
Esoknya, Publik dikejutkan dengan tertangkapnya Direktur Hotel Ardiaz bersama seorang Wanita di kediamannya yang berada di Kota Raya dalam kasus kepemilikan Narkotika berjenis ekstasi dan sabu-sabu. Tidak tanggung-tanggung, masing-masing barang haram itu seberat 30 gram. Dan Barang haram itu ditemukan pada sebuah Lemari pakaian yang ada di kamar pribadi Laki-laki tersebut.
Keynand berusaha menjelaskan bahwa barang haram yang ditemukan itu bukanlah miliknya dan dia tidak tahu menahu kenapa barang haram tersebut ada di sana. Dia saja baru menginjakkan kaki di rumahnya pada sore hari setelah menjalani perawatan dan pemulihan di rumah sakit Ardiaz selama seminggu.
Namun keterangannya tidak mampu menghapus bukti-bukti yang di temukan oleh Polisi di kamar Pribadinya. Keynand pada akhirnya memilih diam sembari berzikir untuk menenangkan diri dari amarahnya. Hanya bukti-bukti yang dia butuhkan kini untuk menjadi saksi bahwa dia di fitnah.
Apalagi keterangan dari Julaekha Syarifah yang ikut tertangkap bersamanya sangat memberatkannya. Wanita itu membenarkan barang haram itu milik dari mantan Suaminya itu.
"Saya sudah berusaha menasehatinya agar Mas Keynand tidak lagi menggunakan sabu-sabu dan memintanya meninggalkan bisnis haram itu tapi dia tidak pernah menghiraukannya. Saya malah diancam agar tetap diam dan saya kerap kali di siksa jika diam-diam ingin melaporkannya. Saya tidak tahan, pada akhirnya memilih di ceraikan. Saat ini status saya hanyalah mantan Isterinya dan saya masih tinggal di rumah itu karena menunggu masa iddah berakhir."
Julaekha Syarifah memberikan keterangan dengan berurai air mata. Dia juga yang menghubungi Polisi saat melihat paketan misterius yang tersimpan di Lemari pakaian milik Keynand. Berdasarkan informasi dari Julaekha Syarifah Polisi langsung mendatangi kediaman Keynand di saat Penghuninya ada di Rumah. Dan berdasarkan bukti yang ditemukan, Keynand Putra Ardiaz langsung di tangkap tanpa ada perlawanan darinya. Kini hukuman mati akan menanti jika Keynand terbukti bersalah.
Reaksi Masyarakat tentu saja geram dengan apa yang di lakukan Keynand. Kecaman, supah serapah dan amarah dari Netijen kini mengarah kepada Keynand Putra Ardiaz. Sementara Julaekha Syarifah kebanjiran simpati dari warga sosial media yang tidak tahu apa-apa itu. Dia mendapatkan penghargaan dari Masyarakat karena telah berani mengungkapkan kejahatan Sang Mantan Suami.
Julaekha Syarifah dibebaskan dan hanya menjadi saksi atas kasus mantan Suaminya. Tidak ada bukti keterlibatannya sehingga Wanita tersebut melangkahkan kakinya keluar dari Kantor Polres Kota Raya dengan anggunnya.
"Wanita licik," ucap Reynand geram begitu mendengarkan keterangan dari Wanita itu. Reynand sangat muak melihat senyum berlagak polos yang ditampilkannya di khalayak.
"Ini yang saya takutkan. Begitu Wanita itu tahu Keynand masih hidup, dia langsung melaksanakan rencana B. Wanita licik itu benar-benar ingin membunuh Keynand dengan cara ini setelah gagal membunuhnya dengan racun."
Reynand terlihat frustasi saat ini. Dia bingung harus berbuat apa untuk menolong adik kandungnya yang kedua kalinya berurusan dengan hukum.
Lika yang berada di samping mengelus lengan Suaminya dengan lembut. Dia berusaha menenangkan hati Suaminya yang diliputi amarah. Suasana hati Reynand benar-benar terlihat sangat buruk dengan raut wajah yang membuat siapapun bergidik ngeri.
"Mas tenanglah kita pasti akan bisa membebaskan Abang Keynand. Ingatlah sebaik-sebaiknya tipu daya mereka dan makar buruk yang mereka perbuat, ada Allah yang akan menghancurkan tipu daya tersebut dan setelahnya akan menunjukkan kebenarannya. Ingat beberapa surah Alqur'an telah membahas hal ini, kan? Jadi tidak ada yang perlu kita risaukan. Yang perlu kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa memohon kepada Tuhan agar Tuhan memberikan petunjuk kepada kita."
Lika menyemangati Reynand dengan kalimat-kalimat penyejuk yang berhasil membuat gundah gulana di hati Reynand memudar. Kini harapan yang dia temukan saat mengingat sebuah ayat dalam surat Ali Imran ayat 54.
"Iya, Allah sebaik-sebaik pembalas tipu daya."
"Sekarang Mas hubungi Kak Rizqy, saatnya kita membongkar identitas Wanita licik, rubah dan ular itu. Aku tidak rela menyebut nama Wanita itu dengan nama Julaekha Syarifah yang sejatinya milik Sahabat Kak Rizqy dan mbak Habibah Rosy. Kasian, nama baiknya telah tercoreng dan menjadi hitam." Lika berkata dengan nada geram. Meskipun dia berusaha mengendalikan amarahnya dan berusaha tenang, tapi tetap saja dia emosi jika mengingat betapa jahatnya Wanita itu.
__ADS_1
Setelah dia tenang dan tahu harus melakukan apa, Reynand menghubungi Rizqy yang masih berada di Jakarta untuk menyampaikan khabar buruk yang sedang di hadapi Keynand.
("Astaghfirullah. Saya sudah menduga ini pasti akan terjadi. Hanya saja saya tidak menyangka Keynandlah yang menjadi korbannya. Sebenarnya saya dan Evan diam-diam menyelidiki Wanita itu dan kita menemukan bukti yang sangat mencenangkan. Selain dia menggunakan identitas orang lain, Wanita rubah itu juga di setiap transaksinya menggunakan rekening orang lain. Sekarang amankan rekening milik Keynand dan keluarga kalian. Takutnya Wanita rubah itu menggunakan rekening-rekening itu untuk membuktikan Keynand benar-benar bersalah."
Rizqy menjelaskan apa yang selama ini dicurigainya dan tidak menyangka Keynandlah yang dijadikan korban untuk melindunginya dari jeratan hukum.
("Saya mengerti, saya akan menghubungi Evan untuk menyelidiki kasus ini")
("Iya, Evan sudah mengetahuinya dan saya sudah mengirim sebagian bukti kejahatan Wanita itu kepada Evan. Satu hal yang kalian harus waspadai, Wanita itu bisa saja menghapus bukti-bukti di saat detik-detik terakhir menuju meja hakim. Bisa dengan merampasnya ataupun menyerang dengan virus)"
("Iya Ki saya akan meningkatkan keamanan untuk keluarga sehingga Wanita itu tidak ada celah lagi untuk menyerang.")
("Oh ya Qia baik-baik saja, adikmu sungguh hebat. Dia berhasil mengetahui kalau Martin mengalihkan perhatian kita dan berusaha melumpuhkan orang suruhan Martin. Meskipun bukan Martin, setidaknya kita berhasil memusnahkan barang haram itu dan tidak sampai ke Pemakai. Sedangkan Isterimu, dia meminta untuk pulang. Saya meminta beberapa Bodyguard mengantarkannya dan salah satu Sahabat dari Evan yang bernama Juna.")
("Juna?")
("Jangan cemburu, sepertinya dia tertarik dengan Isterimu. Saya bisa menebak bahwa Juna menyukai Isterimu dari cara dia memandangnya, tidak berkedip.")
("Apaaa? Kenapa kamu membiarkannya ikut mengantarkan Isteriku?")
Huft
Helaan nafas panjang dari Rizqy terdengar di Telinga Reynand. Dia tahu, Rizqy saat ini sedang menahan kerinduannya kepada Sang Isteri dan calon Bayinya.
("Besok pagi saya akan pulang dan lusa baru akan menemuimu untuk membahas langkah selanjutnya bagaimana caranya membebaskan Keynand.")
Salam terucap, Reynand mengakhiri obrolan dengan Rizqy setelah rencana untuk membebaskan Keynand telah tersampaikan. Rizqy satu-satunya perantara yang di tunjuk Tuhan untuk membantu membebaskan Keynand. Rizqy telah berhasil mengumpulkan bukti siapa Wanita licik, rubah dan ular itu. Tiga gelar buruk telah di sematkan oleh Lika. Ia tidak mau menyebut namanya, Reynand pun ikut tidak sudi menyebut Wanita itu dengan namanya.
***
"Key."
__ADS_1
Reynand saat ini mendatangi Keynand yang di tahan pada Polres kota raya. Lelaki itu terlihat tenang, meskipun di dalam hatinya menyimpan kekecewaannya.
"Bang, lagi-lagi gue nyusahin elu," ucap Keynand dengan wajah yang tidak memperlihatkan kesedihan maupun wajah kusutnya. Keynand tidak khawatir dengan hidupnya yang berada pada sasaran peluru para Algojo. Meskipun hukuman mati dipastikan akan dia terima dan di shahihnya dengan ketukan palu, tidak lantas membuat Keynand berputus asa dalam hidupnya. Dia tidak bersalah dan ketuk palu pun akan membebaskannya.
"Jangan khawatir, Rizqy bersedia membantu kita membebaskan elu. Dia memegang bukti siapa Wanita licik, rubah dan ular itu. Jika identitas Wanita itu terungkap maka secara otomatis elu akan bebas. Abang juga akan membuktikan barang haram itu milik Wanita licik itu," ucap Reynand menjelaskan apa yang akan mereka lakukan untuk membebaskan Keynand sekaligus memenjarakan Penjahat yang sebenarnya.
" Kak Rizqy? Bagaimana bisa?" tanya Keynand penasaran.
"Inilah kejutan yang ingin dia berikan untuk elu sebagai cara ia membalaskan sakit hatinya karena telah menyakiti hati Qia," sahut Reynand dengan serius.
"Hah?!? Kak Rizqy pendendam rupanya?"
Keynand tidak percaya Rizqy memperhatikan apa yang pernah dilakukannya kepada Qia dan kini dia membalaskan rasa sakit itu dengan menjodohkan Qia dengan Laki-laki lain. Itulah yang dipikirkan Keynand.
"Iya, dia ingin membuatmu shock dengan memperlihatkan siapa Wanita yang berhasil elu nikahi. Sejujurnya gue ingin menertawakan kebodohan elu seperti halnya Rizqy yang telah lelah menertawakanmu."
Apa yang dikatakan Reynand sejujurnya melukai hati Keynand, namun berusaha di tepisnya. Rasa keheranan itu lebih mendominasi daripada luka yang dirasakan kini. Dia belum memahami apa yang dibicarakan oleh kakaknya dan kenapa dia harus shock jika mengetahui siapa Julaekha Syarifah sebenarnya.
"Kamu penasaran, kan? Tunggu saja nanti ketika sidang kasus elu di gelar."
Reynand menepuk bahu adiknya itu sebagai cara menyemangatinya.
"Satu hal yang harus elu ketahui tentang Wanita itu, dia lebih rendah dari Kupu-kupu malam. Dia membiarkan setiap Laki-laki menjamahnya tanpa dibayar dan tanpa penolakan. Apa elu juga sudah merasakannya Key?"
Pertanyaan itu membuat Keynand tersentak kaget. Raut wajahnya terlihat terluka dan kecewa pada dirinya sendiri. Semula dia bersemangat menjalani takdir buruknya di mulai hari ini hingga di nyatakan bebas karena terbukti tidak bersalah, tapi mendengarkan fakta tentang Sang Mantan Isteri membuatnya lesu dan rasanya dia frustasi dengan kesalahan yang diperbuatnya.
"Apa kamu ingin tahu siapa Wanita itu?"
Anggukan dari Keynand membuat Reynand membisikkan jawaban kepada Keynand.
"Apaaaa? Tidak mungkin? Abang pasti bercanda?"
__ADS_1
Keynand terlihat shock begitu mengetahui siapa Sang mantan Isteri sebenarnya.
Bersambung.