
🍁Barang siapa belum merasakan pahitnya belajar walau sebentar maka ia akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya🍁
.
.
.
.
“Kenapa kalian semua menatap aku seperti itu?” tanya Ares dengan alis sebelah terangkat.
“Ares kamu sudah gila apa? Mana ada pernikahan bisa disiapkan dalam 3 hari? Itu mustahil son?” tanya Sean tak habis pikir dengan jalan pikir anaknya itu.
“Loh memangnya kenapa? Buat apa kita kaya dan punya banyak uang kalau ngak dimanfaatin” jawab Ares dengan santai.
“Cucuku pernikahan itu bukan barang mainan yang bisa disiapkan secepat itu nak. Apa lagi keluarga Zelena pasti belum mengetahui perihal lamaran kamu” ucap Maya dengan suara lembut.
“Mereka sudah tahu dan saat ini mereka dalam perjalanan menuju Indonesia nek” ucap Ares dengan suara tegas.
Skakmat……………….
Semuanya dibuat tak bisa berbicara lagi mendengar ucapan Ares barusan, begitu juga dengan Zelena yang tak mengetahui jika semua keluarganya sudah mengetahui hal ini.
“Querido” ucap Zelena dengan wajah bingung.
“Sebelum melamarmu aku sudah meminta restu kepada semua keluargamu mi amor dan mereka sudah memberikan restu kepada kita. Untuk semua persiapan tentang pernikahan kita itu sudah aku urus selama tidak menemuimu dan semuanya sudah beres tinggal kita berdua fitting baju pengantinnya saja hari ini mi amor” papar Ares menjelaskan apa yang menjadi pikiran kekasihnya sedari tadi.
Zelena menganga kaget tak menyangka kekasihnya ternyata sudah mempersiapkan semuanya sendiri.
Cup……………..
“ARES” hardik semua keluarganya dengan suara tinggi melihat kelakuan Ares yang tidak perduli dimana ia saat ini.
“Cih! Penganggu!” decih Ares dengan sinis menatap semua keluarganya.
“Sean kamu urus anak nakalmu itu sebelum darah tinggi papa kumat” ucap Riki memijit keningnya yang tiba-tiba sakit.
“Papa tahu sendirikan gimana sifat anak nakal itu. Bukannya dia cucu kesayangan papa” ejek Sean dengan sinis menatap papanya.
Phew…………..
Riki membuang napasnya dengan kasar tak bisa membantah ucapan anaknya yang tepat sekali. Sedangkan pelaku dari keributan didalam sana tidak memperdulikan mereka dan malah sedang menggoda Zelena yang sangat malu karena di cium didepan umum oleh kekasihnya.
Ares malu-maluin aja. Kenapa sih dia harus nyium gue segala di depan semua keluarga jadinya gue malu banget, batin Zelena.
3 Hari kemudian
Tak terasa 3 hari sudah berlalu dan hari ini adalah hari paling bersejarah untuk Zelena dan Ares karena akan mengikrarkan janji suci dalam ikatan pernikahan yang sakral.
Semua keluarga Zelena dan keluarga besarnya sudah tiba dari dua hari yang lalu, meski saat mereka tiba mereka terus diserang musuh tapi tidak membuat rencana pernikahan Ares dan Zelena dibatalkan.
Selama 3 hari juga Ares dibuat kesal karena tidak bisa menemui kekasihnya karena dilarang semua keluarganya dan juga keluarga Zelena. Mau tak mau ia menahan rasa rindunya kepada calon istrinya hingga hari pernikahan mereka.
~ Mansion Zelena ~
“Apa ini benar kamu princess?” tanya Victor dengan decak kagum melihat Zelena yang dibalut gaun pengantin.
“Brother Vic” ucap Zelena sambil tersenyum manis.
__ADS_1
“Kamu sangat cantik princess” ucap Victor sambil memeluk Zelena dengan erat.
Ceklek…………………
...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...
Keduanya lalu melihat ke depan melihat Xander bersama Devina kekasihnya, Vincent dan istrinya Natasha masuk ke dalam kamar Zelena.
Diikuti David, Lili, Leon, Henri, Katy, dan Jesica, mereka semua tercengang melihat Zelena yang sangat cantik seperti seorang putri kerajaan.
“Ah! Zelena kamu cantik sekali” pekik Natasha dengan histeris.
“Princess kamu seperti seorang putri kerajaan” ucap Vincent dengan kagum.
“Terima kasih brother Vin dan ka Nata” ucap Zelena sambil tersenyum manis.
“Kita harus foto dulu” pekik Henry dengan antusias.
Semuanya lalu berdiri mengambil tempat mengelilingi Zelena dan menyuruh fotografer mengambil foto mereka sebelum acara dimulai.
Victor yang melihat pangeran Maxim tidak ada disana, mengambil kesempatan memeluk pinggang Katy dengan posesif membuat Katy melotot melihat apa yang dilakukan Victor.
“Ka Victor lepas” ucap Katy dengan suara pelan.
“No sweety. Pokoknya kamu tidak boleh jauh dari sisiku hari ini” bisik Victor dengan suara tegas.
Katy mencebikan bibirnya dengan kesal melihat sifat Victor yang mulai posesif kepadanya padahal keduanya tidak ada hubungan. Victor semakin mempererat pelukannya di pinggang Katy membuat Katy berharap kakaknya tidak melihat apa yang sedang terjadi saat ini.
Artis gila itu sudah mulai posesif rupanya, batin Leon sambil terkekeh.
“Kamu masih sehat kan?” tanya David dengan alis sebelah terangkat menatap adiknya.
David tak bertanya lagi membuat Leon berdecak kesal karena tahu kakaknya berpikir jika ia gila. Selesai berfoto mereka semua menyelamati Zelena satu persatu dan yang paling terakhir adalah Xander.
“Princess brother ternyata sudah besar ya” ucap Xander dengan suara lembut.
“Brother………..hiks hiks hiks” ucap Zelena menangis sambil memeluk erat kakaknya Xander.
Xander membalas pelukan adiknya dengan erat sambil mengelus punggungnya menenangkannya. Zelena sangat menyayangi kakaknya Xander, karena dari semua kakaknya hanya Xanderlah yang selalu melindungi dia dan kedua kakak kembarnya dengan rela mengorbankan dirinya.
“Syuut! Sudah jangan menangis princess nanti make up kamu berantakan” ucap Xander dengan suara lembut.
“Tenang saja brother tadi kata MUA make up aku waterproof jadi tidak akan berantakan” ucap Zelena sesegukan.
Hehehehe…………..
Xander terkekeh mendengar ucapan adiknya yang terlalu jujur dan polos. Tak lama berselang kedua orang tua mereka masuk ke dalam untuk memberi beberapa kata sebelum pernikahan Zelena di mulai.
“Putriku” ucap Chloe dengan kaget melihat Zelena yang sangat cantik.
“Mommy” ucap Zelena dengan senang.
Grep…………….
Chloe memeluk putrinya dengan erat karena sebentar lagi putrinya akan menjadi seorang istri dan mulai dari itu putrinya tidak akan tinggal lagi bersama mereka. Air mata Chloe tumpah merasa senang sekaligus sedih karena harus berpisah dengan putrinya.
“Kamu sangat cantik princess…….hiks hiks hiks” ucap Chloe sambil menangis.
“Mom jangan menangis ya………….hiks hiks hiks…………Zelena tidak mau melihat mommy menangis di hari bahagia aku mom…………hiks hiks hiks” ucap Zelena yang sudah ikut menangis.
__ADS_1
“Ini air mata bahagia mommy princess, karena sebentar lagi putri mommy akan menjadi istri orang” ucap Chloe sambil mengelap air mata putrinya.
“Ingat pesan mommy nak, selalu hormati suamimu dan ikuti perintahnya. Jika suaminya salah maka tegurlah dia dengan kelembutan dan jangan bertindak memakai emosi princess. Saling terbuka dan jujur itulah kunci untuk keutuhan rumah tangga kalian nanti” tambahnya lagi menasehati putrinya.
“Iya mommy aku paham. Terima kasih selama ini sudah membesarkan aku mommy dan aku sangat bersyukur menjadi anak mommy” ucap Zelena dengan tulus.
“Iya princess”
...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...
“Princess” panggil Xavier dengan tatapan berkaca-kaca.
“Daddy………hiks hiks hiks” Zelena menangis sambil memeluk daddynya.
Xavier yang sedari tadi menahan tangisnya akhirnya pecah juga karena harus melepaskan putrinya kepada suaminya hari ini.
“Selalu bahagia dengan suamimu dan daddy cuma mau bilang kalau sampai kapanpun kamu itu tetap selamanya menjadi putri daddy satu-satunya meskipun kamu sudah menikah princess” ucap Xavier dengan suara lembut.
“Hiks hiks hiks…………….terima kasih daddy. Daddy adalah daddy yang paling terbaik di dunia ini” balas Zelena.
“Itu sudah pasti princess” ucap Xavier dengan sombong.
Chloe dan ketiga putranya memutar malas mata mereka mendengar ucapan daddy dan suami mereka yang sangat arogan. Tak lama mereka semua segera bergegas menuju gereja tempat pemberkatan kedua mempelai disana.
Tahap demi tahap akhirnya berjalan dengan lancar dan saat ini Ares dan Zelena sudah sah dimata hukum dan agama menjadi pasangan suami istri. Sebelum pergi dari gereja kedua keluarga besar mempelai berfoto bersama dan saling silahturahmi satu sama lain.
~ Hilton Hotel ~
Malamnya semua tamu undangan sudah berada di ballroom hotel Hilton tempat resepsi pernikahan Ares dan Zelena diselenggarakan. Kedua mempelai sudah seperti raja dan ratu diatas pelaminan dan terlihat sangat bahagia.
“Indah sekali dekorasinya” ucap Devina dengan decak kagum.
“Punya kita akan jauh lebih indah sayang” bisik Xander sambil memeluk pinggang kekasihnya dengan posesif.
Blush…………..
Pipi Devina memerah merasa malu dengan ucapan Xander barusan membuat Xander tersenyum manis melihat tingkah kekasihnya.
Xander mencium bibir Devina berkali-kali membuat semua pasang mata disana kaget melihat tingkah seorang triliuner terkaya, sekaligus direktur utama di perusahaan nomor satu di dunia yang sedang memeluk seorang perempuan cantik didepan umum.
Tak lama suara riuh tamu undangan menggema melihat kehadiran keluarga besar Valeria yang datang bersama, dengan pebisnis sukses batu baru sekaligus hotel yaitu Bagas Kusumo dan keluarganya.
Bukan itu saja kakak angkat Valeria raja Bryan Peterson juga turut hadir bersama istri dan putra mahkota Maxim di acara itu. Malam itu semua tamu undangan dibuat kagum melihat semua penguasa di dunia bisnis dunia hadir saat ini.
“Vic saingan terberatmu sudah muncul thu” ucap Leon sambil menunjuk Maxim di pintu masuk.
“Ckk!! Kenapa dia harus hadir sih” decak Victor dengan kesal.
“Kakak” pekik Katy dengan suara melengking membuat Victor mengumpat kesal dalam hati karena Maxim sudah melihat keberadaan mereka.
Kenapa Katy harus panggil bocah sialan itu sih, batin Victor degan kesal.
Tanpa Xander dan lainnya sedari ternyata di luar sana anak buahnya dan juga Ares, sedang baku menyerang dengan pihak musuh yang entah datang dari mana dengan jumlah yang sangat banyak.
Gery dan David yang mendapat laporan dari anak buah mereka segera menghampiri tuan mereka untuk memberitahu apa yang terjadi saat ini di luar sana.
“Bangsat!” maki Xander dan Ares serentak saat keduanya mendengar informasi yang disampaikan oleh asisten mereka.
...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...
__ADS_1
To be continue…………………