
Byr.. Air dingin itu melahap tubuh didepannya itu dengan secara mengenaskan. Orang yang awalnya tertidur itu langsung bangun dengan mangap-mangap menatap kedepan dan kesamping rasa sakit kepalanya berdenyut membuat ia oleng dan memegang kepalanya sakit. Dimana matahari dikalah itu sudah terik membuat ia merasa sangat sakit dibagian kepalanya.
Disana ada Yohan dan keluarganya membuat mereka diam menatap sosok didepanya yang tak lain adalah Habib. dimana sosok yang beberapa hari ini menggila dan puncaknya malam tadi. dimana Habib pulang dengan keadaan mabuk berat. Dijam dua subuh pula membuat Yohan tak toleransi lagi. Ia tak memperbolehkan Habib tidur didalam dan mebiarkan teman-teanya Habib meletakkan Habib diluar rumah saja.
Namun mereka awalnya tak tega membuat mereka mau membawa Habib nginap dirumah atau apartemen mereka saja. Namun dihadang oleh Panji dan membiarkan Habib tidur disana saja membuat mereka pasrah dan tak bisa mengelak lagi. Mereka membiarkan Habib tidur didepan pintu tanpa ada alas apapun, seorang diri menghadapi dinginya malam.
Namun Habib tetap tak bangun sampai jam 7pagi membuat Yohan marah. Dan berinisiatip mengambil Es batu dan menyampurkanya dengan air biasa. Rasanya akhh. Mantap.... jika tidak percaya tanya saja dengan Habib.
Habib mengusap kepalanya yang terasa berat dan sakit lalu menatap kedepan. Dimana ada orang-orang yang menatapnya tajam.”Arghh.. kalian apa-apan si? Ngapain bangun orang kayak gini? Kalo air nya masuk kedalam telinga gimana?” Tanyanya dengan marah.
“Kamu yang apa-apaan Habib..!!” Ujar Yohan dengan amarahnya. Ia membanting ember ditanganya membuat ember itu pecah disana. Sarah dan Nina mundur dibuatnya.” Kamu yang apa-apaan. Pulang subuh dengan keadan mabuk lagi... kamu kenapa ha? Mau cepet mati? atau mau sok jadi orang bejad ha? Nggak ada yang bilang kamu keren begit tau nggak..!! kayak anak Remaja aja kamu. Kamu udah dewasa tau nggak..!!” Ujarnya dengan bentakan.
__ADS_1
Habib mengusap wajahnya dengan gusar. ia tak ingat apa-apa malam tadi membuat ia mengingatnya lagi. Namun ingatan terakhirnya ia hanya minum minuman cukup banyak. Sampai tak bisa lagi mengelak rasa mabuknya. “Ma maaf oppa..”Ujarnya gugup.”Habib khilaf.”lanjutnya ragu.. ia bahkan bingung menatap kedepannya.”Tap tapi kenapa Habib disini? Kenapa didepan rumah si?” Tanyanya lagi tanpa tahu malunya.
"Khilaf kok minum amer..."Sinisnya Sarah.
“Kamu minta maaf buat apa ha? khilaf? Buaya darat juga bilangnya gitu kalo kepergok selingku Habib. Kamu pikir Oppa percaya ha?” Jawabnya Yohan kepada Habib.” Dan kamu disini karena kamu semalam tidur disini. Mau tanya apa lagi? Mau bilang apa lagi ha?!!” tanya Yohan lagi disana membuat Habib diam menatap mereka.
Ia merasakan tubuhnya yang sakit itu membuat ia paham. Jadi ini alasan kenapa ia sakit dan juga merasa tak enak badan? Ia tidur dilantai depan rumahnya? What The Hell? Gimana bisa? “Tapi Oppa Habib memang enggak sengaja.. maaf.”Dari pada mencari mati dengan membanta mending mengalah ya kan?
“Habib.. Habib..”Ia menggeleng dibuatnya kepada Habib.” kamu itu dah 28tahun Bib. Rapi sikap masih aja kekanak-kanakan... gimana bisa kamu mau nikah kayak gini?”Tanya Yohan dengan dingin kepada Habib.”wajar aja si Rindu enggak mau sama kamu dan lebih milih pria kemarin. Ya seenggaknya pria itu lebih bis bertanggung jawab dari pada kamu yang masih kekanak kanakan kek gini. Enggak sadar umur.”Lanjutnya lagi.
Yohan tersneyum sinis.”Kamu semalaman ngigauin namanya Rindu asal kamu tau.”Jawab Yohan sinis.”Rindu maafin aku..”Yohan memainkan bibirnya dihadapan Habib sebagaimana Habib lakukan semalam”Rindu saya cinta kamu kenapa kamu malah pilih dia? Rindu kamu jahat.. Rindu kamu munafik..”Ujarnya Yohan.
__ADS_1
Habib menatap oppanya itu tajam lalu menghendus. Ia malu membuat ia mau masuk saja meningalkan orang orang disana supaya tak melihat dirinya yang blueshing. Is memaluhkan jika diucapkan bukan?
Yohan menatap Habib mau pergi itupun tersenyum sinis.” Katanya benci, samenjak Rindu masuk penjara enggak peduli. sekarang malah neysel. jadi cowok jangan labil. Kalo cinta bukan diucapin.. tapi dengan pembuktian dong.. lagipula jika Rindu masa lalunya gelap kenapa? Kayak kamu udah suci dari lahir aja. Gini ya Bib. Didunia ini semua orang pasti punya masa lalu. Jika kamu selalu berpatokan dan menatap kebelakang. gimana kamu mau jalan majunya bisa-bisa kamu nabrak dan menongoy dijalan tau..” Ujarnya menahan Habib.
Habib menatap Yohan tajam. Dinginya es tadi sudah hilang diganti dengan amarah dan juga pemikiran. Yang dikatakan oleh kakenya ada benarnya membuat ia tertegun.” Kan kamu labil. Masa memikirkan hal itu aja enggak bisa... gimana nanti jika kalian sudah menikah dan Rindu dituduh selingkuh. Apa kamu juga percaya dan meneceraikanya langsung?” Ia terkekeh sinis enatap Hbaib.”Gimana bisa Bib suatu hubungan itu dibangun jika tak ada rasa saling kepercayaannya? Pengokokoh dan penguat suatu hubungan itu adalah saling percaya. Dan saling menerima apa adanya. jika kamu mau yang baiknya aja dari Rindu gimana bisa kamu mencintainya dengan semua cinta kamu ha?”
“Rindu juga gitu.. gimana bisa dia nerima kamu dengan alasan dia mencintai kamu juga.”Lanjutnya lagi.”Lagipula Rindu bukan waita bucin seperti wanita diluar sana. Dia wanita rasional. Siapa yang ia anggap bisa memimpin dirinya maka cinta akan mendatanginya. Ia tak butuh pria membawa cinta. Tapi ia butuh pria pembawa fakta. sampai sini paham?” Tanyanya meninggalkan Habib.
Panji menatap Habib dengan gelengan. Ia pahan jika Habib memang baru memulai acara percintaan diusianya. Ia bahkan dulu berfikir Jika Habib itu Gey. Tapi semenjak adanya Rindu membuat ia percaya anaknya normal. Tapi kenapa harus percintaan awalnya Habib tantas dengan usianya ia bagaikan remaja labil saat ini sangat labil karena tak bisa mengatasi cinta.... cinta pertamanya.
“Oh iya Bib papi ada tambahan.”Ujarnya kepada Habib membat ia menatap papinya dengan tanya.”Perempuan itu memang sekalinya mencintai seseorang ia akan sangat mencintai seorang itu.. tapi sekali ia terskiti meksipun ia masih mencintai seseorang itu,ia tak akan ragu melupakan sosok itu meskipun itu akan membuat ia rapuh dan mati rasa. Jadi jangan salahkan Rindu jika karena sikap kamu membuat dia menolak kamu meskipun ia minta kepada dunia sekalipun ya.”Ujar papinya dengan sendu.
__ADS_1
Ada yang selalu mendekat tapi tak dianggap.. Tau itu apa.? itulh Ajal....
like...! Maaf ya baru Up.