
Dito Dan Eriska telah bersiap untuk pergi ke Paris. Semua keluarga telah hadir dirumah Eriska untuk mengucapkan perpisahan sementara.
"Kamu yakin akan kembali kesana?". Tanya Aditya merasa khawatir.
"Tenanglah Papa, Aku tidak selemah dulu. Aku telah mempersiapkan segalanya. Dia tidak akan bisa melukaiku ataupun Eriska". Ujar Dito.
"Semoga saja kalian tidak bertemu dia". Ujar Aditya.
"Tidak perlu khawatir Papa, Aku akan menyelesaikannya". Ujar Dito serius.
"Baiklah. Kamu harus hati-hati disana. Jika mungkin, lebih baik luanglan waktu keluar dari Paris". Ujar Aditya menepuk bahu Dito.
Dito hanya menganggukan kepalanya.
Dito Dan Eriska pun berpamitan untuk pergi. Mereka menolak untuk diantar ke bandara.
Sampai mereka di bandara, mereka masuk mengecek passport, tiket lalu boarding pass.
"Semua sudah siap. Barang kita pun sudah masuk. Penerbangan masih 2 jam lagi. Kamu mau langsung ke lounge apa mau kemana dulu ?". Tanya Dito.
"Sayang, kita ngopi dulu deh yuk. Dekat lounge ada cafè yang bagus Dan cake nya enak-enak". Ujar Eriska.
"Baiklah sayang, ayo". Dito menggenggam tangan Eriska.
Mereka berjalan menuju cafè yang dikatakan Eriska.
10 menit mereka berjalan, akhirnya sampai di cafe itu.
Dito memesan 2 gelas cappuccino Dan 2 potong red velvet.
Tak lama pesanannya pun datang.
Dito Dan Eriska meminum kopi Dan memakan cake nya sambil berbincang.
Wajah Dito terlihat sangat murung. Entah apa yang Dia pikirkan. Begitu pertanyaan yang Ada dibenak Eriska.
Eriska menyentuh tangan Dito. "Kenapa?". Tanya Eriska.
"Ah tidak apa-apa". Jawab Dito tersenyum.
"Kamu jangan berbohong kepadaku". Ujar Eriska.
"Tidak apa-apa sayang, Aku hanya gugup akan kembali kesana". Ujar Dito. "Aku hanya mengingat kecelakaan dulu".
"Aku akan bersamamu, jangan khawatir. Moment buruk yang kita dapat dimasa lalu, kita akan ubah menjadi indah sekarang". Ujar Eriska Tersenyum pada Dito.
Dito hanya tersenyum dan mengangguk.
Mereka mengobrol begitu senang hingga gate mereka dibuka.
"Sayang, sudah waktu nya. Ayo kita keluar". Ujar Eriska
__ADS_1
"Kamu duluan, Aku akan membayar ini dulu". Ujar Dito.
Dito pun membayar Dan pergi menyusul Eriska.
Mereka masuk gate Cek boarding pass Dan masuk lounge. Mereka mendapatkan ruangan khusus karena memesan first class. Tidak banyak yang berada di lounge itu hanya beberapa orang termasuk Dito Dan Eriska.
"Aku sangat bahagia, tidak menyangka bisa jalan-jalan bersama suami tercintaku". Ujar Eriska bahagia memeluk tangan Dito. Dito hanya mencium ujung kepala Eriska.
Setelah ada pengumuman semua masuk dalam pesawat. Para pramugari menyapa para penumpang dengan ramah.
Dito Dan Eriska telah duduk seat nya yang bersebelahan.
"Ini baru pertama Kali aku menggunakan first class. Luar biasa memang". Ujar Dito.
"Ah lebih baik jet pribadi ku". Ujar Eriska.
"Itu sih jangan ditanya. 1 pesawat hanya ada beberapa seat selebihnya macam dirumah sendiri". Ujar Dito.
Pramugari menginstruksi kan untuk mengenakan seatbelt Dan lain-lain saat pesawat akan take off.
Pesawat pun take off dengan baik diatas awan.
Perjalanan mereka dimalam hari. Saat mereka take off cahaya lampu terlihat seperti bintang-bintang yang indah.
Perjalanan mereka cukup panjang karena harus transit terlebih dahulu.
Saat didalam pesawat, Eriska selalu masuk kedalam seat Dito Dan duduk dipangkuan Dito lalu mereka menutup ruang seat mereka.
"Kamu jangan gerak-gerak gitu bahaya". Ujar Dito.
"Kenapa?". Tanya Eriska.
"Nanti adikku bangun". Ujar Dito tertawa.
"Ih dasar mesum". Ujar Eriska memukul bahu Dito.
Eriska ingin beranjak dari pangkuan Dito namun dihalangi.
"Sudah diam. Kamu bisa bersandar pada Dada suamimu ini". Ujar Dito.
Eriska pun bersandar sebentar lalu kembali ke seat nya karena pramugari akan memberikan makanan untuk mereka.
"Makanan nya jauh lebih enak makanan yang kamiu buat". Bisik Eriska.
"Ah Kamu bisa aja. Ini kan makanan sekelas hotel bintang 5 juga". Ujar Dito.
"Chef Dior lebih hebat dari chef bintang 5 manapun". Puji Eriska.
"Oh Kamu bisa gombal juga ya". Ledek Dito.
"Aku gak gombal. Memang kenyataan". Ujar Eriska.
__ADS_1
"Yasudah makan ini aja dulu setelah sampai Aku akan memasak makanan special untuk mu". Ujar Dito menyuapi Eriska meski jarak kursi mereka lumayan luas.
Mereka pun menghabiskan waktu bersama dengan penuh kebahagiaan. Pertama Kali mereka melakukan perjalanan jauh bersama-sama dan itu memiliki kesan yang indah meski Eriska selalu membandingkan pesawat berbayar itu dengan pesawat pribadinya.
18 jam berlalu dengan penuh kelelahan, Akhirnya Eriska Dan Dito sampai di Paris dengan selamat.
"Bienvenue à Paris (selamat datang di Paris)". Ujar Dito.
"Bienvenue à Paris Chef Dior (selamat datang di Paris chef Dior)". Ujar Eriska. Namun tiba-tiba Dito menutup mulut Eriska.
"Jangan panggil Aku Dior disini". Ujar Dito berbisik pada Eriska.
"Kenapa?". Tanya Eriska bingung.
"Ayo kita keluar segera". Dito menarik tangan Eriska Dan mendorong trolli bags nya.
Saat diluar Dito mencari seseorang.
"Dio....". Seseorang memanggil namun dihentikan Dito.
"Liam". Dito memeluk Liam.
"Très heureux de vous rencontrer de retour (sangat senang bertemu denganmu kembali)". Ujar Liam.
"Call me Dito ok Liam". Dito berbisik pada Liam
"I'm sorry Dito I really forget". Ujar Liam.
"Sayang, Ini adalah Liam. Sahabatku". Dito memperkenalkan Liam kepada Eriska.
" Liam, C’est ma femme Eriska (Liam, Dia adalah Istriku Eriska)". Dito memperkenalkan Eriska kepada Liam
"Oh God, when you get married? You really surprised me (ya Tuhan, kapan Kamu menikah? Kamu sangat mengejutkanku)" ujar Liam terkejut.
"Hallo Mrs. Dito, nice to meet you (hallo Nyonya Dito, senang bertemu denganmu)". Liam mencium punggung tangan Eriska.
"C’est agréable de vous voir aussi Liam (senang bertemu Kamu juga Liam)". Ujar Eriska.
"Vous pouvez parler Français aussi il s’avère. Ah Dito, c’est la femme??? Amour? (Kamu bisa berbahasa Perancis juga? Ah, Dito. Apa dia wanita itu ? Amour ?)". Tanya Liam.
"Amour ???". Tanya Eriska menatap Dito.
"Come on back to home we really tired (Ayo kembali ke Rumah. Kita sangat lelah)". Ujar Dito
Mereka pun pergi meninggalkan bandara menuju rumah milik Dito
***Assalamualaikum Reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh ". jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ya. dukungan kalian adalah Semangat untuk Author.
salam manis dari Mrs. A
IG_ @mynameisami***_
__ADS_1