Istri Cantikku Yang Angkuh

Istri Cantikku Yang Angkuh
episode 151


__ADS_3

Setelah makan siang, Eriska, Dito, Jessica dan James kembali pulang. Tita dan Surya kembali bekerja. Pukul 3 sore waktu Stefanie istirahat. Seperti kemarin, Stefanie datang ke ruangan Surya.


"Hello stone man". Sapa Stefanie yang masuk tanpa mengetuk pintu.


"Nona ada apa datang kemari?". Tanya Surya.


"Istirahat. Aku ingin tidur disini lagi". Ujar Stefanie yang berbaring disofa ruangan Surya.


"Nona Tita ada diruangan nya. Nona bisa istirahat disana". Ujar Surya yang berdiri dihadapan Stefanie.


"Ah Tita selalu menggangguku dengan bercerita soal Yarka. Aku sangat malas mendengarnya. Lebih baik disini tenang tidak ada yang menggangguku". Stefanie menutup wajahnya dengan topi Chef miliknya.


"Tapi Nona bisa beristirahat dikamar Nona". Jawab Surya.


"Sudahlah Surya Kamu diam Aku ingin beristirahat. Kamu kan lihat tadi Aku sibuk sekali di dapur Aku hanya ingin tidur sebentar saja". Ujar Stefanie yang masih menutupi wajahnya dengan topinya.


"Nona, nanti akan ada meeting diruangan Saya, jadi saya mohon untuk tidak beristirahat disini". Sahut Surya yang terus mencoba mengusir Stefanie.


Stefanie mengeram kesal. Ia berdiri lalu mencium bibir Surya. Sontak Surya kaget dengan apa yang dilakukan Stefanie.


"Nona, a...apa yang Anda lakukan". Surat merasa gugup.


"Kalau Kamu tidak diam, Aku akan menciummu lagi". Ujar Stefanie kembali berbaring dan menutupi wajahnya dengan topi. Dibalik topi itu Stefanie tersenyum begitu gembira karena telah mencium Surya.


Surya kembali duduk dengan perasaan yang bercampur. Ia sangat malu dan merona saat Stefanie menciumnya begitu lembut. Ia Berusaha fokus didepan layar laptop kembali namun sia-sia. Dia masih membayangkan ciuman dadakan itu.


"Sial! Kenapa jadi tidak konsen begini". Gerutu Surya.


Surya berdiri dihadapan Stefanie yang tengah tertidur. Surya mondar Mandir sambil menatap tubuh Stefanie.


"Perempuan ini. Sejak bekerja disini kenapa jadi agresive". Gerutu Surya.


Sampai ada yang mengetuk pintu ruangan Surya. Surya terkejut lalu berjalan menuju pintu. Saat dibuka ternyata itu Tita. Tita masuk lalu heran melihat seseorang tidur diruangan Surya.


"Surya, itu siapa?". Tita menunjuk seseorang yang tengah tidur.


"Nona Stefanie". Ujar Surya canggung.


"Ngapain Dia disini?". Tanya Tita heran.


"Katanya istirahat Nona. Dia malas kekamarnya jadi Dia datang kesini". Ujar Surya.


"Ih dasar aneh. Oh Iya ini berkas yang Kamu minta". Tita memberikan beberapa berkas pada Surya.


"Kenapa Nona yang kemari? Saya bisa datang keruangan Nona". Ujar Surya.


"Ahhh tidak apa-apa lagipula Kamu pasti sedang sibuk. Yasudah, Aku akan kembali keruanganku". Tita berbalik keluar dari ruangan Surya namun masih terpaku pada Stefanie.


"Si Stefanie biasanya keruanganku, kenapa sekarang malah tidur diruangan Surya?". Tita bertanya-tanya. "Ahhhh jangan-jangan si Stefanie lagi mencoba pendekatan dengan Surya". Ujar Tita tersenyum lebar. "Menarik. Yang satu wanita ceria, yang satu pria kaku seperti batu. Kalau jadian bagaimana Mereka menjalaninya ya??". Tita masih membayangkan saat Stefanie dan Surya berpacaran. Ia hanya tertawa membayangkannya.


••••••


Dirumahnya, Eriska sedang berenang ditemani Dito. Karena sudah menginjak usia kandungan 7 bulan, Eriska sudah diperbolehkan untuk beberapa olahraga termasuk berenang.


Dito dan Eriska berenang bersama. Mereka berenang ringan karena melihat Eriska yang sedang mengandung besar.


"Huft sangat payah! Aku benar-benar tidak kuat sekarang berenang didalam air begitu lama". Ujar Eriska dengan nafas yang cepat.


"Kamu kan membawa beban yang berat, jadi wajar tidak tahan didalam air lama-lama". Ujar Dito.

__ADS_1


Tiba-tiba Eriska menyentuh perutnya.


"Kenapa?". Tanya Dito Panik


"Tidak apa-apa. Anak kita bergerak". Ujar Eriska senang.


"Oh ya? Bagaimana rasanya?". Tanya Dito menyentuh perut Eriska juga.


"Geli. Seperti ada yang menggelitik perutku". Ujar Eriska.


"Sejak kapan Kamu merasakannya?".


"Sebenarnya Aku merasakan sejak 4 bulan. Tapi tidak terlalu berasa. Tapi semakin kesini semakin terasa pergerakannya". Ujar Eriska.


"Hey nak coba bergerak untuk Papa". Ujar Dito mengelus perut Eriska.


Dito merasakan gerakan anaknya itu. "Eh Dia bergerak". Ujar Dito bahagia.


"Sudah kita ke kamar yuk sudah satu jam kita berenang". Ujar Dito.


Dito memakaikan jubah handuk kepada Eriska. "Terimakasih sayang". Ujar Eriska tersenyum. Dito juga menggunakan jubah handuk nya. Mereka berdua jalan menuju kamar mandi khusus dekat kolam renang.


Dito dan Eriska mandi bersama. Mereka saling tolong untuk membersihkan tubuh mereka.


"Tubuhku jelek sekali jika begini". Ujar Eriska yang melihat perutnya yang besar.


"Siapa bilang? Kamu tetap seksi dengan perut besar itu". Dito merayu Eriska.


"Sudah ya mandinya. Nanti ada yang bangun bahaya jika lama-lama memandangi tubuhmu ini". Ujar Dito tertawa.


"Dasar pria mesum. Dari dulu mesum mu itu tidak hilang juga ya". Ujar Eriska.


"Sudah ah Aku tahu Kamu akan minta lebih dari ini". Ujar Eriska bergegas menggunakan jubah handuk nya.


Dito hanya tertawa mendengar apa yang Eriska katakan.


"Tunggu saja nanti malam". Bisik Dito ditelinga Eriska.


Eriska berjalan keluar lalu menjulurkan lidahnya kepada Dito.


Dito hanya tertawa melihat tingkah Istrinya itu.


Didalam kamar, Eriska sudah mengganti pakaian. Ia tak sengaja melihat kalendar dimeja nya.


"Apa???? Ahhh kenapa Aku bisa lupa begini. Lusa ulang tahun Dito. Heeemmmm apa yang harus Aku lakukan? Aku tidak pernah menyiapkan pesta ulang tahun siapapun apalagi ulang tahun laki-laki". Eriska bingung harus berbuat apa. Akhirnya Ia membuka chat group nya.


Ladies, lusa Dito ulang tahun. Apa yang harus Aku berikan?. Eriska memulai chat.


Buat pesta yang besar saja. Balas Jessica


Dito tidak suka pesta dan keramaian. Balas Stefanie.


Kita buat pesta kecil saja hanya sahabat dan keluarga. Pasti kak Dito suka. Balas Tita.


Ide Tita boleh juga. Tapi untuk gift apa yang harus Aku berikan?. Tanya Eriska.


Ahhhhh tubuhmu juga cukup. Hahahahahaha. Balas Jessica.


Yeeee Jessica mesum. Balas Tita.

__ADS_1


Jessica sejak kapan Kamu berfikir tentang memberi hadiah dengan tubuh?. Tanya Stefanie.


Jess yang benar saja tubuhku sudah dinodai olehnya sudah tidak layak jadi hadiah lagi. Hahahahahaha. Balas Eriska.


Kak, apa kalian sudah Cek kehamilan lagi?. Tanya Tita.


Belum. Kenapa?. Tanya Eriska


Lebih baik kakak Cek lalu USG. Biasanya usia kandungan 7 bulan si bayi sudah terlihat jenis kelamin apa. Jadikan saja itu sebagai hadiah. Balas Tita.


Ahhh benar juga ya. Jessica. Besok harus mengantarku Cek kehamilan OK. Balas Eriska.


Siap Nyonya. Jangan lupa bawa Jemmy. Balas Jessica.


Jemmy ??? Hahahahahaha kenapa panggilanmu tidak cocok sama sekali dengan tubuh kekar James. Balas Stefanie.


Terserah Aku dong. Balas Jessica dengan emoticon tertawa.


Oh ya sepertinya akan ada yang melepas masa jomblo juga nih. Balas Tita.


Siapa?. Tanya Jessica.


Siapa??? Semua sudah punya pasangan. Balas Eriska.


Hey kalian lupa siapa yang single diantara kita?. Balas Tita.


Stefanie. Jawab Jessica.


What? Stefanie punya pacar?. Balas Eriska.


Hey siapa yang bilang?. Balas Stefanie.


Aku melihat Dia tidur di kantor Surya. Hahahahahaha. Balas Tita.


What ??? Stefanie dan Surya?. Jessica terkejut.


Hahahahahahaha cocok!!!. Balas Eriska.


Hey Tita enak saja Kamu! Aku hanya menumpang tidur bukan berarti memiliki hubungan. Balas Stefanie.


Alah, biasanya juga kamu istirahat diruanganku. Kenapa sekarang jadi diruangan Surya. Balas Tita.


Owh owh Stefanie dengan Surya. Balas Jessica emoticon tertawa.


Ahhhh jangan-jangan yang bilang Kamu cantik itu Surya. Balas Eriska.


Apa??? Surya bilang Stefanie cantik??? Huh 3 tahun Aku menggoda nya tidak pernah dia bilang Aku cantik. Balas Jessica.


Hey bukan! Banyak yang mengatakan Aku cantik jadi Aku penasaran. Ujar Stefanie.


"Sial! kenapa mereka jadi membully ku?". Gerutu Stefanie.


Mereka masih saling mengejek Stefanie dan Surya. membuat Stefanie salah tingkah sendiri.


***Assalamualaikum Reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh". Jangan lupa Vote sebanyak-banyaknya ya untuk memberi dukungan pada Author.


apakah kejutan yang diberikan Eriska akan berhasil membuat Dito terkejut? jangan lupa terus membaca setiap episode nya ya...


Salam manis dari Mrs. A***

__ADS_1


__ADS_2