
Pukul 12 siang Dito datang kerumah Eriska.
"Assalamualaikum Om Birowo". Dito mencium tangan Birowo
"Waalaikumsalam. Akhirnya Kamu datang juga". Birowo memeluk Dito dengan perasaan bahagia.
"Om Birowo apa kabar ?? Gimana jantung Om Birowo?". Tanya Dito lembut
"Alhamdulillah Baik nak. Tak perlu mengkhawatirkan Om". Birowo menepuk pundak Dito.
"Ayo duduk". Birowo mempersilahkan duduk.
Mereka pun duduk di ruang tamu Dan berbincang.
" Bi... Bibi". Teriak Birowo
Bi Inah datang.
"Iya tuan ada apa?". Tanya Bi Inah.
"Buatkan minum Dan setelah itu panggil Eriska. Bilang padanya Dito telah datang". Ujar Birowo.
" Baik Tuan". Bi Inah pergi ke dapur.
Tak lama Ia kembali membawa 2 cup Teh. Lalu ke atas memanggil Eriska.
Tok! Tok! Tok! "Non, Tuan Dito sudah datang. Tuan besar bilang Non suruh cepat turun". Bi Inah pun pergi lagi.
"Wah si Tampan sudah datang. Ayo kita turun". Ujar Jessica menarik tangan Eriska.
"Gue ganti baju dulu masa pakai pakaian kerja disangka Gue assistant kalian lagi". Ujar Eriska pergi ke Ruang ganti.
Tak lama Eriska keluar dengan terlihat sangat cantik. Mengenakan dress pendek yang sangat elegant.
"Wuiiihhhh kalau Dito lihat penampilanmu pasti Dia bakal jatuh cinta padamu". Ujar Jessica kagum
"Ahhhhhh pria jatuh cinta sama Gue udah biasa". Jawab Eriska percaya diri. " Udah ayo turun nanti Papa marah lagi".
Eriska Dan Jessica pun turun.
"Hi Dito wah tampan sekali Kamu hari ini". Jessica menyapa Dito.
Eriska menyenggol pundak Jessica. " bisa gak Jaim sebentar". Ujar Eriska kesal.
"Assalamualaikum". Dito mengucap salam
"Waalaikumsalam". Jessica membalas salam dengan tersenyum.
"Gak usah buang waktu ayo pergi". Ujar Eriska ketus pergi berlalu.
"Om Dito pergi dulu ya. Assalamualaikum". Dito mencium tangan Birowo.
"Waalaikumsalam. Jaga Eriska baik-baik ya". Ujar Birowo.
__ADS_1
"Surya". Teriak Eriska. "Kemana lagi si bodoh itu". Gerutu Eriska.
"Dari Gue datang kayanya si Surya gak ada deh". Ujar Jessica.
Plak! Eriska memukul kepala Jessica "kenapa gak bilang?". Gerutu Eriska
"Loe gak nanya". Gerutu Jessica.
"Yasudah pakai mobil saya saja". Ujar Dito.
"Hah ?? Gak salah naik mobil itu??". Eriska menunjuk mobil Dito yang sangat sederhana.
"Hey Kamu fikir saya mau naik mobil rongsokan itu?". Ujar Eriska ketus.
" Jess bilang Papa kunci mobil Alphard". Ujar Eriska
"Baik Nona muda". Jessica membungkukkan badannya meledek.
Tak lama Ia kembali membawa kunci mobilnya Dan memberikan pada Eriska.
Eriska melempar kunci mobilnya pada Dito.
"Cepat buka pintunya. Diluar panas". Ujar Eriska jutek.
"Ka gak boleh gitu dia calon suamimu". Ujar Jessica
"Gak usah ikut campur". Ujar Eriska ketus
Ditopun membuka pintu mobilnya.
40 mnit berkendara mereka sampai butik.
Mereka masuk.
"Selamat Siang Nona Eriska. Nona sudah ditunggu di dalam". Ujar resepsionis.
Merekapun masuk kedalam
"Aaaaa Nona Eriska. Apa kabar?". Desainer Rey mencium pipi kanan pipi kiri.
"Gak perlu banyak basa basi cepat ambil gaunnya". Gerutu Eriska
"Oh ini calon suami Nona Eriska. Wah ganteng ya". Ujar Rey.
" Rey". Rey menjabat tangan Dito.
"Dito". Dito menerima jabat tangan Rey.
" pelayan, ambilkan pakaian pertama". Ujar Rey.
Pelayan pun pergi mengambil.
"Ini Gaun pertama". Menunjukkan pada Eriska. " Ini tuxedo untuk Tuan ". Menunjukkan pada Dito
__ADS_1
Merekapun masuk ke Ruang ganti Dan mencoba.
Saat mengenakan Gaunnya, Eriska memantulkna bayangannya di cermin Dan tersenyum. "Indah". Eriska tersenyum.
Ia keluar
"Yaampun Eriska, Loe cantik Banget sumpah. Loe pengantin tercantik uang pernah Gue lihat". Puji Jessica.
"Betul Nona Eriska terlihat sangat cantik Dan menawan". Ujar Rey.
Tak lama keluar Dito
" Ya ampun Dito Kamu ganteng Banget". Teriak Jessica.
Eriska hanya menepuk kepalanya.
Dito Dan Eriska berkaca dalam cermin.
Ma Shaa Allah Dia terlihat sangat bercahaya. Ujar Dito memuji kecantikan Eriska.
Hmmmmmmm ganteng juga. Ujar Eriska dalam hati memandang Dito.
"Kalian berdua memang serasi. Yang 1 seperti tuan Putri yang 1 seperti pangeran". Puji Rey.
"Apa sizenya pas?". Tanya Rey
" Hmmmmm ". jawab Eriska
"sudah". jawab Dito.
"Baiklah kita coba yang lainnya". ujar Rey.
mereka pun mencoba Pakaiannya yang lain.
sampai jam 3 sore baru selesai.
"Ahhhh akhirnya selesai juga". ujar Jessica. "Lunch yuk laper". Jessica menyentuh perutnya.
"Mau makan dimana?". Tanya Dito.
"Dimana aja boleh". ujar Jessica genit.
"Restaurant Steak". ujar Eriska.
Mereka pun naik ke mobil Dan berjalan mencari Restaurant steak.
***Assalamualaikum Reader. Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh".
Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan share ya.
Jangan lupa juga membaca Novel karay pertama saya "Rain...".
Dan jangan lupa untuk masuk group Author ya
__ADS_1
Salam manis dari Mrs. A***