Heartless 2

Heartless 2
Chapter 126


__ADS_3

🍁Jangan pernah menyerah saat kamu mengalami kegagalan karena dari kegagalanlah kita bisa mengetahui dimana letak kesalahan kita dan apa yang harus kita perbaiki sebelum mencobanya lagi🍁


.


.


.


.


Xander mengambil hpnya dan melihat siapa yang menelponnya. Seketika matanya berkilat tajam dengan gigi gemeletuk membaca nama id pemanggil yang tertera disana dengan nama King Sialan.


Ia lalu pergi menuju kamarnya membuat daddynya menatap dia dengan bingung dan menebak siapa kira-kira yang bisa membuat wajah dingin dan datar seorang Xander Leonart Wesly bisa berubah seperti itu.


Aku penasaran siapa orang yang bisa membuat raut wajah putraku berbeda selain wajah datar dan dingin, batin Xavier dengan penasaran.


^^^“Berengsek kamu King sialan” maki Xander saat menjawab telpon dari Mikhail.^^^


“Sekali lagi kamu mengatai aku berengsek maka perusahaanmu itu akan rata dengan tanah bodoh” ucap Mikhail dengan suara dingin dan tegas dari seberang.


^^^“Ckk!! Coba saja dan lihat apa yang aku lakukan dengan perusahaanmu juga” decak Xander dengan emosi.^^^


“Hehehehe! Apa aku boleh mencobanya sekarang?” tanya Mikhail sambil terkekeh.


^^^“KING!” bentak Xander dengan emosi.^^^


“Ada apa kamu menghubungiku kemarin?” tanya Mikhail dengan suara dingin.


^^^“Kemana sialan itu pergi King?” tanya Xander dengan suara tegas.^^^


“I don’t know” (aku tidak tahu)


^^^“Aku tidak bisa dibohongi King. Aku tahu kamu mengetahui dimana dia berada” hardik Xander dengan suara menggelegar.^^^


“Kamu punya begitu banyak anak buah dan pasukan tapi mencari sialan itu saja kamu tidak becus” ejek Mikhail dari seberang.


^^^“Jangan memancing emosiku Mikhail” ancam Xander memperingati.^^^


“Aku tidak perduli. Cari saja sendiri saja karena aku tidak punya waktu mengurus si bodoh seperti kamu” bentak Mikhail dengan suara tinggi.


^^^“MIKHAIL ZENO PARKER!” bentak Xander dengan emosi.^^^


“Jangan menyebut namaku dengan mulut kotormu bajingan!” bentak Mikhail dengan suara tinggi.


^^^“Katakan dimana sialan itu berengsek”^^^


“Ckk!! Di tempat yang kamu tidak akan pernah duga dan curigai” ucap Mikhail dengan suara dingin.


Arrgghhh…………..


“Sialan kamu Mikhail. Kamu memang raja setan berengsek an***g” maki Xander sambil berteriak emosi didalam kamar.


Ia sangat emosi karena lagi-lagi Mikhail mematikan panggilannya sepihak dan hanya memberi klue yang harus ia pecahkan, agar mengetahui dimana lokasi keberadaan Light saat ini.


Tatapan matanya berkilat tajam dengan aura membunuh didalam sana, beruntung kamarnya kedap suara jadi tidak ada yang mendengar apa yang sedang terjadi didalam kamarnya.


1 Jam kemudian


Xander berlalu keluar dari kamarnya dengan tatapan membunuh dan sampai di lantai satu ia segera menyuruh pak Max untuk membersihkan kamarnya.


Xavier yang sempat melihat putranya pergi bergegas pergi ke kamarnya karena merasa ada sesuatu yang terjadi didalam kamar putra sulungnya itu.


“Phew! Kamu belum berubah juga son” ucap Xander sambil memijit keningnya yang berdenyut sakit melihat kamar Xander yang sudah seperti kapal pecah.

__ADS_1


~ Heaven Club ~


Xander tiba di Heaven Club milik daddynya yang sekarang di pegang oleh adiknya Vincent. Sampai disana ia bergegas naik ke lantai 3 ruangan khusus untuk pemilik jika mereka datang k esana.


Tim keamanan yang melihat kedatangannya bergegas memberitahu manajer club akan kedatangannya dan tak lama Sandro datang menghampirinya didalam ruang khusus untuknya.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


“Bos” ucap Sandro dengan sopan.


“Apa kedua adikku sering datang?” tanya Xander dengan suara dingin.


“Hanya sesekali bos. Tuan muda kedua datang 4 bulan yang lalu bersama gengnya sedangkan tuan muda kedua 2 minggu yang lalu bersama tuan muda kedua Kendrick bos” jawab Sandro.


“Awasi adik-adikku saat datang dan jangan biarkan orang tak dikenal mendekati mereka” titah Xander dengan suara tegas.


“Baik bos”


“Apa Victor masih bermain dengan koleksimu?” tanya Xander dengan tatapan tajam.


“Sudah 1 tahun terakhir tidak lagi bos” jawab Sandro mengingat kapan terakhir kali Victor meminta j***ng koleksinya di club Heaven.


“Heemmm”


Xander lalu memberi isyarat kepada Sandro untuk keluar karena ia tidak ingin diganggu saat ini, tak berselang lama David dan Luki datang bersama setelah Christian menghubungi mereka jika saat ini Xander berada di sana.


“Bos” panggil David dengan suara dingin.


“Jangan bilang kalian belum menemukan lokasi sialan itu” tebak Xander dengan mata berkilat tajam.


“Maafkan kami bos” ucap keduanya dengan serentak.


Prang……………..


Harga wiski itu setara dengan 1 jam tangan Rolex yang terbaru, batin Luki yang sempat membaca nama wiski tersebut.


“Apa kalian tidak bisa bekerja dengan benar!” bentak Xander dengan suara menggelegar.


“Maaf bos” jawab keduanya serentak sambil menunduk.


“F**k! Kenapa aku selalu tertinggal selangkah dari raja setan sialan itu” maki Xander dengan emosi.


David seketika tahu kalau mood bosnya menjadi buruk saat ini pasti ada hubungan dengan King, entah apa yang dilakukan oleh King hanya dia dan Xander saja yang tahu.


“Pokoknya aku tidak mau kalian harus menemukan dimana lokasi sialan itu berada sekarang” hardik Xander dengan suara bergema.


“Baik bos” balas keduanya dengan serentak.


“Bawakan mainan biasa ke kamarku” titah Xander dengan suara dingin.


“Oke bos” balas David yang tahu maksud Xander.


Ia segera melihat daftar wanita yang akan ia hubungi untuk menemani Xander malam ini seperti biasanya.


Luki yang sudah terbiasa dengan kelakuan bosnya hanya biasa saja karena terkadang ia juga melakukan yang seperti bosnya lakukan begitu pula dengan David sebelum ia bertobat setelah berpacaran dengan Lili.


Semoga bos segera menghentikan kebiasaan buruknya ini, batin David penuh harap.


Tak berselang lama seorang model papan atas yang sangat terkenal datang menghampiri David dan bergegas masuk ke dalam kamar pribadi Xander disana.


Sedangkan Luki ia memilih turun ke lantai dansa untuk menikmati minuman sekaligus memantau keadaan sekitar.


“Loh itu bukannya nona Lili ya” gumam Luki yang melihat keberadaan Lili Walts disana.

__ADS_1


Dengan cepat ia bergegas naik kembali ke lantai 3 untuk memberitahu hal ini kepada David. Dengan langkah tegap David turun ke lantai satu setelah memerintah Luki untuk berjaga disana bersama dengan Christian dan anak buahnya.


“Apa yang kamu lakukan disini LILIANA ALESHA WALTS” hardik David dengan suara bergema bersaing dengan bunyi musik dj yang sangat kencang disana.


Deg………………..


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


Jantung Lili berdetak dengan cepat mendengar suara yang sangat ia kenali, ia lalu berbalik ke belakang melihat siapa yang memanggilnya dan seketika tubuhnya kaku melihat sosok sangat ia kenali.


“Ka D……av………id” ucap Lili dengan suara bergetar.


“Siapa dia Lili?” tanya salah satu teman dokter Lili yang datang bersamanya.


“Tuan muda Kendrick” ucap salah satu teman dokter Lili yang mengenali David.


“Apa” pekik semua teman kantor Lili dengan kaget yang berjumlah 7 orang.


David tak mengatakan apa-apa lalu menarik tangan Lili dengan kasar menuju lantai 2 ke salah satu ruangan VIP.


Sedangkan teman-teman Lili mereka tak menghadang atau protes melihat Lili yang dibawa pergi oleh David, karena tidak ingin mencari masalah dengan asisten sekaligus tangan kanan pewaris takhta Wesly Group.


Brak……………


David menutup pintu dengan kuat membuat Lili kaget bukan main, ia lalu menatap Lili dengan tatapan berkilat tajam seakan ingin menelannya hidup-hidup.


“Bisa kamu jelaskan kenapa kamu berada disini Lili?” ucap David penuh penekanan dengan suara dingin.


“A….ku”


“JAWAB DENGAN SUARA JELAS” hardik David menggelegar.


Lili tersentak mendengar hardikan David yang untuk pertama kali dalam hidupnya mendapat hardikan seperti itu. Tubuhnya gemetar ketakutan tapi ia sekuat tenaga bertahan tak ingin sampai pingsan didepan kekasihnya.


“Maaf ka David. Tadi aku tidak tahu akan diajak kesini untuk merayakan ulang tahun rekan teman dokterku disini ka. Awalnya aku ingin segera pergi tapi mereka memaksa untuk masuk hanya 10 menit saja ka” papar Lili menjelaskan dengan jujur.


“Ini pertama dan terakhir kamu kesini” uucap David dengan suara tegas.


“Baik ka” balas Lili sambil menunduk tak berani menatap David.


Cup………………


David mencium bibir Lili dengan rakus meluapkan segala emosi dalam dirinya, sedangkan Lili hanya pasrah saja meladeni ciuman kekasihnya yang mengebu-gebu dari pada ia mendapat hukuman dari kekasihnya.


“Bernapas sayang” bisik David melepas ciumannya.


“Aku tidak bisa mengimbangi ka David” lirih Lili dengan napas satu-satu.


Hehehehehe……………


David terkekeh melihat kekasihnya dan kembali mencium Lili tapi kali ini terasa sangat lembut tidak seperti tadi. David menutup mata mengontrol emosi dan rasa traumanya yang hampir keluar karena tak ingin mencelakai kekasihnya sendiri.


Hosh……….hosh………..hosh……….


Lili yang sudah mengetahui trauma kekasihnya memeluk David dengan erat sambil mengelus kepalanya dengan lembut saat mendengar napas David yang satu-satu karena menahan traumanya.


“Kamu pasti bisa sayang” ucap Lili dengan suara lembut.


“Heeemmm” deham David sambil memeluk Lili dengan sangat erat.


Aku harus mengajak ka David untuk berkonsultasi mengenai traumanya, batin Lili bertekad.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...

__ADS_1


To be continue…………..


__ADS_2