
πTeman yang kastanya paling tinggi itu adalah dia yang bisa menjaga rahasia kita tidak dengan baik dan tetap menjadi orang yang sama di depan dan belakang kitaπ
.
.
.
.
Itulah yang di rasakan oleh Katy saat ini. Ia tidak menyangka akan di lamar oleh kekasihnya didepan umum, apa lagi saat ini mereka sedang berada di pesta pernikahan ka Xander dan ka Devina.
Katy melirik ke arah orang tuanya dan sang kakak bertanya apa yang harus ia lakukan. Daddy, mommy, dan kakaknya mengangguk kepala mereka memberikan keputusan kepada dirinya.
"Ka Victor aku" ucap Katy dengan gugup.
"Mungkin aku terlalu cepat untuk melamarmu sweety tapi aku tidak menerima penolakan dan tetap kita akan menikah sweety" ucap Victor dengan lantang.
Buk................
Xander dan Vincent menepuk kening mereka melihat kelakuan adik yang memalukan. Sedangkan para tamu dan keluarga besar mereka yang lain pada tertawa.
Mereka tak menyangka jika ada orang yang sangat egois seperti Victor Rolando Wesly sang casanova. Rio yang tahu sifat artisnya hanya bisa menggelengkan kepala, tak habis pikir dengan apa yang dipikirkan oleh Victor.
Kamu memang aneh Vic, batin Rio.
"Ka Victor memang aneh. Memangnya ada orang yang memaksa kekasihnya untuk menerima lamarannya saat dilamar apa" cerca Henry dengan mencibir.
"Kamu diam saja bocah! Lebih baik kamu makan sana dari pada ganggu aku aja" hardik Victor dengan kesal.
"Yang dibilang Henry benar Vic. Kamu menang artis gila dan egois" ucap Leon.
"Ka Leon diam aja kenapa sih" ketus Victor.
"Kalau aku jadi Katy aku tidak akan menerima lamaran kamu sialan" pekik Leon dengan kesal.
"Tidak bisa" ucap Victor dengan suara lantang.
"Sweety apapun yang terjadi kamu tidak boleh menolak lamaran aku. Kamu harus senang karena dicintai oleh orang paling tampan di dunia ini seperti aku" ucapnya lagi dengan sombong.
Semua keluarga besar Wesly menggelengkan kepala mereka melihat kelakuan Victor. Maxim yang sudah memberikan restunya merasa menyesal menerima lamaran Victor waktu itu.
"Sepertinya aku sudah salah memberikan restu kepadanya dad" ucap Maxim dengan malu.
"Daddy juga son. Apa sebaiknya kita batalkan saja restu kita?" tanya uncle Bryan menatap putranya.
"Menurutku iya dad. Dari pada dia membuat kita malu" jawab Maxim mendukung ucapan daddynya.
"Kalian jangan macam-macam ya. Katy dan Victor tetap akan menikah dan jangan buat malu keluarga kerajaan Wizpet karena dianggap tidak memegang ucapan mereka" ancam aunty Elisa dengan suara tegas.
"Iya sayang. Iya mom" ucap keduanya dengan serentak.
Mereka tidak jadi melakukan apa yang mereka pikirkan tadi karena ancaman sang ibunda ratu.
"Ka Victor boleh aku menjawabnya dengan sebuah lagu?" tanya Katy dengan wajah memerah.
"Boleh sweety. Tapi sekedar info kamu tetap tidak boleh menolak lamaran aku ya" jawab Victor dengan memaksa.
"Cih! Ka Victor egois itu namanya" decih Katy dengan bibir mengerucut.
"Jangan tunjukkan bibirmu seperti itu sweety. Aku rasanya ingin mengigit bibir kamu sekarang"
"Ka Victor" hardik Katy dengan mata melotot.
Hehehehe..............
...π π π π π...
Victor terkekeh melihat wajah kesal Katy yang sangat mengemaskan dimatanya. Katy lalu pergi menuju ke arah piano yang tak jauh dari sana membuat semua mata menatapnya penasaran.
Denting bunyi piano mengalun dengan indah didalam aula ballroom hotel. Banyak pasangan yang mengajak pasangan mereka untuk berdansa, saat mendengar nada dentingan piano yang dimainkan oleh Katy.
Suara merdu Katy lalu membawakan lagu A Thousand Years dari Christina Perri dengan penuh penghayatan.
Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can i love when iβm afraid to fall
But watching you stand alone
All of my doubt, suddenly goes away somehow
One step closer
I have died everyday, waiting for you
Darling, don't be afraid, i have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
Time stands still
Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything, take away
What's standing in front of me
Every breath, every hour has come to this
__ADS_1
One step closer
I have died everyday, waiting for you
Darling, don't be afraid, i have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
And all along i believed, i would find you
Time has brought your heart to me, i have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
Prok............prok..........prok..............
Riuh tepuk tangan membahana didalam ballroom hotel. Victor dengan langkah panjang menghampiri Katy dan menciumnya dengan lembut, karena dari lagu yang dibawakan Katy menerima lamarannya.
"Terima kasih sweety" ucap Victor dengan bahagia.
"I love you ka"
"Love you more sweety"
Cup...............
Victor kembali mencium bibir Katy tidak perduli dimana mereka berada saat ini. Chloe yang melihat putra bungsunya akan menikah sampai menangis.
"Aku tidak menyangka putra bungsu kita akan segera menikah juga hubby" ucap Chloe dengan bahagia.
"Kita doakan saja semoga pernikahan semua anak kita bahagia selamanya baby" balas Xavier.
"Iya hubby"
Satu persatu keluarga besar Wesly lalu memberikan ucapan selamat kepada Victor dan Katy. Tak lama Albert pun mengumumkan pernikahan putra sulungnya yang akan di gelar minggu depan nanti.
Valeria dan Thomas merasa sangat bahagia mendengar kabar itu semua. Tapi siapa sangka ternyata ada kekosongan di hati mereka, mengingat putra mereka yang sudah tidak ada kabar lagi dari satu bulan yang lalu.
"Mommy" panggil Natasha.
Valeria memeluk putrinya dan menangis dalam diam. Natasha yang merasakan pundaknya basah lalu menatap daddynya bertanya apa yang terjadi dengan sang mommy.
"Your brother" ucap Thomas memberitahu.
"Mommy jangan sedih ya. Aku yakin kakak baik-baik saja di luar sana dan dia pasti mengetahui apa yang terjadi dengan kita mom" ucap Natasha sambil mengelus punggung sang mommy.
"Mommy merasa sangat bersalah kepada kakak dan kakak iparmu. Apa kandungan kakak iparmu baik-baik saja nak" lirih Valeria mengatakan apa yang menjadi pikirannya selama ini.
Natasha diam tidak bisa menjawab ucapan sang mommy. Air matanya mengalir mengingat apa yang sudah ia lakukan waktu itu kepada kakak iparnya.
Aku minta maaf ka. Aku harap kakak ipar dan anak kalian baik-baik saja ka, batin Natasha merasa sangat bersalah.
...π π π π π...
"Honey" panggil Vincent dari belakang Natasha.
"Kenapa dengan baby Winter honey?" tanya Natasha dengan cemas.
"Dia sepertinya haus honey" jawab Vincent memberitahu.
Natasha lalu mengambil putrinya dari sang suami dan berlalu menuju private room diikuti Vincent. Ia menyuruh pengasuh anaknya untuk pergi, biar mereka yang mengurus anak putri mereka malam ini.
"Anak mommy haus ya" ucap Natasha segera menyusui anaknya.
"Ishh! pelan-pelan saja nak tidak ada yang memintanya nak" ucapnya lagi sambil meringis saying di puti.ngnya yang di **** kuat oleh sang anak.
"Honey itu kan milik aku" ucap Vincent dengan menggerutu.
"Ini milik anakmu juga honey" ketus Natasha.
"Anak kita honey" ralat Vincent.
"Iya honey"
Vincent menoel-noel pipi sang putri yang sangat menggemaskan membuat baby Winter menangis karena diganggu. Natasha menatap suaminya dengan tatapan tajam memperingatinya untuk tidak menganggu putri mereka.
1 Bulan kemudian
Tak terasa waktu pun berlalu dengan sangat cepat dan sudah sebulan berlalu. 3 Minggu yang lalu David sudah menikahi Lili dan mereka baru saja pulang berbulan madu dari Maldevis berbarengan dengan Xander dan Devina juga.
~ Mansion Utama Wesly ~
"Bagaimana bukan madu kalian son?" tanya Xavier.
"Sepeti yang pernah daddy rasakan" jawab Xander dengan suara dingin.
"Jadi besok brother sudah mulai masuk kembali kantor?" tanya Vincent.
"Heemm" deham Xander sambil mengangguk kepalanya.
"Kalau ka David?" tanya Vincent sambil menatap David.
"Aku memang besok harus karena kerjaan aku susah menumpuk" jawab David dengan suara dingin.
"Heemmm" deham Vincent.
Ketiganya diam dengan wajah datar dan dingin tidak berbicara lagi. Leon, Henry, Victor, Ray, dan Rio memilih duduk terpisah dari mereka, karena ketiganya hanya pasti membahas seputaran pekerjaan saja.
"Kapan ka Victor menikah?" tanya Henry penasaran.
"Bulan depan setelah Katy wisuda" jawab Victor.
"Kenapa tidak sekarang saja ka?" tanya Ray.
"Kamu mau aku dibunuh uncle Bryan dan pangeran gila itu bocah" jawab Victor dengan kesal.
__ADS_1
"Loh hubungannya apa coba dengan uncle Bryan dan ka Maxim?" tanya Henry dengan cepat.
"Raja Peterson mau Katy menikah setelah wisuda dan itu syarat untuk Victor kalau mau menikahi putri Katy Henry" jawab Rio menjelaskan.
"Oh pantes" balas Henry sambil mengangguk kepalanya.
"Tapi kenapa kamu masih memanggil Maxim dengan sebutan pangeran sialan Vic? Bukannya sebentar lagi dia akan jadi kakak iparmu ya?" tanya Leon dengan penasaran.
"Jangan bahas pangeran sialan itu deh" jawab Victor dengan kesal.
"Loh kenapa ka?" tanya Henry dengan cepat.
"Anak kecil di larang kepo" ketus Victor dengan sinis.
"Anak kecil begini sudah bisa bikin anak kecil loh ka" balas Henry sambil menaik turun alisnya.
"Uncle Kevin kayaknya Henry mau nikah" teriak Victor dengan suara kencang.
"Ka Victor" pekik Henry dengan mata melotot.
"Hehehehe! Rasain kamu bocah" ejek Victor sambil terkekeh.
Bugh.............bugh..........bugh............
Henry memukul Victor dengan bantal sofa membaut Leon mengurut keningnya melihat kekacauan yang dibuat mereka berdua. Rio dan Ray hanya menjadi penonton saja karena tidak mau terkena amukan Henry.
...π π π π π...
"Bocah itu selalu saja buat ulah dimana saja" keluh Kevin melihat aksi putranya yang suka buat keributan dimana saja.
"Dia kan cerminan kamu dude" ejek Thomas.
"Ckk!! Seperti putramu tidak saja" decak Kevin dengan kesal.
"Hah! Jangan sebut raja setan itu deh" kesal Thomas sambil menarik napas dalam.
Albert menatap Kevin memberinya isyarat untuk tidak membicarakan Mikhail saat ini. Meski Thomas terlihat kesal di luar, tapi Albert tahu jika dalam hatinya ia sangat hancur karena tak bisa berbicara dengan putranya.
~ Auditorium MZP ~
Suasana riuh menggema didalam auditorium saat pengantin wanita keluar dari pintu khusus. Semua mata tamu undangan terpesona melihat sosok yang seperti dewi dari kayangan.
Mikhail mengepal kedua tangannya dengan erat melihat mata para temu undangan yang menatap istrinya dengan tatapan menuju.
Sabar Mikhail kamu harus tahan emosimu, batin Mikhail sambil membuang napas dengan kasar.
Gila ternyata istri presdir King sangat cantik
Aku rasa kecantikannya melebihi nyonya besar Parker dan nona muda Parker
Dia itu Dewi yang turun dari kayangan bukan seorang manusia
Matanya sangat indah
Ah! Seandainya aku mempunyai pasangan sepeti nyonya muda Parker
Mereka berdua adalah pasangan yang sangat serasi
Ini baru pasangan fenomenal dan pasangan serasi abad ini
Clarisa yang mendengar ucapan-ucapan itu tidak memperdulikannya. Saat ini ia hanya ingin segera memeluk suaminya karena merasa mual mencium bau parfum yang berbeda.
"Hubby" panggil Clarisa dengan suara pelan.
Mikhail segera menghampiri sang istri saya melihat wajah istrinya terlihat pucat. Ia langsung memeluk pinggang istrinya dengan erat saat sudah sampai didepannya.
"Berikan tepuk tangan meriah untuk Presdir King dan juga nyonya Clarisa Eleanor Parker" ucap Marcel dengan suara lantang.
Prok..........prok........prok............
Riuh tepuk tangan bergema didalam sana. Mikahil lalu memberi isyarat kepada Damon untuk memutar video pernikahan mereka dan juga identitas sang istri karena ia ingin istrinya dikenal oleh seluruh dunia.
...Clarisa Eleanor Parker wanita tercantik abad ini yang berhasil menggetarkan hati pewaris takhta Parker Presdir King Mikhail...
Itulah berita yang menggemparkan dunia Maya saat ini saat berita pernikahan Mikhail dipublikasikan.
"Hubby perut aku rasanya mau muntah" bisik Clarisa menutup mulutnya.
"Kita pergi sekarang baby" ajak Mikhail.
"Tapi kan acaranya belum selesai hubby"
"Biar Teivel dan Marcel yang mengurusnya baby"
"Iya hubby"
Mikahil lalu mengendong sang istri keluar dari sana tidak perduli dengan tatapan para tamu yang menatap mereka dengan bingung.
Sebelum pergi Mikhail juga menyuruh Teivel mengumumkan kehamilan sang istri yang sudah memasuki 9 bulan.
~ Mansion Utama Wesly ~
Prang................
Semua mata langsung tertuju ke arah suara dimana saat ini aunty Valeria berdiri dengan tubuh mematung didepan tv.
"Honey kamu kenapa?" tanya Thomas dengan cemas.
"Mikhail putraku" ucap Valeria dengan suara bergetar.
Thomas lalu melihat ke arah TV dan mendapati berita terbaru mengenai pesta pernikahan putranya. Mereka tidak ada yang mengetahui hal ini dan baru saja mengetahuinya dari berita.
Apa lagi saat melihat wajah istri putranya yang baru dipublikasikan sekarang.
Wow..............
__ADS_1
...π π π π π...
To be continue...................