Heartless 2

Heartless 2
Chapter 151


__ADS_3

🍁Tetaplah bersyukur pada semua keadaan dan tetap rendah hati jikalau kita sudah berkedudukan tinggi🍁


.


.


.


.


Teriakan Xander membuat semua pelayan dan penjaga kaget bukan main memikirkan siapa yang sudah membuat tuan mereka menjadi murka.


Sedangkan David ia hanya bisa menutup mata mendengar teriakan bosnya dan ia yakin sebentar lagi bosnya akan menghancurkan semua barang didalam mansion untuk melampiaskan emosinya.


Kenapa King selalu membuat bos emosi, batin David tak habis pikir.


Prang…………..prang…………….prang………………


Benarkan tebakannya tadi kalau Xander akan menghancurkan barang didalam mansion untuk melampiaskan emosinya. Apa lagi ia tahu jika yatch yang dibom oleh Mikhail adalah yatch terbaru milik bosnya yang hanya ada 2 di dunia.


“Bangsat kamu King! Aku akan menghancurkan juga yatch milikmu berengsek” teriak Xander dengan emosi.


Malam itu terpaksa David dan beberapa pengawal harus mendapat bogem mentah dari Xander karena emosinya tidak terkontrol.


Setelah menghancurkan seisi mansion dan memukul anak buahnya, seperti biasa Xander naik ke lantai dua menuju kamarnya untuk meredam emosinya dengan alkohol.


“F**k you King” maki Xander didalam kamar.


Sedangkan di bawah David menyuruh pak Tio untuk membawa anak buahnya yang dihajar Xander ke ruang kesehatan di paviliun belakang.


“Sayang” panggil Lili yang tadi dihubungi pak Tio untuk datang takut tuannya sakit atau apa.


“Siapa yang menyuruh kamu datang?” tanya David dengan tatapan tajam.


“Maaf tuan David tadi saya yang menghubungi dokter Lili untuk datang takut jika tuan terluka atau apa” jawab pak Tio dengan cepat.


“Ini peringatan terakhir untukmu pak Tio jangan menyuruh kekasihku datang jika aku tidak menyuruhnya” hardik David dengan suara tinggi.


“Iya tuan muda Kendrick. Maafkan saya” ucap pak Tio dengan sopan.


“Sudah jangan marahi pak Tio sayang. Lagian ini juga tugas aku sebagai dokter pribadi ka Xander sayang” ucap Lili menengahi keduanya.


Lili segera membawa David dari sana karena tak ingin pak Tio dimarahi oleh kekasihnya hanya karena dia. Ia lalu mengobati luka di tubuh dan wajah David di ruang keluarga.


“Dengan siapa kamu datang sayang?” tanya David dengan suara lembut.


“Dengan pengawal sayang. Tenang aku di jaga ketat oleh mereka saat kesini” jawab Lili sambil tersenyum manis.


“Lain kali jangan datang sendiri lagi sayang. Situasi di luar semakin tidak aman sekarang” ucap David dengan suara lembut sambil mengelus pipi Lili dengan lembut.


“Iya sayang”


David lalu mengajak Lili pergi ke apartemennya dengan helikopter karena jaraknya lebih dekat dari pada pulang ke mansion kedua orang tua mereka.


1 Minggu kemudian


Sudah 1 minggu berlalu sejak Xander mengetahui yatch miliknya yang dihancurkan oleh Mikhail dan selama seminggu itu moodnya sangat buruk membuat David dan Luki harus ekstra sabar.


~ Wesly Group ~


Brugh……………………..


“Apa kamu itu bodoh berengsek” hardik Xander ke wakil direktur dan melemparnya dengan laporan saat ia datang mengantar laporan proyek pembangunan mall di Spanyol.


“Maafkan saya direktur” ucap Lucas  Martins wakil direktur Wesly Group.


“Keluar dan bawakan laporan yang baru dalam 30 menit sialan!” bentak Xander dengan suara tinggi.


“Baik direktur” ucap Lucas dengan sopan.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


Lucas melihat David bertanya apa yang harus ia lakukan karena memang laporan ini sudah benar karena sudah dicek oleh David sebelum di berikan ke Xander. David mengangguk kepalanya untuk melakukan apa yang di suruh oleh Xander barusan.


Lucas berlalu keluar dari ruangan direktur dengan wajah kusut karena harus mengerjakan ulang laporan tersebut padahal tidak ada yang salah dengan laporan itu.


“Apa anakku berbuat ulah lagi?” tanya Xavier dengan suara tegas dan berwibawa mengagetkan Lucas.

__ADS_1


“Apa! Maafkan saya tuan besar saya tidak menyadari kedatangan tuan” jawab Lucas dengan sopan.


“Apa Xander menyuruhmu membuat laporan yang baru?” tanya Xavier lagi.


“Ehh! Iya tuan besar” jawab Lucas dengan kaget.


“Lakukan seperti yang anakku suruh. Jika laporannya memang benar dan tidak ada yang salah kamu tinggal print ulang saja” titah Xavier dengan suara dingin.


“Baik tuan besar” balas Lucas dengan senyum lebar.


Xavier berlalu pergi dari sana tak habis pikir dengan kelakuan anaknya yang melampiaskan emosinya ke semua orang. Sedangkan Lucas yang mendapat ide dari tuan besar segera berlalu pergi ke ruangannya dengan langkah cepat.


Ceklek………………….


“Bos besar” ucap David dan Luki dengan serentak menunduk hormat saat pintu di buka.


“Ckk!! Kamu seperti anak labil saja son” ejek Xavier dengan sinis berlalu duduk di sofa.


“Jika daddy datang hanya untuk mengejekku lebih baik daddy pulang saja” ketus Xander dengan wajah tak kalah sinis.


“Ckk!! Kamu memang keturunanku son” decak Xavier dengan kesal.


“Ya itu benar daddy. Karena sifat aku itu menuruni sifat daddy” balas Xander dengan acuh.


Luki yang melihat perdebatan keduanya bengong karena baru kali ini melihat tuan dan tuan besarnya saling melempar ejekan. Sedangkan David ia sudah terbiasa dengan hal itu karena ia pun sama dengan Xander.


“David kamu pulang sana ke mansion dan lihat adikmu” titah Xavier dengan suara dingin.


“Dia harus menghadiri meeting 30 menit lagi daddy” potong Xander.


“Suruh sekertarismu atau asisten keduamu itu yang pergi son karena Leon sangat membutuhkannya” balas Xavier dengan suara tegas.


“Pergilah” ucap Xander dengan suara dingin.


“Baik bos” jawab David dengan patuh dan berlalu keluar.


“Luki kamu yang gantikan David di meeting sebentar nanti” titah Xander.


“Baik bos” jawab Luki sambil berlalu keluar untuk mempelajari bahan meeting dulu di ruangannya.


Setelah kepergian keduanya Xavier melihat anaknya dengan tajam meminta jawaban apa yang membuat anaknya kesal selama seminggu.


“Hanya itu?” tanya Xavier dengan selidik.


“Aku membuat kekasihku ketakutan berada di dekatku daddy” jawab Xander dengan jujur.


“Oh”


1 detik


2 detik


6 detik


10 detik


“Apa! Sejak kapan kamu punya kekasih son?” tanya Xavier dengan kaget yang baru mencerna ucapan putranya.


“Ckk!!” decak Xander dengan kesal.


Mau tak mau Xander menceritakan tentang pertemuan pertamanya dengan Devina sampai ia memaksa Devina untuk menjadi kekasihnya, hingga ia yang membunuh teman kerja Devina semalam karena orang itu berbicara dengannya.


Phew………………….


Xavier membuang napasnya dengan kasar mendengar cerita anaknya yang sama persis sepertinya jika sudah mengklaim sesuatu menjadi miliknya, maka dia tidak ingin berbagi dengan orang lain dan yang paling utama sifat posesifnya itu sama persis dengan dia.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


“Jadi kamu memaksanya?” tanya Xavier.


“Heemmm” deham Xander menjawab pertanyaan daddynya.


“Pertama kamu harus memenangkan hatinya son. Jika hatinya sudah menjadi milikmu dia akan dengan sendiri datang kepadamu” ucap Xavier dengan bijak.


“How” (bagaimana)


“Jujurlah mengenai dirimu kepadanya dan beritahu dia semua sifatmu son. Daddy awalnya mengambil hati mommy kalian seperti itu dan asal kamu tahu saat itu mommy kamu sedang berpacaran dengan orang lain” papar Xavier menjelaskan.

__ADS_1


“Orang itu papanya Ares kan daddy” balas Xander sambil tersenyum smirk.


“Ckk!! Jangan menyebut nama sialan itu” ketus Xander dengan sinis.


Hehehehe…………………..


Xander terkekeh melihat wajah kesal daddynya dan hal itu membuat Xavier semakin meradang melihat kelakuan anaknya.


Hari itu Xavier memberikan nasihat kepada putranya bagaimana untuk menenangkan hati wanita dan membuat wanita itu yakin dengan diri kita.


~ Mansion Utama Wesly ~


Chloe menatap suaminya yang sedari pulang tadi senyum-senyum sendiri dengan selidik dan penasaran apa yang membuat suaminya seperti.


Apa suamiku punya wanita lain di luar sana, batin Chloe dengan kaget.


Bugh………….


“Hubby” pekik Chloe dengan kesal saat suaminya menyentil keningnya dengan kuat.


“Aku bukan pria seperti yang kamu pikirkan baby” balas Xavier dengan ketus.


“Hehehehe! Maaf hubby. Aku hanya menebak saja karena dari tadi aku perhatikan kamu senyum-senyum sendiri hubby” ucap Chloe sambil terkekeh.


“Ckk!!” decak Xavier dengan kesal.


Ia lalu berjalan menuju taman samping untuk melihat ikan koi peliharaannya yang saat ini sedang ia pelihara di mansion utama.


“Jadi hubby apa yang membuat kamu senyum-senyum sedari pulang tadi?” tanya Chloe dengan penasaran.


“Sebentar lagi kita akan punya menantu baby” jawab Xavier dengan antusias.


Hah……………..


“Siapa yang akan menikah daddy?” tanya Vincent dengan kaget saat mendengar ucapan daddynya.


“Apa Zelena daddy?” tanya Natasha dengan penasaran.


“Hubby kamu sudah melamar Katy buat Victor?” tanya Chloe dengan cepat.


“Itu tidak mungkin Victor mommy. Mommy kan tahu dia sudah di blacklist sama pangeran Maxim sebagai calon suami Katy” jawab Vincent dengan cepat.


“Jawaban kalian semua salah” ucap Xavier dengan suara tegas.


“Lalu siapa maksud daddy?” tanya Vincent dengan penasaran.


“Kakakmu Xander” jawab Xavier dengan suara tegas.


“APA” pekik ketiganya dengan suara melengking membuat Xavier menutup telinganya karena sakit.


“Daddy tidak lagi bercandakan?” tanya Vincent dengan cepat.


“Hubby apa kamu serius putra dingin kita akan menikah?” tanya Chloe dengan cepat.


“Daddy serius karena barusan Xander yang memberitahu daddy jika dia sudah mempunyai kekasih” jawab Xavier.


“Siapa dia hubby?” tanya Chloe dengan penasaran.


“Aku tidak tahu baby” jawab Xavier dengan cepat.


“Aku akan menyuruh daddy untuk mencari tahu kekasih ka Xander” ucap Natasha.


“Iya honey. Ayok kita segera hubungi daddy kamu” tambah Vincent dengan cepat karena penasaran siapa yang sudah meluluhkan gunung es kakaknya itu.


Hari itu Natasha dan lainnya menggemparkan seluruh keluarga besar Wesly dengan cerita mengenai Xander, yang sudah punya kekasih dan detik itu juga mereka semua sudah mengetahui siapa yang menjadi kekasih Xander dengan bantuan Valeria.


~ Mansion Utama Parker ~


Thomas menggelengkan kepalanya membaca pesan di grup keluarga besar mereka mengenai Xander yang sudah punya kekasih.


“Xander yang punya kekasih saja buat semua gempar apa lagi jika mereka mengetahui raja setan itu yang sudah menikah” gumam Thomas tak habis pikir.


“Yang pasti mereka semua akan dibuat syok honey” balas Valeria.


“Hehehehe! Kamu benar honey” ucap Thomas sambil terkekeh.


Duar…………………….

__ADS_1


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


To be continue………………………


__ADS_2