
Sampailah di Restaurant Steak yang Eriska inginkan. Mereka masuk Dan memesan. setelah makanan sampai mereka melahap nya.
"Hmmmmmm selera Kamu bagus juga untuk Restaurant ini". ujar Jessica.
"Hanya kebetulan teman saya yang punya Restaurant ini Dan mereka memesan keju dari pabrik saya jadi saya beberapa Kali datang Dan makanannya enak". Ujar Dito tersenyum.
"oh begitu, Tapi ini steak benar-benar enak sepertinya dihotel Eriska pun tidak seenak ini". ujar Jessica
"Jess jangan sampe Gue jambak ya". Ujar Eriska memandang Jessica sangat dingin.
" Hahahahahahaha Tapi serius loh Nona muda, kaya nya Loe harus tarik chef disini". Jessica semakin suka meledek Eriska.
Memang benar, Steak ini sangat enak Dan familiar dengan rasanya. ada rasa yang menyentuh hatiku. Ujar Eriska dalam hati
Eriska mengingat seseorang. Hah Jangan-jangan.
"Apa boleh saya bertemu chef yang membuat Steak ini?". ujar Eriska kepada Dito.
"Oh boleh. Tapi selesaikan makananmu dulu". ujar Dito.
setelah selesai mereka datang menuju dapur.
"Eh pak Dito, ada apa datang kemari?". Tanya Senior chef di Restaurant.
"Ini Nona Eriska ingin bertemu Chef yang membuatkan Steak untuknya". Ujar Dito.
"Oh iya, saya yang membuat Steak itu Nona". Ujar Senior Chef.
Ada rasa kecewa saat Eriska bertemu dengan Chef itu. ternyata bukan Dia.
"Apa yang Anda buat sangatlah enak". Ujar Eriska menjabat tangan Chef itu
"Terimakasih Nona. penghargaan untuk saya mendapat pujian ini dari Nona Eriska". Ujar Chef.
"Kalau begitu Saya permisi". Eriska pun pergi.
" Ka, Gue dapat telepon dari Mama Dia lagi gak enak badan. Gue jalan duluan ya". Jessica pergi terburu-buru.
"Gak mau diantar?". Tanya Eriska
" Gak usah lagian beda arah kan. Gue naik taxi aja. Have fun ya". ujar Jessica meledek Eriska
"Sialan Loe". gerutu Eriska.
__ADS_1
"Dito Aku pamit dulu ya. tolong jaga Nona muda ini. Takut ada yang nyulik". Ujar Jessica tertawa kecil.
" Tidak mau diantar aja?". Tanya Dito
"Gak usah. lebih baik Kamu antar Nona muda pergi ke mall dia gak suka dipingit. Hahahahahaha". Jessica masih meledek Eriska
"Jess pulang gak selamat ya". Eriska mulai kesal
" Hahahahahaha bercanda juga. Yaudah Gue balik dulu ya". Jessica memeluk Dan mencium Eriska
"ok hati-hati jatuh bangun sendiri jangan repotin polisi". Ujar Eriska tertawa kecil.
Jessica pun pergi.
" Kamu mau pergi sekarang?". Tanya Dito
"Iyalah emang mau menginap disini?". Wajah yang tadi tertawa kembali dingin.
Eriska Dan Dito pun keluar menuju mobil. Eriska duduk di belakang sedangkan Dito didepan. mereka berdua sudah di dalam mobil Tapi Dito masih belum menyalakan mobil.
"Kok masih belum jalan juga?". Tanya Eriska bete.
"Pindah ke depan". ujar Dito
"Aku bukan supir kamu. jadi lebih baik Kamu duduk disampin ku. lagi pula Aku calon suami Kamu jadi kurang etis Kamu duduk dibelakang". Ujar Dito
" Loh terserah saya dong mau duduk dimana saja? ini kan mobil saya". jawab Eriska kesal
"Yasudah Aku tidak akan mengatakan mobil ini sampai kamu pindah ke depan". Ujar Dito.
Eriska sangat kesal dibelakang. Dia tidak mau berdebat dengan Dito.
10 mereka di dalam mobil. Eriska mulai merasa panas karena mobil tidak menyala Dan AC pun tidak menyala.
"Kamu mau bunuh saya ya?". Eriska menendang Jok kemudi.
"Pilihan ada ditangan kamu". Ujar Dito.
Sialan, panas Banget lagi. gerutu Eriska
Akhirnya Eriska mengalah Ia pindah ke depan duduk disebelah Dito.
"Puas Kamu". ujar Eriska yang kesal.
__ADS_1
"Kenapa gak daritadi coba". ujar Dito tersenyum.
hahahahahaha pantas Jessica sangat suka jaili Eriska ternyata Dia memang lucu saat merasa kesal. Dito merasa bahagia menjaili Eriska.
Cowok sialan. Awas aja nanti Gue balas. Eriska memandang Dito dengan wajah kesal.
" Jangan terus memandangi saya, nanti Kamu bakal jatuh cinta ". Ujar Dito yang masifokus mengemudi.
" Ahhhh pede Banget Kamu. saya tidak akan pernah jatuh cinta sama kamu". gerutu Eriska.
Dito hanya tersenyum.
"Kamu mau kemana?". Tanya Dito
" Pulang". jawab Eriska singkat
"Yakin? ini masih jam 4 loh. Memang Kamu mau dipingit lagi?". Ujar Dito.
Ahhhh iya, Aku kan lagi dipingit Papa ya. Ujar Eriska dalam hati.
" OK jangan pulang terserah deh mau kemana". Ujar Eriska.
Dito hanya mengemudi.
Tak lama Ia berhenti di sebuah masjid
"Mau ngapain kesini?". Tanya Eriska
" Sholat lah masa dugem". jawab Dito.
Dito membuka pintu Dan keluar lalu membuka pintu Eriska.
"Ayo". ujar Dito
" Hmmmmm saya tunggu disini saja". ujar Eriska
"kenapa? gak baik loh gak sholat". ujar Dito.
" kkkhhhmmmmm saya lagi halangan". jawab Eriska sedikit malu
"Ohhh maaf aku gak tahu. yaudah Kamu tunggu sebentar. Oya Kamu mau minum gak ? Disana ada yang jual Juice". Ujar Dito
" Gak makasih". jawab Eriska ketus.
__ADS_1
"yasudah Aku masuk dulu". Dito pun pergi kedalam masjid Dan Eriska menunggu dalam mobil.