
Menuju taat
HIJRAH adalah proses perjalanan seorang hamba menuju taat, bukan tentang siapa yang lebih dahulu memulai, tapi tentang siapa yang bertahan sampai husnul khatimah.
“Apa lagi? Kamu merasa sakit dikalah kamu difitnah oleh Mise? difitnah kalo kamu wanita tidak baik dan lainnya. Kamu dibenci dan dipandnag sebelah mata? Kamu tidak ingat kisah Bunda Aisya yang difitnah berselinguh dikalah rosullullah dan beliau sedang hijrah itu? Ataupun kisah bunda Maryam yang hamil diluar nikah? wanita mulai dan suci tapi tiba-tiba hamil?” tanyanya Dokter Rey pada Rindu.
Rindu menatap dokter Rey dengan pandangan sendu. " Kisah dian Aisya difitnah selingkuh dan Ibunda Mantan yang diusir dari kampungnya karena dikatakan manusia sok suci dan munafik padahal pezina? " Tanyanya karena ia tau kisah itu.
Dokter Rey mengangguk "Iya. Benar.. Dimana Dalam penyamarannya Buraidah b. al-Hasib bertemu langsung al-Harits b. Abi Dhirar dan terbukti ada rencana penyerangan Bani Musthaliq ke kota Madinah. Setelah mendengarkan informasi Buraidah, Rasulullah memutuskan mendahului penyerangan terhadap Bani Musthaliq.
Pada hari kedua bulan Sya’ban, Rasulullah bersama pasukannya tiba di kawasan al-Muraisi’, tempat sumber mata air di sebelah Qadid, dekat Mekkah.
Serangan Rasulullah terhadap Bani Musthaliq didukung penuh kekuatan seluruh lapisan masyarakat Madinah. Abu Bakar memegang bendera golongan Muhajirin sedangkan Sa’ad bin Ubadah memegang bendera golongan Anshar. Selain golongan Muhajirin dan Anshar ikut serta pula dalam serangan itu golongan Yahudi dan Nasrani serta kelompok munafiq.
Bani Musthaliq kocar-kacir tak kuasa menahan serangan pasukan Rasulullah. 10 orang Bani Musthaliq mati terbunuh; di antaranya Musaffi’ suami Juwairiyah binti al-Harits. Sementara 700 orang lainnya menjadi tawanan perang. Umat Islam berhasil memenangi peperangan melawan Bani Musthaliq pada bulan Sya’ban 5 H.
Kegemilangan yang diraih umat Islam ini membuat iri orang-orang munafiq. Mereka tidak saja mengadu-domba antara golongan Muhajirin dengan Anshar, tetapi juga menyebar berita hoax seputar kehidupan keluarga Rasulullah.
Di satu pihak, Abdullah bin Ubay menyebar berita hoaks kepada Rasulullah dan para sahabat tentang perselingkuhan Aisyah binti Abu Bakr dengan Shafwan bin Mu’attal as-Sulami. Sementara di pihak lain, Abdullah bin Ubay meniupkan kabar panas kepada Aisyah tentang “kegenitan” Juwairiyah binti Al-Harits yang meminta dirinya dinikahi Rasulullah.
Hampir-hampir akibat berita hoaks yang disebarkan Abdullah bin Ubay, Rasulullah menceraikan istri yang beliau panggil dengan sebutan “humaira” (perempuan berpipi merah) itu.
Begitupun Aisyah hampir minta diceraikan karena terbawa rasa cemburu terhadap Juwairiyyah yang baru dinikahi Nabi.
Pihak Muhajirin tak terima disebut “Jahiliyah” dan pihak Anshar tak terima ditendang dan disakiti, membuat mereka akhirnya sama-sama mengadu kepada Rasulullah.
Setelah diusut ternyata konflik antarasahabat Nabi dari golongan Muhajirin dan Anshar itu dipicu perbuatan adu domba yang dilakukan oleh sekelompok munafiq yang dipunggawai Abdullah bin Ubay bin Salul.
Abdullah bin Ubay bersama kawan-kawannya sengaja membuat onar sebab iri dan dengki dengan kekompakan dan persatuan sahabat Nabi dalam Perang Bani Musthaliq yang terjadi pada bulan Sya’ban tahun 5 H.
Perang ini dipicu provokasi kepala Suku Bani Musthaliq, bernama al-Harits bin Abi Dhirar yang mengajak suku-suku Arab agar melawan Nabi Muhammad saw.
Untuk memastikan informasi provokasi al-Harits bin Abi Dhirar, Rasulullah mengutus Buraidah bin al-Hasib sebagai intelegen untuk menggali berita rencana kudeta Bani Musthaliq.
Dalam penyamarannya Buraidah b. al-Hasib bertemu langsung al-Harits b. Abi Dhirar dan terbukti ada rencana penyerangan Bani Musthaliq ke kota Madinah. Setelah mendengarkan informasi Buraidah, Rasulullah memutuskan mendahului penyerangan terhadap Bani Musthaliq.
Pada hari kedua bulan Sya’ban, Rasulullah bersama pasukannya tiba di kawasan al-Muraisi’, tempat sumber mata air di sebelah Qadid, dekat Mekkah.
Serangan Rasulullah terhadap Bani Musthaliq didukung penuh kekuatan seluruh lapisan masyarakat Madinah. Abu Bakar memegang bendera golongan Muhajirin sedangkan Sa’ad bin Ubadah memegang bendera golongan Anshar. Selain golongan Muhajirin dan Anshar ikut serta pula dalam serangan itu golongan Yahudi dan Nasrani serta kelompok munafiq.
Bani Musthaliq kocar-kacir tak kuasa menahan serangan pasukan Rasulullah. 10 orang Bani Musthaliq mati terbunuh; di antaranya Musaffi’ suami Juwairiyah binti al-Harits. Sementara 700 orang lainnya menjadi tawanan perang. Umat Islam berhasil memenangi peperangan melawan Bani Musthaliq pada bulan Sya’ban 5 H.
Kegemilangan yang diraih umat Islam ini membuat iri orang-orang munafiq. Mereka tidak saja mengadu-domba antara golongan Muhajirin dengan Anshar, tetapi juga menyebar berita hoax seputar kehidupan keluarga Rasulullah.
Di satu pihak, Abdullah bin Ubay menyebar berita hoaks kepada Rasulullah dan para sahabat tentang perselingkuhan Aisyah binti Abu Bakr dengan Shafwan bin Mu’attal as-Sulami. Sementara di pihak lain, Abdullah bin Ubay meniupkan kabar panas kepada Aisyah tentang “kegenitan” Juwairiyah binti Al-Harits yang meminta dirinya dinikahi Rasulullah.
Hampir-hampir akibat berita hoaks yang disebarkan Abdullah bin Ubay, Rasulullah menceraikan istri yang beliau panggil dengan sebutan “humaira” (perempuan berpipi merah) itu.
Begitupun Aisyah hampir minta diceraikan karena terbawa rasa cemburu terhadap Juwairiyyah yang baru dinikahi Nabi.
Baca juga: Meneladani Muhammad Pra Kenabian
Berita hoaks Abdullah bin Ubay hampir menutup logika Aisyah sehingga kurang memahami misi mengislamkan penduduk Bani Musthaliq, di balik pernikahan Rasulullah dengan Juwairiyah yang sudah menjanda.
__ADS_1
Untung saja, Allah Swt menurunkan surat an-Nur ayat 11-20 untuk mengembalikan reputasi dan dedikasi Aisyah di hadapan seluruh umat Islam, termasuk juga posisinya sebagai istri terdekat Rasulullah saw.
Hoax yang disebarluaskan Abdullah bin Ubay akhirnya gagal total.
"Apa yanh dilakukan oleh Aisya dikalah ia difitnah sedenikian rupah? " Tanya dokter Rey pada Rindu membuat Rindu diam. " Dia diam dna berseeah diri kepada Allah.. Menangis ditidurnya meminta kepada Allah supaya ia diberikan Hidayah dan juga petunjuk.. Lalu Allah datangkan ia Ayat yang secra langsung ia berikan supaya Aisya trrbebas dari fitnah tersebut... Apa lagi yaang harus kita takuti? " Tanyanya membuat Rindu tertampar bolak balik oleh dokter Rey
"Kita bunda Maria. Anak wanita suci yang bahkan tidak pernah tersentuh oleh aiapapun kedadak hamil... Membuat gempar seluruh kota madina. Ini pandangan Islam, tentang kehamilan seorang ibu yang bernama maryam, ibu Isa Al-Masih, seorang generasi nabi dari keturunan bangsa Israel. Islam menyebutkan bahwa Maryam adalah wanita suci, tidak ternoda oleh prilaku **** bebas di jamannya. Maryam dibebaskan dari tuduhan sebagai wanita liar dan ******* oleh Allah, dibantah oleh Allah lewat lisan Nabi Muhmmad saw. Dalam al-Quran. Gara gara penyelewengan dan tuduhan tuduhan orang yahudi/Israel, bahwa maryam wanita lacur, Allah turun tangan, meletakkan kedilan, membela perempuan teraniaya fitnahan
Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). (Al-Imran 3:42)
"Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia. "(Al-Imran 3:47). Terkejet, kaget, juga tegang barangkali, setelah mendengar laporan malaikat jibril, padahal sama sekali Maryam, bukan tipe wanita gaul, Ganjen dan Jablai.
Namun Faktor kehamilan Anak wanita tanpa Pria itu kan barang langka, menentang hukum alam, Tidak Kauasalitas, termasuk mungkin sangat mendekatkan dugaan orang kalau Maryam itu wanita binal. Lantas bagaiman dengan factor, bahwa maryam tanpa sentuhan Pria, bisa hamil. Bisakah akal menerima ?.....Kalau kita katakan "Tidak", pasti tuduhan miringlahlah yang akan diberikan pada Maryam. Dan kalau kita katakana "ia", pastilah dikatakan tidak rasional ?. Apakah kita percaya bahwa itu sebuah kehendak sebagaima mantra sulap "Sim Salabim". Tiba tiba maryam hamil, padahal paginya tidur, sore harinya hamil sudah seusia 9 bulan ?...dan malamnya lahir bayi Isa, apa seperti ceritanya ?.....Tidak, selama telaah tidak menyangkut tentang Zat Tuhan, Islam tidak pernah melarangnya. Apalagi tentang berkaitan dengan kehamilan manusia, tidak serta merta menerima kisah isa tanpa proses, bagaimanapun jenis prosesnya.
" Bunda Mariam diusir oleh penduduk, ia harus lontang lantung dijalanan membawa perutnya yang besar, membawa anaknya.. Bahkan ia melahirkan nabi Isya dibawah pohon kurmah hehe.. Saat ia laapr allah sytyh ia goyangkan pohon itu lalu dengan Rahmatnya buah itu jatuh.. Indah bukan? "7 Tanyanya dengan lembut.
" Rindu lihat saya..." Ujarnya dikalah Rindu semakin menundukkan kepalanya tanda ia memahami ceritanya. " Kamu tau dibalik cerita ini ada banyak yanh kita bisa petik. Ada banyak yang harus kami ambil hikmatlhnya untuk musibah yang sedang kamu hadapi bukan?"tanyanya dengan lembut lagi.
" Kamu cukup diam dan nikmati.. Berserah diri kepada Allah maka Allah akan menjadi untaskan semu masalanmu. Sebagaimana Bunda Maryam yang hamil. Setelah fitnah yang ia dapatkan. Perasaan Burukz pengucilan sampai pada ditendang dan dimaki.. Semuanya ia dapatkan. Tapi nyatanya Allah memberikannya Rahmat yang tak didapatkan oleh perempuan lain. Ia melahirkan seorang putra Nabi.. Seseorang yang diutus oleh Allah.. Dan dia diangkat menjadi salah atau dari 7wanita mulia. Ia diberi surat sendiri dalam al-Qur'an... Musihlbah membawanya kepada keindahan. kamu masih ragu dengan Ria kita?" Tanyanya.
"Dari Siti Maryam, kita belajar bahwa disaat datang keraguan terhadap kemampuan kita dalam menerima takdir maka percayalah bahwa kita punya potensi dan kapasitas yang sebanding dengan jalan yang sudah Allah gariskan pada diri kita. Kita harus selalu ingat bahwa yang menunjuki jalan hidup kita ialah Allah, Sang Maha Segalanya. Jadi bagaimana? Siap untuk selalu percaya diri bahwa kita bisa? Bismillah!
Allah tidak akan meninggalkan hambanya
“Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".
yang harus kita lakukan itu adalah Memperbanyak Baca Alquran dan Bertasbih
“Sebelum pergi kemana-mana, setiap pagi aku pasti lebih dulu mendatangi rumah Aisyah r.a. Pada suatu pagi, dia berdiri, lalu bertasbih, dan membaca ayat, ‘Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka,’ (QS Al-Thur [52]: 27).
Menangis Kadang Sedikit Mengobati
Tak Usah Pergi Kemana-mana agar Tak Lebih Sakit Saat Mendengar Fitnah yang Masih Tersebar
Tak Henti Berdoa agar Dibebaskan dari Fitnah
"Jadi jangan bersedih lagi ya..! " Ujarnya dengan lembut.
__ADS_1
" Kamu tau semua kisah itu? " Tanya Rindu kagum akan dokter Rey.
dengan bangganya ia mengangguk kepada Rindu " Iya Rim.. aku tau karena kata Ustadz yang membimbing saya mengatakan jika ingin miliki akhlak yang baik maka kita harus banyak mencari tau kisah tauladania Dimas lampau... " Ceritanya.
" Kamu mempercayai saya jika saya tidak seperti itu? " Tanyanya pada dokter Rey.
Dokter Rey menaikkan satu alisnya " Rindu saya tidak tau desiran apa masalahnya kamu. Tapi saya yakin jika kamu tidak begitu.. Saya memang tidak terlalu mengenal kamu, Tapi setidaknya saya sedikit mengetahui jika kamu orang baik... Bahkan saya berada disposisi sekarang ini karena kamu.. Terimakasih Rindu.. " Ujarnya jujur.
Rindu bersyukur menatap dokter Rey. " Terimakasih... " Gumamnya sendu.
Dokter Rey mengangguk " Sudah enakan? " Tanyanya.
Rindu mengangguk " Jauh lebih baik.. karena kamu sudah mengingatkan saya dan menampar saya dengan kenyataan kenyataan yang ada.. " Ujarnya dengan air mata yang jatuh.
"Lalu kenapa kamu masih menangis? " Tanyanya menatap Rindu yang malah menangis lagi.
" Saya malu sama kamu... "Rindu menatap kerah lain.
" Malu kenapa? " Tanyanya menaikkan satu alisnya.
Rindu terkekeh. " Saya yang mengajak kami keagamaan saya tapi. malah kamu yang ceramah dah dan menenangkan saya dengan ceria cerita itu... saya terasa sangat renda... "
" Justru ngga dong..! " Rindu menatap dokter Rey lagi " Dengan kamu merasa malu maka jadikan rasa itu supaya menjadi hidayah dicari berikutnya. jadikan pelajaran... Lagi pula ilmu tak memandang siapa yang sudah lama diAgama Islam atau siapa yang baru masuk Islam.. Tapi semuanya itu tergantung dengan niatnya. Percuma lama soalnya Islam, islam keturunan tapi tidak ada buatan untuk belajar bukan? Jadi kep Kalem j.. " Ujarnya kepada Rindu.
cap...
Bagaikan anak panah yang melesat sampai kejantung membuat Rindu diam karena terasa lagi lagi Tertampar.Pernahkan kalian di tampar kenyataan seperti ini. ? Disana Dulu Rindu yang mengajarkannya tapi sekarang malah ia yang diajarkan.
" Btw layaknya saya tidak akan menjadi dokter kamu lagi... " Ujar dokter Rey.
"Kenapa? " Tanya Rindu bingung.
"Karena saya sudah tau hukum akan zina dan bersentuhan dengan yang bukan mahkrom... Saya akan menjauhkan semuanya... " Ujarnya dengan sendu.
" Serius? Bagaimana bisa? Wah..! " Rindu cukup kagum akan kepesatan yang dilalui oleh dokter Rey. " Terus nanti saya? " Tanyanya gugup.
Dokter Rey terkekeh dibuatnya " Tenang saja. Karena itu rumah sakit saya maka saya akan mencari dokter dari lulusan terbaik senegara kian untuk mengobati kamu. Doa juga perempuan, dan saya juga sudah memberi tahu semua penyakit kamu. Jadi kamu tidak perlu khawatir lagi. Khawatir akan kita yang bersentuhan atau penyakit kamu... " Ujarnya membuat Rindu tertegun. " Kecuali... "
" Kecuali apa? " Tanya Rindu.
" Kecuali kamu mau nikah dengan saya. Maka saya sendiri yang akan mengobati kamu dan merawat kamu dengan tulus dan penuh kasih... Karena kita sudah makhrom.. " Ujarnya dengan gugup.
Rindu mengerjap dengan bingungnya menatap dokter Rey " Kamu masih mau dengan saya? Padahal fitnah dan juga lainnya sudah membuat uang lain menjauhi saya loh..! " Tanyanya dengan bingung. " Dan saya bukan wanita baik.. "
" Rindu..! Saya bukan mencari wanita baik ataupun yang terbaik. Sebab saya juga bukan yang baik ataupun yang terbaik... Saya sama dengan yang lainnya. " Ujarnya lembut. " Saya barumengnal agama. Dan disaat itulah saya tau jika menikah itu bukan karena tentang cinta maupun obsesi belaka. Tapi akan ada pahala dan juga pertanggungjawaban yang akan dipikul nantinya bukan?
.
.
.
Gimana ni? Ada yang dukung Habib dan Rindu?
__ADS_1
Atau dukung Rindu san dokter Rey? wkwkwk
Kalo aakuy sih dokter Rey yaaah wkwwk