Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
ICYA S2 (70)


__ADS_3

Setelah mengantar Jessica, James segera menuju bandara untuk menjemput Mama dan Adiknya. Rumah Jessica dengan bandara cukup jauh membutuhkan waktu satu setengah jam karena macet juga.


"Semoga sempat sampai sebelum pesawat landing". Ujar James merasa khawatir.


Pertama kali Mama nya ke negara ini. Ia khawatir tidak menjumpai Mama dan Adiknya.


Sampailah James dibandara. Ia bergegas menuju gate international karena pesawat nya sudah landing.


"Semoga Mama dan Adik belum keluar". Ujar James merasa khawatir.


Saat sampai di Gate, Ia melihat Mama dan kedua Adiknya Richard dan Ellean.


"Mama". James berlari menghampiri Mamanya. "Mah, maafkan James telat menjemput. Dijalan sangat macet". James merasa menyesal.


"Tidak apa-apa Sayang. Bagaimana keadaanmu? Mama sungguh merindukanmu. Hampir empat tahun Kita tidak berjumpa". Ujar Mama James memeluk James


"Baik Mama. Mama bagaimana?". Tanya James.


"Mama juga baik". Jawab Mama James dengan senyum lembutnya.


"Hanya Mama saja yang ditanya?". Tanya Ellean.


"Sudahlah Aku sudah melihat kalian baik-baik saja. Ayo Kita pergi sekarang". Ujar James.


"James masih sama saja seperti dulu selalu ketus pada Kita!". Gerutu Ellean adik perempuan James yang berusia dua puluh tiga tahun.


"Ya begitulah James". Balas Richard adik Lelaki James yang berusia dua puluh tahun.


Merekapun pergi dari bandara. Selama perjalanan Mereka melihat bagaimana kota di negara tempat bekerja Anak dan Kakaknya.


"Cukup bagus juga kota ini". Ujar Ellean.


"Iya. Setahuku Asia masih kurang bagus daripada Eropa dan sekitarnya". Tambah Richard.


"Nanti Aku akan ajak kalian ke pusat Kota. Disana sangat ramai. Kota dimana tidak ada tidurnya". Ujar James.


"Jangan ke pusat kota. Kita sudah bosan melihat Mall dan lainnya. Apa tidak ada yang berbeda disini?". Tanya Richard.


"Banyak yang berbeda. Nanti Kita susun rencana liburan". Ujar James.


"Wah pasti seru. Aku sudah tidak sabar". Ujar Richard gembira.


"Sudah sudah. Sebelum Kalian berbicara liburan, Kita harus menyusun rencana pernikahan kakak Kalian dulu. Mama juga sudah tidak sabar menemui calon menantu Mama. Kenapa Dia tidak ikut menjemput?". Tanya Mama James.


"Sebenarnya Dia tidak tahu Mama datang hari ini. Nyonya sudah menyusun rencana besok malam Kita akan adakan makan malam bersama Jessica dan kedua orang tua nya. Aku ingin memberikan kejutan padanya". Ujar James bersemangat.


"Wah James sangat romantis. Aku tidak menyangka Kakakku yang seperti robot ini ada sisi romantisnya juga". Ledek Ellean.


Mereka saling berbincang banyak karena sudah sangat lama Mereka tidak jumpa hingga tak terasa Mereka sampai dirumah Eriska.

__ADS_1


"Oh My God! Ini rumah apa istana?". Ucap Ellean takjub melihat rumah besar milik Eriska.


"Sudahlah jangan mempermalukan dirimu seperti itu. Awas saja berkata aneh-aneh didepan Tuan dan Nyonya". Ancam James.


Keluarga James di Paris hanya keluarga sederhana. Mereka tinggal dipinggiran kota Paris. Hingga sejak bekerja dengan Dito, ekonomi keluarga James semakin membaik. Karena dari itu adik-adik James selalu merasa takjub melihat pemandangan rumah-rumah besar.


Merekapun masuk kedalam. Didalam sudah ada John dan Eimear menyambut Mereka.


"Mama, selamat datang". Sapa John pada Mama James juga memeluknya.


Sejak bekerja bersama, James sering mengajak John untuk berkunjung kerumah Mamanya. Karena tidak memiliki keluarga, akhirnya John menganggap Mama James seperti Mamanya juga hingga Ia menyebut Mama juga padanya.


"Baik Sayang. Kamu bagaimana disini?". Tanya Mama James.


"Semua baik-baik saja". Jawab John.


"Mama". Eimear pun memeluk Mama James.


"Bagaimana keadaanmu Sayang?". Tanya Mama James.


"Baik Ma. Tuan dan Nyonya sungguh baik". Jawab Eimear.


"Ayo duduk dulu. Aku akan memanggil Tuan dan Nyonya". Ujar John.


"John, tidak perlu. Ini sudah malam. Mungkin Tuan dan Nyonya sudah tidur". Ujar James.


Tak lama, John kembali bersama Eriska dan Dito. Semua berdiri saat melihat Eriska dan Dito.


"Selamat malam". Sapa Eriska.


"Selamat malam". Jawab semua.


"Nyonya, perkenalkan ini adalah Mama Saya Estelle". James memperkenalkan Mamanya.


"Halo Tante Estelle. Selamat datang di negara kami". Eriska menjabat tangan Mama James.


"Senang bertemu dengan Anda Nyonya. James banyak bercerita tentang Nyonya. Sungguh beruntung akhirnya Saya bisa bertemu Nyonya yang sangat baik ini". Ujar Estelle menyapa hangat Eriska.


"Tante terlalu berlebihan". Ujar Eriska merasa tidak enak.


"Nyonya, perkenalkan ini Ellean dan Richard adik Saya". Ujar James.


"Halo Nyonya. Senang bertemu dengan Anda". Ujar Richard menyapa Eriska. "Selamat malam Tuan Dior". Sapa Richard pada Dito.


"Malam Richard. Sudah besar sekali Kamu sekarang. Terakhir bertemu Kamu masih kecil". Ujar Dito.


"Halo Nyonya. Senang bertemu dengan Anda. Nyonya terlihat sangat cantik". Sapa Ellean.


Eriska tertawa kecil lalu menjabat tangan Ellean. "Kamu juga sangat cantik". Puji Eriska. "Ayo semua Silahkan duduk". Ujar Eriska.

__ADS_1


Merekapun duduk.


"James, katakan pada Bi Inah untuk membawakan minuman juga siapkan makan malam untuk Mereka". Ujar Eriska pada James.


"Baik Nyonya". Jawab James berlalu pergi menuju dapur.


"Nyonya, Tuan, terimakasih atas kebaikan Tuan dan Nyonya hidup Kami menjadi lebih baik". Ujar Estelle pada Eriska dan Dito.


"Jangan berbicara seperti itu Tante, James juga sangat baik dalam bekerja. Ia pantas mendapatkan apa yang Ia dapat sekarang". Ujar Eriska. "Kami sangat beruntung memiliki James. Maaf juga karena sudah menjauhkan James dari Kalian". Ujar Eriska tidak enak.


"Tidak Nyonya. Kami senang James pergi jauh jadi tidak ada mata-mata lagi yang mengikuti kita terus". Ujar Ellean tertawa kecil.


"Kkkhhhmmmmm". James berdehem berjalan menghampiri Mereka.


Ellean menutup mulutnya rapat-rapat saat melihat wajah James yang tidak suka dengan perkataannya.


Eriska dan Dito hanya tertawa kecil melihat kedua Adiknya sangat Takut pada James.


"Yasudah Sayang, Kita masuk ya. Sekarang Kamu harus istirahat". Ujar Dito.


"Sayang, Aku masih ingin berbincang dengan Mereka". Ujar Eriska.


"Sayang, Kamu ini lagi hamil. Kamu harus istirahat yang cukup. Mereka juga pasti lelah. Besok lagi kan bisa". Bujuk Dito.


"Baiklah". Jawab Eriska pasrah.


"Tante, Kami istirahat duluan ya. Tanten juga Ellean dan Richard bisa makan malam dulu lalu istirahat. Besok Kita lanjutkan lagi". Ujar Eriska.


"Terimakasih Nyonya". Ujar Estelle.


Eriska dan Dito pun pamit istirahat lebih dulu. Yang lain makan malam lalu merekapun istirahat.


Terimakasih Tuhan karenamu Anakku memiliki Tuan dan Nyonya yang sangat baik seperti Malaikat. Semua Tuan dan Nyonya selalu bahagia juga panjang umur. Doa Estelle untuk Eriska dan Dito.


Ia sungguh bersyukur James memiliki Boss yang baik. Ia tak menyangka hidup yang awalnya sulit menjadi lebih baik karena kebaikan Dito dan sekarang ada Eriska juga yang tak kalah dermawan.


Bonus Visualisasi...


Estelle (Mama James)



Richard



Ellean


__ADS_1


__ADS_2