
5 hari berlalu, Dito terus mencoba meminta maaf melalui telepon namun Eriska selalu tidak menjawab. Eriska sudah melupakan namun Dia tidak mau mengangkat telepon Dito karena Dia merasa Dito bukan orang yang penting.
H-1 pernikahan Eriska Dan Dito. Semua keluarga Dito pergi menuju hotel msgah milik Eriska. Hotel bintang 5 yang megah dsn elegant.
Sesampainya di hotel, Dito mendapatkan ruangan VIP semua perlengkapan untuk pernikahan sudah tertata rapi di kamar Dito.
"Calon Istriku memang orang yang hebat. Bisa mempunyai hotel kelas atas seperti ini". Dito memandang ruangannya.
Tok! Tok! Tok! Seseorang mengetuk pintu kamar Dito.
Dito membuka pintu. "Eh Om Birowo. Ayo masuk Om". Dito mempersilahkan masuk.
"Bagaimana dengan kamarnya ? Apa Kamu nyaman?". Tanya Birowo
"Ma Shaa Allah Om sangat nyaman. Memang hebat ya Eriska bisa memiliki hotel yang megah seperti ini. Dito jadi minder". Ujar Dito tertawa kecil
__ADS_1
Birowo hanya tersenyum
"Dia memang pantas mendapatkan ini semua. Kamu pasti tahu, Om menjual semua aset yang Om punya untuk mewujudkan mimpi Eriska memiliki hotel. Awalnya kita hanya mampu membuat hotel bintang 4 Tapi, kegigihan Eriska Dan kerja keras nya Ia bisa membuat 1 hotel bintang 4 ini menjadi 7 hotel bintang 5". Birowo tersenyum. "Dito, berjanjilah pada Om untuk menjaga Eriska. Dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi didunia ini selain Om. Kalau Om pergi, Om hanya bisa mengandalkanmu untuk menjaganya". Birowo menepuk pundak Dito.
" Om jangan bicara seperti itu". Dito merasa sedih dengan perkataan nya.
"Entah sampai kapan Om hidup. Tapi, selagi Om masih hidup, Om hanya bisa berkata ini kepadamu. Cintailah Eriska dengan sepenuh hatimu. Mungkin untuk sekarang Eriska tidak memandangmu, Tapi Om percaya suatu hari kalian akan bersama dengan ikatan cinta yang luar biasa. Jagalah dia seperti Kamu menjaga dirimu sendiri. Om tidak percaya dengan siapapun kecuali Kamu Dito. Hanya Kamu yang layak menjadi suami Eriska. Maafkan jika prilaku nya buruk. Sebenarnya Dia adalah wanita yang penuh perhatian Dan sangat sensitive. Karena bisnis yang Ia jalankan lumayan sulit, Dia tidak ingin terlihat baik Dan berubah menjadi angkuh seperti sekarang. Om percaya Kamu akan merubah nya menjadi seperti Eriska yang dulu. Yang baik hati Dan lembut" Birowo menepuk pundak Dito. "Berjanjilah pada Om".
"Dito tidak tahu bisa atau tidak. Tapi, Dito berjanji akan Berusaha semampu Dito untuk mencintai Dan melindungi Eriska dengan sepenuh hati Dito". Ujar Dito.
" Aamiin. Terimakasih Om". Ujar Dito.
"Yasudah, Kamu istirahat dulu. Besok pagi harus ijab Qobul. Kalau butuh apapun kamu bisa menelepon pelayan". Birowo berdiri.
"Iya Om Terimakasih". Dito pun berdiri mengantar Birowo ke depan pintu.
__ADS_1
Dito pun pergi ke kamar mandi untuk mandi.
Selesai mandi, Ia duduk di tempat tidur nya.
"Hmmmmmmm Eriska lagi ngapain ya?? Apa Dia sudah siap untuk menikah besok?". Dito bertanya-tanya dalam hatinya sambil tersenyum membayangkan wajah Eriska yang sedang marah.
"Kalau di fikir-fikir, lucu juga wajahnya saat Dia lagi marah. Pantas saja Jessica suka menjahilinya". Dito tertawa kecil membayangkan wajah Eriska yang sedang kesal.
"Hmmmmmm gak sabar lihat dia besok menggunakan Gaun pengantin. Pasti cantik". Dito tersenyum sendiri merasa sudah gila membayangkan Eriska terus menerus.
***Hi reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh ". Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan share ya.
jangan lupa juga baca novel Author yang pertama " Rain...".
salam manis dari Mrs. A***
__ADS_1