
Pagi hari pun datang. Hari baru kisah yang baru untuk semua makhluk dibumi. Semua orang telah bersiap untuk menjalankan aktivitas nya. Tidak dengan kedua pasangan yang sedang dimabuk cinta itu. Mereka masih menikmati bulan madu dadakannya.
"Kamu mau kemana?". Tanya Dito.
"Mau ke kamar mandi". Jawab Eriska.
Dito menggendong Eriska menuju kamar mandi.
"Aku tidak apa-apa. Kamu bisa menurunkan Aku". Ujar Eriska.
"Tidak apa-apa Aku tahu Kamu merasakan sakit. Tenanglah". Ujar Dito.
Setelah sampai di depan kamar mandi Dito menurunkan Eriska.
"Kamu bisa sendiri kan ke dalam?". Tanya Eriska.
"Bisa". Jawab Eriska masuk kedalam kamar mandi.
Didalam kamar mandi Eriska bergumam sendiri. "Astaga kenapa tubuhku seperti peta begini merah ditempat berbeda-beda". Ujar Eriska yang melihat hasil karya Dito Semalam.
"Memang dasar cowok mesum semalaman tidak mengizinkanku tidur nyenyak". Gerutu Eriska.
Eriska pun berendam di bathtub dengan air hangat Dan aromatherapy.
45 menit berlalu Eriska keluar dengan jubah handuk nya.
"Aku kira Kamu tertidur lagi di bathtub". Ujar Dito. "Kalau 10 menit lagi Kamu tidak keluar Aku akan masuk kedalam". Ujar Dito.
"Aku hanya berendam sebentar. Badanku lemas". Ujar Eriska.
"Apa masih sakit?". Tanya Dito.
"Sedikit. Tapi tidak apa-apa masih bisa berjalan". Ujar Eriska.
"Mau sarapan di kamar aja?". Tanya Dito.
Eriska hanya mengangguk.
Dito meraih telepon nya.
__ADS_1
"Antarkan sarapan ke kamar". Ujar Dito.
"Baik Tuan". Balas karyawan diujung telepon.
"Sini aku keringkan rambut mu". Dito menghampiri Eriska yang sedang mengeringkan rambutnya.
"Baik sekali suamiku ini". Ujar Eriska Tersenyum dalam pantulan kaca.
"Manjain istri kan bagus". Jawab Dito tersenyum.
"Rambut Kamu ini indah Banget Dan sangat wangi". Ujar Dito.
"Ah Kamu ini semua suka". Jawab Eriska.
"Iyadong Aku sangat suka semua dari Kamu termasuk badan polos Kamu". Jawab Dito.
"Dasar cowok mesum". Ujar Eriska meledek Dito dengan wajah yang merona.
"Kita akan pulang jam berapa?". Tanya Dito.
"Mungkin nanti siang". Jawab Eriska.
"Semua sudah siap dikemas. Kamu lupa ya Aku memiliki banyak karyawan". Ujar Eriska.
" oh OK OK nyonya Ratu". Ujar Dito mencium pipi Eriska.
Tak lama sarapan pun Tiba. Mereka melahap sarapannya lalu mereka keluar balkon untuk melihat pemandangan luar.
"Kita harus sering-sering deh datang kesini untuk berbulan madu". Ujar Dito.
"Jangan sering-sering juga lah bosan nanti". Jawab Eriska.
"Setelah pulang dari sini Aku ingin mengatakan pada Papa untuk cuti sementara. Sayang, kalau kita keliling Eropa mau tidak ? Aku ingin kembali ke Paris untuk sementara. Kamu juga belum cerita loh mengenai Dior". Ujar Eriska.
"Akan aku ceritakan nanti. Sekarang Aku sedang malas bercerita". Ujar Dito.
"Bagaimana soal jalan-jalan keliling eropa?". Tanya Eriska.
"Kita bicarakan nanti dengan Papa". Ujar Dito.
__ADS_1
Mereka pun melanjutkan perbincangan. Sejak hubungan mereka membaik, Mereka selalu bersama dengan penuh kebahagiaan. Berbincang mengenai banyak hal entah itu soal pekerjaan, soal masa depan mereka, sampai mengenang masa lalu.
Sudah pukul 12 siang. Eriska mendapatkan telepon dari Surya bahwa pesawat sudah siap. Dito Dan Eriska pun keluar dari kamar untuk berangkat menuju bandara.
"Selamat jalan Tuan Dan Nyonya. semoga selamat sampai tujuan". Ujar manager hotel yang mengantar Eriska Dan Dito keluar dari hotel.
"Terimakasih. Saya percayakan hotel ini kepada Kamu. jangan kecewakan saya". Ujar Eriska.
"Tentu nyonya". ujar Manager membungkukkan badannya sebagai penghormatan.
"Baiklah kami jalan dulu". Ujar Eriska kepada seluruh karyawan masuk kedalam mobil.
Didalam mobil
"Surya, bagaimana keadaan dari semua hotel?". Tanya Eriska.
"Semua dalam keadaan baik-baik saja nyonya. terutama yang di Yogya omzet meningkat 20%". ujar Surya.
"Saya berniat untuk cuti sementara. Apa Kamu bisa menghandle semua sendiri?". Tanya Eriska.
"Cuti nyonya?". Tanya Surya.
"Iya. Aku hanya ingin istirahat sebentar. Jika Kamu tidak.bisa menghandle semuanya sendiri, Aku akan panggil Tita untuk membantumu". ujar Eriska.
"Semua ada ditangan Nyonya. Saya hanya menjalankan perintah". ujar Surya.
"Baiklah nanti Saya akan mencoba menghubungi Tita untuk membantumu". ujar Eriska.
"Tita?? siapa Dia?". Tanya Dito.
"Oh Dia sepupu ku. Adik nya kak Vita". Ujar Eriska
"Oh Aku baru tahu Vita memiliki Adik". ujar Dito.
"Dia memang tidak tinggal disini. Dia sedang ada di Amerika. Dia sudah lama tinggal disana. Aku akan panggil Dia datang untuk membantu Surya mengelola Hotel untuk sementara". Jawab Eriska
"Oh Baiklah sayang". ujar Dito.
***Assalamualaikum Reader. Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh". Ayo jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ke teman-teman mu ya. Support kalian menjadi Semangat untuk Author untuk menulis setiap Episode nya.
__ADS_1
Salam manis dari Mrs. A***