Heartless 2

Heartless 2
Chapter 203


__ADS_3

🍁Aku lebih takut manusia dari pada hantu karena manusia terkadang sangat licik dan itu lebih menakutkan🍁


.


.


.


.


Rahang Mikhail mengeras melihat mommy dan adiknya yang berdiri di sana. Mata merahnya berkilat tajam mengingat perlakuan yang didapat sang istri dari keluarganya sendiri.


"Son" panggil Thomas dengan gugup.


Xander menghampiri Mikhail dan menahannya untuk tidak membuat keributan disana. Mata merah Mikhail menatap Xander dengan tajam, membuat Xander menahan sakit di dadanya seperti ada pedang yang menusuknya.


"Minggir sebelum aku membunuhmu" ucap Mikhail memperingati Xander.


"Remember! They all is your family" (ingat! mereka semua adalah keluarga kamu) ucap Xander dengan suara pelan.


"Cih" decih Mikhail dengan sinis.


Ia tidak perduli dengan kata keluarga karena ia sangat marah melihat istrinya di usir dan di pukul oleh keluarga kandungnya sendiri. Padahal keluarganya bisa mencari tahu apa yang terjadi sebelum bertindak.


"Tuan muda pertama Wely" ucap Damon menahan tubuh Xander yang hampir jatuh.


"XANDER" teriak Devina panik melihat tunangannya yang terlihat kesakitan.


Dengan langkah cepat ia berlari menuju ke arah tunangannya tidak perduli dengan aura Mikhail yang terasa sangat mengintimidasi.


"Sayang kamu baik-baik saja kan?" tanya Devina dengan cemas.


"Aku baik-baik saja sayang" jawab Xander sambil tersenyum manis.


"Jangan bohong sayang! Aku tahu kamu sedang kesakitan!" bentak Devina.


Xander tersenyum lebar tak menyangka akan dibentak oleh kekasihnya sendiri. Meskipun begitu ia tidak marah karena apa yang dibilang oleh kekasihnya itu benar.


Aku memang tidak bisa berbohong jika didepan kamu sayang, batin Xander.


Grep..............


Devina memeluk tubuh kekasihnya sambil menangis takut kekasihnya kenapa-napa. Xander mengelus kepalanya dengan lembut sambil membisikan kata-kata cinta agar Devina tidak khawatir lagi.


"Kakak" ucap Natasha dengan mata berkaca-kaca melihat kakaknya yang sudah sembuh.


Mikhail tersenyum smirk melihat sang adik membuat Natasha tersentak. Senyum kakaknya terlihat sangat menakutkan membuat tubuhnya gemetar, bahkan ia sampai keringat dingin.


Plak..............plak..........plak..........plak...........


Brugh................


"MIMHAIL ZENO PARKER" teriak Thomas dan Valeria dengan suara menggema.


Syok


Itulah kata yang tepat untuk mereka semua saat Mikhail menampar Natasha adik kandungnya sendiri sebanyak 4 kali di kedua pipinya hingga terjatuh.


Natasha dibuat kaget melihat kakaknya yang tiba-tiba datang langsung menamparnya. Ia meringis sakit di kedua pipinya yang terasa sangat panas dan ada rasa asin di sudut bibirnya, menandakan bibirnya robek.


"Apa yang kamu lakukan kepada istriku sialan!" bentak Vincent dengan suara tinggi.


Bugh................prang.............


Mikhail menendang Vincent tepat di perutnya hingga terpental ke belakang dan menabrak kaca pintu samping sampai pecah.


"Twin" pekik Victor langsung menghampiri kembarannya.


"Son tenangkan dirimu!" bentak Thomas.


"Stop right there Daddy!" (berhenti disana papa) bentak Mikhail dengan suara tinggi saat Thomas akan menghampiri Natasha.


Grep..................


"Hiks hiks hiks...........sakit ka..........hiks hiks hiks" teriak Natasha sambil menangis histeris menahan sakit.


Bagaimana tidak Mikhail menjambak rambutnya san menariknya masuk ke dalam mansion seperti binatang. Bahkan ia tidak perduli dengan teriakan mommy dan daddynya yang meminta dia berhenti.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


Valeria dan Thomas ingin menolong putri mereka tapi keduanya di cekal oleh Damon. Mereka berontak ingin lepas tapi percuma saja, apa lagi Damon adalah robot AI yang hanya akan patuh dengan perintah Mikhail.


"Son lepaskan adikmu.........hiks hiks hiks..........jangan sakiti dia son" pinta Valeria sambil menangis histeris.


"Lepas? Hehehehe" tanya Mikhail sambil terkekeh.


"Tunggu sampai aku puas bermain dengannya baru aku lepas mom" tambahnya lagi sambil tersenyum menyeringai.


Bugh.............bugh...........bugh...........


"STOP MIKHAIL! STOP IT SON" teriak Valeria bergema.


"RAJA SETAN SIALAN! HENTIKAN MIKHAIL! ADIKMU BISA MATI!" bentak Thomas dengan suara menggelegar.


Mikhail seakan tuli dan kembali menendang Natasha berulang kali seperti apa yang ia lakukan kepada istrinya.


Semua disana bergidik ngeri melihat kekejaman Mikhail yang sangat kejam, bahkan kepada adiknya sendiri ia tidak perduli.


"Apa yang terjadi dengan King dude?" tanya Marcel berbisik.

__ADS_1


"Aku tidak tahu tapi ini berhubungan dengan nyonya" jawab Teivel berbisik.


"Hah! Nyonya" pekik Marcel dengan kaget.


"Heemmm" deham Teivel sambil mengangguk kepalanya.


"Lalu dimana nyonya sekarang?" tanya Marcel dengan penasaran.


"Aku tidak tahu. Sejak dari kastil aku tidak mendapati nyonya di sana bahkan sampai kami kesini" jawab Teivel sambil mengangkat kedua bahunya.


"BAWAKAN CAMBUKKU" teriak Mikhail dengan suara lantang mengagetkan Teivel dan Marcel yang sedang berbisik.


"CUKUP SON! CUKUP!" teriak Valeria semakin ketakutan.


"Mommy lebih baik diam saja karena belum giliran mommy" balas Mikhail sambil tersenyum menyeringai.


"Apa maksudmu son? Memangnya apa kesalahan mommy dan Natasha?" tanya Valeria dengan bingung.


Mikhail tersenyum menyeringai menatap sang mommy tidak menjawab pertanyaannya. Vincent yang mendengar ucapan kakak iparnya semakin di buat kaget.


Matanya lalu menatap Teivel yang menghampiri Mikhail membawa cambuknya.


Grep...............crash.................


Aaarghh..............


Jeritan Vincent bergema saat cambuk Mikhail mengenainya. Ia tadi berlari menghampiri sang istri dan langsung memeluknya takut Natasha kenapa-napa.


"Vincent" teriak Chloe, Xavier, dan Xander serentak.


Oek............oek..............oek.............


Tangis baby Winter pecah didalam gendongan Chloe seakan bayi itu tahu kedua orang tuanya sedang tidak baik-baik saja.


"Kamu keterlaluan son!" bentak Thomas dengan suara tinggi.


Bugh..............prang...............


Kembali semuanya di buat kaget melihat aksi Mikhail yang menendang Vincent dan Natasha, sehingga terpental mengenai meja kaca di belakangnya mereka sampai pecah.


"CUKUP SON! CUKUP!" teriak Valeria dengan tatapan tajam.


Keduanya saling melihat dengan aura membunuh membuat seisi mansion terasa sangat mencekam. Semua penghuni mansio gemetar merasakan aura dari nyonya dan tuan muda mereka.


Uhuukk............


"HONEY" pekik Thomas saat istrinya tiba-tiba batuk darah.


"HENTIKAN MIKHAIL! DIA ITU MOMMY KAMU SIALAN!" bentak Thomas.


Damon melepas cekalan tangannya sehingga Thomas segera memeluk sang istri yang hampir jatuh. Semua disana berdiri dengan gentar sambil memegang dada mereka yang terasa sangat sakit.


"Kenapa? Itu semua pantas karena mommy dan adik sialan aku sudah memperlakukan istriku dengan kejam!" bentak Mikhail dengan suara tinggi.


Hah............


Semua orang disana dibuat kaget mendengar kata istri dari mulut Mikhail. Tapi tidak dengan Xander dan David yang sudah mengetahui kalau Mikhail sudah menikah.


"Dimana perempuan yang bersama kami saat kalian menyelamatkan kami daddy?" tanya Xander menatap Xavier.


"Maksudmu perempuan yang berpenampilan cupu?" tanya balik Xavier.


"Iya daddy" jawab Xander.


"Buat apa kamu mencarinya son?" tanya Xavier.


"Cause she is my wife" (karena dia istriku) jawab Mikhail dengan suara lantang.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


Deg..................


Jantung Valeria, Thomas, dan Natasha berdetak dengan cepat mendengar ucapan Mikhail. Terjawab sudah apa penyebab Natasha di pukul seperti tadi.


"Jadi perempuan yang aunty Valeria usir waktu itu istri ka Mikhail" pekik Henry dengan suara lantang.


"Henry" desis Kevin, Leon, Victor, dan Lili dengan tatapan tajam menyuruhnya diam.


"Son" panggil Valeria det rasa bersalah.


"Kenapa mom? Mau minta maaf?" tanya Mikhail sambil tersenyum smirk.


"Maafkan mommy son" ucap Valeria dengan rasa bersalah.


"Mommy itu seorang wanita pintar tapi kenapa mommy melakukan hal itu kepada istriku. Meski dia itu bukan istriku seharusnya mommy mencari tahu apa yang terjadi bukan menuduhnya seperti itu" teriak Mikhail dengan emosi.


"Sakit mom. Sakit hati aku lihat mommy kandung aku sendiri mengusir istri aku saat dia berlutut didepan kalian" tambahnya lagi dengan suara bergetar.


"Hiks hiks hiks...........maafkan mommy.........hiks hiks hiks.........mommy menyesal son" ucap Valeria sambil menangis.


"Rasanya aku ingin memukul mommy tapi aku menahan diri karena mommy adalah orang yang sudah melahirkan aku" ucap Mikhail dengan tatapan penuh kekecewaan.


"Maafkan mommy nak.........hiks hiks hiks........mommy bersalah"


"Mommy tahu kan alasan aku tidak menyukai kedua orang tua mommy. Ternyata mommy seperti mereka" lirih Mikhail sambil tersenyum getir.


"Jangan katakan itu son..........hiks hiks hiks......mommy minta maaf nak.........hiks hiks hiks"


Prang.............prang...........orang............

__ADS_1


Mikhail melampiaskan emosinya dengan menghancurkan barang didalam mansion karena ia tidak bisa memukul mommy kandungnya sendiri.


Tak lama Mikhail menghampiri Natasha dan Vincent dan kembali meluapkan emosinya kepada Natasha. Ia terus menghajar adiknya tidak perduli jika adiknya hampir mati.


"Lepaskan istriku..........hiks hiks hiks" teriak Vincent sambil menangis histeris.


Bugh.................


Mikhail menendang Natasha di kepala hingga ia jatuh pingsan. Thomas dan Valeria menangis histeris tidak bisa melakukan apa-apa untuk menolong putri mereka.


"Cukup son.........hiks hiks.........bunuh saja mommy asalkan jangan sakiti adikmu" ucap Valeria.


"Honey!" bentak Thomas dengan suara tinggi.


Hahahaha...............


Tawa Mikhail pecah didalam sana mendengar ucapan sang mommy. Jika ia bisa pasti ia sudah melakukan itu dari tadi tanpa di suruh.


"Jika sesuatu terjadi kepada calon anakku maka aku akan membunuh mommy dengan tanganku sendiri" ancam Mikhail dengan sungguh-sungguh.


Duar...............


Bagai disambar petir tubuh Valeria menegang mendengar ucapan putranya. Air matanya tiba-tiba menetes mengingat perlakuan yang ia lakukan kepada Clarisa waktu di Shadow Island.


Prang..............prang............prang...........


Smua kaca di mansion Parker tiba-tiba pecah bersamaan dengan Mikhail yang berlalu pergi dari sana. Semuanya berteriak ketakutan melihat apa yang terjadi.


Aunty kenapa sih bisa nyari masalah sama raja setan itu, batin Xander tak bisa berkata-kata.


Semua rencana mereka untuk membuat pesta kesembuhan untuk Mikhail, David, Xander, Marcel, dan Teivel terpaksa harus batal.


"Pak Dev suruh pelayan untuk bereskan semua ini" ucap David.


"Lili kamu periksa Natasha dan Vincent. Bawa mereka ke rumah sakit" titah Xander dengan suara dingin.


"Baik ka" balas Lili.


Lilia bergegas menghampiri Natasha dan Vincent yang sudah di papah anak buah Xander menuju helipad untuk ke rumah sakit.


Chloe dan lainnya lalu pergi dari sana karena Thomas sedang menemani istrinya di periksa oleh dokter Lauren. Tadi sebelum Marcel ikut pergi dengan King, ia memberikan sebotol obat untuk Valeria untuk luka dalam.


~ Jakarta, Indonesia ~


Hanya membutuhkan 6 jam saja akhirnya Mikhail dan anak buah kepercayaannya sampai juga di Indonesia.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


Mereka lalu turun dari jet tempur dan langsung di sambut Eksel dan anak buahnya disana.


"Kamu sudah memberi pelajaran kepada petugas sialan itu?" tanya Mikhail dengan aura membunuh.


"Susah King" jawab Eksel sambil menunduk.


"Kita pergi" ucap Mikhail dengan suara dingin dan datar.


"Baik King. Semuanya sudah siap King" lapor Eksel.


Tak berkata apa-apa Mikhail langsung masuk ke dalam helikopter bersama Damon, Teivel, dan Marcel yang akan membawa mereka ke tempat Leila.


"Istriku?" tanya Mikhail dengan suara dingin.


"Posisi nyonya masih sama seperti 10 jam yang lalu King. Nyonya berada di rumah sang kakek" jawab Damon sambil menatap iPad di tangannya.


~ Desa Wisata Cibiru Wetan ~


Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya helikopter Mikhail mendarat di lapangan di desa Wisata Cibiru Wetan. Eksel yang sudah tiba lebih dulu sudah berdiri di samping mobil Pajero sport hitam.


Beruntung anak buahnya sudah memberitahu kedatangan mereka kepada kepala desa disana jadi tidak ada hambatan, meski banyak sekali warga desa yang berhamburan ke sana melihat beberapa helikopter di lapangan.


"Ini rumahnya?" tanya Mikhail dengan kening berkerut.


"Iya King" jawab Damon.


Mikhail menatap rumah didepannya yang sangat kecil, ia merasa sangat sedih memikirkan istrinya yang tinggal di tempat kecil seperti ini.


Ia lalu turun dan masuk ke dalam diikuti oleh Damon, Teivel, dan Marcel di belakangnya. Sedangkan Eksel dan anak buahnya sudah berjaga di sekitar rumah.


"Presdir King" ucap Delon dengan kaget saat melihat sosok yang berdiri didepan pintu.


"Dimana istriku?" tanya Mikhail dengan suara dingin menyelonong masuk tak perduli dengan kekagetan Delon.


Hoek............hoek..............hoek.............


Suara muntahan dari dalam kamar yang tak jauh dari pintu masuk membuat Mikhail segera berlari ke arah suara. Sampai didepan pintu ia kaget melihat sang istri yang muntah di samping ranjang dengan tangan di pasang infus.


"Baby" panggil Mikhail dengan suara lembut.


Deg.................


Jantung Clarisa berdetak dengan cepat mendengar suara yang sangat ia rindukan, saat berbalik air matanya langsung menetes melihat suaminya yang berdiri didepan pintu.


"Hubby...........hiks hiks hiks" ucap Clarisa sambil menangis histeris.


Grep...............


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


To be continue....................

__ADS_1


__ADS_2