Hijrah Sang Gadis Pemberontak

Hijrah Sang Gadis Pemberontak
Kamu tidak bersalah


__ADS_3

..." Jika kamu merasa bebanmu lebih berat, itu karena Tuhan melihatmu lebih kuat daripada yang lain."...


Dokter Rey menghela nafas. Ia cukup bers,ykur karena rindu sudah sedikit tenang sekarang.” Saya pernah mendengar. Jangan terlalu meratapi maslaah.. kata ustad yang mengarajrkan saya.. nanti takutnya Allah murkah sama kita.. Kenapa kamu tidak berserah diri saja kepada Allah hm? Berserah karena Ia yang memberikan mu cobaan dan serahkan cobaannya kepada Allah. Nanti akan Allah bantu kamu menyelesaikanya..” Ujarnya dengan lembut.


"Kehidupan ini tak selamanya indah. Senang dan duka datang silih berganti. Hal ini semakin memantapkan hati untuk menilai kehidupan dunia ini adalah semu. Kebahagiaannya semu. Kesedihannya semu.Karena dunia ini adalah daarul ibtilaa’ (negeri tempat ujian dan cobaan). Allah ‘azzawajalla berfirman,


...وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ...


“Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35).


Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,


...ليس أحد إلا وهو يفرح ويحزن، ولكن اجعلوا الفرح شكراً والحزن صبر...


“Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.”


Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi


Dokter Rey menghela nafas menatap Keyna. Keyna masih diam menatap lurus kedepan.” Hey.. kamu dengar saya?” Tanyanya menegur Keyna membuat Keyna menatapnya. “Keyna.. kata ustadz saya.. jangan terlalu bersedih.. karena terlalu bersedih itu tidak baik.. kamu bersedih karena musibah..Jangan menjadi orang yang tidak bersyukur dan menyalahkan musibah yang kamu lalui. Coba kamu lihat dan kamu rasakan, nikmat yang kamu rasain selama ini. supaya kamu bisa bersykur.. jangan sampai masalah kamu sekarang menggoyahkan iman kamu untuk Allah. kamu tidak maukan menjadi orang-orang yang kufur atau nikmatnya?


Sebagaimana disurah Al-Ibrahim ayat 7? ( Sesungguhnya jika kamu bersyukur atas nikmatku, maka akan ku tambah nikmatmu, tapi jika kamu kufur/tidak bersyukur atas nikmatku.. maka sesungguhnya azabku sangatlah pedih) kamu mau kek gitu? Kamu mau kena azab? Jika Allah beri kamu masalah itu tandanya dia sayang kamu.” Jarnya dokter Rey lembut.


...وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ...


“Dialah Allah yang menjadikan seorang tertawa dan menangis” (QS. An-Najm: 43).

__ADS_1


“Kamu tau tidak? Ada banyak orang diluar sana yang mengatakan jika dia melakukan kesalan itu karena ia sedang dihasut oleh ini ataupun diganggu oleh jin, seperti orang yang lalai dalam sholat, tak pernah sholat.. yang tak mau berpuasa karena terasa panas. semua orang menyalahkan setan dan hawa nafsu... Bahkan orang yang suka berghibah, mengungkit aib orang lain, mengaduh domba dan juga ketika berzina sekalipun. Mereka slelalu menyalahkan setan. Padahal dikalah itu bukan lagi setan yang menggoda.” Ujarnya megatakan itu lembut.


Rindu mengangkat satu alisnya menatap dokter Rey. “Ya karena Setan itu menggodanya orang-orang yang beriman, bukan orang yang tidak beriman, jika ia tak beriman ngapain setan godain mereka hehe.” Ujarnya dengan kekehanya membuat Keyna pun ikut terkekeh.” Bener kan? Mereka itu yang jarang sholat itu bukan karena dihasut setan, tapi karena suatu kebiasaan, mereka yang suka lalai dan telat sholat, Seran menghasutnya dukalah mereka masih beriman tapi jika sudah tidak setan akan cari target lain. karena mereka sudah meremehkan sholat, mereka terbiasa meremehkan biasa. Sehingga semua yang ia lakukan itu bukan lagi karena setan ataupun Tuhannya. Tapi karena suatu kebiasaannya. Makanya.. kita itu hidup harus berandasan dengan niat.. banyak yang bilang, mau berubah tapi susah. Ya karena kebiasaan tadi sudah menguasainya.. coba ada niat. enggak ada yang sulit kan.” Ujarnya lagi membuat Rindu menganguk mengerti.


“Sama dengan orang yang beriman, karena setan gangguin orang yang beriman ini banyak, sebagaimana yang dijelaskan.. kalo setan nggak bisa godain lewat imanmu, maka dia akan menggodamu lewat kepercayaanmu dan juga keseharianmu.. jika ia tak mampu mengoyakan itu maka ia akan menggoyakan hawa nafsumu.. ia punya seribu cara untuk membuat para manusia masuk nereka, sama dimana ia berada.. kamu mau hanya karena kamu yang meratapi kesedihan kamu, sampek kamu melukai diri kamu, menyalahkan diri kamu dan juga membuat kamu melupaan iman kamu dan kepercayaan kamu membuat kamu menjadi salah satu dari kaum mereka? Ayo Rindu.. kamu harus tetap ingta jika kamu punya Tuhan.. “


Rindu masih diam membuat dokter Rey menghela nafas. Padahal Rindu yang diam itu bukan karena tak mendengarkan ucapan dokter Rey. Ia diam karena ia terasa ditampar akan kenyataan. Ia terasa jauh dari Tuhannya. Padahal ia sudah bertaubat. Begitu mudahnya setan mengodanya menjadi manusia yang kufur dan melupakan Tuhannya?


Dokter Rey melambaikan tanganya didepan wajah Rindu membuat Rindu menatap dokter Rey dengan mata kosongnya. “Ketika Tuhan menguji kamu, itu tandanya dia sedang mau melihat kamu. Apakah kamu beriman atau belum, seorang hamba tidak akan dengan mudah megatakan 'Hy Tuhan Aku beriman’ sedangkan dirinya tidak diuji. Jadi, ibarat ujian, jika kamu mampu melewati ujian ini, maka kamu akan masuk kejenjang lebih tinggi, dan semakin tinggi jenjang, maka semakin besar pula bukan ujiannya? Pelajarannya? Dan semua yang bersangkutan yang tinggi itu akan sudah.. kayak kita sekolah, kelas satu beda ujiannya dengan kelas dua.. jadi kamu harus semangat dan kuat..”Uarnya.


Rindu mengangguk lal mengangguk, ia meremas tanganya sendiri. “Boleh saya buka cadar kam? sepertinya pipi kamu berdarah, nanti infeksi loh..” Ujarnya membuat Rindu mendongak. Bukan hal yang biasa baginya ketika dokter Rey yang mengobatinya. Dokter Rey adalah dokter yang menangani penyakitnya. Pernah ia mencari dokter yang lain, yang perempuan, tapi karena riwayat penyakitnya menumpuk membuat ia sulit mencari dokter apalagi ia harus memulai dengan yang awal membuat beberapa dokter tidak mau menerimanya.


Jika dnegan dokter Rey Rindu bahkan boleh membayar obat diakhir bulan ataupun lainnya. Dokter Rey juga selalu membantunya membuat ia nyaman dengan dokter Rey. “Iya..” Ujar Rindu membat dokter Rey membuka cadar itu. cAdar bukanlah suatu kewajiban, jadi tak masalah bukan? Lagipula ini demi kepentingan dirinya.


“Kamu mau ganti baju dulu Rindu? Nanti kamu sakit.” Ujarnya menatap baju Rindu yang masih menetesi air itu. Ia khawatir akan Rindu. Sebab dikalah Rindu membuka cadarnya. Nampak banyak sekali memar diwajahnya Rindu. bahkan dipelipisnya Rindu berdarah dan disudut bibirnya yang sobek. Apa yang terjadi pada Rindu sbeenarnya sampai-sampai separah ini? “Rindu kamu baik-baik sjaa kan? Kamu tidak diapa-apakan oleh orang kan? Kenapa kamu luka separah ini? kita kerumah sakit saja ya. Saya khawatir sama kamu.” Ujarnya dengan prihatin.


Dokter Rey menghela nafas.” saya tikar bisa memaksa kamu untuk kerumah sakit Rin. Ataupun memaksa kamu bercerita masalah kamu.. tapi kadang kita btuh bercerita dengan orang lain, apalagi saya takut seperti kamu ini kamu menerima penganiayaan, saya takutnya nanti akan berkepanjangan, setidaknya nanti saya bisa menjaga kamu..”Ujarnya meringis.


Ucapan dokter Rey benar adanya membuat Rindu menatap dokter Rey dnegan mata sayunya. “Saya tidak tau memulainya dari mana dok..” Ujarnya. Air mata yang tadi kering sekarang jatuh lagi. Ia masih saja lemah bukan? Ia menghapus air mata yang jatuh itu cepat. “ saya difitnah.. saya difitnah oleh orang lain..” Ujarnya dengan lemah membuat dokter Rey menatap Rindu dengan diam.


Dokter Rey membersihkan luka diwajah Rindu itu tertegun, "Jangan cerita jika kamu tidak sanggup. saya tidak mau melihat kamu bersedih Rindu. saya tidak mau.” Ujarnya menahan Rindu. ia tak tega sekali melihatnya.


Rindu mengeleng.” Sya harus cerita.. “Ujar Rindu. Ia butuh sadaran. Ia sedang tak bisa sholat karena bulanannya. “ Saya diftnah jika saya jual diri.. bahkan saya dibilang pembunuh hiks hiks. Saya dibilang pembnuh dan juga banyaknya lainnya.” Ujarnya dengan jatuhnya air matanya.


“Saya akui saya bukan wanita baik, saya akui itu, saya banyak mantan pacar, tapi saya bisa jamin jika saya tidak pernah melewati batas, saya juga jahat karena saya berteman dengan temen saya. Teman saya yang selalu memorot teman prianya.. saya ada disana, karena saya tidak mau teman saya semakin menyimpang. Sampai merekapun menjual saya, memakai nama saya membuat saya harus mengambil harta dan barang kepada pria sana sini. Tapi saya berani jamin, saya tidak pernah meminta barang apapun dna meminta apapun kepada seorang pria.. Mungkin Tuhan yang menjadi saksinya jika saya tidak seperti itu.” Ujarnya.

__ADS_1


“Saya juga gagal menjaga teman saya, sampai teman saya hamil duluan, disini awal kehancuran saya. Teman saya bersepakat dengan pria yang terobsesi dengan saya membuat ia menaruh pil tidur diminuman saya dimalam hari. hiks hiks.” Ia mengusap air matanya perih membuat dokter Rey semakin merasa bersalah.


“Disana saya hampir diperkosa.” Ujarnya lemah membuat dokter Rey tertegun dan diam menatap Rindu.” tangani saya diikat. Tapi karena Allah masih menyayangi saya, Ia mengirim teman saya membantu saya. Gevan.. dia yang tau semuanya dan membantu saya. setelahnya saya memukul Arga dengan kerasnya sampai saya mau bunuh dia dan membuat saya menutupi diri saya serapat ini. semua itu karena dia.”Ujarnya menghela nafas.


“Sampai pada kemarin.. mereka memfitnah saya jika saya paaran over.. saya jual diri padahal saya sama sekali tidak jual diri. Saya akui saya suka karauke, tapi itu hanya ingin mengawasi teman saya dan main saja. saya pernah kehotel karena saya meminta pertanggung jawaban kepada lelaki yang sudah membuat teman saya hamil. demi Tuhan saya bukan pelac**”Ujarnya dengan tegas. Air matanya sudah tak lagi atuh, mungkin ia sudah lelah jugakan?


“Saya baru tau jika orang yang memfitnah saya tadi itu pernah dendam sama saya. Karena dia selingkuhan pacar saya dulu. Dia beri keperawanannya supaya pacar saya dulu mau denganya. Padahal pacar saya sangat mencintai saya membuat ia tak mau dengan dia. Dia hamil sedangkan pacar saya dulu tidak mau, dan menyuruhnya menggugurkannya. Tapi dia tidak mau menggugurkanya, tapi pacar saya dulu memaksanya.” Rindu menceritakan semuanya dengan teliti. Sebagaimana peristiwa Reno yang mencintainya sedangkan Mise yang mencintai Reno membuat tumpang tindi.


Sampai pada titik Reno memaksa Mise menggugurkannya dan membuat anak mereka mati, sampai-sampai membuat Mise gila dna depresi. Mise yang membenci Rindu sampai keakar-akarnya. Selalu merebut apa yan Rindu miliki dan pria yang mencintai Rindu. padahal Rindu tidak pernah tersakiti.


Sudah dikatakan jika Rindu ssok yang susah mencintai orang lain membuat ia tak pernah mengangap pria disampingnya meksipun pria itu pacarnya sendiri. Jadi sebanyak apa Mise melakukan kejahatan padanya ia akan biasa saja. Hanya saja ia dulu sedikit kesal saja.


Dokter Rey menatap Rndu dengan prihatin. Masalah Rindu bukanlah masalah sepeleh. Ia bahkan mencernah semuanya dengan baik dan benar. “Tadi siapa yang membantu kamu dikalah hampir diperkosa?” Tanyanya, dan Rindu dengan cepat menjawab “Gevan”


Dokter Rey mengangguk menatap Rindu.” Lalu apa yang kamu tangisi? Apa yang buat kamu sejeatuh ini?” Tanyanya dengan nada lembutnya. Ia menghela nafas sembari mengoleskan lagi obat merah dipipi Rindu. tak ada acara romantisan disaat ini ya.


“Karena saya merasa sakit dimana aurat saya yang saya jaga orang lain perlihatkan dan dilihat oleh keramaian. Saya merasa gagal menjaga aurat saya.” Jarnya membuat dokter Rey bertanya apa lagi dan Rindu menjawab. “Saya juga merasa bersalah dengan Mise karena saya dia kehilangan anaknya, anak yang digugur kak Reno. dan lagi saya juga merasa sangat bersalah akan yang dilakukan saya tadi membuat kandungannya kembali keguguran.” Jelasnya dengan nanar.


“Hey Rindu.. lihat saya,, “Ujarnya membuat Rindu menatapnya. Mata nya yang sipit ia buka sedkit membat dokter Rey tersenyum menahan gelaknya. Itu sangat lucu. “kamu mau dengar saran saya tidak?” Tanyanya membuat Rindu mengangguk dengan lemahnya.


“Saya pikir kamu tidak bersalah sama sekali dikasus ini.” Ujarnya berpendapat membuat Rindu menatapnya lemah, “ Ketika kamu yang pacaran sama Reno. Seharusnya Mise atau gadis itu yang tak tahu malu itu. Sebab dikalah itu dia yang jadi perusak hubungan kamu. Dia yang menghancurkan kepercayaan kamu dengan pacar kamu itu. Ia bahkan menghalalkan segala cara bukan? Ia bahkan berani memberikan suatu hal yang seharusnya tidka ia beri.. ia beri tubuhnya supaya pria mantan kamu itu mau dengannya dan berpaling darinya. “ Ujarnya.


“Dan lagi ia hamil. Dikalah itu mungkin Allah sedang murkah padanya, makanya Allah beri hadia berupa janin dalam perutnya. Tapi karena ia yang mengawali sesuuatu hal itu dengan cara yang tidak baik, maka ia juga akan mengakhirinya dengan cara yang tidak baik. Sebagaimana, kalo kamu masak, jika kamu awalnya masak tanpa ada perasaan ataupun niat yang baik, maka masakan itu tidak akan enak. Itu akan hancur... itu sudah hukum alam Rindu,” Ujarnya lagi berpendapat.


“Sampa pada Reno tadi tidak mau anaknya karena memang dia sampah, dia tak menganggap perempuan itu baik, karena manusia mana si yang mau dengan smapah? Setiap orang pasti maunya dengan barang mahal. Karena memang hakikatnya ketika pria mencintai itu harus melindungi bukan merusak. Jadi apa yang dialami oleh Mise itu adalah hasil dari perbuatannya sendiri, apa yang ia tanam maka itulah yang ia tunai. Jadi berhenti menyalahkan kamu, kamu bukan pembunuh dan kamu tidak bersalah dalam masalah itu.. Tapi kamu disana hanya korban. Karena keegoisan dan juga penyakit hati Mise membuat ia menatap kamu dengan penuh kebencian, menjadikan kamu tersangkah, padahal dirinya snediri yang salah. KAMU TIDAK BERSALAH MENGERTI?” Tanyanya kepada Rindu membuat Rindu mengangguk lemah.

__ADS_1


“Dan lagi kamu tidak gagal menutupi autat kamu.. Sekarang kamu hanya harus beristighfar.. meminta ampun Kepada Allah. karena disini kamu lagi-lagi menjadi korban. Tuhan maha tau Rindu. jangan lupa.. jika apa yang kamu tidak ketahui dimuka bumi ini Tuhan tau.. jadi lagi dan lagi kamu harus ingat.. Jika Tuhan tau dan maha tau.. jangan lupakan jika musibah ini ia yang memberi. Jadi ia bisa lihat mana yang salah dan mana yang disalahkan. Paham?!!” Ujarnya membuat Rindu kembali tertegun.


“Apa lagi? Kamu merasa sakit dikalah kamu difitnah oleh Mise? difitnah kalo kamu wanita tidak baik dan lainnya. Kamu dibenci dan dipandnag sebelah mata? Kamu tidak ingat kisah Bunda Aisya yang difitnah berselinguh dikalah rosullullah dan beliau sedang hijrah itu? Ataupun kisah bunda Maryam yang hamil diluar nikah? wanita mulai dan suci tapi tiba-tiba hamil?” tanyanya.


__ADS_2