Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
ICYA S2 (81)


__ADS_3

Hari demi hari dilalui, tiba saatnya pernikahan Stefanie dan Surya. Semua orang bersiap untuk pergi ke London. Eriska, Dito juga Queena, Jessica James, Tita Yarka juga John dan Eimear. Mereka sudah bersiap untuk pergi ke London. Karena Mereka pergi banyak orang, Eriska memutuskan untuk pergi menggunakan jet pribadinya.


"Akhirnya Aku pergi keluar negeri juga setelah ribuan purnama tidak pergi keluar". Ujar Jessica kegirangan.


"Akupun sama. Selalu sibuk dengan pekerjaan dihotel". Ujar Eriska.


Semua orang berbincang ria di pesawat. Mereka berbincang banyak hal. Dari kehamilan Jessica, rencana pernikahan Tita, program kehamilan Eimear yang merasa iri belum diberi kesempatan untuk hamil dan soal bisnis. Kubu berbeda antara pria dan wanita. Semua orang berbincang seru hingga membuat perjalanan tidak bosan meski harus menempuh lima belas jam.


Sampailah Mereka di London. Dengan pengawalan special, Mereka pergi menuju rumah Stefanie.


"Wah Stefanie sudah seperti Putri Kerajaan saja ya". Ujar Tita.


"Dia memang Putri kerajaan Saydox". Ledek Jessica.


"Keluarga Saydox juga sudah hampir sebanding dengan beberapa kerajaan disini. Mereka sangat dihormati. Makanya, saat Stefanie pergi berkelana, Ia merubah penampilannya agar orang-orang tidak tahu siapa Dia". Ujar Eriska.


"Sekarang Stefanie memang beda saat kembali ke London. Sudah tidak dekil lagi. Hahahahahaha". Ledek Jessica.


"Sekarang kan Dia Nona Saydox tidak akan diperbolehkan lagi untuk bermain api didapur lagi". Ujar Eriska.


Satu jam berlalu, akhirnya Mereka sampai dirumah Stefanie. Sudah ada Stefanie dan Surya yang menunggu didepan pintu. Wajah Stefanie begitu berbinar melihat kedatangan para sahabatnya.


"Stefanie". Sapa Eriska gembira.


"Aaaaaaaa Kalian sudah sampai". Stefanie memeluk para sahabatnya itu.


"Ayo kita masuk dulu". Stefanie mengajak Mereka semua masuk.


"Oh My God! Stefanie, rumahku seperti istana. Rumah si Eriska sih kalah jauh ini". Ledek Jessica.


"Waduh Kamu membandingkan rumahku dan rumah Tuan Saydox sih penghinaan untuk keluarga Saydox". Ujar Eriska.


"Bisa saja Kalian. Ayo duduk. Aku akan memanggil Mama dan Papa". Stefanie pergi memanggil kedua orangtuanya.

__ADS_1


Tak lama Orangtua Stefanie datang. Semua orang berdiri.


"Selamat malam Om dan Tante". Eriska memulai percakapan karena hanya Eriska yang kenal kedua orangtua Stefanie.


"Eriska Putri. Salah satu pebisnis hotel hebat dinegaranya. Senang bertemu denganmu". Ujar Tuan Saydox.


"Om bisa saja". Ujar Eriska.


"Papa, kenalkan ini semua sahabatku juga". Ujar Stefanie.


"Selamat malam Tuan dan Nyonya Saydox. Saya Dito suami Eriska". Dito menjabat tangan Tuan Saydox.


"Pah, Dia adalah Chef Dior pemilik Restaurant Je T'aime dan Dior D'amour". Sahut Stefanie.


"Oh ya? Wah pasangan luar biasa". Ujar Tuan Saydox salut pada Eriska dan Dito.


Dan semua bersalaman dengan Tuan dan Nyonya Saydox.


Merekapun duduk berbincang beberapa saat. Yang berbincang hanya Eriska dan Tuan Saydox. Mereka itu sangat klop karena memiliki bisnis yang sama. Yang lain, hanya mendengarkan.


"Ah Papa, jadikan saja Eriska sebagai anakmu. Ia lebih cocok jadi anakmu". Ujar Stefanie kesal.


Semua hanya tertawa melihat tingkah Stefanie.


Setelah berbincang, Mereka makan malam bersama lalu semua beristirahat.


Dalam kamar, Eriska dan Dito masih berbincang sebelum tidur.


"Aku tak menyangka ternyata Tuan Saydox begitu ramah. Tegas, ramah dan berkharisma". Ujar Dito pada Eriska.


"Om memang seperti itu. Ia tegas namun baik hati. Tapi, jangan salah, Ia mendidik Stefanie sangat tegas hingga Stefanie merasa Ia bukan anaknya". Ujar Eriska tertawa. "Hanya pandangan Mereka yang berbeda yang membuat hubungan Mereka tidak baik sejak dulu. Padahal Aku tahu, dalam hatinya Om sangat mencintai Stefanie. Ia anak satu satu nya bagaimana tidak dicintai?". Ujar Eriska.


"Aku bisa melihat itu. Jika Tuan tidak mencintai Stefanie, bagaimana Ia bisa merelakan Stefanie pergi berkelana selama sepuluh tahun lalu memberikan kesempatan pada Surya untuk menjadi calon suami Stefanie. Untuk keluarga seperti Saydox ini tidak akan mudah. Meski Surya mendapatkan syarat, syarat itupun menurutku sangat mudah". Kata Dito.

__ADS_1


"Betul. Hanya Stefanie saja yang over thinking pada Papanya". Ujar Eriska membaringkan tubuhnya.


Dito pun membaringkan tubuhnya disamping Eriska. Ia memeluk erat tubuh Eriska.


"Sayang, berjanjilah Kita tidak akan memaksakan kehendak Kita pada anak-anak Kita. Aku tidak ingin hubungan Kita sana seperti Stefanie dan orangtuanya. Aku tidak ingin memberikan batas untuk impian anak-anak Kita. Mereka berhak memiliki mimpinya sendiri. Kita hanya perlu mendukung Mereka. Sama seperti Papa yang dulu pengusaha Teh. Karena Aku ingin memiliki hotel, Papa menjual semua asetnya. Sama seperti Papa Aditya yang menjual tanah juga sapi nya hanya untuk Kamu pergi ke Paris. Aku ingin menjadi seperti Mereka yang berjuang untuk impian anak-anaknya hingga sukses seperti Kita sekarang". Ujar Eriska yang berbaring dipelukan Dito.


"Tentu Sayang. Kita bisa memperkenalkan bisnis Kita pada anak-anak selagi kecil. Jika memang tertarik ya bersyukur, jika tidak, Kita tidak akan memaksa Mereka". Jawab Dito mengecup kening Eriska. "Sudahlah Kita tidur. Kamu pasti lelah selama perjalanan jauh ini". Dito mengusap punggung Eriska agar Ia merasa nyaman.


"Aku mencintaimu Dito". Eriska mengecup lembut bibir Dito.


"Aku juga mencintaimu Eriska. Tidurlah. Besok adalah hari pernikahan Stefanie. Kamu harus istirahat yang cukup". Dito terus mengusap punggung Eriska hingga Eriska tertidur.


Dikamar lain, John dan Eimear pun sedang berbincang mengenai Stefanie dan Surya.


"Aku tidak menyangka bisa bertemu Tuan Saydox bahkan bisa tinggal dirumahnya. Tuan dan Nyonya sungguh bukan orang sembarangan ya". Ujar Eimear yang sedang berbaring dipelukan John.


"Iya, Tuan memiliki koneksi yang luas di Perancis dan Inggris. Nyonya juga sama. Nona Stefanie adalah sahabat paling dekat dengan Nona. Bahkan Nona Stefanie bisa bertemu dengan Tuan Surya dihotel Nyonya. Tuan dan Nyonya adalah orang yang sangat baik. Maka dari itu Mereka memiliki banyak kenalan orang-orang hebat". Ujar John pada Eimear.


"Kamu beruntung bisa bekerja dengan Mereka".


"Tentu Eimear, Aku sangat beruntung bekerja dengan Tuan. Siapa yang bisa memberikanku pekerjaan hebat ini padahal Aku hanyalah anak jalanan yang Tuan temukan. Aku ingat dulu, Aku pernah mencopet dompet Tuan. Tuan James menangkapku. Ia bahkan akan menghajarku. Saat itu usiaku baru tujuh belas tahun. Aku bingung karena Aku tidak punya keluarga dan Aku sangat butuh uang karena lapar. Aku tak mengatakan apapun pada Tuan tiba-tiba Tuan mengatakan pada Tuan James untuk membawaku kerumah Tuan. Sejak saat itu, Aku bekerja untuk Tuan. Tuan James mengajariku banyak hal. Dari bela diri, masak dan lainnya. Tuan Dito memberikan hidup yang layak untukku. Sungguh Aku sangat berhutang budi pada Tuan. Maka dari itu, Aku dedikasikan hidupku untuk Tuan bahkan tidak pernah berfikir untuk menikah hingga Aku menemukanmu". Ujar John menatap Eimear. "Mungkin awal pernikahan Kita sungguh aneh, tapi sekarang Aku sungguh mencintaimu Eimear. Maafkan Aku jika Aku selalu memprioritaskan Tuan dan Nyonya daripada Kamu. Aku harap Kamu bisa mengerti itu". John mencium ujung kepala Eimear dengan lembut.


"Aku juga sangat mencintaimu, Sayang". Eimear mengecup lembut bibir John.


"Tidurlah, Kau pasti lelah. Setelah acara pernikahan Nona Stefanie, Aku akan meminta cuti lalu Kita bisa pergi ke Ireland OK. Kamu pasti ingin mengunjungi makam keluargamu kan? Setelah dari sini Kita harus kembali dengan Tuan dan Nyonya pasti akan sulit untuk kembali kesini". John mengusap kepala Eimear.


"Sayang, terimakasih. Kamu memang suamiku yag terbaik. Aku mencintaimu John". Eimear memeluk John dengan perasaan bahagia.


Merekapun tertidur setelah beberapa saat setelah berbincang.


--------


"Sungguh menyedihkan, hanya Aku. yang tidur sendiri dan terpisah dengan Yarka". Ujar Tita yang menggigit selimutnya karena merasa iri pada semuanya.

__ADS_1


**Assalamualaikum Reader, jangan lupa untuk Like Komen vote sebanyak-banyaknya ya jika kalian suka dengan karya Author.


Jangan lupa juga mampir ke novel baruku " Tania (the tiger woman)". kisah seorang ilmuwan wanita yang hebat yang harus tiba-tiba memiliki kekuatan Harimau yang sangat kuat**.


__ADS_2