Heartless 2

Heartless 2
Chapter 150


__ADS_3

🍁Sukses hanya bagi orang yang tetap semangat meski halangan dan rintangan di depan mata🍁


.


.


.


.


Tak terasa sudah dua hari berlalu sejak Zelena di bawah pulang kembali ke mansion dan selama 2 hari ini juga mansion Ares juga mendapat serangan dari musuh yang berasal dari negara tetangga.


Bukan hanya itu saja seluruh keluarga besar Wesly baik orang tua dan anak-anak juga mendapat serangan saat mereka berada di tempat umum atau pergi bekerja.


Karena hal itulah Xander mengumpulkan semuanya di mansion Ares untuk membahas serangan musuh mereka yang semakin brutal saat ini.


“Jadi bagaimana situasi bos disana?” tanya Albert dari seberang.


^^^“Untuk saat ini kami aman karena kami dilindungi oleh anak buah Ares dan juga anak buah Mikhail” jawab Xavier dengan suara dingin.^^^


“Raja setan itu masih hati juga” dengus Thomas masih kesal dengan putranya yang hingga saat ini belum juga memberikan foto istrinya agar ia bisa tahu seperti apa wajah anak mantunya.


“Honey” ucap Valeria memperingati suaminya membuat semua mata memandang mereka dengan malas.


^^^“Apa mansion uncle juga di serang?” tanya Xander dengan suara dingin menatap Thomas.^^^


“Ya boy. Tapi seperti biasa mereka semua sudah dilenyapkan pasukan elite Mikhail dari radius 10 km” jawab Thomas.


^^^“Jadi Mikhail sudah mengantisipasi semuanya untuk penjagaan mansion uncle ya” tebak Victor dengan cepat.^^^


“Heemmm”


^^^“Daddy apa Leon diserang waktu pergi bekerja?” tanya David dengan cepat.^^^


“Adikmu masih mengurung diri di kamar son sejak hari itu” jawab Albert dengan napas kasar.


^^^“Ckk!! Suruh wanita itu pergi saja dari mansion” dengus David dengan kesal.^^^


“David” ucap Albert dan Chloe dengan serentak memperingatinya untuk tidak berbicara seperti itu.


David memutar malas matanya karena ia tahu daddynya pasti menyuruhnya untuk tidak melakukan hal itu, karena bagaimanapun Mira adalah mommy kandungnya.


“Apa Vincent dan Natasha biar nginap disini saja?” tanya Valeria yang merasa khawatir dengan putrinya yang sedang mengandung.


“Kami tetap disini saja mommy. Lagian pengawalan disini sangat ketat” jawab Vincent menolak dengan halus.


“Baiklah kalau begitu” balas Valeria dengan suara dingin.


^^^“Untuk sekarang hindari dulu pergi ke tempat ramai karena aku tidak mau banyak orang yang tak bersalah mati saat kita diserang” ucap Xander dengan suara tinggi.^^^


“Daddy setuju dengan ucapanmu son” balas Xavier.


“Aku juga tuan muda” ucap Albert.


“Kami semua tidak akan kemana-mana. Yorla, Jesica, dan juga Katy tidak akan keluar kemana pun karena perintah Mikhail untuk tidak keluar” ucap Thomas menjelaskan.


“Sepertinya aku harus keluar karena pekerjaan aku tidak bisa di tunda brother” ucap Victor.


“Untuk Victor nanti ada pengawal yang menemaninya 24 jam” ucap Xavier.


“Asalkan dia tidak kabur dari pengawalnya daddy! Hehehehe” tambah Vincent sambil terkekeh dari seberang.


^^^“Twin” hardik Victor dengan mata melotot.^^^

__ADS_1


“Jika hal itu terjadi maka aku akan suruh Marcel menjadikannya sebagai bahan uji coba virusnya” ancam  Xander dengan suara dingin sambil menatap Victor dengan tajam.


“Aku tidak akan melakukan hal itu brother” ucap Victor dengan suara tegas merasa takut dengan ancaman kakaknya.


^^^“Kalau begitu sudah diputuskan mulai saat ini kita harus berhati-hati dan tetap waspada” ucap Xavier dengan suara tegas.^^^


“Iya bos. Iya uncle. Iya daddy” jawab mereka semua dengan serentak.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


Setelah membahas semuanya hari itu Xander dan lainnya menghabiskan waktu di mansion Ares untuk menemani Zelena disana. Karena 2 hari lagi mereka akan pulang ke California, sedangkan Victor ia akan tinggal karena akan melakukan pemotretan di Labuan Bajo.


~ Kastil King Mikhail ~


Saat ini Mikhail sedang berbicara dengan Damon dan Teivel di ruang kerjanya setelah kepulangan Teivel barusan dari Rusia melakukan perintah Mikhail waktu itu.


“Aku menangkap seseorang yang mengatakan pernah bertemu langsung dengan orang itu King, tapi sebelum ia menjelaskan lebih rinci ia tiba-tiba ditembak mati oleh sniper King” papar Teivel menjelaskan.


“Kamu dapat sniper itu?” tanya Mikhail dengan suara dingin.


“Dia bunuh diri setelah menambak orang yang aku tangkap King” jawab Teivel.


“Berarti mereka sudah menebak jika kita akan kembali ke sana untuk mencari informasi” ucap Mikhail sambil tersenyum smirk.


“Ini rekaman saat aku berbicara dengan orang itu King” ucap Teivel menyalakan rekaman yang ia rekam waktu itu.


#Rekaman On


“Katakan siapa orang itu!” bentak Teivel dengan suara dingin.


“Kenapa? Apa kamu tidak bisa mencari tahunya! Hehehe” balas oran yang ditangkap Teivel sambil terkekeh.


Bugh………………bugh………………bugh…………….


“Jadi kamu memilih bungkam ya” ucap Teivel setelah menghajar orang itu.


“Baiklah jika itu pilihanmu. Tapi apa kamu sudah siap melihat kematian istri dan anak-anakmu” balas Teivel sambil tersenyum penuh arti.


“Berengsek! Lepaskan istri dan anak-anakku sialan” maki orang itu dengan emosi.


“Pilihannya ada di tanganmu pak tua”


Lama terdengar hening disana membuat Mikhail menunggu apa yang akan dikatakan oleh orang itu selanjutnya.


“Aku tidak mengetahui namanya tapi dia dia seorang pria berumur 80an, tapi perawakannya seperti orang berumur 40an yang masih sehat dan bugar. Ada tato K terbalik di lehernya dan….”


Dor………………….


#Rekaman Off


“Hanya itu saja rekamannya King” ucap Teivel.


“K terbalik” gumam Mikhail seperti pernah melihat tato tersebut tapi entah dimana ia pernah melihatnya.


Ketiganya diam tidak berbicara satu kata pun memikirkan ucapan orang di rekaman tadi, yang sudah memberikan mereka klue tentang siapa dalang di balik ini semua.


Mikhail menutup mata sambil menaruh kedua tangannya di atas meja memikirkan tato tersebut dan mengingat kembali dimana ia pernah melihatnya.


Mata Mikhail terbuka dengan warna iris matanya yang berubah warna menjadi merah, membuat Teivel bergidik ngeri merasakan aura Kingnya yang sangat menakutkan didalam sana.


“Jadi dia ada hubungan dengan pemuja setan itu ya” ucap Mikhail sambil tersenyum penuh arti.


“King” ucap Damon yang sudah berhasil mencari tahu lambang tato itu.

__ADS_1


“Ты помнишь?” (kamu ingat) tanya Mikhail dengan tatapan berkilat tajam dalam bahasa Rusia.


“Я до сих пор помню Кинга” (aku masih mengingatnya King) jawab Damon.


“Мы снова повторим войну” (kita akan mengulang kembali peperangan itu lagi)


“да король” (iya King)


Teivel menatap keduanya dengan bengong karena tidak tahu apa yang mereka berdua bicarakan, karena memang ia tidak bisa berbahasa Rusia seperti keduanya.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


“Teivel suruh uncle Andre pantau posisi Marcel dan jangan sampai ada yang tahu hal ini” titah Mikhail dengan suara dingin.


“Baik King”


“Suruh uncle Juan untuk menyuruh anak buah kita di seluruh markas untuk tetap bersiaga” ucap Mikhail dengan suara tegas.


“Siap King”


“Damon kamu pantau semua sistem dan tutup semua keberadaan aku dan istriku karena ku yakin orang itu sedang melacak keberadaan aku” perintah Mikhail dengan suara tegas.


“Baik King”


“3 Hari lagi kirim rudal ke yatch yang dinaiki Marcel” ucap Mikhail dengan suara dingin.


“King apa anda yakin?” tanya Teivel dengan kaget.


“Yakin” jawab Mikhail dengan suara tegas.


“Tapi bagaimana jika dokter sialan itu tewas disana King?” tanya Teivel dengan cemas.


“Dia tidak akan mati karena dia akan terlempar ke laut lebih dulu sebelum rudal King sampai disana” jawab Damon menjelaskan.


Eehhh……………….


Teivel terbengong tak bisa berkata apa-apa mendengar ucapan Damon yang memberitahu kondisi Marcel nanti, saat rudal yang mereka kirim untuk menghancurkan yatch milik Xander Wesly.


Mikhail dan Damon lalu berlalu keluar dari ruang kerjanya diikuti Teivel yang juga tidak mau mempertanyakan lagi mengenai Marcel, karena ia yakin Marcel akan baik-baik saja disana dan selamat.


Semoga kamu bertahan di lautan lepas nanti dokter sialan! Hehehehe, batin Teivel sambil terkekeh dalam hati.


Mikhail tersenyum sinis membaca pikiran Teivel dan hanya diam saja tak ingin ikut campur dengan pemikirannya yang sedang menyumpahi Marcel disana.


3 Hari kemudian


~ Mansion Xander Wesly ~


Baru saja Xander dan lainnya tiba di landasan pribadi miliknya setelah balasan jam di atas pesawat dari Indonesia ke California.


Kedua orang tuanya memilih pulang dengan menggunakan helikopter menuju mansion utama Wesly, sedangkan David ia masih disana sampai Xander masuk ke kamar barulah ia pulang.


“Bos yatch milik bos yang dibeli 6 bulan yang lalu baru saja terbakar diserang rudal tak dikenal bos” lapor David saat membaca pesan yang dikirim Luki barusan.


“Yatch milikku?” tanya Xander dengan alis sebelah terangkat.


“Iya bos”


Lama Xander terdiam memikirkan siapa yang berani mengirim rudal ke yatchnya dan menghancurkan di lautan lepas saat sedang berlayar.


Seketika matanya melotot mengingat pembicaraannya dengan Mikhail beberapa waktu yang lalu mengenai yatch akan dipakai oleh Mikhail.


“MIKHAIL ZENO PARKER BANGSAT” maki Xander dengan suara menggelegar didalam mansion.

__ADS_1


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


To be continue……………..


__ADS_2