Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat

Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat
Ujian Cinta


__ADS_3

Waktu terus berlalu


,


Asyia kini berasa di semeter akhir di jurusan kedokteran. Sementara Andhra juga masih berada di Milan.


Asyia berada di meja belajar, sedang memperdalam ilmu yang ia miliki.


Waktu menunjukan pukul sepuluh malam dan Ia sudah mulai mengantuk sudah beberapa kali ia menguap. Namun, rasanya tak sah jika ia belum menerima telpon dari Andhra sebelum ia tidur.


"Andhra kok belum nelpon juga sih. Udah ngantuk nih. Mana besok pagi-pagi harus bangun pagi karena ada praktek di rumah sakit lagi. "


Asyia kembali menatap smartphone dengan mata yang sendu.


Tret... seketika matanya membelalak sempurna ketika melihat panggilan masuk dari Andhra.


Dengan segera Asyia mengangkat telpon tersebut.


"Hallo Ndra. Kamu kenapa lama sekali nelpon aku?"


"Maaf aku tadi buru-buru mandi. Jadi ngak belum sempat nelpon kamu. " Andhra.


"Ehm, emang kamu buru-buru mau kemana? "tanya Andhra.


"Aku mau ke Panama. Ada pertemuan antara eksekutif bisnis di sana. "


"Ehm, udah jadi ekesekutif bisnis rupanya ya. "


"Ya begitulah. Kapan kamu wisuda? "tanya Andhra sambil menyetir.


"Bulan depan Ndra. "


"Ya sudah kalau gitu bulan depan aku pulang untuk melamar kamu." Andhra.


"Tapi setelah selesai kuliah aku harus ambil pendidikan profesi untuk jadi dokter Ndra.Setelah itu sambil jalani profesi aku sebagai dokter, aku akan kuliah jurusan spesialis jantung. "Asyia.


"Ambil jurusan spesialis nya di sini saja,bersama ku di Milan setelah kita menikah. " Andhra.


Asyia tersenyum, Bahagianya setelah penantianya selama empat tahun. Akhirnya ia dan Andhra sebentar lagi akan menikah.


" Tapi Ndra, kamu sudah bilang sama orang tua kamu tentang rencana kita? "


"Belum sih. Aku mau bikin kejutan sama mereka. Pulang-pulang ternyata aku sudah punya menantu pilihan untuk mereka. " Andhra.


"Kamu yakin orang tua kamu ngak akan jodohin kamu dengan orang lain Ndra? "


"Ngaklah. Aku sudah bilang sama mereka kalau aku ngak mau di jodoh-jodohin sama mereka. " Andhra.


Asyia tersenyum.


"Aku selalu menunggu kamu Ndra. Jadi aku berharap penantian ku tak akan sia-sia. " Asyia.


"Aku juga berharap begitu. Kamu tetap Asyia yang dulu. "


"I love you Ndra. "


"I love you too. "


Keduanya mengungkapkan perasaannya yang terdalam, meski hanya ungkapan sederhana dengan kata universal.


"Kalau gitu aku tutup telponya, di sana pasti sudah hampir larut malam kan? "

__ADS_1


"Ehm, kita sambung di alam mimpi saja Ndra. "


"Aku ngak bisa mimpi sekarang Syia. Di sini masih sore. "


"Ya sudah, selamat sore Andhra. "


"Selamat malam Asyia. "


Keduanya pun mengukir senyum di belahan bumi berbeda.


Asyia kembali menuju tempat tidurnya, berharap bermimpi indah tentang jantung hatinya tersebut.


***


Mobil Andhra melaju di jalan raya bebas hambatan. Tiba-tiba di depannya ada sebuah tronton lewat dan sebuah mobil menyalip di depan mobil tersebut.


Mobilnya yang menyalip tersebut tak melihat ada tronton Yang sedang melaju berlawanan arah dengan mereka, karna mobil tersebut laju, tanpa bisa menghindar mobil itu menabrak tronton hingga mobil terdorong dan mengenai mobil Andhra.


Shett... Andhra coba mengerem mendadak untuk menghindari mobil tersebut, Namun, tabrakan beruntun tak dapat di hindari lagi. Mobil Andhra juga menabrak dan di tabrak dari belakang. Kuatnya guncang membuat mobil ringsek dan Andhra sampai terlempar dari pintu mobilnya yang terlepas dari body mobil,ia langsung tergeletak dengan kepala berdarah membentur Aspal.


****


"Andhra! Hua Hua hua" seketika Asyia tersadar dari mimpinya ia pun langsung duduk dengan nafas yang terengah-engah.


Asyia memperhatikan sekitarnya." Ah ternyata hanya mimpi," dengusnya sambil mengusap wajahnya yang di penuhi oleh keringat.


Ia pun melirik petunjuk waktu yang menunjukkan pukul empat pagi.


Asyia segera bangkit karna sebentar lagi Azan subuh berkumandang dan pagi-pagi sekali ia harus menuju rumah sakit.


Meski khawatir dengan mimpinya, tapi Asyia percaya, selama jantungnya berdetak tak akan terjadi sesuatu pada Andhra. Lagi pula di tempat Andhra berada saat ini waktu masih berada pada tengah malam. Asyia tak mau mengganggu Andhra yang beristirahat.


Asyia pun bersiap menunaikan sholat subuh, kemudian mempersiapkan diri untuk magang di rumah sakit.


***


Keluarga Barley langsung mengadakan penerbangan menuju kota Panama. Sang putra mahkota terlibat kecelakaan beruntun sekitar 1 kilo meter dari pusat kota.


"Hiks hiks, Daddy. Semoga tak terjadi sesuatu pada putra kita, "tangis Santi dalam pelukan Barley.


"Iya, Mommy. Kita berdoa saja. "Barley.


***


Santi dan Barley berada di ruang perawatan Andhra, Sudah tiga hari Andhra tak sadarkan diri, pasca operasi di kepalanya.


Dokter yang menangani Andhra meminta keluarga Andhra untuk menemuinya di ruangan. Mereka pun berdialog dalam bahasa Inggris.


"Bagaimana dengan keadaan putra Kami dokter? " tanya Santi.


"Pasien mengalami trauma kepala yang cukup parah, hingga sebagian memori ingatannya akan hilang. "Dokter.


Hah. Santi dan Barley saling menatap dengan tatapan berembun.


"Apakah ingatannya bisa pulih kembali? "


"Mungkin seiring berjalannya waktu, ingatannya akan pulih dengan sedia kala, " ucap dokter tersebut.


"Lalu berapa lama masa pemulihan luka-lukanya dokter? " tanya Santi.


"Sekitar enam bulan." Dokter.

__ADS_1


Santi kembali bersedih, ia takut kejadian tersebut sama dengan apa yang pernah dialami oleh sang suami.


'Ya Tuhan semoga tak terjadi pada putra ku,' batin Santi.


"Andhra hiks hiks hiks," tangis Santi , karena terlalu lemah dan lelah di tambah dengan keadaan Andhra yang membuatnya shok, Santi pun pingsan seraya memeluk Barley.


"Mommy! sabar mommy !" Barley.


***


Setelah empat hari di rawat secara intensif


Andhra mulai membuka matanya. ia pun melihat keadaan sekitarnya dengan Aneh.


"Andhra kau sudah sadar Nak? "tanya Santi sambil mengusap kepala Andhra.


Andhra menatap Santi dengan tatapan Aneh.


"Sayang ini mommy Nak, kamu tak mengenali mommy? " tanya Santi dengan tatapan berembun.


Andhra coba mengingat, tapi kepalanya terasa sakit.


Esh, ringisnya seraya menyentuh kepalanya yang di perban.


Santi terlihat sedih dan kecewa, ia pun menghampiri Barley.


"Daddy, putra kita tak mengenali kita," ucap Santi dengan sedih.


Barley memeluk Santi, coba untuk menenangkan istrinya, meski sebenarnya ia juga khawatir, "Sabar mommy Andhra perlu waktu untuk mengingat semuanya, yang penting putra kita selamat mommy. " Barley.


"Hiks, semoga saja Daddy. Mommy begitu sedih melihat Andhra seperti ini. " Santi.


"Kita berdoa saja. Putra kita anak yang baik, Tuhan pasti menolongnya. Suatu saat ingatan Andhra pasti segera pulih. " Barley.


Aamiin


***


Di belahan bumi yang lainya.


Arief sedang memimpin rapat dewan direksi. Ia akan beralih memimpin perusahaan Hasta Raja Prawira yang selama ini di pimpin oleh Barley. Karena rencananya Barley akan fokus pada pengobatan Andhra.


Arief berbicara di depan peserta rapat.


"Berhubung saya di minta untuk memimpin perusahaan Hasta Raja Prawira untuk sementara waktu, Jadi kepemimpinan perusahaan PT Sabar kontraktor group ini untuk sementara waktu, akan di pimpin langsung oleh putra saya yang bernama Rafassya Alfarezel Afkar. Anda bisa manggilnya dengan panggilan Raffa. Saya harap kalian bisa berkerjasama dengan baik. "


Semua peserta menyimak dengan antusias, seorang pemimpin muda, tampan dan berkarisma ada di hadapan mereka saat ini.


"Raffa perkenalkan dirimu. " Arief


"Selamat pagi semua. Perkenalkan nama saya Raffa lulusan universitas teknik Sipil di salah satu universitas di Jepang. Saya harap anda bisa bekerja sama dengan saya. karena ini pertama kalinya saya memimpin perusahaan ini, saya harap anda tak sungkan memberi saran ataupun menyampaikan koreksi dari keputusan yang saya buat, demi kemajuan perusahaan ini," tutur Raffa dengan bersahaja.


Arief tersenyum seraya menepuk pundak Raffa. Ia bersukur memiliki putra yang rendah hati seperti Raffa.


***


Sudah beberapa hari Asyia menanti kabar dari Andhra. Memang keluarga mereka tak ada yang tahu jika mereka berdua merencanakan pernikahan setelah Asyia selesai menjalani pendidikan profesinya sebagai dokter. Beberapa kali coba menghubungi Andhra tapi selalu saja panggilannya berada di luar jangkauan.


Asyia pun semakin gelisah.Namun ia yakin jika Andhra akan memenuhi janjinya.


Bagaimana kisah cinta Asyia dan Andhra.

__ADS_1


Bersambung dulu ya a reader, moga tetap setia hingga cerita ini tamat.


Assalamu'alaikum wr. wb


__ADS_2