Heartless 2

Heartless 2
Chapter 133


__ADS_3

🍁Setiap bencana yang datang itu pasti ada keajaiban🍁


.


.


.


.


Hiks………….hiks………………hiks………………..


Suara tangisan Clarisa semakin histeris didalam lift membuat Mikhail di seberang sana menutup mata mengontrol emosinya. Sedangkan Damon yang melihat isyarat Kingnya segera menjelajahi cctv dengan satelit di drive miliknya.


“Baby tenangkan dirimu. Tidak akan ada yang berani macam-macam denganmu disana” ucap Mikhail.


^^^“Bagaimana kalau dia ikut sampai ke apartemen hubby?” tanya Clarisa dengan sesegukan.^^^


“Apa kamu sudah berada didalam apartemen baby?” tanya balik Mikhail.


Ting…………..


“Segera masuk ke dalam apartemen dan jangan pernah keluar lagi sampai besok pagi baby” titah Mikhail dengan suara tegas saat mendengar bunyi lift tanda kekasihnya baru sampai.


^^^“Hubby……….hiks hiks hiks” tangis Clarisa semakin pecah sampai didalam apartemen.^^^


Mikhail lalu mengalihkan panggilan mereka ke panggilan video sehingga ia bisa dengan jelas melihat wajah kekasihnya. Clarisa masih terus menangis sambil melepas kaca mata.


“Jangan khawatir baby. You are safe now” (kamu aman sekarang) ucap Mikhail dengan suara lembut.


^^^“Siapa orang itu hubby?” tanya Clarisa dengan penasaran.^^^


“Jangan memikirkan hal itu dan mulai besok Eksel akan kembali menjadi pengawalmu 24 jam baby” jawab Mikhail dengan suara tegas.


^^^“Orang itu tidak bisa masuk kedalam sini kan hubby?” tanya Clarisa sambil melihat keadaan sekeliling.^^^


Entah kenapa ia merasa takut sendirian saja didalam sana, membuat Mikhail di seberang sana membuang napasnya dengan kasar karena melihat kekasihnya yang masih ketakutan.


“Baby” panggil Mikhail dengan sura lembut dan tegas.


^^^“Hubby aku merasa seperti di awasi” ucap Clarisa memberitahu apa yang ia rasakan saat ini.^^^


“Lihat foto aku di ruang tv baby” ucap Mikhail dengan suara tegas.


Clarisa melihat foto kekasihnya yang berukuran sangat besar dengan kening berkerut tak mengerti kenapa Mikhail menyuruhnya untuk melihat fotonya. Memang ia akui Mikhail sangat tampan tapi tidak juga harus menyombongkan diri saat ini.


“Lihat ke hpmu” titah Mikhail lagi.


^^^“Itu” tunjuk Clarisa dengan kaget saat melihat dirinya yang sedang berdiri menyamping di ruang tv dari seberang sana.^^^


“Kamu akan aman didalam sana karena aku selalu mengawasi kamu dari sini baby” ucap Mikhail dengan suara tegas.


^^^“Hubby kamu bukan orang mesum kan?” tanya Clarisa dengan selidik.^^^


“Ckk!! Jika aku orang mesum sudah dari dulu aku membobol gawang kamu baby” ketus Mikhail dengan kesal.


^^^“Isshhh” dengus Clarisa sambil memanyunkan bibirnya ke depan merasa kesal dengan ucapan Mikhail yang terlalu vulgar.^^^


Hehehehe………………


Mikhail terkekeh melihat wajah cemberut kekasihnya yang sangat mengemaskan dari seberang sana. Ia lalu menyuruh Clarisa untuk tidak khawatir lagi dan segera beristirahat.


Sedangkan dari kegelapan Z mengumpat kebodohannya, karena tak memantau Clarisa sedari tadi sehingga ia diikuti oleh orang dan ia yakin Kingnya pasti akan memberinya hukuman saat ia datang.


~ Black Shadow Rusia ~


Brak……………………

__ADS_1


Mikhail menendang meja didepannya hingga terbelah menjadi dua bagian melampiaskan emosinya setelah panggilan mereka berakhir. Matanya berkilat tajam seakan ingin membunuh orang yang berniat jahat kepada kekasihnya.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


“Siapa?” tanya Mikhail dengan aura membunuh.


“Orang suruhan kepercayaan tuan besar Baker yang sudah mengetahui jika tuannya diculik bersangkutan dengan nona Clarisa King” jawab Damon sambil menunjukkan informasi mengenai orang tersebut.


“Hehehehe! Bawa dia ke markas dan lakukan seperti biasa” ucap Mikhail sambil terkekeh seperti iblis.


“Baik King”


“Apa orag itu belum muncul?” tanya Mikhail dengan suara dingin.


“Belum King. Sepertinya dia sedang menyusun rencana untuk membalas kita akan kerugiannya kemarin King” jawab Damon dengan suara dingin.


“Aku sudah tidak sabar ingin melihat wajah asli orang itu yang selama ini bersembunyi seperti pengecut” ucap Mikhail dengan sinis.


Damon diam saja tidak menjawab ucapan Mikhail barusan karena memang ia hanya akan berbicara jika disuruh atau ditanya oleh orang.


Mikhail dan Damon lalu berkutat dengan laptop masing-masing memantau semua pekerjaan mereka di perusahaan pusat dan juga markas dari sana.


~ Mansion utama Wesly ~


Saat ini Xavier sedang menenangkan istrinya begitu juga dengan Albert dan Kevin yang juga menenangkan istri mereka yang mencemaskan keadaan putra mereka setelah di beritahu oleh Xavier apa yang sebenarnya terjadi saat ini.


“Mommy. Daddy” panggil Lili dengan cemas yang baru saja datang di jemput pengawal daddynya.


“Sayang kamu sudah datang” ucap Kevin dengan suara lembut.


“Apa Henry sudah ada kabar daddy?” tanya Lili dengan cemas.


“Mereka sudah ditemukan oleh tuan muda pertama sayang dan saat ini mereka pergi menjemput adikmu dan lainnya” papar Kevin menjelaskan.


“Daddy apa Henry akan baik-baik saja?” tanya Lili dengan cemas karena tahu Xander pasti tidak akan melepaskan mereka begitu saja.


“Kalian tenang saja Xander tidak mungkin menghukum mereka dengan hukuman yang berat” ucap Thomas dengan suara tegas didalam sana.


“Kamu diam saja Thomas karena kamu tidak pernah melihat bagaimana tuan muda pertama sudah kehilangan kendali karena emosi” hardik Albert dengan suara tegas.


“Well! Menurut aku hukuman Xander tidak mengerikan seperti hukuman raja setanku” ucap Thomas dengan kesal menyebut nama anaknya.


Semuanya diam membenarkan ucapan Thomas, karena memang hukuman dari Mikhail adalah hukuman yang tidak akan pernah mereka tebak dan tidak tanggung-tanggung menghukum adik kandungnya sendiri.


“Bagaimana baby? Apa  kamu masih ingat rasanya sayang?” tanya Valeria sambil tersenyum menatap putrinya.


“Jangan membuat aku mengingat kejadian mengerikan itu mommy” ucap Natasha sambil bergidik ngeri.


“Sayang apa hukuman kakakmu sangat kejam?” tanya Chloe dengan penasaran.


“Lebih dari yang mommy bayangkan. Ka Mikhail itu iblis berwujud manusia mommy” jawab Natasha dengan takut.


“Natasha memangnya hukuman kamu waktu itu apa?" tanya Kevin dengan cepat.


Natasha melihat kedua orang tuanya meminta jawaban apa ia harus menceritakannya dan keduanya mengangguk tanda setuju. Vincent sendiri menggenggam tangan istrinya seakan berkata semua akan baik-baik saja karena ia akan tetap berada disana.


“Jangan cerita kalau kamu masih trauma honey” ucap Vincent dengan suara lembut.


“Aku baik-baik saja honey” balas Natasha sambil tersenyum hangat.


Phew…………….


Natasha membuang napasnya dengan kasar melihat mereka semua yang sedang menatapnya ingin mendengar ceritanya mengenai hukuman yang pernah ia dapatkan dari Mikhail.


“Apa kalian pernah merasakan bagaimana di kurung bersama 10 buaya ganas didalam kandang mereka? Apa lagi ukuran mereka yang sangat besar dan kalian itu menjadi mangsa mereka” ucap Natasha dengan napas memburu.


“Berapa lama kamu di kurung nak?” tanya Xavier dengan suara tegas.

__ADS_1


“2 malam 1 hari daddy dan saat aku keluar semua tubuhku penuh dengan bekas luka cakaran dan tebasan ekor peliharaan kakak”


“Jangan bilang kamu dapat hukuman itu saat kamu akan menikah?” tanya Albert dengan cepat.


“Benar uncle” jawab Natasha.


“Apa kalian ingin melihat videonya?” tanya Valeria dengan suara dingin.


“Perlihatkan ke aku mommy” ucap Vincent dengan suara tegas.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


Valeria lalu mengutak-atik hpnya dan tak lama tv diruang keluarga menyala sendiri dan menampilkan video saat Natasha di hukum.


Semuanya bergidik ngeri melihat peliharaan Mikhail yang sangat mengerikan dan bagaimana Natasha harus berjuang didalam sana untuk menghindar kejaran mereka semua.


“Putramu sangat mengerikan dude” ucap Kevin bergidik ngeri melihat hukuman Natasha.


“Menurutku itu masih hukuman yang ringin belum hukuman sebenarnya seorang King Black Shadow” balas Thomas sambil tersenyum menyeringai.


“Apa masih ada yang lebih mengerikan lagi dari ini?” tanya Albert dengan penasaran.


“Lebih baik aku tidak menceritakannya karena aku yakin malam kalian semua tidak akan bisa tidur” ucap Thomas memberi isyarat lewat matanya kepada Albert, Kevin, dan bosnya.


“Hemmm” deham Xavier yang mengerti isyarat Thomas jika saat ini anak buah Mikhail berada disana.


“Jangan pedulikan aku tuan besar. Aku orangnya netral kok” ucap Marcel yang baru saja datang untuk memeriksa keadaan Vincent.


“Ckk!! Kalian semua saja” ketus Thomas dengan kesal.


Hehehehe…………………


Marcel terkekeh tak membalas ucapan Thomas lagi karena apa yang dibilang oleh tuannya itu memang benar. Meski ia tahu tanpa mereka berbicara King mereka sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


“Nyonya besar apa ayah aku bisa pulang ke mansion lebih dulu?” tanya Marcel sambil memeriksa keadaan Vincent.


“Marcel” hardik Rehan dengan mata tajam memperingati anaknya untuk tidak berbuat ulah.


“Jangan teriak-teriak ayah ingat darah tinggi ayah. Lagian ini permintaan bunda yang menyuruh ayah untuk pulang menjaga Mario karena kepala bunda pusing” papar Marcel menjelaskan.


“Bunda kamu sakit?” tanya Rehan dengan cemas.


“Heemmm! Makanya ayah disuruh pulang” jawab Marcel dengan santai.


“Loe pulang duluan Rehan dan jaga Mario sama Lauren sampai mereka sembuh. Lagian ada Teivel yang mengawal kami” titah Valeria.


“Baik master. Saya pamit master”


“Heemmm”


“Bukannya kamu dokter? Kenapa tidak kamu saja yang menjaga ibumu?” tanya Kevin dengan penasaran.


“Jika aku yang menjaga bunda pasti sakit bunda semakin parah uncle” jawab Marcel sambil tersenyum lebar.


“Ya karena kamu itu biangnya penyakit untuk bunda kamu” ketus Thomas dengan sinis.


“Itu tuan besar tahu jawabannya! Hehehehe” balas Marcel sambil terkekeh.


Tak…………tak……………tak……………..


Bunyi langkah kaki menggema didalam sana membuat semua mata langsung menatap ke arah suara tersebut. Natasha berdiri dari duduknya dan menghampiri orang yang baru saja masuk ke dalam dengan wajah pucat dan penampilan berantakan.


“Katy apa yang terjadi sama kamu” pekik Natasha dengan suara menggelegar didalam ruang keluarga.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


To be continue…………………

__ADS_1


__ADS_2