
🍁Mengakui kesalahan bukan berarti kita itu lemah dan kalah tapi karena kita ingin belajar untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi dan tidak akan mengulangi kesalahan kita lagi🍁
.
.
.
.
Saat ini Mikhail dan Damon sedang bersiap untuk menjalankan rencana mereka di Rusia dimana rencana mereka ini akan membuat Light kehilangan pendukungnya dan membuat orang yang selama ini di belakang Light akan menunjukkan jati dirinya.
“King semua anak buah kita sudah siap” ucap Damon dengan suara dingin.
“Ayok kita berangkat” ucap Mikhail dengan aura membunuh.
“Baik King”
Mikhail dan Damon berlalu keluar dari ruang pribadi Mikhail di markas Black Shadow di Rusia. Semua anak buahnya menunduk memberi hormat kepada pimpinan besar mereka dan bergidik ngeri karena aura Mikhail.
“Hancurkan semuanya jangan biarkan ada yang bernapas didalam sana” titah Mikhail dengan suara tegas menggelegar.
“Baik King” ucap semua anak buah pasukan delta elite milik Mikhail.
“KEMATIAN MUTLAK UNTUK MEREKA SEMUA” hardik Mikhail dengan suara bergema.
Aura membunuh Mikhail menyeruak didalam sana membuat semuanya bergetar ketakutan, tapi tidak dengan Damon yang memang seorang robot jadi ia tidak bisa merasakan emosi atau perasaan apapun.
Helikopter Mikhail dan 10 helikopter anak buahnya segera mengudara pergi menuju lokasi sasaran mereka. Mikhail tersenyum smirk melihat struktur benteng musuh mereka dari iPad yang di kirimkan oleh Damon.
“King kita sudah sampai” ucap Damon dengan suara dingin.
“Berikan sambutan hangat dari aku” ucap Mikhail sambil tersenyum menyeringai.
Duar………………duar…………………duar………………….
3 Ledakan besar seketika mengguncang daerah disana hingga tanah disekitarnya bergetar, meski cuacanya saat ini sangat dingin karena turun salju tapi tidak membuat Mikhail dan pasukannya menurunkan semangat mereka untuk menyerang musuh mereka.
Brugh………….brugh…………..brugh………………..
Tanah disekitar sana terjatuh ke bawah membuat bunker-bunker musuh terlihat dengan jelas di mata Mikhail dan lainnya. Senyum menyeringai muncul dibibir Mikhail melihat ada 10 bungker besar di bawah sana.
“Ledakan semuanya hingga rata dengan tanah” titah Mikhail dengan suara menggelegar.
Duar………….duar…….duar……..duar………..duar……….
Aarrgghh……………..
Suara jeritan kesakitan bergema bersama dengan suara ledakan saat pasukan Mikhail memasang bom berkekuatan tinggi di setiap bungker.
Dor……….dor………….dor………….dor………..dor…………..
Bunyi tembakan dari anak buah Mikhail langsung menyambut musuh mereka yang berhasil keluar dari bungker sebelum meledak karena sebagian dari mereka sudah mendengar ledakan bungker yang lain.
“Menurutmu berapa kerugian dia?” tanya Mikhail dengan suara dingin sambil berdiri memasukkan kedua tangannya di saku celana melihat pertempuran sengit di bawah sana.
“Satu bungker bernilai 10 miliar euro King dan ada 30 bungker jadi total kerugiannya 300 miliar euro King” jawab Damon.
“Hehehe! AKU tidak sabar lagi ingin melihat wajah sialan itu yang selama ini bersembunyi” ucap Mikhail sambil terkekeh.
“Suruh Teivel segera berangkat ke California”
“Baik King”
“Beritahu dia untuk menemui si bodoh itu dan menangkap loser itu” titah Mikhail dengan suara dingin.
__ADS_1
“Baik King”
Mikhail menatap ledakan di bawah sana yang membuat semuanya rata dengan tanah sudah dan tak sabar ingin menghabisi musuhnya yang selama ini bersembunyi di belakang layar untuk menghabisi keluarganya.
...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...
Ini baru permulaan untuk kalian, batin Mikhail dengan tatapan membunuh.
~ Blue Ocean Apartment ~
Light, Ray, dan daddynya sedang menyantap sarapan bersama di meja makan dalam keheningan. Sudah 3 hari mereka berdiam diri saja didalam apartemen, tak melakukan apapun karena anak buah Xander sedang mencari keberadaan mereka di seluruh daratan Amerika.
“Apa rencana kamu son?” tanya Dev setelah selesai menyantap sarapannya.
“Saat ini kita harus menyelamatkan Lina dulu daddy baru kita bisa hancurkan keluarga mereka” ucap Light dengan suara dingin.
“Kira-kira dimana King menyembunyikan Lina tuan?” tanya Ray.
“Yang pasti di tempat yang hanya bisa di jangkau olehnya” jawab Light dengan suara dingin.
“Apa di mansion orang tuanya?” tanya Dev dengan cepat.
“Tidak daddy. King orang yang sangat licik dan perhitungan jadi tidak mungkin dia menyembunyikan Lina dia mansion orang tuanya” jawab Light dengan suara tegas.
“Lalu dimana menurutmu?” tanya Dev lagi.
Light diam tak mengatakan apa-apa karena memang dia juga tidak bisa menebak dimana Mikhail menyembunyikan adiknya. Apa lagi properti milik Mikhail sangat banyak disini dan di seluruh penjuru dunia.
Ting……………….
Suara notifikasi di hp Light membuyarkan lamunannya yang memikirkan dimana keberadaan sang adik saat ini.
Alisnya berkerut melihat email berisi video dari email tak dikenal dan private, karena penasaran ia segera membuka video tersebut.
Deg…………….
“KING SIALAN. AKU AKAN MEMBUNUHMU BAJINGAN” teriak Light menggelegar sambil mengebrak meja makan dengan kuat.
“Ada apa son? Kenapa kamu sampai berteriak?” tanya Dev yang kaget karena teriakan Light barusan.
“Lina daddy………………hiks hiks hiks………………Lina…………….hiks hiks hiks” tangis Light pecah tak sanggup berbicara.
Dev dengan cepat mengambil hp Light karena ia yakin ada sesuatu disana yang membuat putranya sampai menangis. Ray yang mendengar nama kekasihnya disebut merasa ada sesuatu yang buruk terjadi kepada Lina saat ini.
“In……I” ucap Dev dengan tubuh gemetaran.
“Lina……………hiks hiks hiks” ucap Ray dengan bergetar sudah ikut menangis melihat video tersebut.
Ketiganya syok dan tak bisa berkata apa-apa melihat video Lina yang digilir oleh 8 orang bertopeng tanpa di sensor sedikit pun. Teriakan dan jeritan Lina didalam video membuat ketiganya serasa di pukul hamar hingga hancur.
“Aku akan membunuhmu King” ucap Ray dengan tatapan penuh kebencian.
“Lina anakku……………hiks hiks hiks………….kamu harus membalas mereka semua son. Daddy tidak terima adikmu diperlakukan seperti ini………….hiks hiks hiks” ucap Dev dengan histeris menggema didalam sana.
Light yang biasanya kelihatan dingin dan kejam hari ini terlihat seperti manusia pada umumnya karena adik kembarnya. Ia tidak bisa membayangkan apa yang dirasakan kembarannya disana dan ia berjanji akan membalas semuanya.
“Malam ini juga kita bergerak dengan rencana kita. Aku akan membalas semua perbuatannya ke adikku” ucap Light dengan suara tegas dan tatapan penuh kebencian.
“Aku akan atur semuanya tuan” ucap Ray dengan suara tegas.
“Heemmmm”
Kring………………….
Kening Light mengerut melihat panggilan masuk ke hpnya menatap nomor yang sangat dikenali karena nomor itu pernah menghubunginya saat pertama kali mereka mulai bekerja sama.
__ADS_1
...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...
^^^“Halo” ucap Light dengan suara dingin.^^^
“Berengsek. Bagaimana kerjamu bangsat kenapa lokasi-lokasi itu tidak meledak an***g!” bentak suara menggelegar dari seberang.
^^^“Apa maksud master?” tanya Light dengan bingung.^^^
Ucapan Light barusan membuat Ray dan Dev kaget mendengar panggilannya kepada orang yang dipanggil master. Apa lagi mereka sempat mendengar teriakan bergema dengan suara yang dimanipulasi dari seberang.
Siapa dia? Baru kali ini ada orang yang berani membentak tuan, batin Ray penuh tanda tanya.
Apa yang kamu sembunyikan dari daddy selama ini son, batin Dev dengan penasaran.
“Karena ketidakbecusan kamu sialan semua usaha aku di Rusia rata dengan tanah. Kenapa kamu bilang King sialan itu ada di Indonesia tapi ternyata dia berada Rusia berengsek!” bentak orang dari seberang dengan emosi.
Deg………………
Jantung Light berdetak dengan cepat mendengar ucapan orang dari seberangnya dengan cepat ia mematikan panggilannya sepihak tak perduli jika dimarahi orang tersebut.
Tangannya bergerak dengan cepat mengetik beberapa kode perogram dihpnya menampilkan lokasi Mikhail.
“Sialan kamu King” teriak Light bergema saat melihat lokasi Mikhail ternyata berada di seluruh dunia di waktu yang sama.
“Ada apa son?” tanya Dev dengan bingung.
“Sialan itu ternyata selama ini sudah memanipulasi keberadaannya dan mengoceh kita daddy” ucap Light dengan emosi.
“Apa! Lalu bagaimana sekarang?” tanya Dev dengan kaget.
Otaknya berpikir menyusun rencana apa yang harus mereka lakukan sekarang karena saat ini mereka tidak bisa pergi begitu saja karena ia yakin di luar sana mereka akan tertangkap karena saat ini mereka berada di wilayah kekuasaan Xander.
Sial! Kenapa aku tidak sadar selama ini sih? King sialan aku akan membunuhmu jika kita bertemu, batin Light dengan tatapan penuh kebencian.
“Ray siapkan anak buah kita secepatnya dan malam nanti kita harus pergi dari sini” ucap Light dengan suara tegas.
“Baik tuan” ucap Ray sambil berlalu pergi.
“Lalu bagaimana dengan rencana nanti malam dan adikmu son?” tanya Dev.
“Kita selamatkan diri kita dulu daddy baru pikirkan Lina” jawab Light dengan cepat.
“Heemmm”
~ Wesly Group ~
Waktu berlalu dengan sangat cepat dan sorenya saat Xander akan pulang ia kedatangan tamu yang tidak ia sangka. Xander menatap ketiga orang didepannya dengan tatapan dingin dan mengintimidasi.
Aura seorang Xander Wesly menyeruak didalam sana membuat ketiganya bergidik ngeri tapi dalam hati mereka aura King mereka masih lebih mengerikan dari aura milik Xander. Ya ketiga orang itu adalah Teivel, Marcel, dan Lucas.
Teivel dan Lucas baru saja tiba di California setelah misi mereka di Tokyo berhasil dan saat mendengar kedatangan keduanya Marcel segera menemui mereka di depan perusahaan Wesly Group.
“Dimana King sialan kalian?” tanya Xander dengan suara dingin.
“Jaga ucapan anda tuan muda pertama. Sekali lagi anda mengatai King kami maka kami tak segan-segan menyakiti anda” tegas Teivel dengan tatapan tajam.
“Jaga pandanganmu Teivel ke bos aku” hardik David.
“Ckk!! Suruh bosmu itu agar jangan mengatai King kami” ketus Teivel.
“Hehehehe! King sialan itu ternyata punya anj**g-anj**g yang setia ya” ejek Xander sambil terkekeh.
“An***g setia ini bisa melelehkan seluruh tubuh anda dengan cepat tuan muda pertama” balas Marcel sambil tersenyum lebar.
Mata biru tajam Xander menatap Marcel dengan tajam seakan ingin menelannya hidup-hidup membuat Marcel bergidik ngeri tapi ia tahan karena tidak ingin terlihat lemah.
__ADS_1
...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...
To be continue…………………