
hari demi hari berganti. hari-kari Eriska Dan Dito sangat membahagiakan. Mereka selalu bersama.
Tok! Tok! Tok! Seseorang mengetuk pintu rumah Eriska.
"Sebentar". ujar Bi Inah berjalan menuju pintu Dan membuka nya.
"Loh Non Tita". Bi Inah terkejut melihat Tita didepan rumah.
"Bi Inah. Apa kabar?". Tita masuk kedalam rumah.
"Baik Non, Ayo duduk". Bi Inah mempersilahkan duduk.
"Bi, Om Birowo kemana?". Tanya Tita.
"Sejak satu minggu Tuan tidak ada dirumah Non". ujar Bi Inah.
"Loh kemana?". Tanya Bi Inah.
"Bibi kurang tahu. nanti Nona Tanya ke Nyonya Eriska saja". ujar Bi Inah.
" oh OK. Bi Aku lapar bisa buatkan makan tidak?". Tanya Tita.
"Baik Non tunggu ya". Bi Inah pun pergi menuju dapur.
Tita berdiri Dan berjalan-jalan disekitar rumah. Ia melihat foto pernikahan Eriska Dan Dito dipajang sangat besar.
"Oh jadi ini Suami kak Eriska. hemmm ganteng juga". ujar Tita. "Tapi seperti pernah lihat, dimana ya?". Tita berfikir keras dimana Dia pernah melihat Dito.
"Assalamualaikum". Dito mengucap salam
Eriska Dan Dito berjalan masuk. Ia melihat ada beberapa koper diruang tamu.
"Sepertinya Tita sudah sampai". ujar Eriska.
" Titania". Teriak Eriska.
__ADS_1
"Hello kakak galak". Tita menghampiri Eriska.
"Sudah sampai kamu". Eriska memeluk Tita.
"Dapat kerjaan bagus mana mungkin Aku menundanya". ujar Tita.
"Oh ya, kenalkan ini Dito. kakak iparmu". Ujar Eriska memperkenalkan Dito.
"Hallo kakak Ipar, wah kakak Ipar tampan ya. mau saja menikah dengan Wanita galak ini". Ujar Tita memandang pada Eriska.
Eriska memukul pelan kepala Tita. "kurang ajar ya perkataanmu". ujar Eriska senyum sinis.
"Hahahahahahaha bercanda kak". ujar Tita.
"kamu sudah bertemu kak Vita?". Tanya Eriska.
"Belum. dari bandara aku langsung kemari". ujar Tita.
"Adik kurang ajar. bukannya bertemu kakakmu dulu". ujar Eriska
"Baiklah Aku akan menelepon Kak Vita". Eriska berjalan untuk menelepon Vita.
"Kak Dito ayo duduk". ujar Tita.
Dito pun duduk.
"Kak, tadi Aku melihat foto pernikahan kalian, Aku merasa pernah bertemu kakak Tapi dimana ya?". Tanya Tita.
"Apa iya ?? Aku tidak merasa pernah lihat kamu". Ujar Dito.
"Apa kakak pernah tinggal di Paris atau American sebelumnya?". Tanya Tita.
"Aku merasa kakak mirip seseorang. Tapi penampilan nya berbeda". Ujar Tita.
Dito tersenyum. "Mungkin hanya mirip". ujar Dito.
__ADS_1
"Hahahahahaha mungkin Iya". ujar Tita.
Eriska telah kembali. "Kak Vita bilang Dia akan datang nanti malam. Yasudah Kamu bisa istirahat dimanapun yang Kamu mau. Kakak mau masuk dulu kedalam kamar". Ujar Eriska.
Eriska dan Dito pun berjalan menuju kamar.
Didalam kamar
"Sayang, apa Tita pernah tinggal di Paris?". Tanya Dito.
"Heemmm seingatku, Dia pernah tinggal di Paris 8 tahun lalu dalam pertukaran pelajar. Ada apa?". Tanya Eriska.
"Oh tidak, Dia tadi menanyakanku apa kita pernah bertemu sebelumnya, Dia merasa pernah melihatku". ujar Dito.
"Oh mungkin Dia melihat Dior. Aku ingat. saat Dia di Paris Dia mengatakan melihat Dior. Dia tergila-gila pada Dior. Aku bahkan pernah bertengkar dengannya Karena berebut Dior namun Dia lebih beruntung Karen telah melihat Dior". ujar Eriska Tertawa. "Jika Dia tahu Aku menikah dengan Dior, pasti Dia akan menangis sejadi-jadinya". Eriska tertawa.
"Tidak menyangka, Dior ternyata banyak digilai wanita ya". Ujar Dito tersenyum.
"Memang suamiku ini sangat menawan, jadi ya pasti banyak perempuan yang mengejar ya contoh nya si Anak kepala desa itu". ujar Eriska melingkarkan tangannya dipundak Dito.
"Apakah Kamu cemburu dengannya?". Tanya Dito.
"Ah buat apa Aku cemburu pada Dia? Dia tidak selevel denganku. Lagipula pria tampan ini sudah menjadi suamiku apa yang harus Aku takutkan?". Ujar Eriska Tersenyum.
"Oh ya? Tapi jika Aku mengobrol dengan Annisa, ada wanita yang selalu uring-uringan tuh". ledek Dito.
"Ah itu hanya perasaanmu saja". Eriska melepaskan pelukannya.
Dito memeluk Eriska dari belakang. " Oh ya? padahal Aku sangat senang jika Nyonya Eriska cemburu padaku". ujar Dito menciumi punggung Eriska.
"Seorang Eriska Putri cemburu? Impossible". Eriska melepaskan pelukan Dito. " Sudah ah Aku mau mandi dulu". Eriska meninggalkan Dito.
***Assalamualaikum Reader. Terimakasih karena telah setia membaca novel "Istri Cantikku Yang Angkuh". Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ya. Karena support kalian adalah Semangat untuk Author menulis setiap Episode nya.
salam manis dari Mrs. A***
__ADS_1