
Karena Eriska tidak merasakan mulas, akhirnya dokter memberikan induksi pada Eriska. Induksinya berhasil setelah satu jam, Ia merasakan mulas yang luar biasa.
"Dito aaaaaa sakit". Eriska menjambak rambut Dito.
"Iya Sayang sabar ya sebentar lagi anak Kita akan lahir". Ujar Dito.
"Huh huh huh" Eriska bernafas sangat pendek pendek karena merasa kesakitan.
Eriska terus menggenggam tangan Dito selama mulasnya.
"Ya Allah sakit banget. Saat Queena lahir sepertinya tidak seperti ini". Ujar Eriska menahan sakit.
"Sayang, apa Kamu mau operasi saja?". Tanya Dito.
"Tidak! Enak saja! Ini sudah setengah jalan!". Ujar Eriska ketus.
"Aduh Dito ini makin sakit". Eriska benar-benar merasa sakit. "Dito bayinya mau keluar! Cepat panggil dokter". Ujar Eriska panik.
"Seirus?". Mendengar seperti itu Dito kelabakan mencari dokter.
"Dokter... Dokter cepat Eriska sudah tidak tahan". Teriak Dito yang membuat seisi rumah sakit memandangnya.
Dokter menghampiri Dito. "Tenang Tuan, ayo kita lihat Nyonya". Merekapun pergi ke ruangan bersalin.
Dokter memeriksa sudah pembukaan berapa.
"Ah iya ini mau lahir. Suster cepat persiapkan segalanya". Dokter muali bersiap untuk membantu Eriska melahirkan.
Dengan penuh drama kelahiran si kembar. Dari Eriska menyakar tangan Dito, dari menjambak rambut Dito, dari menggenggam erat tangan Dito, setelah satu jam, akhirnya si kembar lahir. "Selamat Tuan Dito, anak pertama Laki-laki". Ujar Dokter. Tak lama, Eriska kembali mengedan lagi untuk anak keduanya. Setelah sepuluh menit, akhirnya yang kedua lahir. "Bayi yang kedua juga laki-laki". Ujar Dokter.
" Alhamdulillah. Selamat sayangku". Dito mencium kening Eriska yang penuh keringat.
Akhirnya Dua anak laki-laki lahir dengan selamat. Anak laki-laki yang tampan dan sehat. Meski berat badannya rendah karena lahir saat usia kandungan'a delapan bulan, tapi kondisi Mereka sehat.
__ADS_1
Setelah lahir, Mereka membaringkan kedua tubuh mungil itu di dada Eriska. Eriska sangat gembira melihat kedua jagoannya telah lahir. "Anakku ini! Wajah Mereka mirip denganku". Ujar Eriska pada Dito.
"Kata siapa? Lihat mata dan bibirnya seperti Aku". Ujar Dito.
"Tidak! Mereka mirip denganku!". Gerutu Eriska.
"Iya iya Mereka mirip denganmu Sayang. Terimakasih karena telah memberikan dua jagoan hebat untukku". Dito menciumi kening Eriska.
Setelah mendapatkan pelukkan dari kedua orangtuanya, Mereka dibawa keruang bayi untuk segera dimasukkan kedalam incubator karena berat badan mereka yang rendah.
"Selamat datang kedunia Arsyad Putra Dito dan Irsyad Putra Dito. Jadilah anak yang Sholeh, anak yang baik, anak yang penurut juga bisa menjadi penjaga keluarga". Doa Dito setelah mengadzankan kedua anaknya dibalik incubator.
Setelah dari ruang incubator, Dito kembali keruang rawat Eriska. Dito memesan ruangan VVIP karena Ia tahu banyak keluarga dan rekan Mereka yang akan menjenguk.
Dito sampai diruang rawat Eriska. Sudah banyak keluarga yang berkumpul. Dari Vita, Nina, Tian, Papa Birowo, Yarka, Papa Aditya, James, Jessica, John, Eimear. Queena dititipkan kepada Rara karena sudah sangat larut.
"Dito, mana si kembar nya?". Tanya Jessica yang kepo.
"Masih dalam incubator. Kata Dokter anak, kalau keadaanya membaik mungkin tiga hari lagi baru bisa keluar incubator". Ujar Dito.
"Alhamdulillah baik-baik saja. Mereka hanya perlu memeriksa lebih menyeluruh karena seperti Queena dulu kan". Ujar Dito.
"Fotonya mana?". Tanya Vita.
"Rahasia". Ledek Dito.
"Dito". Semua serentak.
Eriska dan Dito hanya tertawa.
"Mereka kembar identik. Wajah Mereka mirip Eriska. Ah Sayang sekali wajah cool ku tidak didapat jagoan itu". Ujar Dito.
"Hey, wajahku juga cantik kali! Mereka sangat tampan!". Gerutu Eriska.
__ADS_1
"Dito, Papa mau lihat cucu Papa". Ujar Birowo.
Dito menyerahkan ponselnya pada Birowo. "Ya Allah, tampan sekali cucu Papa". Ujar Birowo mulai berkaca-kaca.
Semua orang berkumpul melihat foto anak kembar Eriska dan Dito. Dito menghampiri Eriska duduk dibibir tepat tidur Eriska mengecup lembut kening Eriska.
"Terimakasih sudah memberikan kebahagiaan dalam hidupku. Aku sungguh Mencintaimu Eriska". Dito menempelkan dahinya dengan dahi Eriska.
"Aku juga sungguh bahagia. Lihat, keluarga Kita semua sangat gembira dengan kelahiran si kembar. Aku berdoa semoga keluarga kita akan terus bahagia seperti sekarang". Ujar Eriska bersandar dibahu Dito.
"Aku juga belum lihat jelas wajah si kembar. Tadi kan Aku masih setengah sadar". Ujar Eriska.
"Kan Kamu bilang sendiri tadi wajah Mereka ikut Kamu. Jadi, ya berkaca saja dicermin nanti Kamu lihat wajah Mereka dikaca". Ledek Dito.
"Dito". Eriska memukul bahu Dito.
"Hahahahahaha". Diro memeluk erat Eriska.
"Aku mencintaimu Sayang". Ujar Dito.
"Aku juga mencintaimu Dito". Balas Eriska.
Kisah cinta Dito dan Eriskapun berakhir. Kisah penuh liku yang dihadapi. Kisah cinta yang bisa menjadi pelajaran dimana jika sudah berjodoh, bagaimanapun Kamu menolak, akan datang kembali kesisimu. Keluarga adalah prioritas pertama. Karena, kebahagiaan yang hangat disaat kita bersama keluarga Kita. Dalam berhubungan pun, komunikasi adalah hal terpenting dalam sebuah hubungan. Bicarakan semua hal yang membuat hatimu merasa ragu dengan pasaganmu. Jangan menyimpan dan berfikir hal aneh terhadap pasanganmu sebelum Kamu tahu kenyataannya. Jadilah pribadi yang baik, jika ingin dikelilingi orang baik juga.
*Terimakasih karena telah setia membaca Novel Istri Cantikku Yang Angkuh. Terimakasih atas semua support yang diberikan.
Jangan lupa, setelah tamat Istri Cantikku Yang Angkuh, mampir kembali di novel baru Mrs. A yang berjudul "Little Wife".
Kisah gadis belia yang kabur dari pernikahan terpaksanya karena harus membayar hutang Mendian Bapaknya hingga bertemu pria dewasa yang menolongnya untuk kabur dari kejadian calon suaminya. Namun tidak disangka, di penolong pun justru meminta Dia untuk menikah dengan nya.
Jangan lupa mampir ke Novel baru Author ya*....
Bonus foto si kembar Arsyad dan Irsyad
__ADS_1
Btw jangan di unfavorite dulu ya Karena ada Extra part ... ditunggu akan di publish soon