Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
episode 118 (goes to Zürich)


__ADS_3

"Dasar Dito, gak pernah liat situasi". Gerutu Eriska sedang berjalan menuju dapur.


Rambut Eriska terurai sangat cantik. Ia sengaja mengurai rambutnya untuk menutupi cap kepemilikan yang Dito buat.


"Selamat pagi Nyonya". Sapa James


"Selamat pagi James. Apa yang akan Kamu buat untuk sarapan?". Tanya Eriska


"Nyonya mau sarapan apa?". Tanya James.


"American Breakfast sepertinya enak". Ujar Eriska.


"Baik Nyonya, segera saya buat". Ujar James.


James pun mempersiapkan untuk membuat sarapan


Eriska berjalan menuju halaman belakang. Ia berencana untuk olahraga. Eriska mengikat rambutnya Karena merasa risih berolahraga dengan rambut terurai.


Eriska mulai pemanasan lalu jogging diarea halaman belakang. Villa Liam sangat besar dan memiliki halaman yang luas. Maka dari itu Eriska tidak perlu keluar villa untuk jogging.


Tak lama Audrey menghampiri Eriska.


"Selamat pagi Eriska". Sapa Audrey.


"Oh hai selamat pagi Audrey". Ujar Eriska berhenti.


"Sangat rajin Kamu berolahraga. Pantas postur tubuhmu sangat bagus". Ujar Audrey.


"Aku olahraga untuk kebugaran saja". Ujar Eriska.


Mereka pun duduk di kursi. Terlihat Eriska berkeringat. Eriska mengelap keringatnya dengan handuk kecil. Audrey melihat pergerakan Eriska. Tak sengaja melihat cap kepemilikan di area leher Eriska.


Oh my God. Dior ganas juga ya. Ujar Audrey menahan tertawa.


Eriska melihat ekspresi Audrey yang menahan tertawa cukup bingung.


Kenapa dengan Audrey?. Tanya Eriska berbisik


Astaga Aku lupa dengan cap bodoh ini. Gerutu Eriska dalam hati.


Eriska berdiri. "Audrey, Aku pergi ke kamar dulu ya untuk mandi. Sebentar lagi sarapan". Ujar Eriska pergi terburu-buru.


Saat Eriska pergi Audrey tertawa.


"Hahahahahaha ternyata Dior ganas juga ya diranjang". Ujar Audrey masih tertawa melihat banyak cap kepemilikan ditubuh Eriska.


Ditempat lain Eriska berjalan cepat menuju kamar. "Gara-gara Dito ini. Aku jadi malu pada Audrey". Gerutu Eriska


Sampai di kamar, terlihat Dito kembali tengah tidur. Terdengar hentakan kaki yang keras. Dito terbangun.


"Kamu kenapa sih?". Tanya Dito.


"Gak apa-apa Aku mau mandi". Ujar Eriska kesal.


"Loh bukannya tadi sudah mandi? Rajin betul Kamu mandi. Disini kan dingin". Ujar Dito


"Suka-suka Aku lah". Eriska pergi meninggalkan Dito.

__ADS_1


Setelah 30 menit, Eriska keluar dengan keadaan segar kembali.


"Kamu malas banget sih mandi sana cepat. Tidak enak ditunggu Liam dan Audrey. James juga sudah membuat sarapan". Ujar Eriska ketus.


"Aku malas untuk bangun. Ayo sini". Ujar Dito


"No no Aku mau keluar". Ujar Eriska.


"Baiklah Aku akan siap dalam 20 menit". Ujar Dito.


"Lama! Aku kasih waktu 10 menit. Cepat". Ujar Eriska.


"Baiklah". Dito beranjak dari tempat tidur dengan gontai.


Setelah Dito masuk, Eriska menyiapkan pakaian untuk Dito. Ia memilih celana panjang Dan kaos Hitam lengan panjang.


10 menit berlalu benar saja Dito telah selesai mandi. Ia melihat pakaian yang sudah siap untuk dipakai. Eriska lebih dulu keluar.


"Istriku memang sangat manis". Ujar Dito memandang pakaian yang disiapkan Eriska.


Dito pun keluar setelah rapi.


Terlihat Liam, Audrey dan Eriska tengah menunggu Dito


"Akhirnya sang Raja hutan keluar". Ledek Liam. "Semalam habis olahraga ya sampai bangun telat". Liam meledek Dito.


Eriska nampak malu menggosok leher belakangnya.


Audrey yang melihat tingkah Eriska memberi kode pada Liam untuk diam


Liam dan Audrey bingung dengan apa yang dikatakan Dito. mereka saling pandang satu sama lain.


"Eriska selalu tertidur saat berendam jika terlalu lelah. untung Aku selalu menemukan tepat waktu, jika tidak mungkin Dia akan tenggelam didalam bathtub. hahahahahaha". ujar Dito tertawa.


"Dito". Ujar Eriska dengan tatapan mengintimindasi.


Dito menutup mulut nya. Sejak pagi Eriska lebih sering marah padanya.


Kenapa juga pada Eriska ini, biasanya juga tidak seperti ini? Bahkan di hotel lebih banyak orang nya daripada disini Tapi reaksinya sekarang lebih menyeramkan. Ujar Dito dalam hati.


"Ayo kita sarapan". Ujar Eriska berdiri mengajak semua untuk sarapan.


James telah mempersiapkan sarapan dengan rapi. Tertata 4 piring dengan makanan Khas Amerika saat sarapan.


Saat Eriska duduk dan melihat makanan, Ia merasa mual.


"Kamu kenapa sayang?". Tanya Dito khawatir


"Aku mual melihat makanan ini". Ujar Eriska mendorong piring nya.


"Loh kenapa? Biasanya Kamu suka?". Ujar Dito merasa bingung.


"Aku tidak tahu". Masih dengan mual-mual nya.


"Liam, Audrey maafkan Aku". Ujar Eriska.


"Kamu kenapa? Apa Kamu sakit?". Tanya Audrey khawatir.

__ADS_1


"Mungkin kelelahan". Ujar Eriska.


"Kamu mau sarapan apa?". Tanya Dito.


"Sayang, Aku tiba-tiba ingin waffle lalu diatasnya ditaruh ice cream rasa vanilla. Ah pasti enak". Ujar Eriska membayangkan apa yang Dia mau.


"Kamu ngaco deh. Biasanya tidak suka ice cream vanilla". Ujar Dito makin bingung.


"Pokoknya Aku mau itu". Ujar Eriska merengek


"Ada apa?". Tanya Liam


"Tidak apa-apa". Ujar Dito.


"James, John". Dito memanggil james dan John.


Merekapun datang menghampiri.


"Ada apa Tuan?". Tanya mereka berdua


"James buatkan waffle dan Kamu John belikan ice cream rasa vanilla. cepat". Ujar Dito.


"Ice cream? Pagi-pagi begini?". Tanya Audrey.


"Baik Tuan". Jawab James dan John


Mereka pun pergi mengerjakan apa yang Dito katakan.


"Untuk siapa Ice Cream pagi-pagi begini?". Tanya Audrey.


"Untuk Nyonya Eriska". Ujar Dito melirik Eriska. "Padahal biasanya Dia sangat tidak suka Ice cream vanilla".


"Aku lagi ingin aja". Ujar Eriska tertawa kecil.


"Kamu tuh aneh tau gak". Ujar Dito menarik hidung Eriska.


"Lepaskan! Tangan Kamu bau tau". Ujar Eriska kesal.


Dito mencium tangannya. Yang Ia cium bau sabun cuci tangan.


"Mana ada bau, Aku baru mencuci tanganku". Ujar Dito.


"Tapi bau nya gak enak". Jawab Eriska dengan wajah tidak suka.


"Kan Kamu sendiri yang beli sabunnya". Ujar Dito.


"Pokoknya gak suka! Kamu jangan pakai lagi jika mau menyentuhku". Ujar Eriska.


"Kamu benar-benar aneh deh". Ujar Dito merasa bingung dengan tingkah Eriska pagi ini.


***Assalamualaikum Reader. Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh ".


Support karya Author dengan Cara Vote sebanyak-banyaknya ya.


jangan lupa juga untuk Like Komen Dan Share ya.


salam manis dari Mrs. A***

__ADS_1


__ADS_2