Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
episode 83


__ADS_3

Pada malam hari setelah makan malam, Eriska dan Dito duduk bersama Birowo diruang keluarga.


"Pah, kenapa Papa tidak bilang kalau Dito itu Dior". ujar Eriska kesal.


"Loh Kamu tidak tanya bagaimana Papa beritahu?". Jawab Birowo.


"Eh iya juga sih". ujar Eriska berfikir. "Tapi kan Papa tahu Aku mencari Dior selama Lima tahun ini". gerutu Eriska.


"Sudahlah lagi pula itu urusan Kamu Dan Dito, Papa tidak ikut campur dalam drama itu". ujar Birowo. "Tapi syukurlah hubungan kalian sudah baik sekarang. Papa sangat bahagia melihat nya". ujar Birowo Tersenyum bahagia.


"Iya Pah, Terimakasih karena Papa sudah menjodohkan ku dengan pria hebat seperti Dito". ujar Eriska memandang pada Dito.


"Berterima kasihlah kepada Mama mu. Dialah yang bersikeras menjodohkan kalian sejak dulu. Papa hanya melanjutkan saja". ujar Birowo.


"Mama Papa memang luar biasa, Eriska sayang dengan Mama Papa". Eriska memeluk Birowo.


"Oh iya Pah, Aku berencana ingin cuti beberapa saat". ujar Eriska.


"Cuti ? seorang Eriska cuti?". Tanya Birowo heran.


"Kenapa semua orang terkejut dengan keputusan ku ini?". Eriska bertanya-tanya


"Ya aneh saja, Kamu ini kan Workaholic, tiba-tiba mau cuti jadi Papa kaget juga". ujar Birowo tertawa kecil


"Ya selama 13 tahun ini kan Aku sudah berjuang dari kuliah 7 tahun di Paris tanpa henti langsung masuk dunia bisnis 6 tahun ini. Syukur bisnisku sudah semakin maju jadi Aku ingin beristirahat sementara menyegarkan fikiran Dan badanku". Ujar Eriska.


"Ya kalau Kamu memang mau nya begitu Papa terserah padamu. Tapi Kamu harus mendapatkan orang kepercayaan untuk menghandle semua nya". Ujar Birowo.


"Tenang Pah Aku akan mengutus Surya Dan Titania untuk mengurus segalanya selama Aku cuti". Ujar Eriska.


"Tita? Apa Kamu yakin ? Dia agak sembrono". Ujar Birowo kurang yakin pada Tita.


"Dia pasti bisa. Eriska sudah melihat kerja nya di New York sangat baik menjadi Manager salah satu hotel bintang lima yang cukup populer. meski kelakuannya rada sembrono tapi untuk pekerjaan Dia sangat bisa diandalkan". Ujar Eriska.


"Baiklah Papa percaya kan itu kepadamu. Tapi, selama Kamu cuti apa yang akan Kamu lakukan ?". Tanya Birowo.


"Aku sama Dito berencana ingin tinggal di kampung dulu. selebihnya entahlah kita lihat nanti saja. mungkin Aku ingin ke Paris bersama Dito". Ujar Eriska melihat pada Dito lalu Tersenyum.


"Baiklah jika kalian berencana seperti itu". ujar Birowo.


"Apa tidak apa-apa kita meninggalkan Papa sendiri ?". Tanya Dito merasa tidak enak.


"Tidak apa-apa untuk sementara ini Papa juga berencana ingin pergi ke Pesantren milik Teman Papa. Papa ingin belajar Agama lagi disana Dan menenangkan hati. Awalnya Papa sedikit ragu karena Takut Eriska tidak ada yang menjaga atau tidak mau tinggal denganmu. Namun sekarang papa lega kalian sudah baik-baik saja jadi Papa bisa pergi kesana dengan tenang". Ujar Birowo

__ADS_1


"Berapa lama Papa akan tinggal disana?". Ujar Eriska.


" Ya lihat saja nanti sampai kapan". Ujar Birowo.


"Jika Eriska ingin bertemu Papa bagaimana?". Ujar Eriska sedih.


"Kamu bisa datang kesana. Itu daerah Bogor kok tidak jauh Dari kampung Dito". ujar Birowo.


"Oh ya ? jika begitu yasudah Papa bisa pergi. nanti 2 Kali dalam seminggu kita jenguk Papa". Ujar Eriska bahagia.


"Yasudah, Papa masuk kedalam kamar dulu ya Papa mau istirahat". ujar Birowo.


"Baik Pah". ujar Dito.


Birowo pun pergi meninggalkan Eriska dan Dito.


Tiba-tiba Dito memeluk Eriska.


"Jadi, kapan kita akan tinggal di Kampung?". Tanya Dito.


"Ya tunggu Tita datang". Ujar Eriska.


"Kapan?". Tanya Dito.


Didalam kamar Eriska mengambil ponsel diatas meja. Ia mencari di contact ponselnya bernama Titania.


"Hallo, Tita".


"Kak Eriskaaa". teriak Tita dari ujung telepon sampai Eriska menjauhkan ponselnya dari telinganya.


"Berisik". Ujar Eriska.


" Nona sombong ini tumben menelepon gadis manis. Ada apa?". Tanya Tita.


"Ta, Aku ada kerjaan buat Kamu. kamu mau tidak?". Tanya Eriska.


"Tidak deh kak. Gaji ku disini sangat besar Aku tidak mau kembali kesana". Ujar Tita.


"Yakin ?? kamu tidak mau mengelola hotel Kakak?". Tanya Eriska.


"Mengelola? Tunggu Tunggu. Maksud nya apa nih?". Tanya Tita.


"Begini. Kakak rencana ingin cuti sementara".

__ADS_1


" Apa??? Kakak cuti ??? Tidak percaya Aku ". Tita memutus pembicaraan Eriska.


" huh diam dulu". bentak Eriska.


"Hahahahahaha OK OK. lanjut". Ujar Tita.


"Kakak ingin cuti sementara waktu, Kakak butuh orang kepercayaan untuk mengurus semua nya selama kakak cuti. Kaka hanya memikirkan Surya Dan Kamu. Kakak harap Kamu mau". Ujar Eriska.


"Ahhhh dulu saat Aku ingin bekerja disana kakak menolak". Ujar Tita masih kesal dengan kejadian dulu.


"Dulu Kamu masih kuliah. lagipula dulu belum ada pengalaman Kamu sudah minta jadi manager ya mana kakak mau menerima orang tanpa skill jadi karyawan apalagi jadi manager". Ujar Eriska.


" Aku tidak mau. Gaji nya pasti kecil". Ujar Tita


"Tita, Kamu jangan bicara uang kepadaku. Apa yang Kamu kerjakan dengan baik, Kakak akan bayar itu juga". Ujar Eriska.


"Berapa dulu nih penawarannya. jika gaji disana lebih rendah dari disini Aku tidak mau". Ujar Tita.


"Astaga, Anak ini kenapa jadi mata duitan gini?". Ujar Eriska. "Baiklah. Gaji Kamu kakak akan kasih 5% omzet hotel bagaimana? kalau dihitung kira-kira 3 Kali lipat gaji Kamu disana". ujar Eriska.


"Apa? 3 Kali lipat? Ok OK Aku setuju. jadi kapan Aku memulai ?" Tanya Tita.


"Minggu depan". jawab Eriska.


" Minggu depan? mana bisa? Aku harus resign dulu dari sini. jika mendadak begitu gajiku akan hilang". Ujar Tita.


"Kakak sudah bilang jangan bahas Uang pada kakak. kamu cukup nurut semua beres". Ujar Eriska.


"Wah OK OK memang luar biasa bekerja sama dengan Nona Eriska ini". ujar Tita. "Btw bisa dong pulang kesana pakai Jet pribadi kakak?". ujar Tita.


"Kamu siapa seenaknya pakai jet pribadi kakak? Tidak boleh! itu hanya untuk operasional khusu untuk masalah pekerjaan saja. Kamu naik pesawat biasa saja. nanti kakak yang pesankan". Ujar Eriska.


" First class ya kak". Ujar Tita.


"Kamu banyak mau nya ya. Biasa pakai ekonomi juga". Ujar Eriska kesal. " Business class OK". ujar Eriska.


"Ah kakak ini memang luar biasa. ok lah Aku akan bersiap untuk pulang". Ujar Tita. "Bye kakak salam ya buat Om Birowo Dan Kak Dito". Ujar Tita.


Eriska pun mematikan telepon nya. " Dasar anak tidak tahu diri ". Ujar Eriska tertawa kecil.


***Assalamualaikum Reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh". Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ya. Support kalian memberikan Semangat untuk Author menulis.


salam manis dari Mrs. A***

__ADS_1


__ADS_2