Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
episode 51


__ADS_3

Sampailah mereka dirumah.


Stefanie terlihat sedang mengobrol dengan Birowo.


"Assalamualaikum". Dito mengucapkan salam


"Waalaikumsalam. Tumben kalian sudah pulang". Ujar Birowo.


"Kan Stefanie mau terbang masa Aku tinggalin". Ujar Eriska.


"Stevie Aku sangat minta maaf karena sudah meninggalkanmu". Ujar Eriska


"tidak apa-apa Aku tahu Kamu perempuan yang sibuk". Ujar Stefanie.


"O hello everyone". Jessica datang


"Jessy, aku fikir Kamu tidak akan datang". Ujar Stefanie.


"ahhhh fikiranmu bermasalah bagaimana aku tidak datang untuk bertemu denganmu". Ujar Jessica.


"Apa Kamu sudah makan siang?". Tanya Dito


"belum. Ahhhh Dito akan membuat makan siang untuk kita". Teriak Stefanie.


"Oh Ayolah Stevie kenapa kamu sangat tergila-gila mencoba makanan Dia?". Ujar Eriska kesal.


"Apa yang terjadi padamu? Makanan dia tentu sangat enak. Benar kan?". Tanya Stefanie.


"yeah, makanan Dito memang luar biasa". Ujar Jessica.


" Apa yang Kamu bawa si kantong itu?". Tanya Stefanie.


"bukan apa-apa!! Aku akan pergi mengganti bajuku". Eriska pergi meninggalkan mereka membawa Macaroon yang Dito buat. " kalau ketauan dia bisa bahaya Aku". Eriska berlari kecil.


"Ok I'll cook for lunch". Dito pergi menuju dapur.


Dikamarnya, Eriska membuka paper bag yang berisikan Macaroon yang Dito buat.


"Sumpah ini enak Banget. Gimana Dito membuat ini? Bahkan Macaroon buatan Niall tidak bisa menandingi. Siapa Dito sebenarnya? Ahhhhhhh Aku gak perduli siapa Dia. Untung Dia tidak tahu kalau dia menang, gak apa-apa deh curang sekali daripada Aku harus menciumnya". Ujar Eriska memakan beberapa potong Macaroon nya.


Setelah itu Eriska berganti baju Dan turun kebawah.


"Dito kemana?". Tanya Eriska

__ADS_1


"Pergi Katanya di pabriknya ada masalah". Ujar Jessica berbohong.


"Apa? Kenapa gak bilang Aku?". Ujar Eriska kesal.


"Ciyeee Takut ditinggal Dito ya?". Ledek Jessica. "Dito mu sayang ada tuh di dapur". Jessica tertawa.


"Jessy sialan!". Eriska menarik telinga Jessica.


"Ampun Ampun". Jessica meringis.


"Ahhhh Dito bikin apa ya? Wangi nya sampai kesini". Ujar Jessica.


Di ruang makan Dito tengah menata makanan yang Dia buat. Dia membuat 6 piring.


"Wah Tuan, wangi sekali makanannya". Ujar Bi Inah.


"Ini untuk Bibi". Dito memberikan 1 piring pasta untuk Bi Inah.


"Ah tidak perlu tuan". Bi Inah menolak.


"Ayolah Bi, Bini harus mencoba makanan yang Dito buat". Ujar Dito memohon.


"Terimakasih Tuan Dito". Ujar Bi Inah.


Dito menghampiri semua di Ruang keluarga.


"Eriska, tuh Dito nya datang, tadi nyariin". Ledek Jessica.


"Jessy". Eriska merasa kesal.


"Ayo makanan sudah siap". Ujar Dito.


Mereka pun berjalan menuju meja makan.


Mereka duduk.


"oh baunya sangat lezat, Dito!". Ujar Stefanie.


"Jangan banyak bicara kita bisa makan sekarang". Ujar Jessica.


Mereka melahap makanan yang Dito buat.


"ya Tuhan. Dito Aku akan merindukan makananmu". Ujar Stefanie.

__ADS_1


"Aku harus datang kesini setiap hari jadi aku bisa makan makanan enak selalu". Ujar Jessica.


Eriska hanya diam tanpa berkata-kata.


Kenapa Aku tidak bisa memuji masakan dia? Jujur Aku sangat suka makanannya. Ujar Eriska dalam hati.


"Bagaimana makanannya?". Ujar Dito bertanya pada Eriska.


Eriska hanya sedikit tersenyum.


"Om Birowo memang hebat jadi mak comblang. seperti nya Aku harus dicsrikan jodoh oleh Om Birowo juga nih". ujar Jessica.


"Tenang saja Jessica, Om sudah mempunyai calon untuk Kamu". ujar Birowo


"serius Om". Jessica bersemangat. "Siapa Om?". Tanya Jessica.


"Surya". Birowo tertawa.


"Ah Om Birowo masa jodohin Aku sama Robot tanpa ekspresi gitu sih". Jessica cemberut.


semua orang tertawa.


Setelah makan Siang, Stefanie mengambil koper di kamarnya.


"Om, terimakasih atas semua jamuannya. Aku sangat nyaman disini Tapi Aku baru bekerja. Om jaga kesehatan ya". Stefanie memeluk Birowo.


"Hati-hati Stevie. Lain waktu harus datang lagi". Ujar Birowo.


Mereka semua masuk kedalam mobil.


1 jam perjalanan sampai di bandara.


"Terimakasih Stefanie untuk hadir di pernikahanku. Aku akan sangat merindukanmu". Eriska memeluk Stefanie.


" selamat jalan Stefanie". Ujar Jessica memeluk Stefanie.


"Jessy, jangan lupa dengan apa yang aku katakan OK". Stefanie mengedipkan matanya.


" don't worry". Ujar Jessica.


"Dito, terimakasih untuk segalanya. Aku berdoa smoga kalian berdua bahagia". Ujar Stefanie menjabat tangan Dito.


"Have a safe flight Stefanie. Must be came next time to my factory". Ujar Dito.

__ADS_1


Stefanie pun berjalan kedalam bandara. Semua melambaikan tangan pada Stefanie.


__ADS_2