Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
episode 50


__ADS_3

Selesai sudah Dito Dan Chef Niall membuat Macaroon.


"OK sekarang kita pergi ke ruangan Eriska membawa Macaroon yang kita buat". Ujar Dito


"Baik Tuan". Ujar Niall.


Mereka pergi membawa Macaroon yang mereka buat.


Banyak orang yang melihat mereka berdua entah ingin kemana.


Sampai didepan ruangan Eriska, Dito mengetuk pintu.


"Masuk". Ujar Eriska dari dalam.


"Selamat siang Nona Eriska". Ujar Dito tersenyum pada Eriska.


Deg deg deg deg jantung Eriska berserakan kencang saat Ia melihat Dito menggunakan Chef uniform.


Astaga kenapa Dia begitu menawan saat menggunakan Chef Uniform. Seperti baju itu hidup di badan Dia. Eriska merasa terkesima melihat aura Dito yang berbeda.


"Hello Nona, jangan terkesima begitu. Aku tahu suamimu ini tampan". Dito membuyarkan lamunan Eriska.


"Cih! Kamu ini sangat percaya diri Banget ya". Ujar Eriska.


"Good afternoon madam". Chef Niall menyapa


"Good Afternoon Chef". Ujar Eriska.


"Kkhhhmmm ini adalah Macaroon buatan Kami. Yang merah milik Dito yang kuning milik chef Niall. Silahkan Anda menyicipi Nona Eriska Dan beri penilaian". Ujar Dito.


Dito meletakkan 2 buah Macaroon miliknya Dan milik Chef Niall.


Pertama Eriska mencoba milik Chef Niall.


"Really Awesome as daily". Ujar Eriska.


"Terimakasih, Nyonya". Niall membungkukkan badannya.


Dan saat nya Eriska mencicipi Macaroon Dito.


Astaga Macaroon ini sangat enak. Bagaimana dia membuat nya??. Eriska merasakan Macaroon terenak yang Ia makan setelah mencoba Macaroon milik chef Dior. Ujar Eriska dalam hati.


"Bagaimana rasanya?". Tanya Dito


"Hambar, tidak enak! The winner is chef Niall". Ujar Eriska.


"Oh thank you Nyonya". Ujar Niall.


"Apa? Kamu tidak curang kan dalam hal menilai ini?". Tanya Dito.

__ADS_1


"Siapa yang curang? Saya berbicara fakta. Buatan chef Niall jauh lebih baik daripada buatan Kamu". Ujar Eriska ketus. "Chef Niall Kamu bisa kembali ke dapurmu". Ujar Eriska.


Chef Niall pun pergi keluar membawa semua Macaroon.


"Nah jadi sekarang saya yang menang, berarti Saya bisa meminta apapun darimu kan?". ujar Eriska.


"Ok Aku adalah pria yang memegang janji nya. kamu mau apa?". Tanya Dito.


"Masih belum saya pikirkan. mungkin nanti". ujar Eriska. " Sekarang Kamu pergi mandi Dan ganti pakaianmu kita akan pergi".


Dito merasa kecewa. "Ahhhhh tidak bisa dapat hadiah dari Eriska deh". Ujar Dito berjalan keluar dari ruangan Eriska.


10 menit berlalu, Eriska menelepon Senior chef.


"Hallo Chef Arga". Ujar Eriska


"Oh Nona Eriska, Anda mau pesan makan siang?". Tanya Chef Arga.


"Oh tidak. Saya hanya ingin meminta Anda bungkuskan Macaroon buatan Suami saya. Semua yang Dia buat. Tapi setelah Dia pergi Anda bungkus". Ujar Eriska.


"Oh baik Nona". Ujar Chef Arga.


Eriska pun menutup telepon nya.


Tak lama Chef Arga berjalan menuju pastry room


"oh ini yang berwarna merah". Ujar Niall. "Saya sangat heran kepada Nona Eriska, Saya sudah mencoba Macaroon buatan saya Dan tuan Dito and Macaroon buatan tuan Dito sangatlah enak yang pernah saya makan. Tapi Saya fikir Nona Eriska tidak suka. Dia berkata Macaroon buatan saya lebih enak daripada Macaroon suaminya". Ujar Chef Niall.


Chef Arga tersenyum dengan pertanyaan Chef Niall.


Chef Arga mengambil kotak Macaroon Dan membungkus semua Macaroon yang dibuat Dito. Semua berisi 10 buah.


"Ok Chef thanks". Chef Arga pun pergi.


"Putra, kemari". Chef Arga memanggil salah satu waiter.


"Iya Chef ada apa?". Tanya putra


"Tolong antarkan ini kepada Nona Eriska". Chef Arga memberikan paper bag kepada putra.


"Baik Chef". Putra menerima Dan pergi menuju ruangan Eriska.


Putra mengetuk pintu ruangan Eriska.


"Masuk". Ujar Eriska.


"Permisi Nona, ini dari Chef Arga". Putra memberikan paper bag itu kepada Eriska.


Eriska menerima.

__ADS_1


"Permisi Nona". Ujar putra.


"Apa itu?". Tanya Dito


"Kamu kepo Banget ya". Ujar Eriska. "Ayo kita pergi". Ujar Eriska berdiri dengan membawa paper bag yang diberikan.


Dito menggandeng Tangan Eriska.


"Lepas". Eriska melepaskan genggaman tangan Dito. "Kamu makin lama makin menyebalkan ya". Ujar Eriska kesal.


"Istriku dengar dulu, kita ini Suami Istri kalau orang lihat kita berjalan sendiri difikir orang lain kita tidak harmonis loh". Ujar Dito. "Kamu mau tiba-tiba ada gosip di TV Dan media online bahwa Eriska Putri pemilik hotel D'Cozy tidak harmonis dengan Suaminya?". Ujar Dito.


Eriska cukup berfikir. Benar juga apa yang Dia katakan. Ujar Eriska.


"Baik Kamu boleh menggandeng Tangan saya hanya didepan public". Ujar Eriska.


Dito tersenyum. "Pantas Om suka mengancamnya Dia memang Takut jika diancam". Bisik Dito tersenyum.


"Kamu bilang apa?". Tanya Eriska.


"Oh tidak Istriku yang cantik. Ayo kita pergi". Dito menggandeng Tangan Eriska.


Mereka pergi keluar hotel. Banyak mata memandang mereka.


"Mereka berdua memang cocok ya secara fisik". Ujar Pelayan.


Sampai di lobby, seorang pelayan memberikan kunci mobil kepada Dito.


Dito berjalan membuka pintu untuk Eriska.


Lalu Dito menuju kursi kemudi.


"Mau kemana kita?". Tanya Dito.


"Pulang kerumah". Ujar Eriska.


"Loh kerjaan Kamu sudah selesai?". Tanya Dito.


"Kamu banyak Tanya ya. Bisa gak hanya nurut seperti Surya tanpa banyak Tanya". Ujar Eriska kesal.


" Surya itu pelayan Kamu, Aku kan suami Kamu ya pasti beda lah". Ujar Dito.


"Jam 3 penerbangan Stefanie jadi Saya ingin bertemu dengannya Dan mengantar ke bandara". Ujar Eriska datar.


"Oh OK". Lalu Dito menancapkan gas meninggalkan hotel.


***Assalamualaikum Reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh ". Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ke teman-teman mu ya. support kalian bisa jadi penyemangat untuk Aunthor menulis setiap Episode.


Salam manis dari Mrs. Ami***

__ADS_1


__ADS_2