
Mereka telah sampai di lokasi Shooting. Sudah banyak wartawan yang menunggu.
"Ahhhhhh sial! Siapa yang membocorkan info kita ada jadwal Shooting?". Ujar Eriska kesal.
"Tenang Nyonya, Kami akan melindungi Nyonya dan Tuan". Ujar James.
Para wartawan mulai berjalan menghampiri mobil Eriska namun James dan John lebih cepat. John membuka pintu mobil keluarlah Eriska dan Dito. Banyak wartawan yang memberikan banyak pertanyaan namun dihiraukan oleh Eriska dan Dito.
"Eriska apa benar Suami Anda pemilik Restaurant besar di Perancis? Memiliki perusahaan berlian di Perancis? Apa semua itu benar atau hanya akal-akalan saja untuk menutupi bahwa Suami Anda tidak sekaya Anda?". Tanya seorang wartawan yang membuat Eriska geram.
"Shut up your mouth!". Ujar Eriska marah.
Dito menggenggam tangan Eriska memberi kode jangan dilayani.
"Eriska apa benar untuk menjadi bintang tamu di acara ini karena Anda yang memaksa petinggi TV untuk mengundang Suami Anda?". Tanya wartawan lainnya.
Eriska semakin geram. Ia ingin membalas namun Dito menenangkannya.
Sampailah Mereka didalam studio. Para kru meminta maaf pada Eriska Mereka kecolongan dengan kehadiran banyak wartawan itu. Eriska masih sangat marah dengan pertanyaan Mereka.
"Nyonya Eriska". Panggil salah seorang kru.
"Oh iya". Jawab Eriska.
"Kami sangat minta maaf atas keteledoran Kami atas kejadian dengan wartawan tadi. Itu benar-benar diluar jangkauan Kami". Ujar Kru.
"Tidak apa-apa memang sudah biasa". Ujar Eriska. "Tapi, Anda bisa melakukan sesuatu untuk Saya kan?". Tanya Eriska.
"Tentu Nyonya. Nyonya bisa katakan pada Saya". Ujar Kru.
Eriska menjelaskan apa yang harus Mereka lakukan.
"Wah Nyonya. Ini adalah keberuntungan untuk Kami. Terimakasih sudah berbagi informasi langka ini". Ujar Kru sangat gembira.
__ADS_1
Sebelum Shooting dimulai, Kru memperkenalkan Dito kepada para chef mentor dan juri. Mereka saling berbincang satu sama lain. Dito bercerita jugs soal dirinya adalah Chef Dior semua terkejut karena Mereka sangat sulit ingin bertemu dengan Chef hebat seperti Chef Dior. Mereka juga terkejut ternyata Dior adalah orang lokal. Dito pun sangat antusias saling berbagi ilmu dengan Mereka.
"Chef bagaimana jika Chef ikut Asosiasi Chef Indonesia ? Sangat terhormat jika Chef bisa bergabung di club kami". Ujar salah satu mentor Chef di acara itu.
Dito tersenyum. "Nanti Saya fikirkan ya. Saya masih fokus untuk mengelola Restaurant Saya". Ujar Dito.
"Boleh Kita bertukar kartu nama Chef?".
"Tentu. John ambilkan tas Saya". Ujar Dito.
John memberikan tas milik Dito. Tas waist bag yang dibuat oleh penduduk lokal Perancis.
"Wah tas milik Chef sangat bagus. Ini seperti buatan penduduk lokal Perancis". Ujar Salah seorang Chef.
"Betul Chef. Saya sangat suka membuat dari mereka. Selain jahitannya rapi, Quality nya pun sangat bagus. Tak kalah jauh Dari tas merk kenamaan dunia". Ujar Dito.
Dito memberikan kartu namanya pada beberapa Chef yang Ia temui.
Waktu shooting akan dimulai. Mereka mendapat briefing sebelum dimulai Shooting.
"Chef ini adalah chef yang sangat tampan. Memiliki karier yang luar biasa. Salah satu pemilik Restaurant Steak yang sedang booming sekarang. Ayo siapa coba Dia? Kita panggilkan ini Dia Chef Dito Aditya".
Dito datang dengan pakaian Chef nya. Berwarna Navy terlihat sangat gagah. Para peserta histeris melihat ketampanan Dito. Jarang orang tahu siapa pemilik My Steak yang sesungguhnya.
"Selamat datang Di Gallery kami Chef. Perkenalkan ini adalah Chef Dito. Pemilik Restaurant Steak My Steak. Bukan hanya itu, Kita sempat terkejut juga bahwa Chef Dito ini adalah Chef Dior. Chef yang sangat terkenal di Perancis dan Inggris. Memiliki 2 Restaurant ternama di Perancis dan Inggris yaitu Dior d'Amour dan Je t'aime. Wah Saya kalau ke Perancis dan Inggris selalu makan direstauran Chef Dito ini. Wah makanannya enak dan harga nya cukup terjangkau. Ternyata pemiliknya seorang anak Indonesia sungguh membanggakan". Ujar Mentor Chef
"Terimakasih Chef. Assalamualaikum, perkenalkan nama saya Dito Aditya. Seperti yang Chef katakan Saya adalah pemilik Restaurant My Steak. Berhubung Saya selalu memasak Steak, jadi hari ini Kalian harus menduplikatkan masakan Saya yaitu Steak. Mari Kita mulai". Dito memulai untuk memasak.
Eriska melihat Dito sangat bangga. Ia terharu akhirnya orang lain tahu bahwa Suaminya benar-benar hebat. Hebat atas kaki nya sendiri bukan bantuan Eriska.
Kamu layak mendapatka ini semua Sayang. Ujar Eriska dalam hati.
Dito melirik Eriska. Eriska melambaikan tangannya dan berbisik "I proud of you". Dengan senyuman yang sangat bahagia.
__ADS_1
Dito semakin semangat karena Eriska bersamanya. Ia sangat bangga menjadi Suami Eriska. Meski menurut orang Eriska terkesan somboh dan angkuh, tapi Dia adalah sosok Istri yang baik. Istri yang dewasa yang selalu support apapun yang Dito lakukan. Selalu mengingatkan saat Dito melakukan hal yang salah.
Begitu juga Eriska. Eriska yang sangat beruntung memiliki Suami seperti Dito. Suami yang hangat, baik dan sabar dengan semua tingkah Angkuh Eriska. Dito yang perlahan merubah hal buruk pada diri Eriska. Selalu mendukung apa yang Eriska lakukan dan memberitahu saat Eriska melakukan kesalahan.
Kedua pasangan yang saling melengkapi satu sama lain. Pasangan yang menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. Saat Mereka berada disebuah masalah, Mereka akan langsung membicarakannya sehingga tidak ada perang antara Suami dan Istri dengan jangka waktu yang panjang.
Komunikasilah yang membuat Mereka selalu harmonis. Seringnya berkomunikasi membuat hubungan semakin erat. Semakin tahu karakter masing-masing dan saling melengkapi.
Ditopun telah selesai memasak. Mereka mencoba makanan Dito. Sangat enak. Begitulah komentar dari yang menyicipi.
Dua jam shooting akhirnya selesai. Dito sudah mengganti pakaiannya dan bersiap untuk pulang.
"Chef terimakasih untuk mau menjadi bintang tamu di acara kami. Sungguh ini sangat terhormat". Ujar penanggung jawab acara.
"Tidak perlu seperti itu, Saya juga bahagia bisa jadi bagian diacara hebat ini. Semoga sukses selalu". Ujar Dito menjabat tangan penanggung jawab acara.
"Terimakasih Chef". Balasnya dengan bahagia.
"Kalau begitu, Saya pamit untuk pulang. Permisi". Dito berpamitan.
Dito dan Eriskapun berjalan keluar untuk pulang
"I really proud of you Sayang". Eriska mencium pipi Dito selama berjalan keluar.
Diluar sudah banyak wartawan yang menunggu.
"Haduh lalat lagi". Gerutu Eriska.
"Tenang Nyonya Kami akan menghalangi". Ujar James.
"Tidak perlu James. Kali ini Saya akan menjawab semua pertanyaan Mereka". ujar Eriska.
"Kamu serius?". Tanya Dito.
__ADS_1
"Tentu. Sekarang Aku akan membuktikan pada dunia bahwa Suamiku Dito ada pria luar biasa. Aku semakin muak dengan semua orang yang mengatakan hal buruk tentangmu". Ujar Eriska kesal.