
Dokter Rey menatap Mise dengan tatapan datarnya dan juga menatap Rindu dengan tatapan sendunya. Ia bisa melihat tangan Rindu yang bergantian meneyntu sela perselahnya. Itu membuat dokter Rey paham jika Rindu sedang bertasbih.
"Baik dari pihak Rindu silakan dilanjutkan lagi penjelasannya... "sukar dari Hakim satu Disana dengan sopannya.
Pengacara Rindu yang dibawa dokter Rey pun tersenyum lalu mengangguk. "terimakasih Pak... "Ujarnya dengan hormat lalu mengangguk dan memberi Anggukan secara sopan.
"Baik... saya akan lanjutkan penjelasan dari kami dan beberapa bukti... "Ujarnya menatap. semua orang tegas dan juga lugas. "Dan kami juga mendapatkan salah satu saksi yang bisa. kembuktikan jika sebenarnya zuadari Rindu benar benar tidak bersalah.. dimohonkan kepada dokter Mira untuk masuk kedalaman forum dan memberikan beberapa bukti kita... "Ujarnya dengan tegas kepada seseorang dibelakang mereka.
Dokter yang dipanggil itu pun menatap mereka gugup dan maju.. "Ini Ini.... Nona.. tu Tuan.. "Ujarnya gugup dan juga gemetar. menuju forum. Dimana tempat pemberian bukti...
"Baik bapak silakan dibaca dan saya akan menjelaskan poinnya ya."Ujar pengacara itu lantang membuat yang lain setuju..
Ditempat keluarga Habib. Mereka. menatap Rindu dan lainnya deg degan dan juga gugup alan keputusan yang akan dia dapatkan. " Dia siapa ya? Kok bisa bangun Rindu? Saudaranya.? "Tanya Darah kepada Hendrawan menatap dokter Rey. "Tapi ganteng banget sih.... Habib kalah jua, dia mirip oppa Min Gol Astaga.. ... "Cicitnya berlanjut. Sebab ia salah satu pencinta Korea jadi ya gini.. Sifatnya jadi seperti anak muda.
Hendrawan yang mendengar ucapan istrinya itu memutar bola mata malas. "Iya... Iya ma.. Mirip oppa Oppa.. Bikin iri aja.. "Sahutnya Ify kepapada ibunya itu dengan mat kagum menatap dokter Rey.
Nayla yang mendengar pun memutar bola. mata malas. "Tapi kayanya Rindu spesial deh Dimana ya.. Liat aja tu mata dia ngeliat Rindu kek mau jatuh.. "ujarnya sembari memajukan bibirnya mengarahkan kepada Rindu yang Disana.. Nayla juga melihat hal itu sedari tadi membuat ia bisa tau jika Rindu spesial semata dokter Rey.
Sarah dan Ify pun menatap Dokter Rey yang sedang menatap Rindu itu"Iya sih... tapi kalo bener... Abis mi Habib... "Ujar Darah meringis dibuatnya . Sebab ia tau bagaimana Habib mencintai Rindu...
"Bukti Disana menyatakan bahwasanya Nona Mise tidak keguguran karena Nona Rindu.. dan itu artinya Nona Rindu dituding dan difitnah.... "Ujarnya membuat semua orang Menatapnya dengan tatapan tak percaya dan meremehkan.
"Pembohong..! "Refleksi Mise berdiri lagi dan menatap pengacara Novi itu dengan tatapan tajam. "Pembohong... saya benar benar keguguran dan anak saya mati karena Rindu... Saya tidak berbohong karena Rindu memang pembunuh... "Teriaknya lagi.
"Pak... Pak.. Pak ketua..! "Pengacara Mise angkat tangan dibuatnya.
"Maaf.. Maaf Nona Mise... kalian belum dibolehkan bicara... Nanti akan ada sesi dari kalian untuk mengungkapkan jika kalian benar benar menjadi korban tau bukan.. Jadi mohon untuk bersabar... "Rerainya hakim.
"Tidak bisa pak.. Dia berbohong dan saya tidak bisa biarkan dia. menyebarkan suatu kebohongan pak.. Dia berbohong.. Saya tidak terima dikatakan memfitnah Rindu... "Teriak Mise tak terima. Matanya marah dan tangannya terkenal dibuatnya.
"Iya.. nanti kalian bisa membantah dengan bukti kalian. Jadi sekarang tenang dan ikuti instruksi dari kami supaya acara persidangan ini berjalan dengan baik..! "Rerainya lagi dengan tegas.
"Tapi paak---"
__ADS_1
"Jika anda masih Membuatkan keributan maka kita akan memulai lagi acara ini..! "aujar dari hakim tegas karena suara Mise sangat menggema diruangan itu. jadinya sangat mengganggu yang lain dan acara.
Semua orang menatap Mise dengan rayon ibanya dan aja juga yang menatap Mise dengan biasa saja... Mise sekarang gugup dan juga takut membuat ia hanya meneguk saliva kering dibuatnya..
"salahkan duduk saudari Mise..! "Ujar drai hakim lagi membuat Mise diam dan kembali duduk dengan tatapan tajam menuju pengacara Rindu dan dokter Mira yang. menatapnya gugup dan takut.. Tangannya terkenal saat ini.
Arga dari tadi hanya diam dan juga parah dengan apa yang akan terjadi. Ia tak tau harus apa sebab saat ini rasanya bagikan diambil paksa oleh kenyataan... ia merasa sangat bersalah kepada Rindu dan membuat ia tak bisa berbuat apa apa selain menerima apapun yang terjadi. tapi ia tetap tidak rela jika harus masuk penjara. Ia masih mau. main dan kumpul dengan teman temannya.
"Baik kita mulai lagi... silahkan suadari Biblio dari pengacara Nona Rindu... "Ujar dari hakim. memberi lagi peluang kepada Rindu dan lainnya. Disana ada dokter Rey orang penting membuat mereka tidak bisa meremehkan Rindu. Belum lagi keluarga hollmas berada dipihaknya Rindu.
"Terimakasih atas kerjasama nya pak... "Ujar dari pengacara itu dengan lantang., "Baik tarikan Nona Mise tidak mau dan tidak terima jika sebenarnya kami berbohong akan bukti yang kami beri.. Namun pada fakta yang kami temukan.. Saudari Mise memang tidak keguguran dikalah itu.. Karena saudari dikalah itu masuk keruangan sakit XXX. Miliknya pak Keyan... Dan kami memiliki bukti dan beberapa dokter sebagai saksi jika anda membuat keterangan palsu... Untuk dokter Indra san suster Lena salahkan masuk... "ujarnya Pengacara itu.
Mise tegang dibuatnya.. Ia. menatap dokter yang baru masuk dengan gugupnya itu menatap semua orang.. Namun ketika matanya menatap Mise ia merasakan san juga menindik bagaikan orang yang sedang tertekan saja.
"Baik... apa yang bisa dijelaskan? "Yang dari Hakim. menatap Alka saksinya.
"Sebelum penjelasan salahkan untuk kalian melihat bukti yang ada supaya tidak ada lagi yang namanya kekeliruan atau permusuhan jika kami. melakukan keterangan palsu... Karena Disana tertera jam.. Waktu dan tempatnya Bahkan wajah dari Mise sangat terekam jelas Disana ketika ia mengancam doktetvdan suster kami... "ujarnya memberikan beberapa bukti lagi.
Rindu mendengarnya pun tak menyangka jika bukti bukti sebagainya sangatlah lengkap. membuat ia terharu. Jantungnya terpacuh sangat kuat karena mendengar semuanya seperti itu... ia tak bisa bicara apa apa lagi jika sudah begini... Bolehkah ia berharap untuk keluar dari tuduhan ini?
Dikalah itu sebenarnya Mise tidaklah keguguran... Semuanya hanyalah selingan semata... Yang benarnya itu adalah... Dulu ketika ia datang kekantornya Habib lalu Habib mendorong nya kuat karena itu membuat nis terjatuh.
Kalian ingat bukan ketika Rindu melihat Mise itu jatuh lalu sela sela kakinya berdarah itu? Nah iya.. dikalah itu sebenarnya Mise keguguran anaknya...
Dan karenanya ia menganggap Rindu adalah penyebab ia keguguran membuat ia menuduh Rindu dan merencanakan semua ini supaya Rindu masuk penjara... itu ada buktinya karena ia dikalah itu masuk rumah sakit milik dokter Rey dan dokter Rey mendapatkan Filenya dikalah melacak sma mencari dengan giat dan juga niat...
Disana juga ada dimana Mise dan juga Arga mengancam salah satu suster dan dokter itu untuk membuat keterangan palsu dan juga lainnya.
Namun para dokter dab suster mengatakan hal itu kepada pihak rumah sakit karena memang para dokter memiliki sumpah... Itu membuat mereka mengabdi dengan orang orang dan rumah sakit...
Jadilah dokter Rey tau akan hal ini. Ia juga memberikan hasil visum dan jam akan kejadian Mise yang keguguran sesungguhnya yang tak lain satu bulan yang lalu...
Rindu Disana diam dengan menatap Mise dengan tatapan tak percaya. Ia difitnah dengan hal sekejam itu. efeknya bukan hanya dirinya masuk penjara sebenarnya tapi juga dirinya yang merasa dirundung rasa bersalah selama lamanya..
__ADS_1
Mise yang mendengarnya pun menatap mereka dengan tatapan tak percaya Dan menggeleng tak percaya akan hal yang terungkap. "situ fitnah.. jangan percaya... Ini pasti ulah dari rindu karena memang tak mau. masuk penjara... ini fitnah jangan percaya.... "!!!!" Teriaknya tak terima akan hal yang dihadapannya. Kebusukan nya tercium... Dan semuanya sudah terungkapkan...
Keluarga Habib menatap Mise tak percaya secara Mise adalah calon mantu yang dijodohkan oleh mamanya Habib bukan. ?
"Benar..! anak saya tidak. mungkin berbohong... Lagipula anak saya anak baik baik.. Dia tidak mungkin memfitnah wanita jallanggggg itu...! "Teriaknya tak terima kepada hakim... Dia adalah mamanya Mise.
"Jika dia anak baik baik dia tidak mungkin hamil anak haram buk... Enggak mungkin hamil. dimuat nikah... Jalangggg kok teriak jalllangg..!,"Sahut Fey tak terima Rindu dikatakan Jalan* seperti itu.
Mama Mise terdiam dibuatnya. Ia dan papanya menatap Fey dengan tatapan tajamnyam"Itu juga anak Habib... lagi pula anak saya bukan jalan9 jangan sembarangan ya kamu..! "Ujar dari Mama nya Mise.
"Sudah lah pak.. Jangan mengelak lagi.. Anak bapak memang murahan tapi malah nuduh orang lain... Mangkanya anak dijaga supaya enggak liar dan fitnah orang. Ingat fitnah lebih kejam dari pembunuhan... " Sahut mama nya Dokter Rey sinis juga membuat Fey menatap maka nya tak percaya... Mama nya savages juga ternyata ya...
Tak... Tak.
Tak....
"Tenang tenang.....! Harap tenang. Jangan menambah keributan..! "Hakim meretakkan para penonton karena sudah mengganggu jalannya sidang Disana membuat Amru diam dan menatap kedepan lagi.
Hakim menghela nafas dibuatnya lalu menatap Mise dengan tatapan menghakimi karena memang semua bukti sudah menunjukkan jika sebenarnya ia bersalah... "Berikan kami waktu beberapa menit untuk. gerdiskusi sebentar oke... "Ujarnya membuat orang semuanya mengangguk membuat mereka berdiskusi sebentar.
Sedangkan Rindu menghela nafas dibuatnya. ia bersyukur karena ia masih beri pendukung oleh orang lain.. Meskipun itu bukan orang orang kepercayaaannya. yang mengecewakan itu ketika keluarga Sarah hanya diam saja jelita ia dihina tapi malah orang lain yang tak ia kenali mendukung dan juga membelanya.
Apakah pernah kalian rasakan hal sedemikian rupa? sungguh itu lebih sakit dari pada orang lain yang berbuat. Karena rasanya hati yang Rindu beri selama ini nyatanya tak berharga Dimata orang tersebut... Itu membuat Rindu tersenyum sendu sajalah... ia harus belajar ikhlas...
"Rindu semangat...! "Teriak Fey keras membuat yang lain menatapnya heran. Bahkan Reno ikut menatapnya dengan lelehan. Kekasihnya memang benar benar ya...
Rindu mengangkat tangannya dan berkata. "Selalu Kak. Terimakasih... "Itu membuat Fey tersenyum lebar dibuatnya... Ia menatap Rindu dengan senyum lebarnya...
setelahnya para hakim sudah menentukan apa yang harus mereka adili. "Baiklah.. keputusan kami bahwa sebenarnya dari semua bukti san juga saksi kami menyatakan jika saudari Rindu Azzahra tidak bersalah.. Dan hanya difitnah... maka dari itu saudari Rindu kami bebaskan dalam tundingan saudari Mise... "Ujarnya.
Itu membuat senyum Rindu melebar dengan gunaman tak menyangka dibuatnya. Ia langsung bangun dari duduknya lalu sujud bersyukur dengan tangisan harunya membuat semua orang menatao Rindu haru.
"Ini semua salah... salah... Rindu salah bukan saya pak. Rindu memang sudah membunuh anak saya... dia salah.... Bukan saya... "teriak. Mise tak terima. "Dia wanita kotor. Sok suci dan juga manusia pembawa sial... Dia bahkan sudah disentuh oleh Arga dan mantan mantannya.. Dia wanita kotor yang munafik menutupi semua kebaikannya menggunakan pakaiannya... "Teriak Mise tak terima Disana membentak semua orang.
__ADS_1
"Tidak... saya tidak. seperti itu.. Saya tidak seperti yang anda fitnah... "Jawab Rindu dengan sendu nya. "Mise... Saya tidak seperti yang kamu bilang.. Jangan menambah fitnah Mise.. Karena itu akan merugikan kamu sendiri nantinya... "Lanjutnya tak rerima...