
Setelah 2 jam datanglah Jessica.
"Siang Om". Jessica menyapa Birowo
"Eh Jessica. Tumben kesini". Tanya Birowo.
"Iya tadi Eriska meneleponku Katanya dia dipingit". Ujar Jessica tertawa kecil.
"Oh iya karena tinggal 1 minggu lagi pernikahannya". Jawab Birowo.
"Yasudah Om Aku ke atas dulu ya". Ujar Jessica pergi meninggalkan Birowo
"Eriskaaaaa". Teriak Jessica membuka pintu kamar.
"Bodoh! Bisa ketuk pintu dulu gak ??". Eriska terkejut dengan teriakan Jessica.
"Hahahahahaha maaf maaf". Jessica memukul pundak Eriska.
"Senang sekali kelihatannya . Diterima cintanya sama Surya?". Tanya Eriska.
"Lebih dari itu". Ujar Jessica
"Apa tuh?". Tanya Eriska
" ngeliat singa dikurung di kandang. Wahahahahahaha ". Jessica tertawa terbahak-bahak melihat Eriska di pingit.
" sialan. Pergi dari sini". Eriska mengusir Jessica dengan wajah kesal.
"Hahahahahaha maaf maaf". Jessica masih tertawa.
" shut up ". Bentak Eriska.
Jessica mencoba tidak tertawa lagi meski menurutnya dikurungnya Eriska sangat lucu karena menurut dia Eriska adalah singa betina yang gagah yang menguasai hutan sekarang harus dikurung.
__ADS_1
"Lucu sih seorang Eriska bisa dipingit". Ujar Jessica masih tertawa kecil.
"Aku di ancam Papa lagi ya mau gimana lagi Aku harus nurut". Jawab Eriska kesal.
"Terus gimana kelanjutan persiapan pernikahan kamu ??". Tanya Jessica
"Aku tidak tahu. Semua yang ngurus Kak Vita Dan Kak Tian lagian Aku gak mau tahu". Jawab Eriska ketus.
" Oh ya, nanti siang Aku mau fitting baju sama si cowok itu. kamu harus ikut". Paksa Eriska.
"Wah Dito mau datang? Asik bisa lihat wajah tampannya". Ujar Jessica tergila-gila pada calon suami sahabatnya.
Plak! Eriska memukul kepala Jessica
" calon suamiku gila". Ujar Eriska kesal.
"Ciyeeeeee cemburu". Ujar Jessica meledek.
"Ahhhhh siapa yang cemburu. Mana mungkin!". Elak Eriska.
"Lama-lama kamu makin ngeselin ya Jess". Eriska merasa kesal.
"Ahhhhh bilang aja suka kan?? Apa jangan-jangan udah cinta dia ya???". Jessica makin meledek Eriska
"Jessy pergi gak dari kamarku". Eriska mendorong badan Jessica.
"Ahhh Aku tahu kamu usir aku mau jalan berdua kan???". Jessica masih menggoda Eriska.
"go to hell. Sialan". Eriska makin kesal. "Minta Bi Inah bikin orange juice". Teriak Eriska kepada Jessica.
"Sialan emang Aku pelayanmu?". Ujar Jessica.
Meski begitu, Jessica turun ke bawah meminta juice kepada Bi Inah.
__ADS_1
Jessica kembali membawa 2 gelas juice.
Mereka berbincang seru meski Jessica selalu menggoda Eriska.
Meski Jessica menggoda nya selalu, tpi Eriska tahu hanya Jessica sahabat terbaiknya.
Seberapa kesal Eriska seberapa kasar Eriska hanya Jessica yang tahan padanya.
"Jam berapa Dito datang?". Tanya Jessica.
"Bukan urusanku". jawab Eriska ketus.
" Coba telepon Dia ". ujar Jessica.
"Ngapain?". Tanya Eriska
"Ya biar bersiap lah". jawab Eriska.
" Cih! murahan Banget kamu mengegoda calon suami sahabat sendiri". ujar Eriska ketus.
"Lah kamu gak mau kan? Buat Aku aja deh". jawab Jessica.
"Aku akan sangat berterima kasih kalo kamu bisa gantikan posisiku". ujar Eriska.
" Yakin???". Tanya Jessica.
"Iyalah. kalau berani bilang Papa gih sana". Jawab Eriska.
"Oh OK Aku akan bilang Om Birowo jadi semua hartanya bakal buat Aku. wah beruntung Aku. dapat suami yang baik + harta Om Birowo. Dan kamu akan jadi gelandangan". ujar Jessica
"Apa maksud Kamu?". Tanya Eriska
"kamu lupa ya Ka. kalau kamu gak jadi nikah sama Dito, semua harta Om Birowo bakal jadi milik Dito". ujar Jessica. "Jadi, kalau Aku nikah sama Dito otomatis semua hartamu bakal jadi milik Dito Dan Aku. hahahahahaha". Jessica meledek Eriska lagi Dan lagi.
__ADS_1
" Sialan". Eriska menarik rambut Jessica.
Jessica terus menggoda Eriska sampai Dia benar-benar kesal.