Gadis Untuk Sang Duda

Gadis Untuk Sang Duda
S2. 52


__ADS_3

Enah kini menjadi tertuduh dan harus menghadapinya dengan mengelus dad* sebagai cara melapangkan diri bersama untaian doa di dalam hati.


Tidak menyangka menjadi Baby sitter membawanya berada pada jebakan rencana seseorang. Kini dia di jadikan Kambing hitam atas sesuatu yang tidak pernah di lakukannya. Hanya karena dia Baby sitter Raski, Julaekha dengan leluasa menimpakan kesalahan kepadanya dengan senyum culas dan kelicikan.


Di hadapkan pada kenyataan yang akan menghantarkan pada hukum membuat Gadis itu sangat geram.


Namun apa yang bisa di lakukan untuk membela diri sementara bukti yang dia miliki lenyap bersama Handphone yang raib. Hanya Keynand satu-satunya harapannya kini. Dialah yang bisa membelanya, sebab Keynandlah yang tahu betapa liciknya Julaekha dan dia juga memiliki bukti yang sempat dibagikan oleh Enah. Ah sayangnya Keynand masih tak sadarkan diri, entah kapan dia akan membuka mata? Enah menunggu dengan cemas dan harapan agar Keynand segera sembuh.


"Jadi benar apa yang dituduhkan oleh Julaekha?" tanya Reynand serius. Mata tajam itu menyorot wajah Enah dengan sangat garang seakan siap meremukkannya.


Enah dan Wanita paruh baya yang merupakan ART Keynand kini berada di hadapan Reynand dan Julaekha sebagai pesakitan. Di sekeliling berdiri para Body guard yang dengan setia menunggu perintah.


Sungguh apes hari ini. Tidak menyangka kehadirannya bersama Raski di rumah sakit menyeretnya dalam ruangan modern penuh dengan jebakan teknologi. Julaekha berhasil meyakinkan Reynand bahwa Enahlah yang perlu di curigai. Ternyata cerita karangan itu telah sukses membuat Reynand percaya.


"Kenapa Mas Reynand bertanya dengan kelembutan, seharusnya menyiksanya agar kapok."


Bukan Enah yang menjawab, tapi Julaekha yang mengambil bagian agar Reynand bertindak dengan cepat.


Reynand terdiam sejenak dengan tatapan dingin menembus kalbu.


"Saya tidak perlu pendapatmu," ucap Reynand dingin dengan wajah datarnya.


"Hey, aku patnermu sekarang. Kamu membutuhkan aku untuk mengungkapkan siapa dalang dari percobaan pembunuhan Keynand dan juga patner hatimu lambat laun. Aku yakin kamu bakalan tertarik dengan Wanita cantik ini."


Enah ingin tertawa dengan kepercayaan diri Wanita di hadapannya. Apalagi melihat Reynand yang geram dan mencoba memendung amarahnya.


"Kenapa diam? Apa perlu saya mengambil satu ginjal anggota keluargamu agar kamu sudi berbicara?" Reynand tak mengubris kelakuan Julaekha. Dia lebih memilih menakuti Enah dengan ancaman membuat gadis itu bergidik ngeri. Tidak menyangka Reynand seseram yang terlihat jika marah. Ancaman itu tidak main-main dan benar-benar harus menuruti apa maunya.


Dengan tubuh gemetar Enah mengakui siapa dirinya dan siapa yang membayarnya menjadi mata-mata di keluarga Keynand.


"Tidak menyangka kamu selicik ini. Saya memberikan pekerjaan karena kamu membutuhkan biaya untuk kuliah, ternyata itu tipuan semata. Saya benar-benar kecolongan."


Reynand geram. Kali ini instingnya tidak bekerja dengan baik malah menempatkan bahaya itu di sisi Raski dan Keynand.


"Sekarang Bibik, jelaskan siapa yang menyuruh anda?"

__ADS_1


Kini introgasi itu beralih kepada Wanita paruh baya yang merupakan Asisten Rumah Tangga yang dipekerjakan oleh Julaekha. Dengan kepala menunduk Wanita itu enggan mengaku sebenarnya. Namun mengingat ancaman Reynand membuat nyalinya ciut. Dia tidak bisa mengorbankan keluarganya dengan kesetiaan kepada Bos besar yang membayarnya.


"Pak Rizqy Tuan. Beliau yang meminta saya masuk ke keluarga Keynand sebagai mata-mata," ucap Wanita paruh baya itu dengan terbata-bata.


"Rizqy siapa?" tanya Reynand.


"Lalu Rizqy Anggara. Dia tidak terima Keynand menikahi Julaekha karena itulah meminta saya menjadi asisten rumah tangga di kediaman Pak Keynand agar memberikan informasi yang di butuhkan olehnya begitu juga dengan Qia. Mereka berdua ingin balas dendam dengan menyusun rencana yang matang dan akan dilakukan pada saat yang tepat. Menurut dia sebuah kejutan untuk Keynand."


Wanita paruh baya itu dengan lancar menceritakan apa yang menjadi tugasnya.


braaak


Mendengarkan pengakuan itu, Reynand memukul Meja sebagai cara melampiaskan kemarahannya. Suara itu menggema memekakkan telinga orang-orang di sana. Kaget, itu pasti terjadi, tapi mereka hanya diam sembari menormalkan Jantung yang berdetak sangat cepat.


"Kurang ngajar, berani-beraninya bermain dengan adik saya. Saya tidak menyangka Rizqy ternyata selicik itu. Lihat saja apa yang akan saya lakukan untuk menghancurkan rencana jahat itu. Kamu tidak akan pernah berhasil Rizqy. Tunggu saja kehancuran kamu."


Reynand benar-benar marah, terbukti dari kata-katanya yang penuh ancaman.


Enah dan Wanita paruh baya itu kian gemetaran, tapi tidak dengan Julaekha yang menyunggingkan senyum tipis penuh dengan tipu muslihat.


Titah Reynand dengan cepat dilaksanakan oleh para Body guard yang siap dengan tugasnya. Enah dan Wanita Paruh baya itu di seret menuju kurungan yang telah dipersiapkan oleh Sang Tuan.


"Terbuktikan kalau dua bersaudara itu ternyata licik. Sebenarnya sejak awal Rizqy sengaja meminta Qia agar mendekati Keynand dan membuat Keynand jatuh cinta setelah itu menjerat Keynand dengan segala tipu muslihat, jika Qia berhasil di nikahi oleh Keynand. Aku tahu itu sehingga berusaha menggagalkannya dengan menjebak Keynand agar pernikahan Qia dan Keynand batal. Aku berhasil bukan? Keynand menikahi aku dan dia terhindar dari kejahatan dua bersaudara itu."


Julaekha kembali meyakinkan Reynand dengan ceritanya. Dia dengan tulus menyelamatkan Keynand dari keserakahan dan kejahatan yang direncanakan oleh Rizqy.


"Tujuannya mereka apa?" tanya Reynand serius.


Melihat ketertarikan dan rasa penasaran Reynand membuat Julaekha bersorak dalam hati. Ternyata sangat mudah membuat Reynand mempercayainya setelah ini dia yakin akan berhasil menguasai hati Pria tampan di hadapannya. Julaekha mendekat, tapi tangan itu meminta agar tetap di sana menjaga jarak.


"Saya hanya butuh informasi bukan sebuah kedekatan," ucap Reynand dingin.


Julaekha sangat kesal, tapi rencana tetap berlanjut bukan? Dia memupuk kesabaran untuk meraih apa yang ingin di capainya.


"Siapa yang tidak tertarik dengan harta, keduanya menginginkan itu. Sudah jelas bukan?" jawab Julaekha santai.

__ADS_1


Reynand terkejut, tentu saja. Ada ketidak percayaan di lubuk hatinya bahwa Rizqy tidak mungkin seserakah itu. Meskipun dia hanya sekali bertemu dengan Rizqy dan belum mengenalnya dengan baik, cukup baginya untuk menilai watak mereka yang mana mungkin haus akan kekayaan.


Melihat keraguan di wajah Reynand, Julaekha dengan cepat menyodorkan fakta tentan Rizqy yang mengambil alih perusahaan Wira Aryadi. Dalam fakta itu, Rizqy sengaja membakar gudang perusahaan lalu membuat bukti bahwa Wira Aryadilah yang sengaja membakar Gudang itu untuk mendapatkan asuransi. Tidak perkara Gudang terbakar saja, Rizqy berhasil menarik para pemegang saham agar meninggalkan perusahaan dan dalam sekejab mata perusahaan itu di ambang kehancuran. Situasi tak baik itu di manfaatkan olehnya mengambil alih perusahaan lalu menjebloskan Ayah kandungnya sendiri dengan tuduhan penipuan.


Padahal sejatinya tidak semuanya benar, hanya saja Julaekha lebih banyak menyelibkan cerita bohong dengan bukti-bukti yang dipastikan tidak benar agar Reynand semakin mempercayainya.


Berhasil, Reynand nampak tidak curiga dan terlihat ketegangan di wajah pria tampan itu. Sungguh sangat keruh bersama kepalan tangan yang siap menghantam. Reynand marah, sementara Julaekha bersorak gembira dalam hati karena karangannya sangat sukses di terima oleh Pria yang kini menjadi incarannya.


"Kenapa kamu tidak jujur sedari awal, sehingga kesalah fahaman itu tidak musti terjadi," ucap Reynand dengan nada sedikit lembut.


"Itu karena aku takut dengan Rizqy dan juga mengingat Keynand begitu mencintai Qia membuat aku tidak memiliki keberanian untuk berkata jujur. Aku takut, jika aku jujur tentang rencana jahat Rizqy, keselamatan diri ini yang akan dipertaruhkan. Sekarang aku berani membeberkan semuanya itu karena ada Mas Reynand yang siap melindungiku dari kejahatan Rizqy yang mungkin saja terjadi."


Julaekha bercerita dengan terbata-bata dengan raut takut yang diperlihatkan.


"Kamu tenang saja, sekarang kamu berada dalam perlindungan saya. Saya pastikan Rizqy tidak akan berani mendekati kamu," ucap Reynand dengan mimik serius.


"Baguuus. Reynand sudah terpedaya dengan cerita fiktif ini." Julaekha kembali bersorak dalam hati dengan senyum merekah.


"Lantas apa maksud Rizqy memberikan penawar kepada Keynand?" tanya Reynand. Dia kini percaya sepenuhnya kepada Julaekha sehingga tanpa berpikir lagi untuk mengajak Julaekha memecahkan hal ini yang menurutnya aneh. Rizqy hendak berniat jahat kepada Keynand dan dalam bersamaan dia juga yang berusaha menyelamatkan Keynand. Apa ini tindakan yang ternyata ada maksud terselubung?.


"Mungkin saja ini taktik Rizqy untuk membuat kita percaya sehingga tidak menyadari serangan yang sesungguhnya yang sangat mematikan. Bisa jadi itu bukan penawar tapi obat biasa yang sama-sama memiliki efek mendetok racun, tapi bukan untuk menyembuhkan. Hasiatnya hanya sesaat dan tidak memberikan manfaat apapun dalam kesembuhan Keynand," jawab Julaekha dengan sangat yakin.


"Ya Tuhan, Keynand dalam bahaya mungkin saja penawar itu berefek sangat fatal untuk tubuh Keynand, apalagi tidak melalui uji klinis yang membenarkan bahwa penawar itu aman untuk di gunakan." Julaekha menambahkan dengan wajah sangat tegang dan raut cemas.


Reynand pun tidak kalah cemas dan gelisah. Saat situasi tidak tenang ini, Handphone Reynand berdiring mengalihkan fokus Reynand yang amat sangat serius.


(Pak Reynand, gawat! Pengobatan Pak Keynand gagal. Penawar yang diberikan Isteri dari Rizqy tidak berhasil mendetok racun yang ada pada tubuh Pak Keynand. Pak Keynand kembali kritis)


Bersambung.


Assalamu'alakum.


Apa khabar teman-teman? Maaf saya baru melanjutkan part selanjutnya. Saya ada kesibukan di dunia nyata selain itu Ayah saya kemarin sempat di rawat dirumah sakit dan saya fokus untuk menjaga beliau. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Jadi saya akan usahakan untuk melanjutkan cerita Keynand dan Qia yang tinggal beberapa part lagi.


Terima kasih sudah berkenan menunggu dengan sabar dan menyediakan waktu membaca kisah ini.

__ADS_1


__ADS_2