Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat

Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat
Flashback 1


__ADS_3

Tuan Marco mendekati Barley dan menjabat tangannya.


Barley !"ucap Barley memperkenalkan dirinya seraya menghentak tanganya.


"Marco!"ucap Marco seraya menatap iris kecoklatan dari mata Barley yang hampir sama dengan iris matanya.


Barely bersikap acu tak acu ia pun menarik tangan Santi pelan.


Tak ada yang bisa menyentuh istrinya saat itu, meski hanya untuk berjabat tangan.


Santi dan Barley menuju kursi tempat mereka duduk.


Kini tatapan Marco tak beranjak dari mentap wajah Andini hingga membuatnya salah tingkah.


Sementara tuan Hasta masih di kerumuni rekan-rekan bisnisnya.


"Daddy, ayo kita duduk, " bisik Andini karna ia merasa risih di perhatikan terus oleh Marco.


"Sebentar Mommy kita harus menghargai orang yang masih ingin berbincang dengan kita," bisik tuan Hasta.


Tuan Alex dan tuan Marco duduk di kursi yang cukup jauh dari tempat Barley.


Marco terus saja memperhatikan Barley begitu banyak kemiripan antara dirinya dan Barley.


Flasback.


Dua puluh tujuh tahun yang lalu.


*Andini adalah seorang direktur keuangan dari perusahan produk minuman bersoda milik ayah Marco.


Keduanya memang saling mengenal bahkan menjadi seorang kekasih ketika masih duduk di bangku SMA.


Andini adalah gadis yatim piatu yang tinggal dengan salah kerabatnya, di rumah itu ia merasa di jadikan pembantu.


Ia sering mendapat hinaan dari pemilik rumah tempat ia tinggal, hingga suatu hari ia bersumpah untuk bisa menjadi nyonya besar.


Ia pun berkenalan dengan pria blesteran Indonesia dan Italia bernama Marco.


Kecantikan Andini mampu menundukan hati Marco, mereka pun menjalin kasih.


Perbedaan kultur dan kepercayaan membuat mereka tak bisa menikah secara resmi.


Ibunda Marco berasal dari Indonesia sementara ayah Marco sendiri berdarah Italia.


Setelah perceraian kedua orang tuanya hak asuh Marco jatuh pada ibunya.


Marco di bawa pulang kembali ke tanah air dengan perjanjian jika Marco sudah berusia delapan belas tahun ia akan diambil oleh ayahnya yang akan meneruskan perusahaan sang ayah.

__ADS_1


Rasa cinta Marco pada Andini begitu besar, ia pun membawa Andini untuk ikut dengannya ke Milan.


Namun kembali lagi cinta mereka tak bisa bersatu, karna sang ayah sudah menjodohkan Marco dengan gadis Italia.


Andini kembali mengalah dan merelakan Marco untuk menikahi gadis tersebut dan ia hanya menjadi istri simpanan.


Tak hanya menjadi istri simpanan Andini juga menjabat posisi penting di salah satu perusahaannya.


Sifat tamak Andini muncul ketika ia di percaya oleh Marco untuk menduduki posisi penting sebagai direktur keuangan.


Andini berbuat korupsi dan melakukan pencucian uang yang di simpan oleh salah satu rekannya.


Awalnya Marco tak melakukan pengecekkan dan mempercayainya seratus persen, karna bagaimana pun juga Andini adalah istrinya meski mereka tak resmi secara hukum baik di Italia apalagi hukum Indonesia yang tak membenarkan menikah karna perbedaan keyakinan.


Beberapa tahun korupsi tibalah pada suatu saat ketika perusahaan Marco guncang.


Perusahaannya hampir bangkrut karna penyelewengan dana in estor yang di lakukan oleh Andini.


Merasa perbuatannya akan ketahuan Andini pun melarikan diri,ia juga tak menyangka jika saat itu dia tengah mengandung.


Marco harus bertanggung jawab mengembalikan dana investor, selain itu ia pun di laporkan oleh pihak investor dengan tuduhan penggelapan dan penipuan .


Lima tahun penjara,hukuman yang harus di terima Marco,setelah kasus itu terungkap istri sah Marco meminta cerai padanya.


Marco benar-benar hancur, kepercayaan investor hilang dan harga saham-saham perusahaanya pun anjok.


Marco mengalami kebangkrutan total.


Tiba di singapura, mereka berencana untuk menetap di sana, sembari mencari peruntungan nasib untuk bekerja.


Namun nasib naas menimpa Andini, Teresa kabur sendiri dengan membawa uang hasil penggelapan.


Andini binggung, ia tak tahu menahu tentang Singapura,tak ada teman apalagi saudara.


Andini menangis sejadi-jadinya karna semua uangnya berada di rekening Teresa.


Ia pun terpaksa menjual perhiasan yang ada padanya untuk menghidupi dirinya beberapa hari di Singapura sambil berharap Teresa mengembalikan uangnya.


Setelah seminggu Andini tak menemukan hasil,ia pun memutuskan untuk pulang ke tanah air.


Setibanya di tanah air ia kembali binggung harus kemana, ia pun menghubungi Veronica untuk menumpang beberapa saat di rumahnya.


Andini pun tiba di rumah Veronica.


Ia mengetuk pintu rumah Veronica.


Dan Veronica lah yang membukakan pintu untuknya.

__ADS_1


"Hai And, kapan kau pulang?"tanya Veronica yang sedikit syok dengan kehadiran Andini.


"Hm baru saja,"ucap Andini.


"Di mana Marco?"tanya Veronica.


Andini pun menceritakan hal yang sebenarnya kepada Veronica secara jelas tanpa ada yang di tutup-tutupi.


Veronica syok


"Hah lalu bagaimana dengan Marco? bukankah dia sudah baik dan percaya dengan mu, kenapa kau tega mengkhianatinya?" tanya Veronica sambil menghisap rokoknya.


"Karna aku kesal terhadapnya, ia tak pernah mengakui di hadapan orang-orang jika aku juga istrinya," papar Andini.


"Hah! tapi kalian memang tak menikah secara resmi? bagaimana bisa ia mengakui mu sebagai istrinya?"Veronica.


"Tapi akulah yang selalu memberi ke puasan terhadapnya, dia bilang di hanya mencintai ku,tapi di hadapan orang-orang ia selalu bersikaf mesra pada istrinya itu."Andini


"Lalu apa rencana mu?"tanya Veronica sambil menyerit dahi.


"Ehm aku ingin menumpang di sini selama beberapa waktu sampai aku dapat pekerjaan."


"Ehm kau punya ijasah atau apa? biar aku coba tanyakan pada suami ku apa dia bisa memberi mu pekerjaan di kantornya." Veronica.


"Semua berkas ku di bawa lari oleh teman ku."Andini.


"Ya ampun,kau tahu jika kau tak punya ijasah,kau hanya jadi babu atau jadi pesuruh."Veronica.


"Tak apalah untuk sementara waktu aku tak masalah jadi pembantu asalkan aku punya tempat tinggal." Andini.


"Hm, baiklah kau tinggal di rumah ku saja, kau bantu aku nanti akan ku gaji,"ucap Veronica.


Andini pun senang bukan main karna mendapat tempat tinggal, bagaimana tidak saat itu ia tak punya uang sepeser pun.


Akhirnya ia kembali bekerja sebagai pembatu lagi.


Veronica dan suaminya baru saja menikah, mereka mendirikan perusahaan kontruksi.


Karna kecantikan Andini, Suami Veronica sampai terpana dengan-nya, beberapa kali Veronica memergoki suaminya tersebut sedang menatap Andini yang sedang membersihkan rumah.


"Tak bisa di biarkan! Andini bisa jadi perusak rumah tangga ku, aku tak boleh membiarkannya tinggal lebih lama di rumah ini." Veronica.


Veronica sendiri adalah sekertaris tuan Hasta,karna ia dan suaminya baru menikah dan baru merintis usaha, Veronica tetap bekerja pada tuan Hasta untuk mengisi pundi-pundi tabungan mereka.


Kebetulan suaminya sendiri di percaya menangani pembangunan gedung perkantoran dari tuan Hasta.


Veronica memperkenalkan Andini pada tuan Hasta.

__ADS_1


Veronica pun meminta tuan Hasta untuk menerima Andini bekerja sebagai pelayan di rumahnya.


Bersambung*.


__ADS_2