Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
episode 67


__ADS_3

Dito masuk kedalam kamar. Ia melihat Eriska yang tengah tertidur. Ia terkejut melihat mata Eriska yang sembab.


"Apa dia menangis?". Tanya nya. " Ah mungkin Dia mengingat Mama Anjani". ujar Dito pergi meninggalkan Eriska menuju kamar mandi.


Dito tengah bersiap Karena Dia harus mendampingi Eriska untuk menyambut tamu VIP.


setengah jam berlalu, Dito telah siap. Ia mencoba membangunkan Eriska.


"Eriska bangun". Dito menggoyangkan bahu nya.


Eriska bangun Ia melihat Dito dengan wajah yang kesal.


Eriska melihat jam sudah pukul 12 Ia harus bersiap untuk menyambut para tamu.


" Aku harus make up sedikit tebal agar mata sembab ku tak terlihat. gara-gara pria sialan itu aku jadi tidak bersemangat". Gerutu Eriska.


setelah satu setengah jam, Eriska telah siap dengan terlihat begitu cantik Dan menawan.


Dito menghiraukan Eriska.


Sial. Dia tidak berkata apapun. Gerutu Eriska dalam hati.


"Ingat harus berpura-pura mesra". ujar Eris kepada Dito.


" baik".jawan Dito singkat.


kenapa dengan pria ini? kenapa jadi dingin terhadap ku??. Eriska bertanya dalam hati.


sampai di Lobby, Terlihat juga Stefanie dan Jessica disini.


Eriska melihat Stefanie dengan wajah yang kesal.


"How Eriska looking to you". Jessica tertawa kecil.


"She really jealous". Stefanie berbisik pada Jessica.


tamu VIP pun datang. Eriska Dan Dito menyambut mereka dengan hangat Dan ramah.


Dito Dan Eriska berusaha terlihat seperti layaknya suami istri meski mereka sedang salah faham.


"Akting mereka terlihat natural ya". Bisik Jessica kepada Stefanie.


mereka berdua tertawa kecil melihat tingkah Dito Dan Eriska.


Sial. kenapa si Toni datang. Gerutu Eriska dalam hati.


"halo Eriska lama tidak berjumpa". ujar Toni mencoba berjabat tangan namun ditolak Eriska.


"Jangn sembarangan sentuh saya dihadapan suami saya". ujar Eriska kesal.


" Oh jadi ini Suami Kamu ". ujar Toni memandang rendah Dito.

__ADS_1


" Perkenalkan say Dito suami Eriska ". Dito mencoba menjabat tangan namun dihalangi Eriska.


Dito memandang Eriska dengan penuh pertanyaan.


"Ayo kita pergi". Eriska menarik Dito untuk pergi meninggalkan Toni.


"Eriska.. Eriska.. pria macam itu yang Kamu nikahi?? jauh level dengan Aku yang anak pemilik stasiun TV ternama". ujar Toni dengan kesombongan nya.


"Kenapa kita pergi? kita masih harus menyambut para tamu kan?". Tanya Dito yang masih ditarik berjalan oleh Eriska.


" Jangan pernah mencoba baik dengannya". ujar Eriska kesal.


"kenapa? memang Dia siapa?". Tanya Dito.


" Kamu gak perlu tahu siapa Dia faham". ujar Eriska masih keadaan kesal.


"Kamu itu kenapa moody Banget sih?". ujar Dito.


" terserah saya". ujar Eriska.


Mereka sampai area kolam renang.


"Sial. kenapa cowok sialan itu bisa datang kesini?". gerutu Eriska.


" Kamu kenapa sih ?? apa setiap cowok Kamu sebut sialan semua?". Tanya Dito.


"Iya jika memang mereka mengganggu saya". ujar Eriska kesal.


"Lepas". ujar Eriska kesal.


" Jelas kan dulu siapa Dia?". Tanya Dito.


"kenapa kamu mau tahu Banget? dia cuma cowok brengsek gak tahu diri". ujar Eriska.


" Sudah saya mau pergi ke toilet". ujar Eriska pergi meninggalkan Dito.


tak lama Stefanie Dan Jessica datang.


"Si Eriska kenapa lagi?". Tanya Jessica kepada Dito.


" Aku tidak tahu, sebelumnya Dia bersemangat untuk menyambut para tamu terus saat bertemu satu pria tiba-tiba dia berubah jadi kesal". ujar Dito.


"pria siapa?". Tanya Jessica.


" Aku tidak tahu namanya, Aku Tanya Eriska dia cuma bilang cowok sialan cowok sialan. heran Aku dengan Dia semua cowok mungkin ya disebut sialan? aku sendiri disebut seperti itu ". ujar Dito.


" hahahahahaha sialan versi Kamu berbeda". ujar Jessica


"Eh itu Eriska". ujar Jessica.


" tunggu, itu si Toni kan? kenapa Dia ada disini? ". Tanya Jessica.

__ADS_1


" itu pria yang membuat Eriska kesal". ujar Dito.


"Dito Kamu pergi jemput Eriska, bisa bahaya jika Toni menghampiri Eriska". ujar Jessica.


" kenapa? ". Tanya Dito.


" jangan Tanya sekarang. kamu jemput dulu Eriska". ujar Jessica.


Dito pun pergi menghampiri Eriska.


Dito terkejut melihat Toni Berusaha menyentuh Eriska Dan Eriska sangat tidak suka.


Dito berlari. "Hey, singkirkan tangan anda". Dito menepis tangan Toni yang mencoba menarik Eriska.


" Toni sialan. Jangan macam-macam ditempatku". Ujar Eriska menunjuk Toni.


"Tenanglah sayang Aku tidak ingin menyakiti mu". Toni mencoba menyentuh pinggang Eriska.


" Jaga batasanmu tuan". Dito mendorong badan Toni dan menarik kerah kemeja Toni.


"Dito lepaskan. jangan kotori tanganmu dengan menyentuh pria ini". Eriska mencoba melepaskan tangan Dito lalu mengajak nya pergi.


" Kamu gak apa-apa kan?". Tanya Dito khawatir.


"iya tidak apa-apa". ujar Eriska.


Eriska Dan Dito pun sampai ditempat dimana Jessica Dan Stefanie menunggu.


"Ka, itu si Toni kenapa ada disini?". Tanya Jessica.


" Aku juga bingung. Aku tidak mengundangnya". ujar Eriska. "Oh Shit. Aku mengundang Papanya. mungkin Dia menggantikan Papanya". ujar Eriska kesal.


" Dia siapa? jelaskan padaku". ujar Dito.


"Dia cuma cowok kurang ajar". ujar Eriska.


"Dia itu anak salah satu pemilik stasiun TV terkenal. Dia sangat tergila-gila dengan Eriska. Dia selalu menguntit Eriska. bahkan di club dia pernah kasih obat bius untuk Eriska". ujar Jessica.


"Apa ??? obat bius?". Dito kaget juga marah. " Pria kurang ajar. kenapa kamu tidak bilang? Aku akan menghajarnya". Dito emosi Dan berdiri.


"Tenang". ujar Eriska.


" kapan kejadian itu?". Tanya Dito.


"sudah dua tahun lalu. sejak itu Eriska melaporkannya ke pihak berwenang Dan Dia di penjara selama 8, bulan". ujar Jessica.


" Dito, Kamu harus jaga Eriska hati-hati mungkin Dia akan melakukan sesuatu kepada Eriska untuk balas dendam". ujar Jessica.


"Tenang Jess Aku akan menghubungi Surya untuk mengerahkan penjagaan ketat untuknya". ujar Eriska.


Ya Tuhan, semoga tidak terjadi hal buruk pada Eriska. Ujar Jessica dalam hati merasa khawatir.

__ADS_1


__ADS_2