Hijrah Sang Gadis Pemberontak

Hijrah Sang Gadis Pemberontak
Sidang


__ADS_3

Patah hati terberat adalah ketika orang tua semakin menua dan kita belum jadi apa apa... Rindu....


Sebagaiana Habib katakan kepada Yohan kemarin namun tak terlaksakan, ia tak bisa tidur semalam ini padahal ia sangat lelah, baik dari batin maupun fisik. Tapi karena memikirkan persoalan Rindu ini membuat ia tak bisa berbuat apa-apa. Sungguh ia tak bisa tidur malam ini sampai pada jam menunjukan pukul 4subuh barulah matanya tertutup dan menjelajahi dunia mimpinya. Mungkin karena faktor lelahnya membuat ia tak sadarkan diri lagi.


Disisi lain dokter Rey semalaman ini tak tidur barang satu detikpun, ia disibukkan dengan beberapa data dan file yang ia dapatkan dan ia temukan, tadi malam ia dikabarkan dan diberi tau suatu hal yng sangat mengejutkan membuat ia bisa menemukan titik terang dari sedikit kasus miliknya Rindu ini.


Ia tak hanya melibatkan bukti dan sbegainya. Tapi juga masalah masa lalu Rindu dan Mise.. ia membawa Reno sekaligus.. mencari Reno bukanlah hal yang mudah baginya untungnya Reno sudah ia cari seminggu yang lalu. Dan ternyata Reno sekarang sudah menetap dinegara tetangga. Amerika


Itu cukup mmebuat dokter Rey pusing bukan kepalangan, namun kabar baiknya ternyata Reno tersebut adalah pacar kakaknya Fey yang sekarang. dan ia dengan mudah mengiyakan permintaan Fey supaya satang keIndonesia dan membantu Rindu.. karena dokter Rey meminta bantuan kakaknya dan menjelaskan permasalahan Rindu.


Semua tak berjalan semudah dan secepat itu.. itu sudah dicari dan direncanakannya selama satu minggu belakangan ini. bisa dikatakan dokter Rey kurang istirahat dan kurang tidur beberapa hari belakangan karena sibuk menyewa tukang retas untuk mencari CCTV diperumahan milik kosan Rindu.. Iy.. ia juga harus meminta kepada beberapa tetangga milik Rindu supaya mendapatan rekaman pada saat kejadian Rindu...


Fey dan keluarga bahkan salut akan dokter Rey. Perjuangannya bisa dikatakan Subhalallah akan Rindu. ketulusannya sungguh tak dapat diragukan lagi. itu semua membuat keluarga dokter Rey hari ini akan ikut untuk menyemangati Rindu dan juga berkenalan dengan Rindu.


Itu cukup menjadi kabar yang sangat mengembirakan untuk dokter Rey. Dokter Rey sudah mengatakan jika Rindu itu mengenakan cadar dan sebagainya. Ia juga mengatakan jika Rindu orangnya tak mau bersentuhan dan sebagainya membuat keluarganya paham. Dokter Rey hanya tidak mau nanti keluraganya salah paham dan salah kapra ketika Rindu tidak mau menerima salam atau disangkah tidak sopan.


Ada tidka ya sosok pria seperti dokter Rey ya? Kaaknya akan menjad bahagia dunia dan akhirat.. tolong okan supya gue dapat jodoh yang sholeh juga wey.... miin yaroobba alamiin..


“Key...!!kamu kenapa sii sibuk banget dari tadi? tenang- dikit napa? Goyang goyng ini mobil dibuat kamu...!!”Ujar dari ibunya dokter Rey.ia menatap anaknya yang sedari tadi tak bisa tenang dan gasak grusuk dikursi belakang itu.


Disampingnya dokter Rey ada kakaknya Feypun menatap sang adik heran. Mereka hanya satu mobil sekeluarga. Ayah mereka yang menyetir mobil dan dua anaknya dibagian belakang. Dokter Rey menghela nafas dibuatnya.”Ini loh ma.. pa... temen aku Gevan yang bantuin ku buat nyari bukti kalo sebenarnya Rindu itu bukan gadis nggak baik nggak ada kabar... dia ngak ada kabar sampek sekarang dan acaranyakan sebentar lagi mulai.” Ujarnya dengan khawatir.


Ibunya Rey menghela nafas dibutnya.”Key..!!”panggil ibunya membuat Rey menatap ibunya itu. “ Gini loehhh mama itu pusing liat kamu.. kita aja dibangunin sama kamu jam 5subuh tdi buat siap-siap. Dan coba kamu liat jam kamu..!”Ujar mamanya menatap dokter Rey dengan sabarnya.


Dokter Rey menatap jamnya lalu menatap mamanya dnegan wajah bingungnya.” Sekarang masih jam 7 pagi sedangkan sidangnya itu jam 9 pagi Key,... jadi sekarang itu masih jauh banget jaraknya. Kita bahkan sekarang tu kecepetan datengnya. Hakimnya belum nyampek sekarang mungkin..!!.kalo masih tidur hakimnya...”Ujar mamanya kesal.


Bagaimna mereka tak kesal. Dokter Rey menbangnkan mereka dijam 5subuh dan menyuruh mereka segera bersiap-siap karena harus datang awal sekali.. dokter Rey harus memberikan beberapa berkas penting dan lainnya juga . ia harus memenuhi syarat dan ketentuan ketentuan yang ada terlebih dahulu. Belum lagi bertemu dengan Gevam dan Reno.

__ADS_1


Dokter Rey malah menghela nafas. “Mama kayak enggak tau anak muda ja sii ma... dulu kan papa juga gitu, bucin sama mama...”Ujar dari kakaknya dokter Rey dengan nada mengejek. Ia tau sekali cerita ayah dan ibunya ini. Ayah dokter Rey itu orangnya dingin dn juga seram.. ia mantan dari anak-anak yang hidup didunia malam.. kurang dari kasih sayang dan masuk dalam dunia gelap.


Sedangkan ibu dokter Rey biasa saja. Hanya saja ia adalah salah satu primadona dimasanya dulu. Mangkanya anak anaknya itu tampan dan cantik-cantik.


“Udah deh... wajar aja Key sibuk. Karena dia khawatir..”Ujar dari ayahnya dokter Rey.”Papa jadi mau cepet cepet ketemu sama Rindu Rey. Soalnya kamu berubah semenjak ketemu dia. Papa bahkan rasanya sekarang jadi manusia paling beruntng didunia ini karena mendapatkan anak yang semenurut dan sepatuh kamu..”batin papanya dokter Rey haru.


Iya... dokter Rey itu bkan pembangkang si sebenarnya. Tapi dulu itu ayahnya dokter Rey tak suka dirumah, jarang dirumah sampai keluarga ini itu hancur. Padahal masih utuh. Ibu dokter Rey selalu menangis dalam sendiriannya tapi tak mau pisah dengan papanya. dokter Rey selalu marah dengan papanya yang sibuk kerja dan meninggalkan keluarganya.


Sampai pada hubungan keluarga ini renggang. Setiap papanya pulang dokter Rey selalu menyindir. Ketika papanya tidak pulang dokter Rey hanya tersenyum sinis menatap sang papa yang tak ingat rumah dan keluarga.


Sampai pada suatu hari dokter Rey datang kepada papanya dan ibunya meminta masuk kedalam agama islam dan ingin belajar agama islam. Mereka setuju karena niat anaknya yang Lillahita’allah... dan mengikhlaskan anaknya masuk dan tinggal dipesantren selama ini meninggalkan beberapa tugas dan tanggung jawabnya. ayah dokter Rey menerima beban yang anaknya titipkan padanya. Ia yang mengurus rumah sakit dan dibantu oleh kakak dan ibunya.


Semenjak itu juga keluarganya kembali utuh. Inilah yang namanya jalan Allah itu selalu indah. Papa dokter Rey menjalinkan hubungan baik lagi dengan istrinya yang bekerja sama dalam menanggung amanah dari dokter Rey. Ia selalu dirumah dan Fey juga sellau bertemu dengan papanya..


Keadaan berubah 180 derajat setelahnya.. dan setelahnya dokter Rey pulang ketika selama satu bulan dipondok pesaten. Namun betapa terkejutnya mereka dikalah dokter Rey datang kerumah dan memeluk keduanya, mencium tangan dan juga kaki mereka...


Itu saalah momen yang paling mengharukan bagi papa dan mamanya dokter Rey. Dimana dokter Rey mengatakan jika ditelapak kaki mamanya ada syurganya... ia pun berkata.”Ma.. boleh ya Rey cium kaki mama.. Jikapun nanti Rey masuk neraka. senggaknya Rey bisa jawab kalo Rey pernah cium syurganya Rey. Yaitu ditelapak kaki mama..”Itu juga membuat mamanya itu terharu dan menangis memeluk dokter Rey yang sudah menicum telapak kakinya itu.


Dokter Rey berpindah haluan dan menatap papanya.”Pa.. Rey enggak pernah bisa ngilangin perasaan kesal dan marah Rey sama papa yang gagal jadi papa yang baik. Tapi Rey mohon pa. Ayok kita bangun lagi apa yang sudah mulai melebur dan hancur pa. Belum terlambat kok. Sebab manusia yang terlambat itu adalah manusia yang tak mau memperbaiki dirinya pdahal ia tau jika dirinya salah..”Ujarnya..


Itu membuat papanya dokter Rey menangis dan memeluk anaknya erat dan meminta maaf.”Maafin papa ya nak.. nanti jika kamu besar jangan jadi kayak papa.. maafin papa. Ayok kita ulangin lagi apa yang udah hancur...!!”Ujar dari nya dengan dokter Rey.


Dokter Rey melepaskan pelukanya dan menatap papanya.”Mungkin syurga bukan ditelapak kaki papa. Tapi tanpa kerja keras papa mengenakan telapak kaki papa ini Rey enggak bakal bisa sebesar ini pah.. telapak kaki yang tidak pernah rapuh dan menyerah. Tak pernah menyerah untuk membahagiakan Rey. Tolong izinkan Rey buat cium telapak yang selama ini jadi bukti kalo papa adalah Pahlawan tanpa balas jasa bagi Rey.. pa.. Rey mohon.. biarkan Rey bisa menciumnya.”Ujarnya dengan berlutut dan mencium kaki papanya itu sendu.


Tak sanggup melihat anaknya mencium kaki nya. Padahal ia lelaki yang kurang tanggung jawab itupun jatuh dan memeluk kepala anaknya supaya bangun dan menatapnya. Bergumam jika ia meminta maaf.. sungguh disitulah ia bisa merasakan dan memperbaiki hidupnya.


Dokter Rey mencuci kaki kedua orang tuanya sayang.. dan semenjak itulah dokter Rey tak pernah membanta, marah ataupun menyakiti hati ibu atau papanya.. semuanya ia lakukan dengan senyum tulus dan juga doa. Selalu bersallim dengan orang tua baik pergi maupun pulang kerja. Jadilah hidup kelarganya sekarang sangat harmonis dan manis. Bahkan papanya dokter Rey sekarang merasa seperti baru menikah kemarin sore saja.. karena ia baru merasakan kenikmatan kelarga ya baru sekarang. Ternyata uang tak bisa memberikan kehangatan seperti ini.

__ADS_1


Pantas saja selama ini ia merasakan jika dunianya ada yang kurang dan ada yang tinggal. Eh ternyata itu karena ia tak bisa mendapatkan kehangatan keluarganya. Boehkah ia menyesal sekarang? karena sekarang itu hanya ada kata andai ia bisa mengulang lagi waktu. Namun nyatanya waktu tak dapat diulang.. namun nyatanya waktu tak pernah akan bisa diputar kembali.. yang ada waktu terus berjalan dan meninggalkan masa demi masa yang ada.


Jadi untuk kita. sekarang masih ada kesempatan untuk memeluk ibu dan ayahnya marilah katakan ibu ayah,, aku sayang kalian. cium mereka dan katakan jika kalian sangat menyayanginya.. kadang kesempatan tak datang kedua kalinya. Dan penyesalan tiada akhirnya akan datang dan membuat kita jatuh sejatuh jatuhnya dalam penyesalan itu.


....


Rindu memasuki ruang persidangan dengan senyumnya. Diirinya dengan dua polwan dan juga polisi Ilham tadi. ia tersenyum kepada beberapa orang didalam sana yang menatapnya dengan tatapan tajam nan dinginnya...


“Rindu... kamu disini buat kamu...!! Rindu semongkooooo...!'' Rindu dikejutkan dengan suara seseorang membuat ia menatap asal suara.. dan ternyata disana itu saranya Fey membuat ibunya memukul pahanya Fey karena malu dilihati oleh banyak orang. Namun nampak Fey tak peduli dengan pandangan orang dan masih heboh sendiri.


Fey malah melambaikan tangan dan mengepalkannya tanda bahkan mengatakan semangat kepada Rindu membuat Rindu tersenyum dan juga mengangguk. Ada rasa haru didadanya dikalah diberi semangat oleh orang lain membut ia cengeng.


Air mata rindu jatuh dikalah ingat jika tak ada orang tuanya disini yang seharusnya menyemangatinya dan mengatakan katakata penyemangat. Ingat hal itu membuat ia mengutuk dirinya yang cuengeng...


Mama dan papanya dokter Rey pun melambaikan tangan dengan Rindu membuat Rindu bertanya siapakah dua sosok itu. Namun ia diam saja dan tersenyum... ia merasa terharu karena mendapatkan dukungan. Namun ada satu yang jadi pertanyaannya sekarang... dimana dokter Rey? kenapa ia tak ada? Apa ia tak datang?


Memikirkan itu membuat Rindu merasakan ada suatu yang kosong diruang hatinya. membuat ia menghela nafas dan duduk dikursinya.. menatap sesekali lagi kebelakang siapa tau ada dokter Rey. Namun tetap saja tak ada membuat ia menghela nafas lagi. Ia juga tak melihat Habib membuat ia miris. Katanya mau bertemu, tapi dipersidangan saja ia tak ada.. hahaha.. jangan jadi wanita bodoh Rindu.. Ingat kata Abbi.. cinta harus pakai logika,,, jagan mengandalkan perasaan saja oke..


Disampingnya Rindu ada Mise membuat Rindu tertegun.. mise tersenyum sinis kepada Rindu. nampak Mise sangat pucat membuat Rindu menjadi menatapnya sendu dia merasa bersalah... ia merasa bersalah karena merasa menjadi pembunuh.


“Halo Rindu.. Gimana enak nggak didalam penjaranya? Pasti enggak enak y hahaha. Ya enggak lah.. dikurung.. makananya juga engak enak, kedinginan dan juga kesepian..”Bisinya kepada Rindu.. itu didengarkan oleh mereka berdua saja. Karena memang kursi mereka cukup dekat sebagai tersangkah dan juga korban.


Rindu menatapnya dengan sendu.”Maafkan saya ya kak.. saya tidak tau kakak sedang hamil diwaktu itu.. maafkan saya karena saya kakak menjadi keguguran yang kedua kalinya.. maafkan syaa..”Tak ada kebencian didalam diri Rindu dikalah Mise mengatakan hal yang jelek jelek kepadanya. Sungguh tak ada,... ia menganggap Mise sekarang sebagai korban hawa nafsunya yang dikalah itu tak bisa ia kontrol.


'‘Enggak usha munafik Rindu.. enggak usha.. buka topeng loe disini. Enggak guna tau nggak..?!!” Ujar Mise dengan keras dikalah itu ditelinga Rindu, ada beberapa orang dengar namun ada juga yang tidak, karena didalam itu jarak cukup dekat.”Gue muak liat muka sok suci dan sok polos Loe tau nggak.. sok polos cuma karena mau mikatin banyak cowok. Sok dingin supaya menarik. Cih.. loe manusia termunafik yang gue kenal asal loe tau...!!”Ujarnya dengan kejam.


Rindu menghela nafas dibuatnya. “Harus berapa kali kak aku jelasin aku enggak sengaja. Demi Tuhan aku engga tau kalo kakak hamil. Kan kakak belum nikah, mana aku tau kak,,, mana kakak disitu buat aku marah jadi ya maafkan ku yang nggak bisa ngontrol emosi.. aku memang sok suci dan munafk kak. Maafan aku.”Ujar Rindu dengan tulus kepada Mise.

__ADS_1


Mise mendengarnya mendengus dan Mendatap kedepan.”Basi tau nggak.. loe terlalu lama jadi parasit dalam hidup gue.. dan udah seharusnya gue basmi.!”Uar Mise dengan dinginnya membuat Rindu diam.


__ADS_2