Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat

Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat
Keajaiban Dunia


__ADS_3

Karna keadaan Santi dan bayi sudah membaik, Mereka pun sedang bersiap untuk pulang ke rumah mereka.


Santi bersandar pada headboard tempat tidurnya seraya memperhatikan suaminya yang sibuk membereskan barang-barang mereka untuk di bawa pulang . Ia selalu melemparkan senyum ke arah Barley yang sesekali melirik ke arahnya dengan tatapan mesranya.


Santi merasa bahagia melihat sang suami yang bersedia meluangkan waktu Bekerjanya demi mengurusi dirinya dan juga putra-putri mereka selama di rumah sakit.


Padahal ia tahu sendiri jika Barley begitu sibuk.


Ruangan tersebut sudah di penuhi dengan suara canda tawa dari kedua daddynya. Yang selalu ribut menunggu giliran untuk menggendong tuan putri mereka.


Kali ini Andhra juga ikut dalam antrian menggendong bayi tersebut.Yang membuat suasana semakin riuh oleh canda tawa, mereka merasa lucu melihat Andhra yang begitu posesif dengan adiknya.


Tak hanya kedua Daddy Barley, kedua orang tua Santi juga ikut mengantar kepulangan mereka.


Mereka semua berkumpul di sofa bercerita sambil menimang cucu mereka secara bergantian.


Yang tak kalah sibuk adalah Andhra, ia mengikuti kemana saja orang membawa adiknya. Andhra takut jika adiknya tersebutdi bawa ke Milan oleh sang Kakek.


Setelah mengepak barang-barang mereka, Barley menyiapkan kursi roda untuk istrinya.


Ia pun mengenakan jubah untuk menghangatkan tubuh Santi.


Santi memang sudah bisa bergerak, Namun Barley tak mengizinkan istrinya tersebut melakukan aktifitas apa pun sendiri, terkecuali makan dan minum, serta menyusui putri mereka.


Setiap ingin ke kamar mandi, Barley selalu siap dan sedia menemani istrinya.


Barley juga tak mengizinkan siapa pun untuk memandikan istrinya, termasuk ibunda dari Santi. Karna menurutbya hanya ia yang boleh melihat tubuh istrinya.


Setelah mengenakan jubah untuk istrinya, dengan lembut ia menyisir rambut Santi.


Santi tersenyum ketika tangan kekar sang suami menyentuh rambutnya,, "Sayang apa kau tak merasa repot mengurusi ku seperti ini? " tanya Santi.


"Ehm, repot? kau saja tak pernah merasa repot melayani ku kan? selain itu aku juga tak pernah mendengar mu mengeluh atau pun merasa kerepotan selama mengandung ke dua anak ku, selama sembilan bulan lamanya, lalu kenapa aku harus merasa repot mengurusi mu seperti ini," jawab Barley spontan.


Santi menoleh ke arah belakang menatap suaminya dengan tatapan berembun . Ia pun tersenyum ke arah Barley.


"Kenapa kau memandang ku seperti Sayang? " tanya Barley seraya menempelkan kedua pipi mereka dari arah belakang Barley memeluknya.


"Ah tidak, terkadang aku merasa seperti mimpi, Seorang wanita biasa sepertiku bisa menikah dengan pria yang luar biasa seperti mu, Kau sungguh membuat ku begitu bearti Sayang," ucap Santi sambil menitikan air mata ketika Barley mencium salah satu pipinya dengan lekat.


"Karna kau memang berarti bagi ku, " sahutnya sambil mengecup kening istrinya.


Meski Andhra melihat kemesraan kedua orang tuanya tersebut.Namun ia hanya tersenyum.Sekarang ia mengerti, bukan hanya dirinya yang mencintai Mommy-nya, Daddy-nya pun sangat mencintai mommy tersebut.


Andhra yang biasanya selalu cemburu kini bisa menyesuaikan diri, justru kini ia lebih cemburu terhadap adiknya.


Andhra tak ingin adiknya di bawa oleh tuan Marco.Karna itu ia lebih menjaga adiknya dari pada mengurusi urusan kedua orang tuanya.


Mereka pun pulang ke rumah. Santi bersandar pada bahu suaminya yang sedang menyetir.

__ADS_1


Sementara putri mereka di gendong oleh Asti.


setibanya di rumah Santi mendapatkan surprise kembali.


Mobil Barley berhenti tak jauh dari teras rumah mereka. Seketika Santi syok melihat suasana rumah yang terasa berbeda.


"Sayang! apalagi ini? " tanya Santi yang takjub melihat gapura raksasa yang terbuat dari ribuan balon.Pada gapura tersebut terdapat tulisan dari balon plastik dengan ucapan selamat datang Nyonya dan tuan putri dari tuan Barley.


"Ehm, tak apa hanya penyambutan kecil untuk kedatangan ratu dan tuan putri di rumah ini," jawab Barley seraya mendorong kursi roda istrinya.


"Ehm, Sayang aku rasa ini terlalu berlebih. Tanpa penyambutan seperti ini, aku tahu jika kau mencintai ku," ucap Santi seraya menyentuh tangan Barley yang mendorong kursi rodanya.


Ehm, Barley hanya mengguman.


Ia tetap mendorong kursi roda.Namun, Santi kembali melihat ke arah pintu rumah mereka terdapat gapura yang berbeda. Meski juga terbuat dari balon.


Kali ini gapura tersebut di bentuk dari ribuan balon dengan menyerupai menara Eiffel.


Santi menutup mulutnya ketika membaca tulisan pada gapura tersebut.


Seketika air matanya menetes.


"Sayang apa kau lupa hari ini hari apa? " tanya Barley sambil memeluk Santi dari belakang.


"Maaf aku lupa Sayang, "ucap Santi.


Happy Anniversary, ucap Barley ia pun menghadap ke arah Santi sambil berlutut di depan kursi roda istrinya, kemudian mencium kedua belah pipi istrinya.


"Happy Anniversary Sayang, hiks hiks." tangis Santi haru seraya memeluk suaminya tubuhnya pun berguncang.


Barley mencium pipi sang istri yang meluknya haru.


"Kenapa kau menangis Sayang. Aku berikan kejutan istimewa seperti ini untuk membuatmu bahagia bukan untuk menangis," ucapnya sambil mengusap punggung istrinya.


"Aku bahagia Sayang bahkan terlalu bahagia hingga aku menangis, hiks hiks hiks. " Santi.


Para orang tua mereka tersenyum bahagia menyaksikan kedua sejoli tersebut yang terlihat bahagia dan penuh cinta.


Barley mengurai pelukannya kemudian menakup Kedua telapak tangannya pada pipi Santi, ia pun menghapus air mata Santi kemudian mencium lekat kening istrinya.


"Terima kasih Sayang. Selama tujuh tahun ini kau tetap setia mendampingi ku dalam suka dan duka," ucap Barley sambil berlutut menggenggam kedua telapak tangan Santi kemudian menciumnya.


Hiks hiks hiks , Santi semakin haru ia tak lagi dapat berkata-kata. Tubuhnya terguncang sambil menghapus air mata bahagianya.


Aku yang harusnya berterima kasih sayang. Kau tetap setia kepada ku meski ku tahu banyak sekali wanita di luar sana yang ingin memiliki mu, aku bahagia bisa mendampingi mu, semoga kita tetap akan bersama sampai maut yang memisahkan hiks hiks hiks, ucap Santi haru. Ia oun kembali memeluk suami dengan penuh kasih sayang.


"Aamiin," sahut mereka semua.


Setelah Beberapa saat mereka pun kembali mengurai pelukannya.

__ADS_1


Seseorang datang membawa kue Tar setinggi satu meter yang menyerupai bentuk menara Eiffel.


"Happy Anniversary, Tuan dan Nyonya, semoga rumah tangga kalian berdua selalu di liputi kebahagian dan keceriaan," ucap salah satu asisten.


"Aamiin terima kasih ya atas doanya," ucap Santi.


Melihat kue tar yang besar dan panjang Andhra pun berlari ke arah keduanya.


"Mommy, ayo potong kuenya.Andhra ingin mencoba rasanya menara Eiffel," tutur Andhra dengan polos.


"Mommy juga belum pernah merasakan bagaimana rasanya menara Eiffel."


"Ayo kita coba," cetus Santi.


Barley sudah menyiapkan pisau panjang untuk memotong kue tersebut.


"Ayo kak andhra juga ikut potong kuenya," ajak Santi.


Dengan semangat Andhra ikut mereka memotong kue tersebut


Tepuk tangan meriah mengiringi mereka.


"Happy Anniversary, Barley- Santi," ucap Ketiga orang tua mereka.


Mereka ikut bahagia melihat pernikahan tersebut telah bertahan selama tujuh tahun.Meski dari awal pernikahan mereka begitu banyak masalah yang menimpa bahtera rumah tangga mereka.


Setelah mengucap selamat, secara bersama mereka pun menikmati kue tar yang berbentuk seperti miniatur menara Eiffel.


Barley menyuapi Santi kue tar tersebut.


"Ehm, Sayang Kenapa anniversary kali ini kau mengambil tema menara Eiffel? " tanya Santi.


"Karna aku ingin salah satu keajaiban dunia hadir di sini untuk melihat kebahagian kita," ucap Barley sambil memeluk Santi dari belakang.


"Ehm, Tapi menurutku, keajaiban dunia itu adalah kau sayang!" sahut Santi.


"Kenapa kau bisa bicara seperti itu? " tanya Barley.


"Karna kau adalah satu-satunya hal terunik dan paling berharga yang Tuhan ciptakan untuk ku," papar Santi.


Barley tersenyum.


"Baru kali ini aku merasa tersanjung atas pujian seorang wanita, apa karna wanita tersebut adalah bidadari yang Tuhan turun dari kayang hanya untuk ku," ucap Barley seraya tersenyum.


"Hm mungkin," sahut Santi Sambil mencolet hidung Barley yang tersenyum mesra menatap kearah nya.


Mereka pun tertawa bersama membaur dengan anggota keluarga yang lainya.Sepasang suami istri tersebut berbahagia hingga penghujung hari mereka, sampai keduanya menutup mata pun keduanya berpelukan seraya tersenyum.


Semoga kebahagian selalu hadir pada keluarga mereka, begitupun untuk kita semua Aamiin.

__ADS_1


Bersambung. Maaf jikalau ada typo ya reader. terima kasih atas saran dan dukungannya.Semoga kita semua Selamat dan selalu di beri kebahagian. wassalam


Ada toke di kejar kingkong , bagi vote dong!


__ADS_2