
Malam telah berganti pagi, harapan baru akan dimulai. Pukul 8 pagi Eriska terbangun dari tidurnya. Ia merasa sakit kepala. Ia duduk Dan sedikit memijat kepalanya.
Dito datang dari kamar mandi.
"Selamat pagi Istriku. Kamu sudah bangun". Dito berjalan menghampiri Eriska lalu memberikan nya air minum Dan Eriska menerima nya.
"Kenapa saya ada di kamar? Seingat Saya semalam saya di bar". Eriska mencoba mengingat kejadian Semalam.
"Iya Kamu mabuk parah pelayan meneleponku lalu Aku bawa Kamu kembali ke kamar". Ujar Dito.
"Kenapa mataku seperti sembab? Apa Aku menangis semalam?". Tanya Eriska.
"Oh itu iya Kamu Semalam menangis memohon padaku untuk mencintaimu. Bahkan Kamu hampir membuka bajumu meminta kkhhmmm itu". Ujar Dito berbohong
" Apa???? Huh mana mungkin! Jangan mimpi". Ujar Eriska gelagapan.
"Sayang Aku tidak merekamnya semalam". Dito menggelengkan kepalanya.
Dito mendekati Eriska menyentuh pipinya lalu mencium bibir Eriska. Entah mengapa pikirannya menolak namun tubuhnya membiarkan Dito mencium nya.
Tubuh sialan. Gerutu Eriska.
"I love you". Dito memeluk Eriska.
Eriska merasa tenang saat dipeluk Dito. Ia hanya diam saat Dito memeluknya.
"Berhentilah untuk minum minuman keras. Jika Kamu merasa sedih Kamu bisa datang padaku". Ujar Dito masih memeluk Eriska.
Tiba-tiba Eriska merasa marah Dan melepas pelukan Dito. "Tidak perlu mengasihani saya. Saya tidak butuh". Eriska turun dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi.
Eriska pergi mandi untuk menyegarkan diri. Ia keluar dari ruang ganti sudah terlihat lebih fresh meski matanya masih sembab sedikit.
Dengan menggunakan jumpsuit pendek Dan natural make up. Ia berjalan menuju tempat tidur mengambil ponsel nya.
"Nih kopi buat Kamu". Dito memberikan secangkir kopi untuk Eriska. "Kamu mau sarapan di kamar apa gabung dengan yang lain?". Tanya Dito.
__ADS_1
Aduh lagi sembab gini mana bisa keluar kamar. Gerutu Eriska dalam hati.
"Dikamar aja". Ujar Eriska datar.
"Ok Aku akan turun membuat sarapan untuk Kamu". Dito hendak pergi.
"Tunggu, jika Kamu bertemu Papa bilang Aku ingin pulang setelah sarapan". Ujar Eriska.
"Oh OK. Ada lagi?". Tanya Dito.
"Tidak". Ujar Eriska.
Dito pun pergi keluar kamar.
Sampai di restaurant terlihat keluarga sudah berkumpul termasuk Jessica dan Stefanie.
"Assalamualaikum". Sapa Dito
"Waalaikumsalam". Jawab yang lain
"Loh kok sendiri ? Eriska mana?". Tanya Raisa
"Eriska sakit?". Birowo khawatir.
"Cuma sakit kepala aja Pah". Jawab Dito.
"Oh ya Om, Eriska bilang Dia mau pulang setelah sarapan. Dia bosan tinggal di hotel". Ujar Dito.
"Om? Siapa yang Kamu panggil Om ?". Tanya Birowo. "Kamu sekarang kan menantu saya, masa panggil Om. Panggil Papa". Ujar Birowo tersenyum.
"Oh iya Papa". Ujar Dito. "Jadi bagaimana?". Tanya Dito.
"Ya kalau Eriska sudah mau pulang kita mau berbuat apa?". Tanya Birowo.
"Yasudah Aku mau ke dapur dulu ya mau buat sarapa untuk Eriska". Ujar Dito.
__ADS_1
"Ya ampun, beruntung nya Eriska nikah sama Dito, setiap hari dimasakin. Tuh Mas Tian, lihat Dito begitu perhatian sama Eriska". Vita menyindir Tian.
"Sepertinya Aku harus berguru pada Dito nih". Ledek Tian.
" hahahahahaha mas bisa aja. Yaudah Dito permisi dulu". Dito hendak pergi Tapi dipanggil Stefanie.
"Dito". Teriak Stefanie melambaikan tangan.
" ya". Dito menghampiri.
"Where is Eriska?". Tanya Stefanie.
"She's in our room". Ujar Dito.
"Apa yang terjadi pada dia?". Tanya Stefanie
"dia minum Semalam jadi dia merasa sakit kepala". Ujar Dito.
"Apa minum?". Jessica Sedikit berteriak.
"Jess jangan keras-keras". Ujar Dito berbisik
"Aku gak enak sama Papa. Jangan sampai Dia tahu Eriska suka minum". Ujar Dito.
"Aku ke dapur dulu ya. Oh ya Eriska mau pulang setelah sarapan". Dito pergi berlalu.
"jess, kenapa Eriska tidak mengajak kita untuk minum? Dia minum sendiri? Itu bukan dia". Ujar Stefanie.
"mungkin dia teringat Mamanya, Dia selalu minum sendiri ketika sedih". ujar Jessica merasa sedih.
Aku sudah tidak khawatir lagi sekarang saat Kamu minum sendiri, karena Ada Dito disisimu. Bahagialah Eriska. Kamu sangat Berhak untuk bahagia. Ujar Jessica dalam hatinya.
***Assalamualaikum reader. Terimakasih karena telah setia membaca novel " Istri Cantikku Yang Angkuh". Jangan lupa untuk Like Komen vote, Share dan ikut group Author ya.
Jangan lupa juga untuk membaca novel pertama Author "Rain...".
__ADS_1
Selamat menjalankan Ibadah Puasa untuk para Reader.
salam manis dari Mrs. A***