Heartless 2

Heartless 2
Chapter 158


__ADS_3

🍁Jangan menjadi korban yang tersakiti padahal kamu itu adalah tersangkanya, karena perlahan-lahan kamu tidak akan menjadi dirimu lagi tapi seseorang yang sangat kejam dan tidak mempunyai hati nurani🍁


.


.


.


.


“Apa yang harus aku lakukan daddy?” tanya Vincent dengan wajah cemas dan khawatir.


“Cobalah untuk berbicara dengan anakmu supaya anak didalam perut istrimu tidak menolak kamu lagi” jawab Xavier dengan bijak.


“Apa itu akan berhasil daddy?” tanya Vincent dengan tak yakin.


“Tak ada salahnya mencoba son” jawab Xavier sambil menepuk pundak Vincent dengan lembut.


“Kalau kamu tidak yakin ya terima saja nasibmu untuk tidak disukai oleh anakmu nanti twin” ucap Victor dengan santai.


Brugh……………..


“TWIN” pekik Victor dengan suara melengking saat Vincent melemparnya dengan sendal tepat di keningnya.


“Lebih baik kamu pergi tidur sana jangan membuat aku emosi!” bentak Vincent dengan tatapan tajam.


“Ckk!! Aku sumpahin anakmu tidak menyukaimu sampai dia lahir twin” ketus Victor dengan sinis.


“Kamu” tunjuk Vincent dengan gigi gemeletuk.


Victor segera berlari pergi ke kamarnya tidak ingin dipukul oleh kembarannya karena ia tahu saat ini emosi kembarannya sudah di level atas. Xavier yang melihat kelakuan Victor yang selalu saja membuat kembarannya emosi hanya bisa menggelengkan kepalanya.


“Jangan dipedulikan ucapan kembaranmu itu Vin” ucap Xavier dengan suara tegas.


“Dia selalu aja buat aku kesal dad” adu Vincent dengan kesal.


“Ya daddy tahu tapi itu semua karena sifat jahilnya. Kalian berdua itu saudara dan tidak baik selalu bermusuhan” ucap Xavier menasehati putra keduanya.


“Iya dad aku tahu” balas Vincent.


“Ya sudah kamu pergi tidur di kamar tamu sana karena sudah terlalu larut”


“Iya daddy”


Xavier segera kembali ke kamar utama meninggalkan Vincent sendiri di balkon lantai dua. Saat dia akan pergi ke kamar tamu dilantai satu ia menghentikan langkahnya saat melihat istrinya keluar dari kamar.


“Kamu mau kemana honey?” tanya Vincent dengan suara lembut.


“Aku nyari kamu honey” jawab Natasha dengan suara serak karena baru bangun.


“Kenapa? Apa kamu menginginkan sesuatu honey?” tanya Vincent sambil mengelus kepala istrinya dengan lembut.


“Aku mau tidur dipeluk sama kamu honey” jawab Natasha dengan wajah polos.

__ADS_1


Vincent tersenyum lebar mendengar ucapan istrinya dan segera mengajak Natasha kembali masuk ke dalam kamar, karena tidak ingin istrinya kembali bad mood dan membatalkan niatnya untuk tidur bersamanya malam ini.


Akhirnya aku bisa tidur bareng lagi sama istri dan calon anak kami, batin Vincent dengan senang.


Sedangkan di paviliun belakang seorang pelayan menatap hpnya membaca pesan masuk dengan serius dari private number dan tak lama pesan itu terhapus dengan sendirinya.


Ia lalu melihat ke sekeliling dimana rekan kerjanya sudah tertidur pulas dan tersenyum menyeringai didalam kegelapan,.karena akhirnya ia mulai beraksi juga setelah 6 bulan menyamar menjadi pelayan di mansion utama Wesly tanpa ketahuan.


~ Mansion Utama Kendrick ~


David menatap pemandangan malam di belakang mansion dengan wajah datar dan dingin sambil menyesap wine. Tak berselang lama adiknya Leon juga ikut bergabung bersamanya meminum wine di balkon lantai dua.


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


“Kapan ini semua berakhir ka?” tanya Leon dengan pandangan jauh ke depan.


“Kenapa?” tanya balik David dengan suara dingin.


“Aku tidak betah tinggal di mansion ka. Rasanya aku itu pengen pergi jauh dari sini” jawab Leon dengan jujur.


“Aku tahu alasan kamu yang sebenarnya Leon” balas David dengan suara tegas.


“Aku tidak pandai berbohong didepan kakak! Hehehehehe” ucap Leon sambil terkekeh.


“Kamu bisa tinggal sementara di apartemen” usul David.


“Ya jika aku masih selamat saat baru keluar dari sini ka” balas Leon dengan kesal.


Hehehehe…………………


“Apa rencana kakak mengenai dia?” tanya Leon dengan serius.


“Itu bukan urusanku karena dia bukan siapa-siapa untukku. Biarkan daddy yang mengurusnya tapi tidak untuk menjadi bagian dari kartu keluarga kita apa lagi memakai nama belakang kita” jawab David dengan suara tegas.


“Ya aku setuju sama kakak”


“Lalu bagaimana dengan mommy ka?” tanya Leon lagi.


“Aku sudah tidak sudi menganggap dia mommy aku lagi. Aku memang berdosa sebagai anak karena tidak mengakui dia mommy aku lagi tapi aku tidak bisa menerima penghianatan dia kepada daddy. Aku tahu selama ini daddy terlihat tegar didepan kita tapi dalam hatinya ia sangat hancur” jawab David dengan rahang mengeras mengingat pengkhianatan mommynya.


Leon tidak bertanya lagi saat melihat wajah kakaknya yang terlihat emosi dan ia tidak ingin bertanya mengenai mommy mereka, karena itu akan membuat kakaknya semakin merah dan benci.


Tanpa keduanya sadari ada 2 hati yang hancur mendengar pembicaraan mereka. Air mata keduanya mengalir dengan deras tanpa bersuara mendengar ucapan mereka.


Mira bergegas kembali masuk ke dalam kamarnya sedangkan Violet berbalik pergi dengan langkah pelan menuju kamar tamu yang ia tempati setelah mengetahui jika dia adalah anak tiri di keluarga ini.


Aku tidak pernah ingin menjadi perusak keluarga orang. Seandainya aku bisa memilih maka aku memilih untuk tidak dilahirkan ke dunia ini, batin Violet sambil menutup mulut menangis histeris didalam kamar mandi.


~ Kastil King Mikhail ~


Hosh………..hosh………….hosh…………..


Napas Clarisa satu-satu dengan keringat dingin di sekujur tubuhnya karena baru saja bermimpi buruk dan mimpi itu seperti nyata.

__ADS_1


Ia melihat ke sekeliling kamar yang sangat gelap hanya ada cahaya bulan yang masuk ke dalam kamar utama membuat kamar mereka terasa ngeri. Apa lagi warna dinding kamar yang kebanyakan hitam membuat Clarisa menelan salivanya berkali-kali.


“Hubby” panggil Clarisa dengan suara lembut saat meraba tempat disampingnya kosong.


Perlahan-lahan Clarisa bangun dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka sekaligus ingin mandi, karena tubuhnya terasa sangat lengket dipenuhi keringat.


Mikhail yang baru selesai memeriksa laporan di ruang kerjanya mengerutkan kening saat masuk ke dalam kamar dan mendengar suara air dari kamar mandi. Mata coklat tajamnya menatap jam di atas meja yang menunjukkan pukul 02:00 dini hari.


Ia bergegas masuk ke dalam kamar mandi yang tidak dikunci dan melihat istrinya sedang berdiri di bawah shower. Kening Mikhail mengerut bertanda tanya apa yang istrinya lakukan karena tidak biasanya istrinya mandi di jam segini.


Grep……………..


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


“Hubby” pekik Clarisa dengan kaget tiba-tiba saja ia dipeluk dari belakang dan saat menengok ternyata itu suaminya.


“Kenapa kamu mandi jam segini baby?” tanya Mikhail yang ikut bergabung bersama istrinya.


“Lepas dulu hubby aku masih mandi” jawab Clarisa menahan napas saat tangan suaminya sudah bergerilya di tubuhnya.


“I want you baby” bisik Mikhail dengan suara serak.


“Jangan hubby. Aku masih capek dari semalam” ucap Clarisa dengan cepat.


“Satu kali saja baby”


“Tapi hubby”


Cup………………….


Ucapan Clarisa terpotong saat bibirnya tiba-tiba dicium oleh suaminya dengan cepat tak memberikan dia waktu untuk protes atau berbicara.


Keduanya akhirnya kembali bersatu di bawah shower tidak perduli mereka harus berdiri lama disana hanya untuk menuntaskan gairah mereka masing-masing.


Aaahh……………..


Desa**n Clarisa bergema didalam kamar mandi saat mencapai puncak yang entah sudah berapa kali, bersamaan dengan Mikhail yang juga mencapai puncaknya dan melepaskan benihnya didalam sang istri.


“Kenapa kamu mandi jam segini baby?” tanya Mikhail setelah keduanya sudah berada di atas tempat tidur.


“Aku mimpi buruk hubby dan saat aku tersadar badan aku penuh dengan keringat jadi aku memutuskan untuk mandi” jawab Clarisa dengan jujur.


“Itu hanya mimpi buruk baby jadi jangan terlalu dipikirkan” ucap Mikhail sambil memeluk istrinya dengan erat.


“Tapi mimpi itu seperti nyata hubby”


“Yang namanya mimpi itu tetap mimpi baby jadi jangan terlalu dipikirkan ya baby”


Clarisa diam tak membalas ucapan suaminya dan memilih memeluk tubuh suaminya dengan erat mencari ketenangan. Sedangkan Mikhail ia terus mencium puncak kepala istrinya dengan lembut untuk menenangkannya.


Kadang mimpi itu sebagai tanda jika akan terjadi sesuatu hubby, batin Clarisa dengan gelisah.


Mikhail menutup mata membaca pikiran istrinya yang masih gelisah memikirkan mimpinya dan ia berjanji jika memang mimpi itu sebuah tanda maka dia akan tetap berusaha menjaga miliknya seumur hidup dan memastikan semuanya aman.

__ADS_1


...🍁 🍁 🍁 🍁 🍁...


To be continue……………..


__ADS_2