
Reon yang bahagia bersama Rindu melupakan istrinya dan semua hal lainnya dirumah ini...
disinilah Fina yang menunggu suaminya pulang padahal sudah maggrib membuat ia menghela nafas dan juga menelpon suaminya tapi tak juga diangkat smapai Gio mertuanya sampai membuat Gio melihatnya heran..
Fina yang tidak tau harus apapun mendekat dan bertanya dengan gugupnya.”An an anu tuan.. ap apakah suami saya Reon tidak pulang bersama kalian?” Tanyanya membuat Goio dan Nio mengerutkan keningnya.
” Bukanya Reon sudah pulang sejak tadi? Mobilnya saja didalam bagasi berarti ia sudah pulang dong.?” Tanya Gio disana heran, sebab tadi dibagasi ia melihat mobil Reon.
“Dan.. tadi kak Reon juga izin pulang cepat katanya ada urusan.. aku pikir dia sudah pulang sejak tadi...” Lanjutnya Nio kepada kakak iparnya itu jujur namun tak berekspresi sama sekali membuat Gio menganggguk.. sebenarnya mereka tidak satu kantor, hanya saja memang karena Reon dan lainya hari ini ada rapat bulanan yang diharuskan satu tempat,
Mereka beda usaha bree....
“ Tap tapii dia belum pulang sampai sekarang.. dia juga belum mengabariku..”Cicitnya Fina disana gugup sekaligus takut kepada mertua dan adik iparnya itu.. karena ia sama saja sedang bicara dengan malaikat maut baginya.. Gio dan Nio sama sama kejam bre..
Gip mendekato Fina dan bergumam.” kamu itu siapa mengatur anak saya ha? Biarkan saja. Mungkin ia sedang bermain dan bersenang-senant dengan jal4ng diluar sana.. Jangan menjadi tunggul dirumah ini.. bikin pusing saja..!!” Ujarnya lalu pergi. Ia tak peduli juga dengan menantunya itu.
Nblio disana juga mengangkat bahu acuh meninggakan Fina yang khawatir akan suaminya.. Istri mana yang sanggup mendengar jika suaminya mendua dengan perempuan lain? Ia perempuan normal yang memiliki hati,, tak ada yang mau suaminya itu selingkuh.. sungguh..!!
Dilain lagi Nio yang mengingat jika Rindu belum makan dua hari dua malam membuat ia mendekati ayahnya..” Bagaimana dengan Rindu?” Tanyanya jujur ia khawatir sekali tapi apa boleh buat..” Sudah dua hari dia belum kita kasih makan, bagaimana jika dia mati didalam sana?!!” Tanyanya setenang dan sebiasa mungkin supaya ayahnya tidak marah.
Gio menaikan satu alisnya lalu mendengus.. ia melihat sekitarnya yang ternyata tidak ada siapa-siapa, takutnya ada yang mendengar.” Beri dia makan.. aku mau istirahat..”Ujarnya lalu meningalkan Nio membuat Nio tersenyum samar lalu bergegas pergi membeli makanan untuk Rindu.. smeoga Rindu tidak apa-apa batinnnya..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan disis lain Reon dan Rindu yang sedang menonton film hantu itu membuat Reon kadang berteriak dan kadang menutupi wajahnya degan tangannya membuat Rindu terkekeh disana.. Reon hanya seram diluar namun nyatanya takut dengan hantu..
“Haha.. Rupahnya kau sosok yang bermuka iblis tapi berhati hello Kitty ayah.”Ujar Rindu tergelak disana.
Reon yang menatap Rindu dengan nafas yang naik turun itu mendelik..” Hey prinses kecil... kau tau, aku tidak pernah menonton film sebelumnya., jangankan film begini., film romantic saja ayah tidak pernah haha... “Ujarenya tergelak membuat Rindu mengelenhg tidak percaya. Bagaimana bisa ada manusia sekaku pamannya ini..
__ADS_1
“Syukurlah filmnya sudah selesai.. jadi aku tdiak perlu berteriak lagi.. huss..”Ujarnya Reon.”Sungguh Valak itu sangat mengagetkan ketika keluar.. bagaimana bisa orang-orang menonton Film begini? Ini namanya pembodohan diri.. menonton yang bisa merusak pikiran kita.. Dengan menonton ini pasti banyak porang yang berfikir ada hantu menjadikan mental orang lain menjadi mental penakut.. bagaimana bisa kita menjadi maju jika selalu dibodohi dengan film begini.. ingat, Prisnes kecil ayah tidak boleh nonton begini terus,, takutnya nanti kau menjadi rusak..”Ujarnya kepada Rindu.
Rindu tergelak dibuatnya lalu mengangguk, sebenarnya ayahnya itu ketagihan menonton hanya saja karena takut Rindu ajak nontron film hantu lagi membuat ia merinding dan memilih angkat tangan saja.
“ Baiiklah-baiklah.. nanti kita akan nonton film sejarah saja.. biar mendapatkan wawasan, oh atau nonton berita saja haha.. “Ujarnya membuat Reon mengangguk.
”Itu lebih baik..”Ujarnya meringis...
Mereka menonton film sampai lupa waktu, karena tadi sebelum Rindu nonton ia meminta waktu untuk sholat ketika tau maggrib.. dan diikuti dengan tilawah dan sebagainya..
Reon bahkan sempat belajar arti dari wudhu dan sholat. Kenapa harus sholat dan arti dari sholat.. karena Rindu menjawab tak mengenakan Al-Qur’an.. takutnya menjadi perdebatan tentang kitab masing masing.. jadi Rindu analogikan saja supaya pamanya paham sampai pamanya itu mengangguk paham dan ikut belajar mengaji.
Taptapp.. Tap..
Suara itu membuat Reon dan Rindu menatap kedepan, dimana tempat pintu membuat Reon disana tertegun.. sama dengan Rindu..
” Sembunyi.. ada orang..”Ujar Rindu membuat Reon dengan cepat bangkit dan memungut sampah dan sisa makanan. Sampai keresek kersek yang masih berisi makanan itu cepat cepat mereka angkut dan letak dibagian paling gelap disana.. disudut dibawah shofa tepatnya membuat itu tak akan kelihatan..
Ceklek...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dilain sisi dokter Rey dan keliuarganya yang tak tau harus apa itu menatap orang tua Rindu dengan helaan nafas... ayah Rindu tidak tau dimana rumah keluarga Nio itu membuat mereka tidak bisa berbuat apa-apa sekarang... Sampai Raysid dan Caca keluar dan mendekati Rey..
“ Kita akan cari sama-sama.. aku takut Rindu kenapa-napa..”Ujar Rasyid kakaknya Rindu membuat semua orang tertegun.”Saya Rasyid kakaknya Rindu. Tolong, saya ikut kalian ya.. “Ujarnya membuat abi dan umi Rindu diam menatapnya..
Dokter Rey mengangguk lalu menatap umi dan abbi Rindu.. “Baik bu... pak.. kami pergi terlebih dahulu.. dan ini seserahan kami beri kepada bapak, dan tangal ppernikahan kami 4januari 2021 pak.. bapak dan ibu harus hadir karena akan kami jemput..”Ujarnya bertekat.
“tapi bagaimana jika rindu tidak ditemukan.. takutnya nanti kalian tidak menemukanya bagaimana dengan pernikahan kalian?!!” Tanya ayah Rindu dengan gugup dan sendu.”Kau taukan Rindu bagaimana dan keadaan keluarganya bagaimana.”Ujarnya lagi.
__ADS_1
Dokter Rey menatap keluarganya membuat ayah Rey maju dan menepuk pundak abbi Rindu pelan dan lembut.”Tidak apa-apa pak. Kami yakin Rindu akan kembali atau kami yang menemukan Rindu.. bapak perku berdoa saja supaya kita sama-sama bisa berkumpul dan mendapatkan alamat Rindu sekarang.”UItu membuat ayah Rindu mengangguk dan paham.
Abi Rindu melihat Rasyid dengan tatapan bangganya lalu menepuk pundak anaknya itu.” Temui Rindu dan katakana, abi mencintainya.. jangan biarkan keluarga itu menyakiti Rindu.”Ujarnya membuat Raysid memngangguk dan bergumam..
” Insyallah..!!|" Ujarnya membuat abi Rindu mengangguk.
Tampa mereka sadari ada Fey yang menunduk melihat Rasyid disana.. Rasyid adalah adik kelas yang ia sukai dikalah ia disenior high school dulu hanya karena Rasyid pernah menabraknya dan berlombah disekolahnya. Ia masih sangat ingat hal itu membuat rasa yang hilang itu sperti membuat ia berniostalgia akan masa lalunya..
Dokter Rey memandangi keluar jendela dikalah itu dikalah tau Rindu sedang tidak baik baik saja, tangannya tak terhenti memainkan tasbi elektroniknya itu membuat Rasyid disana menatapnya kasihan.. ya.. Rasyid disampingnya dan Fey dibelakangnya.. karena memang mobil itu cukup untuk banyak orang, apalagi seserahanya sudah tidak ada membuatnya cukup luas..
Rasyid bisa melihat sebagaimana khawatirnya Dokter Rey membuat ia menepuk pundaknya itu. Dokter Rey menatapnya dan tersneyum..” Jangan terlalu dikhawaturkan.. kau tau, Rindu bahkan bisa mengalahkanku dikalah fighting.. Dia itu cerdik..”Ujarnya mempraktekkan gerakan fighting sesungguhnya.
Itu membuat kedua orang tua Rey menatapnya, sama dengan dokter Rey yang menatap kakak Rindu dengan tatapan terkejutnya.
”Benar.. dia dulu bahkan membantuku, ya.. pertemuan awal kami ketika aku hamper dibunuh dan ia membantuku.. dia memang wanita hebat..”Ujarnya lagi..” Tapi dia juga wanita baik, bagaimana jika dia diam ketika ayah dan ibu kandungnya itu membudaknya ataupun menyuruhnya ini dan itu..”Ujarnya masam.
Rasyid disana menghela nafas dan menepuk tanganya heboh lagi.” Haha kau salah paham dengan Rindu.. dia itu gadis pemberontak..! dia tidak akan mudah ditindas begitu.. kau tau, dulu aku pernah menyuruhnya untuk mencuci bajuku.. kau tau apa yang ia lakukan, ia bahkan tidak mencuci bajuku.. dia malah membuangnya dikandang kambing milik kami dan berujar ’Kau fikir aku babumu ha? Tangan ada kaki ada, kerjaanya main game saja.. cari istri saja sana jika kau mau memperbudaknya’ Dia bahkan lebih mengerihkan dari Umi.”Ujarnya Rasyid mempraktekkan adiknya itu membuat mereka disana tertawa akan cerita itu.
“Benarkah?” Tanya Fey membuat Rasyid disana mengangguk saja dan menjawab.
”Ia bahkan pernah menendang burungku hanya karena kami bertarung siapa yang menang akan mendapatkan dua piring bakso.. dia bukan hanya kuat dan pemberontak.. dia juga wnaita yang cerdis sekaligus cerdik... “Ujarnya membanggakan adiknya itu membuat keluarga itu kembali tertawa terhibur membuat Rasyid tersenyum disana, inilah yang ia mau. Tak ada kesedihan..
“Oh iya.. Aku bahkan tidak pernah mendengar dari Rindu jika kalian sering Ribut.. ia malah memujimu dan mengatakan jika kau kakak yang terbaik baginya, diwaktu kecil kau bahkan menggendongnya dan mengelinding karena mau menyelamatkanya dikalah kalian terjatuh ketika menuju kesumur(mata air)” Ujarnya Rey.
Rasyid disana mengangguk dan memainkan bajunya membuat mereka mengernyit.” manis bukan haha..” Ujarnya tergelak garing.
” Ya dulu ketika kami kecil memang akrab. Bahkan Rindu pernah tertimpah durian karena aku menyutuhnya menangkap durian jatuh.Rindu yang masih polos dan bodoh menangis ketika kepalanya berdarah.. haha.. masa kecil kami memang cukup menyenangkan dan menantang..”Ujarnya membuat semua orang tertawa dan tergelak mendengarnya..
Fey diam dengan senyumnya mendengar ujaran dari Rasyid yang memang homble.. sedangkan Rey tersenyum garing sembari berdoa semoga Rindu tidak apa-apa..
__ADS_1
“ Ya bahkan aku iri.”Ujar ayah rey membuat mereka tergelak lagi.