dan berbagai kebiasaan yang mereka lakukan, aku sudah mengira kalau akan banyak jin yang menyusup pada muridku, yang mengaku malaikat, padahal sebenarnya jin, awalnya ku tahan, dengan cara ku perintah- kan jika ada yang datang, salami, tanya siapa, itu hanya trik saja, suruh melihat fotoku, jika jin biasanya akan langsung kabur, jika malaikat akan tak takut padaku, dan menyebutkan siapa aku dengan jelas dan gamblang. Eee setelah berlalu beberapa minggu, ternyata tak efektif, sebab mereka tetap tak silau melihat wajahku, karena ketika disuruh menatap, dia akan berpaling, dan soal kenal, juga semua jin akan kenal, dan ujung-ujungnya, banyak jin yang tetap bisa merasuk, aku tafakur, bagaimana langkah yang seharusnya ku lakukan, maka aku berinisiatif, udah biarkan saja semua jin masuk, nanti kalau sudah di dalam dimanfaatkan saja untuk membuat lubang di penghubung antara alam gaib dan alam nyata, pikirku kalau mereka masuk, aku juga bisa menariknya dari jauh…. maka muridku pada dirasuki jin semua, karena memang sengaja ku biarkan, agar masuk saja, dan biarkan saja masuk sebanyaknya, secara niat agar mereka bisa membuat tubuh yang dirasuki akan banyak ditemukan lubang.

__ADS_1


Ya memang mungkin metode pelajaran dalam berthoreqoh seperti itu kayaknya memang tak ada di manapun, mungkin hanya aku saja yang mengajarkan, kayak ngawur ya? ya memang kelihatannya ngawur, tapi sebenarnya sudah ku susun secara rapi… anak muridku banyak yang dirasuki jin, di mana-mana dirasuki jin, tapi beda dengan anak sekolah kerasukan lo, walau yang merasuk sebanyak jutaan jin, tapi orang yang dirasuki sama sekali tak akan kenapa- napa, ini menurut prediksiku. Dan ternyata prediksiku agak meleset, walau tak fatal, setidaknya meleset, dan membuatku kebingungan juga ketika itu apa solusi yang harus ku buat selanjutnya, aku sama sekali tak berpikir jauh, walau sudah ku pikirkan jauh sekali kedepan, ternyata tetap saja ada saja yang di luar prediksiku, ya memang tak apa- apa, siapa yang dirasuki jin tak apa-apa, tapi ketika yang merasuk jin yang tingkatannya iblis, aku keteteran juga, untuk mengeluarkan mereka, belum lagi pas mengeluarkan ada saja muridku yang kena hasut, lantas berhianat, dan ilmu yang ku berikan lantas malah dipakai untuk menghianatiku, ini seperti memberi golok pada perampok yang mau merampokku, belum lagi serangan dukun santet, dan para jin dari penjuru bumi, berduyun-duyun


berbondong- bondong terus menyerangku, aku harus jantan, dan sebagai orang yang bertanggung jawab, maka aku menghadapi sendiri ratusan


trilyun jin yang menyerangku, ada yang mengaku dari hutan alas purwo Banyuwangi, atau dari Jember, serombongan raja babi ngepet, dan dukun-dukun santet ada ratusan ribu mengeroyokku dari segala penjuru, semua ku hadapi sendiri, langsung saja ku minta berbarengan menyerangku, aneka jin berbentuk raksasa, dan macan, singa, naga, dan juga serangan para dukun menghujaniku dengan serangan bertubi-tubi, aku duduk terdiam, khusuk dalam kepasrahan pada Allah, ribuan trilyun kekuatan Allah didatangkan melingkupi tubuhku, aku mutlak dalam kepasrahan, mati sekarang dan nanti sama saja, asal mati dalam keislaman, dan keteguhan iman.


Pagi, siang, malam, serangan tak henti, jika serangan datang, aku segera duduk atau berdiri, membuka dada, mau mana saja yang mau ditombak, atau ditusuk dengan berbagai macam senjata, nekad? ya memang aku nekad, dengan keyakinan Allah akan menolongku, semingguan, serangan reda juga, ada yang menyerah dan masuk Islam, ada juga yang kembali.

__ADS_1


__ADS_2