
"Sayang, Kamu kenapa tidak bilang padaku soal akan ada anggota Dewan dari Perancis yang akan datang menginap di hotelmu?". Tanya Dito.
"Mereka kan tamu hotel kenapa harus bilang padamu? jika semua tamu hotel Aku katakan padamu akan ada ratusan yang harus Aku jabarkan". ujar Eriska.
"Bukan soal itu sayang, soal menghidangkan makanan untuk mereka. Aku tahu Persis mereka tidak suka makanan jika tidak sesuai selera mereka. Surya memberi tahu masalah itu". Ujar Dito.
"Ish dasar si Surya kenapa mulutnya tidak bisa dijaga". Gerutu Eriska kesal.
"Aku cuma tidak ingin merepotkanmu". ujar Eriska
"Aku memang tidak ingin masak lagi untuk membuat bisnis, Tapi untung sekali-sekali tidak apa-apa apalagi bisa menolong Kamu. Aku akan sangat bahagia". ujar Dito.
"Iyakah?". Tanya Eriska
"Betul sayang. ya anggap saja hadiah Semalam". ujar Dito tersenyum genit.
Eriska memukul bahu Dito. " dasar mesum ".
Tak lama Surya kembali bersama pramugari.
" Silahkan Nyonya". ujar pramugari meletakkan makanan Dan minuman di meja.
Eriska hanya mengangguk pelan.
"Kamu mau?". Tanya Eridakypad Dito.
" Aku sudah tadi". jawab Dito.
Sambil makan, mereka bertiga saling berbincang masalah hotel Dan lainnya.
Dua jam berlalu, akhirnya mereka sampai Di Ibu Kota.
Team Pilot Dan pramugari memberikan salam perpisahan.
Mereka berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan.
"Kita langsung pulang saja". ujar Eriska.
"Baik Nyonya". ujar Driver.
45 menit berlalu, sampailah dirumah.
__ADS_1
"Surya Kamu bisa kembali kerumahmu". ujar Eriska.
"Baik Nyonya". Surya pun pamit untuk pulang.
"Assalamualaikum". Dito mengucap salam
"Waalaikumsalam. Akhirnya kalian sampai. Bagaimana keadaanmu Dito?". Tanya Birowo.
"Alhamdulillah baik Pah. Eriska menjagaku dengan baik". ujar Dito melihat pada Eriska.
Eriska hanya tersenyum.
"Yasudah kalian bisa istirahat dulu dikamar". ujar Birowo.
"Yasudah kami masuk dulu ya Pah". ujar Eriska.
Dito Dan Eriska pun berjalan menuju kamar.
sampai di kamar, Dito merebahkan badannya di atas tempat tidur.
"Akhirnya bertemu tempat tidur nyaman ini juga". ujar Dito tertawa.
"Untuk melakukan sesuatu apakah nyaman juga?". Ujar Dito yang sudah ada diatas Eriska.
"Mesum. cepat menyingkir". ujar Eriska mendorong badan Dito.
"Nyonya Eriska yang angkuh ini ternyata pemalu juga ya". gurau Dito.
"Sudah ah Aku mau mandi dulu". Eriska beranjak dari tempat tidur.
"Mau dimandiin gak?". Tanya Dito
"No thanks. Kalau Kamu yang mandiin akan selesai 2 jam". Ujar Eriska.
Dito hanya tertawa dengan apa yang dikatakan Eriska.
"Gara-gara Semalam, Dito makin genit aja". Ujar Eriska yang merona.
Eriska pun menyegarkan tubuhnya. selesai mandi, Ia keluar dengan T-shirt Dan celana pendek.
"Dia sedang tidur". ujar Eriska tertawa kecil.
__ADS_1
Eriska duduk dibibir tempat tidur memandangi Dito yang tengah tidur pulas.
"Chubby sekali pipinya". Eriska menusuk-nusuk pipi Dito dengan jarinya. "Lucu jika tidak menyebalkan". ujar Eriska tertawa kecil.
"Kalau kita punya anak, pasti lucu jika seperti dia memiliki pipi yang tembem". Eriska membayangkan memiliki bayi yang lucu.
"Khhmmm jika ingin memiliki bayi harus usaha dulu dong". ujar Dito yang tiba-tiba bangun.
"Ka.. kamu sudah bangun". Ujar Eriska yang terbata-bata malu dengan apa yang Dia katakan.
"Bagaimana Aku tidak bangun, Kamu menusuk-nusuk pipi ku". ujar Dito.
Eriska beranjak dari duduknya namun ditarik oleh Dito hingga badannya terjatuh diatas badan Dito.
"Mau kemana? Sudah membuatku bangun lalu pergi? sungguh tidak bertanggung jawab". Ujar Dito.
"Ka... kamu mau apa?". ujar Eriska gugup.
"Aku mau memakanmu". Ujar Dito menciumi wajah Eriska.
"Lepas aaaa". ujar Eriska mencoba melepaskan diri.
"Ssssttttt diam". ujar Dito.
Dito membalikkan badan Eriska yang awalnya diatas jadi di bawah.
"Dito mesum lepaskan Aku". Eriska memberontak.
"Suruh siapa Kamu membangunkanku? sekarang Kamu harus tanggung jawab". ujar Dito.
Eriska pun menyerah dengan Dito karena tenaga nya jauh kalah daripada Dito.
Hingga yang terjadi maka terjadilah.
"Uh dasar mesum". ujar Eriska.
"Tidak apa-apa aku mesum pada istriku sendiri". Ujar Dito.
***Assalamualaikum Reader, Terimakasih karena telah setia membaca novel "Istri Cantikku Yang Angkuh". Jangan lupa untuk Like Komen vote Dan Share ya. Dukungan kalian membuat Author Semangat untuk terus menulis.
Salam manis dari Mrs. A***
__ADS_1